Langsung ke konten utama

Featured Post

(Video) Pendapat Rocky Gerung Dan Irman Putra Sidin Pakar Hukum Tata Negara Tentang FPI

Jum'at, 6 Desember 2019
Faktakini.net, Jakarta - Pendapat Rocky Gerung Dan Irman Putra Sidin Pakar Hukum Tata Negara Tentang FPI. 
Klik video:

Banyak Peserta Reuni 212 Dari Bogor, Depok, Dan Bekasi Yang Berkuda Menuju Monas, Masya Allah



Jum'at, 29 November 2019

Faktakini.net, Jakarta - Jika pada Aksi 212 dulu ada peserta berjalan kaki dari Bekasi, Bogor dan Depok menuju Monas, di Reuni 212 kali ini ada peserta yang berkuda menuju lokasi.

Sementara dulu dari Ciamis jalan kaki ke Jakarta, kini ada peserta dari Balikpapapan naik sepeda menuju Monas. Begitulah antusiasme peserta 212, setiap kegiatan beda gregetnya.

Pada Reuni Akbar Mujahid 212 dan Maulid Agung di Monas pada 2 Desember mendatang, sudah banyak peserta yang menyatakan akan hadir. Dari catatan panitia, sudah ada sekitar 1 juta orang siap berkumpul di Monas pada 2 Desember 2019.

Salah satu peserta, Tacta Rizky, mengatakan perjalanan berkuda oleh para penunggang dari berbagai latar belakang adalah simbol persatuan dan kekuatan umat Islam.

“Kami ingin membuktikan bahwa banyak cara untuk bisa menguatkan silaturahmi dan kebersamaan umat Islam, salah satunya berkuda bersama yang berangkat dari hobi kami yang berlandaskan sunnah,” katanya, saat dihubungi, Rabu (27/11).

Rizky bersama rekannya merupakan gabungan penunggang kuda dari berbagai organisasi dan profesi. Menurut dia, menunggang kuda puluhan kilometer butuh waktu belasan jam.

Aksi ini memberikan pesan bahwa umat Islam adalah umat yang tangguh, baik secara individu, maupun berjamaah (kelompok). “Sebab, tidak mudah membawa belasan kuda dengan jarak puluhan KM (kilometer),” tuturnya.

Sepanjang perjalanan, kata Rizky, konvoi berkuda selalu memberikan kebahagiaan dan kepuasan batin tersendiri. Ia menilai, baik anak-anak maupun dewasa senang bisa melihat kuda, apalagi dalam jumlah yang tidak sedikit.

“Tapi, kondisi lalu lintas yang padat dan jarak tempuh yang cukup jauh juga menjadi tantangan,” katanya.

Dalam perjalanan panjang ini, kesabaran dan ketangguhan penunggang akan diuji. Juga kekompakan dan kebersamaan para penunggang bersama tim yang mendampingi sebagai perawat kuda dan pengawalnya.

Rizky menyebutkan, ada tiga titik keberangkatan peserta dari tiga lokasi yang berbeda. Pertama, regu depok berjarak sekitar 38 KM, kedua regu Bogor sekitar 43 KM dan ketiga, regu Bekasi sekitar 29 KM.

“Alhamdulillah sambutan masyarakat cukup baik yang kami lalui di jalan. Sebab berdasarkan pengalaman kami, kuda merupakan salah satu hewan yang kerap memberikan kebahagiaan di lokasi-lokasi wisata,” ujarnya.

Ia berharap, pascaacara Reuni Mujahid 212 ini, umat Islam terjaga semangat kebersamaannya dan semakin kuat kecintaannya terhadap syariat Islam. Sehingga umat Islam bisa melaksanakan syariat islam secara kaaffah (menyeluruh).

“Tapi, umat Islam juga harus tetap kritis terhadap berbagai hal yang merugikan Islam dan umatnya. Misalnya penistaan Islam dalam berbagai bentuk, salah satunya yang terbaru, yakni ketika Rasulullaah Muhammad SAW dibanding-bandingkan dengan tokoh lain,” kata dia.

Sumber: beritaislam.org

Postingan populer dari blog ini

Para Mahasiswa Papua Datangi Markas Laskar FPI Kota Malang Minta Perlindungan

Rabu, 21 Agustus 2019
Faktakini.net, Jakarta - Yaqub bersama para Pelajar dan Mahasiswa dari Papua mendatangi Markas FPI Kota Malang guna meminta pengamanan. Yakub dan para pelajar Papua mengaku sudah sangat putus asa, khawatir atas keselamatan mereka, usai insiden bendera Merah Putih dibuang ke selokan di Surabaya yang berujung penangkapan 43 Mahasiswa Papua dan kemudian terjadi kerusuhan di Papua dan Papua Barat, Senin (19/8/2019).
Andre Aston Wali Laskar LPI Kota Malang dengan senang hati menerima Kedatangan mereka dan memberikan pengamanan.
Andre meminta para pelajar agar tetap bersekolah dan kuliah di kota Malang, dan FPI kota Malang siap melindungi mereka.
"Sesuai dengan instruksi Panglima Besar LPI (Ustadz Maman Suryadi), diketahui oleh Imam Besar (Habib Rizieq Shihab), kami melindungi orang-orang Papua yang ada di Malang, kami melindungi orang-orang Papua yang sedang belajar di kota Malang. Jadi kalau ada gangguan segala macam, tidak sempat lapor ke pihak (aparat), l…

KPK Akan Beberkan Korupsi Infrastruktur Rezim Jokowi Yang Rugikan Miliaran Rupiah

Ahad, 17 Maret 2019

Faktakini.com, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali mengusut kasus dugaan korupsi terkait proyek infrastruktur di era pemerintaan Jokowi - JK ini. Kali ini, proyek infrastruktur yang diduga dikorupsi berada di daerah.

“Penyidikan baru, korupsi infrastruktur di daerah,” ucap juru bicara KPK Febri Diansyah, Kamis (13/3).

Kendati demikian, Febri belum menjelaskan proyek infrastruktur di daerah mana yang diduga dikorupsi. Dia hanya menyebut proyek infrastruktur yang dimaksud yaitu jembatan.

Akibat korupsi ini, negara diduga mengalami kerugian puluhan miliar rupiah. “Diduga kerugian negara puluhan miliar,” tegas Febri.

Rencananya, informasi lebih jauh atau terkait perkembangan akan disampaikan dalam konferensi pers bersama pimpinan KPK. “Sore atau malam ini jika tidak ada kendala akan kami sampaikan perkembangan hasil penyelidikan melaui konferensi pers,” tuturnya.

Sebelumnya, KPK saat ini juga tengah menangani beberapa kasus dugaan korupsi terkait proy…

500 Banci Tumpah Ruah Di Stadion GBK Ikuti Kampanye Jokowi - Ma'ruf

Sabtu, 13 April 2019

Faktakini.com, Jakarta - 500 Banci tumpah ruah memadati Stadion Gelora Bung Karno (GBK), Senayan Jakarta untuk mengikuti kampanye paslon nomor urut 01 Jokowi - Ma'ruf, Sabtu (13/4/2019).

Mereka kaum banci alias waria yang antara lain tergabung dalam Komunitas Forum Komunikasi Waria se-Indonesia ini menyatakan dukungannya terhadap capres petahana itu.

Ketua Komunitas Forum Komunikasi Waria se-Indonesia, Yulianus Rettoblaut mengatakan ada sekitar 500 waria se-DKI Jakarta yang turut hadir dalam kegiatan kampanye terakhir Jokowi-Maruf ini.

Waria-waria ini mengklaim Jokowi kinerjanya saat menjadi presiden selama kurang lebih lima tahun terakhir sudah terbukti.

"Kami mendukung Pak Jokowi karena kinerjanya sudah terbukti dengan pelayanan dan pembangunan infrastrukturnya di seluruh Indonesia," kata Mami Yuli sapaan akrabnya kepada Suara.com di GBK, Sabtu (13/4/2019).

Dia berharap Jokowi-Maruf bisa menangkan Pilpres 2019 dan lebih memperhatikan hak asasi mer…