Langsung ke konten utama

Featured Post

Stok Darah PMI Menipis, Anggota MPI Donorkan Darah Di Pelaihari Kalsel

Ahad, 31 Mei 2020
Faktakini.net, Jakarta - Menipisnya stok darah Palang Merah Merah Indonesia (PMI) di Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan, membuat hati Mujahidah Pembela Islam (MPI), sayap juang FPI itu tergerak.
Pada hari ini Ahad (31/5/2020), lima orang anggota MPI menyambangi stand PMI di Kota Pelaihari, untuk melaksanakan tes kesehatan sebelum dilakukan transfusi.
"Ini pertama kali saya donor darah, rasanya grogi dan deg-degan," ujar Hikmah, salah seorang anggota MPI usai mendonorkan darahnya.
Hikmah mengatakan, dari lima orang anggota MPI hanya ia yang lolos test. Sedangkan sisanya ditolak petugas karena alasan kesehatan dan usia. 
"Kami taunya dari PMI yang mengunggah di medsos, Facebook. Katanya, bahwa stok darah menipis, dan meminta sukarelawan untuk tetap mendonorkan darahnya langsung di stand PMI," lanjut Hikmah. 
Hikmah berharap, dengan adanya kemauan yang kuat dan rasa empati yang tinggi, diharapkan untuk bisa menolong sesama walau hanya dengan …

Banyak Peserta Reuni 212 Dari Bogor, Depok, Dan Bekasi Yang Berkuda Menuju Monas, Masya Allah



Jum'at, 29 November 2019

Faktakini.net, Jakarta - Jika pada Aksi 212 dulu ada peserta berjalan kaki dari Bekasi, Bogor dan Depok menuju Monas, di Reuni 212 kali ini ada peserta yang berkuda menuju lokasi.

Sementara dulu dari Ciamis jalan kaki ke Jakarta, kini ada peserta dari Balikpapapan naik sepeda menuju Monas. Begitulah antusiasme peserta 212, setiap kegiatan beda gregetnya.

Pada Reuni Akbar Mujahid 212 dan Maulid Agung di Monas pada 2 Desember mendatang, sudah banyak peserta yang menyatakan akan hadir. Dari catatan panitia, sudah ada sekitar 1 juta orang siap berkumpul di Monas pada 2 Desember 2019.

Salah satu peserta, Tacta Rizky, mengatakan perjalanan berkuda oleh para penunggang dari berbagai latar belakang adalah simbol persatuan dan kekuatan umat Islam.

“Kami ingin membuktikan bahwa banyak cara untuk bisa menguatkan silaturahmi dan kebersamaan umat Islam, salah satunya berkuda bersama yang berangkat dari hobi kami yang berlandaskan sunnah,” katanya, saat dihubungi, Rabu (27/11).

Rizky bersama rekannya merupakan gabungan penunggang kuda dari berbagai organisasi dan profesi. Menurut dia, menunggang kuda puluhan kilometer butuh waktu belasan jam.

Aksi ini memberikan pesan bahwa umat Islam adalah umat yang tangguh, baik secara individu, maupun berjamaah (kelompok). “Sebab, tidak mudah membawa belasan kuda dengan jarak puluhan KM (kilometer),” tuturnya.

Sepanjang perjalanan, kata Rizky, konvoi berkuda selalu memberikan kebahagiaan dan kepuasan batin tersendiri. Ia menilai, baik anak-anak maupun dewasa senang bisa melihat kuda, apalagi dalam jumlah yang tidak sedikit.

“Tapi, kondisi lalu lintas yang padat dan jarak tempuh yang cukup jauh juga menjadi tantangan,” katanya.

Dalam perjalanan panjang ini, kesabaran dan ketangguhan penunggang akan diuji. Juga kekompakan dan kebersamaan para penunggang bersama tim yang mendampingi sebagai perawat kuda dan pengawalnya.

Rizky menyebutkan, ada tiga titik keberangkatan peserta dari tiga lokasi yang berbeda. Pertama, regu depok berjarak sekitar 38 KM, kedua regu Bogor sekitar 43 KM dan ketiga, regu Bekasi sekitar 29 KM.

“Alhamdulillah sambutan masyarakat cukup baik yang kami lalui di jalan. Sebab berdasarkan pengalaman kami, kuda merupakan salah satu hewan yang kerap memberikan kebahagiaan di lokasi-lokasi wisata,” ujarnya.

Ia berharap, pascaacara Reuni Mujahid 212 ini, umat Islam terjaga semangat kebersamaannya dan semakin kuat kecintaannya terhadap syariat Islam. Sehingga umat Islam bisa melaksanakan syariat islam secara kaaffah (menyeluruh).

“Tapi, umat Islam juga harus tetap kritis terhadap berbagai hal yang merugikan Islam dan umatnya. Misalnya penistaan Islam dalam berbagai bentuk, salah satunya yang terbaru, yakni ketika Rasulullaah Muhammad SAW dibanding-bandingkan dengan tokoh lain,” kata dia.

Sumber: beritaislam.org

Postingan populer dari blog ini

Para Mahasiswa Papua Datangi Markas Laskar FPI Kota Malang Minta Perlindungan

Rabu, 21 Agustus 2019
Faktakini.net, Jakarta - Yaqub bersama para Pelajar dan Mahasiswa dari Papua mendatangi Markas FPI Kota Malang guna meminta pengamanan. Yakub dan para pelajar Papua mengaku sudah sangat putus asa, khawatir atas keselamatan mereka, usai insiden bendera Merah Putih dibuang ke selokan di Surabaya yang berujung penangkapan 43 Mahasiswa Papua dan kemudian terjadi kerusuhan di Papua dan Papua Barat, Senin (19/8/2019).
Andre Aston Wali Laskar LPI Kota Malang dengan senang hati menerima Kedatangan mereka dan memberikan pengamanan.
Andre meminta para pelajar agar tetap bersekolah dan kuliah di kota Malang, dan FPI kota Malang siap melindungi mereka.
"Sesuai dengan instruksi Panglima Besar LPI (Ustadz Maman Suryadi), diketahui oleh Imam Besar (Habib Rizieq Shihab), kami melindungi orang-orang Papua yang ada di Malang, kami melindungi orang-orang Papua yang sedang belajar di kota Malang. Jadi kalau ada gangguan segala macam, tidak sempat lapor ke pihak (aparat), l…

Bukan Level Indonesia Lagi, Anies Resmi Masuk 20 Besar Tokoh Dunia!

Rabu, 24 Juli 2019

Faktakini.net, Jakarta - Sudah sejak lama masyarakat internasional mengagumi Gubernur DKI Anies Baswedan. Ketokohan dan kemimpinan Anies itu skalanya sudah bukan nasional atau Indonesia lagi, tapi sudah termasuk tokoh dunia.

Sejak tahun 2010, Anies telah terpilih sebagai satu dari 20 tokoh yang membawa perubahan dunia untuk 20 tahun mendatang oleh majalah Foresight yang terbit di Jepang akhir April 2010.

Dalam edisi khusus yang berjudul '20 Orang 20 Tahun', itu Foresight mengulas 20 tokoh yang diperkirakan bakal menjadi perhatian global karena mereka akan sangat berperan dalam perubahan dunia dua dekade mendatang.

Nama Anies yang saat itu masih menjadi Rektor Universitas Paramadina itu dicantumkan bersama 19 tokoh dunia lain seperti Perdana Menteri Rusia Vladimir Putin, Presiden Venezuela Hugo Chavez, Menlu Inggris David Miliband, anggota Parlemen dan Sekjen Indian National Congress India Rahul Gandhi, serta politisi muda Partai Republik dan anggota House o…

Kerap Hina Habib Rizieq Dan Anies, Saat Sakit Hingga Meninggal Anies Yang Mengurusnya

Senin, 13 April 2020

Faktakini.net

Hari ini saya harus ucapkan terimaa kasih kepada senior saya abangda Lukman Hakiem yang mantan anggota DPR dan penasihat ahli Wapres Hamzah Haz serta staf perdana menteri M Natsir... Beliau dengan lapang hati meminta bantuan langsung kepada Gubenur DKI Anies Baswedan atas segala kendala selama senior saya AE Priyono di rawat di rumah sakit, mulai dari pemintaan tes swab corona hingga pencarian rumah sakit, hingga proses pemakaman.

''Saya terima kasih kepada Anies Baswedan yang merespons WA saya dengan cepat soal perawatan kepada sahabat saya AE Priyono. Begitu saya WA dan telepon, langsung Anies mengerahkan tenaga medis ke AE Priyono.

Bahkan ketika saya kabari bila AE wafat, Anies langsung respons dengan mengatakan bantuan apalagi yang masih bisa dilakukan? Saya jawab dengan minta agar bantu soal pemakamannya. Anies jawab Okey. Di situ Saya terharu,'' katanya.

Mengapa terharu? Abangda Lukman mengatakan karena dia tahu AE Priyono seri…