Langsung ke konten utama

Featured Post

Ahok Mau Masuk BUMN, DHL: Kasus Dugaan Korupsinya Di Sumber Waras Selesaikan Dulu!

Kamis, 14 November 2019

Faktakini.net, Jakarta - Persaudaraan Alumni 212 akan bergerak untuk menolak mantan Gubernur DKI Ahok menjadi petinggi di BUMN.

Hal ini diungkapkan Ketua Divisi Hukum Persaudaraan Alumni 212, Damai Hari Lubis alias DHL. Menurutnya, umat 212 menolak Ahok sebagai petinggi di BUMN.

"Kami 100 persen enggak setuju," tegas Hari, Kamis (14/11).

"Akan ada gelombang besar untuk memprotes, jika Ahok jadi masuk ke BUMN," lanjutya.

Agar tak berbuntut panjang, Hari menyarankan agar kasus dugaan korupsi yang menyeret Ahok, yakni kasus Sumber Waras harus diselesaikan terlebih dahulu.

"Isu korupsi harus diselesaikan. Kalau tidak kan jadi memberikan kesempatan ke calon koruptor untuk jadi petinggi BUMN," imbuhnya.

Tak hanya itu, Ahok juga dianggap tidak pantas lantaran pernah menjadi narapidana kasus penistaan agama.

"Kan itu termasuk cacat publik," tutupnya.

Sebelumnya, Ahok menyambangi kantor Kementerian BUMN. Dia mengaku diajak Menter…

Acara Maulid Nabi Dan Milad Ke-30 Yayasan Assaadah Poltangan Sukses Dan Berkah




Ahad, 10 November 2019

Faktakini.net, Jakarta - Alhamdulillah acara Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW Dan Milad Yayasan Assaadah Ke-30, Sabtu (9/11/2019) Di Masjid Assaadah Poltangan, Alamat : JL. Poltangan Raya, No 25, Tanjung Barat,
Jagakarsa, Jakarta Selatan berlangsung sukses dan penuh berkah.

Sejak pukul 06.30 wib, masyarakat mulai berduyun-duyun dari berbagai arah, merayap di sisi-sisi jalan Poltangan Raya, Jakarta Selatan menuju Masjid Assaadah tempat penyelenggaraan hari kelahiran Nabi Muhammad Shallallahu 'Alaihi wa Sallam, sekaligus puncak peringatan Milad Yayasan Assaadah yang ke-30 tahun.

Puncaknya sekitar pukul 07.30 wib, jamaah yang terdiri dari masyarakat sekitar Poltangan, para guru, siswa-siswi Lembaga Pendidikan Nurussaadah, serta para pengurus yayasan mulai memadati dalam masjid dan areal halaman masjid.

Di sisi jalan, para pemuda yang terdiri karang taruna dan ormas setempat, para laskar dari Front Pembela Islam (FPI), unsur TNI dan Polri nampak turut membantu keamanan dan arus lalu-lintas demi kelancaran acara.

Acara dimulai dengan tahlil dan doa pembukaan, diselingi dengan alunan shalawat yang dibawakan Tim Hadroh Remaja Masjid Assaadah serta pembacaan tilawah dan saritilawah Al Quran yang dibawakan langsung oleh siswa-siswa Madrasah Tsanawiyah Assaadah.

Acara semakin semarak dengan hadirnya satu persatu para habaib, para ulama, para tokoh masyarakat, TNI dan Polri serta perwakilan Pemda DKI Jakarta sebagai perwakilan Gubernur Anies Baswedan yang berhalangan hadir, serta Imam Daerah FPI DKI Jakarta, Habib Muchsin Alatas untuk memberikan sambutan atau tausyiah. 

Mengawali sambutannya, Habib Ali Ridho bin Idrus Alatas selaku Ketua Yayasan Assaadah Poltangan berkesempatan menyampaikan nilai-nilai keteladanan Nabi Muhammad dan toleransi ummat Islam.

Dalam kesempatan tersebut, Habib Ali Rido juga menyampaikan puji syukur kepada jamaah dan juga para orang tua murid yang hadir atas keberhasilan lembaga pendidikan yang dipimpinnya dapat mempertahan nilai Akreditasi A, yang telah dinilai oleh Dinas Pendidikan DKI Jakarta sehari sebelumnya.

Ihwal hari acara yang bertepatan dengan tanggal 12 Rabiul Awwal, Habib Idrus bin Hasyim Alatas selaku Ketua Pembina Yayasan Assaadah Poltangan yang juga ayahanda dari Habib Ali Rido, mengungkapkan bahwa hal tersebut telah menjadi tradisi yang dijalani Yayasan Assaadah selama 30 tahun ini, di mana hari tersebut juga merupakan hari kelahiran Yayasan Assadah.

Habib Idrus menambahkan, apa yang berlaku semata-mata harapan keberkahan dari adanya kelahiran Nabi Muhammad.

Sementara dalam tausyiah singkatnya, Imam Daerah FPI DKI Jakarta, Habib Muchsin Alatas menyampaikan kegelisahannya atas stigma intoleransi dan radikalisme yang diarahkan kepada ummat Islam.

Habib Muchsin menilai, hal ini adalah upaya pendegradasian nilai-nilai agama, yang ujung-ujungnya adalah upaya liberalisasi ke tengah ummat Islam. Untuk itu Habib Muchsin mengajak para jamaah untuk melawan dan menolaknya.

Menjelang pukul 11 siang segala rangkaian acara pun usai dan ditutup dengan doa bersama. Diakhiri dengan makan bersama bagi seluruh jamaah yang hadir, berupa Nasi Mandhi dan Nasi Kebuli yang juga telah menjadi tradisi dalam setiap perayaan maulid di Masjid Assaadah Poltangan. (RG)















Postingan populer dari blog ini

Para Mahasiswa Papua Datangi Markas Laskar FPI Kota Malang Minta Perlindungan

Rabu, 21 Agustus 2019
Faktakini.net, Jakarta - Yaqub bersama para Pelajar dan Mahasiswa dari Papua mendatangi Markas FPI Kota Malang guna meminta pengamanan. Yakub dan para pelajar Papua mengaku sudah sangat putus asa, khawatir atas keselamatan mereka, usai insiden bendera Merah Putih dibuang ke selokan di Surabaya yang berujung penangkapan 43 Mahasiswa Papua dan kemudian terjadi kerusuhan di Papua dan Papua Barat, Senin (19/8/2019).
Andre Aston Wali Laskar LPI Kota Malang dengan senang hati menerima Kedatangan mereka dan memberikan pengamanan.
Andre meminta para pelajar agar tetap bersekolah dan kuliah di kota Malang, dan FPI kota Malang siap melindungi mereka.
"Sesuai dengan instruksi Panglima Besar LPI (Ustadz Maman Suryadi), diketahui oleh Imam Besar (Habib Rizieq Shihab), kami melindungi orang-orang Papua yang ada di Malang, kami melindungi orang-orang Papua yang sedang belajar di kota Malang. Jadi kalau ada gangguan segala macam, tidak sempat lapor ke pihak (aparat), l…

KPK Akan Beberkan Korupsi Infrastruktur Rezim Jokowi Yang Rugikan Miliaran Rupiah

Ahad, 17 Maret 2019

Faktakini.com, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali mengusut kasus dugaan korupsi terkait proyek infrastruktur di era pemerintaan Jokowi - JK ini. Kali ini, proyek infrastruktur yang diduga dikorupsi berada di daerah.

“Penyidikan baru, korupsi infrastruktur di daerah,” ucap juru bicara KPK Febri Diansyah, Kamis (13/3).

Kendati demikian, Febri belum menjelaskan proyek infrastruktur di daerah mana yang diduga dikorupsi. Dia hanya menyebut proyek infrastruktur yang dimaksud yaitu jembatan.

Akibat korupsi ini, negara diduga mengalami kerugian puluhan miliar rupiah. “Diduga kerugian negara puluhan miliar,” tegas Febri.

Rencananya, informasi lebih jauh atau terkait perkembangan akan disampaikan dalam konferensi pers bersama pimpinan KPK. “Sore atau malam ini jika tidak ada kendala akan kami sampaikan perkembangan hasil penyelidikan melaui konferensi pers,” tuturnya.

Sebelumnya, KPK saat ini juga tengah menangani beberapa kasus dugaan korupsi terkait proy…

500 Banci Tumpah Ruah Di Stadion GBK Ikuti Kampanye Jokowi - Ma'ruf

Sabtu, 13 April 2019

Faktakini.com, Jakarta - 500 Banci tumpah ruah memadati Stadion Gelora Bung Karno (GBK), Senayan Jakarta untuk mengikuti kampanye paslon nomor urut 01 Jokowi - Ma'ruf, Sabtu (13/4/2019).

Mereka kaum banci alias waria yang antara lain tergabung dalam Komunitas Forum Komunikasi Waria se-Indonesia ini menyatakan dukungannya terhadap capres petahana itu.

Ketua Komunitas Forum Komunikasi Waria se-Indonesia, Yulianus Rettoblaut mengatakan ada sekitar 500 waria se-DKI Jakarta yang turut hadir dalam kegiatan kampanye terakhir Jokowi-Maruf ini.

Waria-waria ini mengklaim Jokowi kinerjanya saat menjadi presiden selama kurang lebih lima tahun terakhir sudah terbukti.

"Kami mendukung Pak Jokowi karena kinerjanya sudah terbukti dengan pelayanan dan pembangunan infrastrukturnya di seluruh Indonesia," kata Mami Yuli sapaan akrabnya kepada Suara.com di GBK, Sabtu (13/4/2019).

Dia berharap Jokowi-Maruf bisa menangkan Pilpres 2019 dan lebih memperhatikan hak asasi mer…