Langsung ke konten utama

Featured Post

Zainal Bintang: Kisah M Nuh Pemenang Lelang Motor

Rabu, 27 Mei 2020

Faktakini.net

*Kisah Pemenang Lelang Motor*

*Oleh : Zainal Bintang*

*Jakarta, 25 Mei 2020*
         -----
NAMANYA M. Nuh, berdomilisi di Kampung Manggis, Jambil. Tiba-tiba terkenal gegara lelang motor “Gesits” milik Presiden Joko Widodo yang ada tanda tangannya.

 Acara itu diadakan dalam acara konser amal “Berbagi Kasih Bersama Bimbo” yang digagas BPIP (Badan Pembina Ideologi Pancasila, MPR (Majelis Permusyawaratan Rakyat)  dan BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana).

Acara ini didedikasikan selain untuk para seniman dan para pekerja seni, juga untuk kelompok masyarakat lainnya yang membutuhkan, ujar Bamsoet panggilan akrab Ketua MPR Bambang Soesatyo.

Sebagai “pemenang” lelang M. Nuh terpaksa  gigit jari. Batal demi hukum.

Terjadi salah faham. Panitia Konser bertujuan mencari dana dari  donatur. M. Nuh menyangka dia akan diberi dana oleh panitia karena memenangi kuis senilai Rp 2,55 miliar.

Dalam sebuah video di YouTub, M. Nuh ngomong blak-blakan. “Saya dari du…

Acara Maulid Nabi Dan Milad Ke-30 Yayasan Assaadah Poltangan Sukses Dan Berkah




Ahad, 10 November 2019

Faktakini.net, Jakarta - Alhamdulillah acara Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW Dan Milad Yayasan Assaadah Ke-30, Sabtu (9/11/2019) Di Masjid Assaadah Poltangan, Alamat : JL. Poltangan Raya, No 25, Tanjung Barat,
Jagakarsa, Jakarta Selatan berlangsung sukses dan penuh berkah.

Sejak pukul 06.30 wib, masyarakat mulai berduyun-duyun dari berbagai arah, merayap di sisi-sisi jalan Poltangan Raya, Jakarta Selatan menuju Masjid Assaadah tempat penyelenggaraan hari kelahiran Nabi Muhammad Shallallahu 'Alaihi wa Sallam, sekaligus puncak peringatan Milad Yayasan Assaadah yang ke-30 tahun.

Puncaknya sekitar pukul 07.30 wib, jamaah yang terdiri dari masyarakat sekitar Poltangan, para guru, siswa-siswi Lembaga Pendidikan Nurussaadah, serta para pengurus yayasan mulai memadati dalam masjid dan areal halaman masjid.

Di sisi jalan, para pemuda yang terdiri karang taruna dan ormas setempat, para laskar dari Front Pembela Islam (FPI), unsur TNI dan Polri nampak turut membantu keamanan dan arus lalu-lintas demi kelancaran acara.

Acara dimulai dengan tahlil dan doa pembukaan, diselingi dengan alunan shalawat yang dibawakan Tim Hadroh Remaja Masjid Assaadah serta pembacaan tilawah dan saritilawah Al Quran yang dibawakan langsung oleh siswa-siswa Madrasah Tsanawiyah Assaadah.

Acara semakin semarak dengan hadirnya satu persatu para habaib, para ulama, para tokoh masyarakat, TNI dan Polri serta perwakilan Pemda DKI Jakarta sebagai perwakilan Gubernur Anies Baswedan yang berhalangan hadir, serta Imam Daerah FPI DKI Jakarta, Habib Muchsin Alatas untuk memberikan sambutan atau tausyiah. 

Mengawali sambutannya, Habib Ali Ridho bin Idrus Alatas selaku Ketua Yayasan Assaadah Poltangan berkesempatan menyampaikan nilai-nilai keteladanan Nabi Muhammad dan toleransi ummat Islam.

Dalam kesempatan tersebut, Habib Ali Rido juga menyampaikan puji syukur kepada jamaah dan juga para orang tua murid yang hadir atas keberhasilan lembaga pendidikan yang dipimpinnya dapat mempertahan nilai Akreditasi A, yang telah dinilai oleh Dinas Pendidikan DKI Jakarta sehari sebelumnya.

Ihwal hari acara yang bertepatan dengan tanggal 12 Rabiul Awwal, Habib Idrus bin Hasyim Alatas selaku Ketua Pembina Yayasan Assaadah Poltangan yang juga ayahanda dari Habib Ali Rido, mengungkapkan bahwa hal tersebut telah menjadi tradisi yang dijalani Yayasan Assaadah selama 30 tahun ini, di mana hari tersebut juga merupakan hari kelahiran Yayasan Assadah.

Habib Idrus menambahkan, apa yang berlaku semata-mata harapan keberkahan dari adanya kelahiran Nabi Muhammad.

Sementara dalam tausyiah singkatnya, Imam Daerah FPI DKI Jakarta, Habib Muchsin Alatas menyampaikan kegelisahannya atas stigma intoleransi dan radikalisme yang diarahkan kepada ummat Islam.

Habib Muchsin menilai, hal ini adalah upaya pendegradasian nilai-nilai agama, yang ujung-ujungnya adalah upaya liberalisasi ke tengah ummat Islam. Untuk itu Habib Muchsin mengajak para jamaah untuk melawan dan menolaknya.

Menjelang pukul 11 siang segala rangkaian acara pun usai dan ditutup dengan doa bersama. Diakhiri dengan makan bersama bagi seluruh jamaah yang hadir, berupa Nasi Mandhi dan Nasi Kebuli yang juga telah menjadi tradisi dalam setiap perayaan maulid di Masjid Assaadah Poltangan. (RG)















Postingan populer dari blog ini

Para Mahasiswa Papua Datangi Markas Laskar FPI Kota Malang Minta Perlindungan

Rabu, 21 Agustus 2019
Faktakini.net, Jakarta - Yaqub bersama para Pelajar dan Mahasiswa dari Papua mendatangi Markas FPI Kota Malang guna meminta pengamanan. Yakub dan para pelajar Papua mengaku sudah sangat putus asa, khawatir atas keselamatan mereka, usai insiden bendera Merah Putih dibuang ke selokan di Surabaya yang berujung penangkapan 43 Mahasiswa Papua dan kemudian terjadi kerusuhan di Papua dan Papua Barat, Senin (19/8/2019).
Andre Aston Wali Laskar LPI Kota Malang dengan senang hati menerima Kedatangan mereka dan memberikan pengamanan.
Andre meminta para pelajar agar tetap bersekolah dan kuliah di kota Malang, dan FPI kota Malang siap melindungi mereka.
"Sesuai dengan instruksi Panglima Besar LPI (Ustadz Maman Suryadi), diketahui oleh Imam Besar (Habib Rizieq Shihab), kami melindungi orang-orang Papua yang ada di Malang, kami melindungi orang-orang Papua yang sedang belajar di kota Malang. Jadi kalau ada gangguan segala macam, tidak sempat lapor ke pihak (aparat), l…

Bukan Level Indonesia Lagi, Anies Resmi Masuk 20 Besar Tokoh Dunia!

Rabu, 24 Juli 2019

Faktakini.net, Jakarta - Sudah sejak lama masyarakat internasional mengagumi Gubernur DKI Anies Baswedan. Ketokohan dan kemimpinan Anies itu skalanya sudah bukan nasional atau Indonesia lagi, tapi sudah termasuk tokoh dunia.

Sejak tahun 2010, Anies telah terpilih sebagai satu dari 20 tokoh yang membawa perubahan dunia untuk 20 tahun mendatang oleh majalah Foresight yang terbit di Jepang akhir April 2010.

Dalam edisi khusus yang berjudul '20 Orang 20 Tahun', itu Foresight mengulas 20 tokoh yang diperkirakan bakal menjadi perhatian global karena mereka akan sangat berperan dalam perubahan dunia dua dekade mendatang.

Nama Anies yang saat itu masih menjadi Rektor Universitas Paramadina itu dicantumkan bersama 19 tokoh dunia lain seperti Perdana Menteri Rusia Vladimir Putin, Presiden Venezuela Hugo Chavez, Menlu Inggris David Miliband, anggota Parlemen dan Sekjen Indian National Congress India Rahul Gandhi, serta politisi muda Partai Republik dan anggota House o…

Kerap Hina Habib Rizieq Dan Anies, Saat Sakit Hingga Meninggal Anies Yang Mengurusnya

Senin, 13 April 2020

Faktakini.net

Hari ini saya harus ucapkan terimaa kasih kepada senior saya abangda Lukman Hakiem yang mantan anggota DPR dan penasihat ahli Wapres Hamzah Haz serta staf perdana menteri M Natsir... Beliau dengan lapang hati meminta bantuan langsung kepada Gubenur DKI Anies Baswedan atas segala kendala selama senior saya AE Priyono di rawat di rumah sakit, mulai dari pemintaan tes swab corona hingga pencarian rumah sakit, hingga proses pemakaman.

''Saya terima kasih kepada Anies Baswedan yang merespons WA saya dengan cepat soal perawatan kepada sahabat saya AE Priyono. Begitu saya WA dan telepon, langsung Anies mengerahkan tenaga medis ke AE Priyono.

Bahkan ketika saya kabari bila AE wafat, Anies langsung respons dengan mengatakan bantuan apalagi yang masih bisa dilakukan? Saya jawab dengan minta agar bantu soal pemakamannya. Anies jawab Okey. Di situ Saya terharu,'' katanya.

Mengapa terharu? Abangda Lukman mengatakan karena dia tahu AE Priyono seri…