Langsung ke konten utama

Featured Post

FPI Kaltim Galang Dana Banjir Kota Samarinda Di Tiga Lokasi Di Kota Balikpapan

Selasa, 2 Juni 2020

Faktakini.net, Jakarta - Hampir sepekan banjir yang melanda ibukota Provinsi Kaltim Kota Samarinda, yang terjadi di awal memasuki hari raya Idul Fitri hari Ahad, 1 Syawal 1441 H / 24 Mei 2020 lalu.

Intensitas curah hujan yang sangat tinggi malam hingga pagi harinya dalam beberapa jam menyebabkan bendungan Benanga di Samarinda Utara meluap, dan sejumlah wilayah kota Samarinda terutama daerah Utara yang berdataran rendah terendam banjir, sebagian rumah warga masyarakat tergenang banjir dan memutus aktifitas warga seperti hari-hari biasanya.

FPI Kaltim dan sayap juang bergerak di Balikpapan, mengagendakan kegiatan berupa penggalangan dana di sejumlah titik wilayah yang disepakati dalam musyawarah anggota dan pengurus DPC FPI di Balikpapan untuk membantu korban yang terdampak banjir di Kota Samarinda.

Rencana untuk Galang dana tersebut, yang nantinya total dari hasil penggalangan dana di sejumlah titik akan di kirimkan langsung melalui rekening DPD FPI Kaltim ataupun …

Ustadz Muallimin: Mohon Doa Untuk Para Da'i Di Wamena Papua


Sabtu, 5 Oktober 2019

Faktakini.net

*Mohon doa utk para Da'i di Wamena*

_Tulisan ust Muallimin (Ketua DPW Hidayatullah Papua)_

Kami bukan tak mau pulang !!
Bukan pula kami tdk ketakutan, jauh dalam hati setiap hari hati kami gemetar melihat keadaan yg semakin hari tambah menakutkan.

Bukan kami tdk sayang orang tua ataupun sahabat yg selalu menelpon meminta kami pulang dan beranjak dari tempat ini.

*Tapi kami memikirkan Islam yg bertahun-tahun dibangun dan diperjuangkan ditempat ini*

*Anak2 santri yg masih menjadi mutiara emas untuk Agama Islam.*

Jika kami harus pulang maka segala usaha itu kembali ke Nol. Masyarakat dan juga anak2 kembali menjadi manusia awam yg tdk lagi tahu apa itu keharmonisan.

*_Islam yg sudah dibangun dengan darah dan bahkan nyawa tdk mampu kami tinggalkan begitu saja._*

Ku tahu, semua orang khawatir atas kondisi kami ditempat ini.

Ku tahu, mereka bilang kami tdk takut mati karena menyangka egois dan naif.

Tapi inilah keadaannya kami masih berat meninggalkan Islam ditempat pondok Pesantren Al-Istiqomah Walesi Wamena.

Kami sejujurnya ingin sekali berada di dekat orang tua, hidup tentram dan damai.

Tdk berdesakan dengan ribuan manusia dan juga jauh dari ketakutan karena suara tembakan dimana2.

Tapi kami juga tdk mampu menahan sakitnya meninggalkan anak2 polos yg baru mengenal Islam.

Mereka para santri selalu bilang, 
_"Ustadzah dan Ustad2 jangan pulang, klo guru2 pulang kami akan kemana?_
_Pasti kami akan tinggalkan shalat dan buka aurat."_

Apa hendak yg akan kami lakukan jika manusia yg tdk berdosa selalu mengambil tangan kami dan memohon agar kami tdk meninggalkan tempat ini.

Bahkan masyarakat papua setempat pun ikut memotivasi kami,
_"Ustadzah jika pulang maka Islam ini akan ikut hilang. Kami siap menjaga Ustadzah dan Ustad2 serta guru2 lainnya asalkan tdk meninggalkan tempat ini. Kami yg akan menjadi manusia terdepan manakala ada serangan dari luar sebelum ke Guru2."_

Ya Allah.. Hatiku hancur dan kata2 itu menjadi pukulan berat bagiku untk meninggalkan tempat ini. 😭😭😭

Bukan penguasa dan bahkan tangan2 orang besar yg menjamin kami tapi mereka orang2 kecil yg juga takut kehilangan nyawanya namun rela korban siang dan malam menjaga kami agar tetap bertahan ditempat ini.

Lantas, kami harus berbuat apa saat kondisi justru memaksa kami tetap berjuang mempertahankan Agama Islam.

Bendera Jihad itu terlalu kuat untuk ditinggalkan dan Mawad yakin ada bala tentara Allah yg akan membantu kami. Yang akan menjadikan kami tenang dan aman.

Hanya kenyakinan itu yg membuat kami kuat dan tetap bertahan ditempat ini.

Duri sudah biasa kami pijaki, namun saat ini malah api yg menguji kami. Namun tdk ada yg mustahil bagiNya. Hanyalah kepada Allah kami yakinkan diri bahwa kami akan baik2 sja. Dan bagi keluarga maupun saudara saat ini kami hanya butuh doa dan dukungan agar kami tdk kehilangan harapan dan kenyakinan.

Postingan populer dari blog ini

Para Mahasiswa Papua Datangi Markas Laskar FPI Kota Malang Minta Perlindungan

Rabu, 21 Agustus 2019
Faktakini.net, Jakarta - Yaqub bersama para Pelajar dan Mahasiswa dari Papua mendatangi Markas FPI Kota Malang guna meminta pengamanan. Yakub dan para pelajar Papua mengaku sudah sangat putus asa, khawatir atas keselamatan mereka, usai insiden bendera Merah Putih dibuang ke selokan di Surabaya yang berujung penangkapan 43 Mahasiswa Papua dan kemudian terjadi kerusuhan di Papua dan Papua Barat, Senin (19/8/2019).
Andre Aston Wali Laskar LPI Kota Malang dengan senang hati menerima Kedatangan mereka dan memberikan pengamanan.
Andre meminta para pelajar agar tetap bersekolah dan kuliah di kota Malang, dan FPI kota Malang siap melindungi mereka.
"Sesuai dengan instruksi Panglima Besar LPI (Ustadz Maman Suryadi), diketahui oleh Imam Besar (Habib Rizieq Shihab), kami melindungi orang-orang Papua yang ada di Malang, kami melindungi orang-orang Papua yang sedang belajar di kota Malang. Jadi kalau ada gangguan segala macam, tidak sempat lapor ke pihak (aparat), l…

Bukan Level Indonesia Lagi, Anies Resmi Masuk 20 Besar Tokoh Dunia!

Rabu, 24 Juli 2019

Faktakini.net, Jakarta - Sudah sejak lama masyarakat internasional mengagumi Gubernur DKI Anies Baswedan. Ketokohan dan kemimpinan Anies itu skalanya sudah bukan nasional atau Indonesia lagi, tapi sudah termasuk tokoh dunia.

Sejak tahun 2010, Anies telah terpilih sebagai satu dari 20 tokoh yang membawa perubahan dunia untuk 20 tahun mendatang oleh majalah Foresight yang terbit di Jepang akhir April 2010.

Dalam edisi khusus yang berjudul '20 Orang 20 Tahun', itu Foresight mengulas 20 tokoh yang diperkirakan bakal menjadi perhatian global karena mereka akan sangat berperan dalam perubahan dunia dua dekade mendatang.

Nama Anies yang saat itu masih menjadi Rektor Universitas Paramadina itu dicantumkan bersama 19 tokoh dunia lain seperti Perdana Menteri Rusia Vladimir Putin, Presiden Venezuela Hugo Chavez, Menlu Inggris David Miliband, anggota Parlemen dan Sekjen Indian National Congress India Rahul Gandhi, serta politisi muda Partai Republik dan anggota House o…

Kerap Hina Habib Rizieq Dan Anies, Saat Sakit Hingga Meninggal Anies Yang Mengurusnya

Senin, 13 April 2020

Faktakini.net

Hari ini saya harus ucapkan terimaa kasih kepada senior saya abangda Lukman Hakiem yang mantan anggota DPR dan penasihat ahli Wapres Hamzah Haz serta staf perdana menteri M Natsir... Beliau dengan lapang hati meminta bantuan langsung kepada Gubenur DKI Anies Baswedan atas segala kendala selama senior saya AE Priyono di rawat di rumah sakit, mulai dari pemintaan tes swab corona hingga pencarian rumah sakit, hingga proses pemakaman.

''Saya terima kasih kepada Anies Baswedan yang merespons WA saya dengan cepat soal perawatan kepada sahabat saya AE Priyono. Begitu saya WA dan telepon, langsung Anies mengerahkan tenaga medis ke AE Priyono.

Bahkan ketika saya kabari bila AE wafat, Anies langsung respons dengan mengatakan bantuan apalagi yang masih bisa dilakukan? Saya jawab dengan minta agar bantu soal pemakamannya. Anies jawab Okey. Di situ Saya terharu,'' katanya.

Mengapa terharu? Abangda Lukman mengatakan karena dia tahu AE Priyono seri…