Langsung ke konten utama

Featured Post

FPI Kalbar Tolong Nek Tupai Lalu Bangun Kembali Rumahnya Yang Hangus Terbakar, Masya Allah

Rabu, 16 Oktober 2019

Faktakini.net, Jakarta - Dunia medsos digemparkan dengan viralnya foto seorang wanita tua yang sedang jongkok didekat puing-puing bangunan rumahnya yang hangus terbakar kobaran api, raut wajah tua yang keriput itu mengisyaratkan kondisi pasrah mendalam.

Di foto itu terlihat lengan kirinya sedang menyangga tukang pipi dan tangan kanannya menutupi dahi. Siapapun yang melihat foto tersebut seakan terbawa masuk dalam kecambuk perasaan sang nenek tua misterius itu.

Foto Diviralkan oleh Abdur Rohman Zakia melalui akun sosial facebook.
Menyusul kabar dari anggota HILMI KalBar bahwa wanita tua yang sempat viral beberapa hari sebelumnya adalah nenek dari salah satu anggota LPI Kalimantan Barat bernama Dimas.

Dari cucunya itu deketahui neneknya bernama Lung Ateng atau biasa dipanggil dengan sebutan Nek Tupai oleh warga dikampungnya yaitu Dusun Zakaria RT 003 / RW 008 Desa Tebang Kacang, Kecamatan Sungai Raya kabupaten Kubu Raya Kalimantan Barat.

Mendengar kabar tersebut T…

Tak Kenal Takut! Baru Bebas, Ustadz Alfian Tanjung: Saya Tetap Sampaikan Bahaya Komunis!


Sabtu, 12 Oktober 2019

Faktakini.net, Porong - Pengamat paham komunis Ustadz Alfian Tanjung mendapatkan Pembebasan Bersyarat (PB) dari Lembaga Pemasyarakatan Porong, Rabu (09/10/2019). Ustadz Alfian dijemput sanak keluarganya dan hingga kini, masih menuju rumahnya di Tangerang.

“Secara administrasi, bebas hari Rabu kemarin, jam 10 pagi saya sudah keluar dan resmi secara perundang-undanganan sudah bebas. Dilepas dari tahanan di Porong. Saya sudah jalanin proses tahanan. Harapannya tidak berlaku lagi kejadian kemarin, ketika baru dinyatakan bebas, langsung ditangkap lagi,” ujar Ustadz Alfian melalui sambungan telepon, Kamis (10/10/2019).

Memang, Ustadz Alfian pernah dinyatakan bebas oleh pengadilan, namun dirinya langsung dijemput kembali oleh kepolisian, atas tuduhan pidana lain.

Ustadz Alfian mendapat pembebasan bersyarat ketika sudah menyelasaikan dua pertiga masa tahananya. Jika tanpa pembebasan bersyarat, Alfian akan dinyatakan bebas pada pertengahan tahun 2020, itu pun ketika sudah mendapatkan Remisi. Jika tanpa remisi, ia akan dinyatakan bebas pada tahun 2021.

“Saya sudah pulang, dengan prosedur pembebasan bersyarat, atas surat keputusan yang dikeluarkan Dirjen Menkumham yang ada di Jakarta. Suratnya juga resmi, ada permohonan dari Lapas Porong karena saya dianggap berkelakuan baik tidak melakukan hal-hal yang melanggar hukum. Keluarlah SK, maka keluar dan pulang,” ujarnya.

Sekeluarnya dari tahanan dan pidana hukum, Ustadz Alfian mengaku akan kembali dan terus mengingatkan bangsa dan negara tentang bahaya paham komunisme.

“Saya secara konstitusi akan terus menyampaikan bahaya paham komunisme, saya akan tetap menerangkan itu. Kalau ada orang yang terang-terangan melarang orang yang mengingatkan bahaya terhadap negara, maka itu musuh negara, bukan Alfian yang dipenjara, tapi orang itu yang dipenjara. Saya akan menyampaikan secara undang-undang yang berlaku,” ujarnya.

Ustadz Alfian menyampaikan hal itu, karena sampai hari ini paham Komunis adalah paham yang terlarang dan dilarang di Indonesia.

Sumber: kiblat.net

Komentar

  1. Izin ya admin..:)
    Mainkan dan menangkan hadiah nya bersama kami di ARENADOMINO beragam permainan POKER menanti anda semua fair play silahkan di add WA +855 96 4967353

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Para Mahasiswa Papua Datangi Markas Laskar FPI Kota Malang Minta Perlindungan

Rabu, 21 Agustus 2019
Faktakini.net, Jakarta - Yaqub bersama para Pelajar dan Mahasiswa dari Papua mendatangi Markas FPI Kota Malang guna meminta pengamanan. Yakub dan para pelajar Papua mengaku sudah sangat putus asa, khawatir atas keselamatan mereka, usai insiden bendera Merah Putih dibuang ke selokan di Surabaya yang berujung penangkapan 43 Mahasiswa Papua dan kemudian terjadi kerusuhan di Papua dan Papua Barat, Senin (19/8/2019).
Andre Aston Wali Laskar LPI Kota Malang dengan senang hati menerima Kedatangan mereka dan memberikan pengamanan.
Andre meminta para pelajar agar tetap bersekolah dan kuliah di kota Malang, dan FPI kota Malang siap melindungi mereka.
"Sesuai dengan instruksi Panglima Besar LPI (Ustadz Maman Suryadi), diketahui oleh Imam Besar (Habib Rizieq Shihab), kami melindungi orang-orang Papua yang ada di Malang, kami melindungi orang-orang Papua yang sedang belajar di kota Malang. Jadi kalau ada gangguan segala macam, tidak sempat lapor ke pihak (aparat), l…

KPK Akan Beberkan Korupsi Infrastruktur Rezim Jokowi Yang Rugikan Miliaran Rupiah

Ahad, 17 Maret 2019

Faktakini.com, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali mengusut kasus dugaan korupsi terkait proyek infrastruktur di era pemerintaan Jokowi - JK ini. Kali ini, proyek infrastruktur yang diduga dikorupsi berada di daerah.

“Penyidikan baru, korupsi infrastruktur di daerah,” ucap juru bicara KPK Febri Diansyah, Kamis (13/3).

Kendati demikian, Febri belum menjelaskan proyek infrastruktur di daerah mana yang diduga dikorupsi. Dia hanya menyebut proyek infrastruktur yang dimaksud yaitu jembatan.

Akibat korupsi ini, negara diduga mengalami kerugian puluhan miliar rupiah. “Diduga kerugian negara puluhan miliar,” tegas Febri.

Rencananya, informasi lebih jauh atau terkait perkembangan akan disampaikan dalam konferensi pers bersama pimpinan KPK. “Sore atau malam ini jika tidak ada kendala akan kami sampaikan perkembangan hasil penyelidikan melaui konferensi pers,” tuturnya.

Sebelumnya, KPK saat ini juga tengah menangani beberapa kasus dugaan korupsi terkait proy…

500 Banci Tumpah Ruah Di Stadion GBK Ikuti Kampanye Jokowi - Ma'ruf

Sabtu, 13 April 2019

Faktakini.com, Jakarta - 500 Banci tumpah ruah memadati Stadion Gelora Bung Karno (GBK), Senayan Jakarta untuk mengikuti kampanye paslon nomor urut 01 Jokowi - Ma'ruf, Sabtu (13/4/2019).

Mereka kaum banci alias waria yang antara lain tergabung dalam Komunitas Forum Komunikasi Waria se-Indonesia ini menyatakan dukungannya terhadap capres petahana itu.

Ketua Komunitas Forum Komunikasi Waria se-Indonesia, Yulianus Rettoblaut mengatakan ada sekitar 500 waria se-DKI Jakarta yang turut hadir dalam kegiatan kampanye terakhir Jokowi-Maruf ini.

Waria-waria ini mengklaim Jokowi kinerjanya saat menjadi presiden selama kurang lebih lima tahun terakhir sudah terbukti.

"Kami mendukung Pak Jokowi karena kinerjanya sudah terbukti dengan pelayanan dan pembangunan infrastrukturnya di seluruh Indonesia," kata Mami Yuli sapaan akrabnya kepada Suara.com di GBK, Sabtu (13/4/2019).

Dia berharap Jokowi-Maruf bisa menangkan Pilpres 2019 dan lebih memperhatikan hak asasi mer…