Langsung ke konten utama

Featured Post

Sudah Ditangkap Di Jambi, Pembuat Postingan "Hidup PKI" Di Medsos Diduga Sakit Jiwa

Selasa, 2 Juni 2020

Faktakini.net, Jakarta - Pemilik akun instagram @banguntidurtidurlagi yang menggambarkan tentang Lambang PKI dengan Logo Palu Arit, diduga mengalami gangguan jiwa.

Hal ini di ungkapkan Kapolres Tanjung Jabung Barat, AKBP Guntur Saputro, Minggu (31/5/2020).

"Awalnya Tim Petir melakukan penyelidikan berdasarkan postingan dan foto-foto yang ada di akun tersebut. Setelah kita ketahui alamatnya langsung kita kerumah HB," ujarnya.

Postingan tentang PKI di media sosial yang hebohkan warga di Tanjab Barat
Postingan tentang PKI di media sosial yang hebohkan warga di Tanjab Barat (IST)
Selanjutnya bahwa sesampai dirumah, pihaknya berhasil bertemu dengan HB dan orang tuanya. Selanjutnya dilakukan pemeriksaan terhadap identitas dan barang-barang HB termasuk HP milik HB yang di duga digunakan untuk memposting di akun Instagram.

Sementara itu, informasi yang diterima Tribunjambi.com, bahwa HB di duga mengalami gangguan jiwa dan rutin kontrol ke RSUD KH Daud Arif Kuala…

Pernyataan Pers Kuasa Hukum Abdul Basith, Dosen IPB Yang Dituduh Simpan Bom


Sabtu, 5 Oktober 2019

Faktakini.net

SIARAN PERS
Kuasa Hukum Abdul Basith

Bahwa sehubungan dengan penangkapan dan penahanan Abdul Basith oleh penyidik Polda Metro Jaya pada tanggal 28 September 2019, kami Kuasa Hukum Abdul Basith dari Majelis Hukum dan Ham PP Muhammadiyah perlu menyampaikan beberapa hal terkait proses hukum yang berjalan.

Penyampaian ini penting karena pemberitaan di media cenderung tidak berimbang dan proporsional yang merugikan pribadi klien kami dan masyarakat luas yang membaca berita-berita yang tersebar di berbagai media. Poin-poin yang disampaikan sebagai berikut:

1. Bahwa kami kuasa hukum menghormati dan menghargai proses hukum yang sedang dilakukan oleh penyidik Polda Metro Jaya.

2. Bahwa pada proses hukum yang berjalan, kuasa hukum telah melakukan langkah-langkah hukum untuk pembelaan diri klien kami, termasuk meminta proses hukum dilakukan dengan melibatkan kuasa hukum.

3. Bahwa kuasa hukum sudah menemui klien kami di Polda Metro dimana beliau telah bercerita kepada Tim penasihat hukum terkait tuduhan atau sangkaan yang dialamatkan kepada klien kami.

4. Bahwa sampai hari ini, penyidik baru memberikan Surat Penangkapan dan Surat Penahanan, sedangkan Berita Acara Pemeriksaan (BAP), Surat Penggeledahan beserta Berita Acara Penggeledahan, dan Surat Penyitaan beserta Berita Acara Penyitaan belum diberikan kepada kuasa hukum meskipun sudah diminta. Surat tersebut hak dari klien kami dan keluarganya yang wajib dipenuhi penyidik sebagaimana diatur Hukum Acara Pidana (KUHAP).

5. Bahwa menurut penuturan klien kami, yang mengarsiteki dan mendanai serta menginisiasi hal-hal yg dituduhkan, bukanlah klien kami melainkan beberapa orang ‘terpandang’.

6. Bahwa kuasa hukum heran dan kaget dengan narasi yang beredar dan terbangun di media, klien kami seolah menjadi aktor utama, inisiator, dan penyandang dana kasus yang dituduhkan.

7. Bahwa kuasa hukum berharap penyidik Polda Metro memberikan hak-hak tersangka sebagaimana dimaksud di atas dan menyidik kasus ini secara utuh.

8. Bahwa kami berharap penyidik dapat mengusut kasus ini secara profesional sesuai dengab prinsip due process of law dan tidak memberatkan klien kami.

9. Bahwa dengan proses hukum yang adil, profesional, dan transparan, kliennya kelak dapat didakwa dan diadili sesuai dengan derajat kesalahannya dan tidak didakwa dengan perbuatan yang sesungguhnya tidak pernah dilakukan.

10. Kami menyayangkan adanya berita, foto dan video yg berkaitan dg klien kami di media sosial yg diedarkan oleh akun-akun media sosial yg selama ini punya reputasi sebagai pengedar berita, foto dan video yg tidak jelas kebenarannya dan tendensius. Kami mohon peredaran itu dihentikan dan masyarakat tidak mempercayai begitu saja berita, foto dan video tersebut.

Kuasa Hukum
Abdul Basith

Gufroni SH MH
HP 0857-1415-8130

Postingan populer dari blog ini

Para Mahasiswa Papua Datangi Markas Laskar FPI Kota Malang Minta Perlindungan

Rabu, 21 Agustus 2019
Faktakini.net, Jakarta - Yaqub bersama para Pelajar dan Mahasiswa dari Papua mendatangi Markas FPI Kota Malang guna meminta pengamanan. Yakub dan para pelajar Papua mengaku sudah sangat putus asa, khawatir atas keselamatan mereka, usai insiden bendera Merah Putih dibuang ke selokan di Surabaya yang berujung penangkapan 43 Mahasiswa Papua dan kemudian terjadi kerusuhan di Papua dan Papua Barat, Senin (19/8/2019).
Andre Aston Wali Laskar LPI Kota Malang dengan senang hati menerima Kedatangan mereka dan memberikan pengamanan.
Andre meminta para pelajar agar tetap bersekolah dan kuliah di kota Malang, dan FPI kota Malang siap melindungi mereka.
"Sesuai dengan instruksi Panglima Besar LPI (Ustadz Maman Suryadi), diketahui oleh Imam Besar (Habib Rizieq Shihab), kami melindungi orang-orang Papua yang ada di Malang, kami melindungi orang-orang Papua yang sedang belajar di kota Malang. Jadi kalau ada gangguan segala macam, tidak sempat lapor ke pihak (aparat), l…

Bukan Level Indonesia Lagi, Anies Resmi Masuk 20 Besar Tokoh Dunia!

Rabu, 24 Juli 2019

Faktakini.net, Jakarta - Sudah sejak lama masyarakat internasional mengagumi Gubernur DKI Anies Baswedan. Ketokohan dan kemimpinan Anies itu skalanya sudah bukan nasional atau Indonesia lagi, tapi sudah termasuk tokoh dunia.

Sejak tahun 2010, Anies telah terpilih sebagai satu dari 20 tokoh yang membawa perubahan dunia untuk 20 tahun mendatang oleh majalah Foresight yang terbit di Jepang akhir April 2010.

Dalam edisi khusus yang berjudul '20 Orang 20 Tahun', itu Foresight mengulas 20 tokoh yang diperkirakan bakal menjadi perhatian global karena mereka akan sangat berperan dalam perubahan dunia dua dekade mendatang.

Nama Anies yang saat itu masih menjadi Rektor Universitas Paramadina itu dicantumkan bersama 19 tokoh dunia lain seperti Perdana Menteri Rusia Vladimir Putin, Presiden Venezuela Hugo Chavez, Menlu Inggris David Miliband, anggota Parlemen dan Sekjen Indian National Congress India Rahul Gandhi, serta politisi muda Partai Republik dan anggota House o…

Kerap Hina Habib Rizieq Dan Anies, Saat Sakit Hingga Meninggal Anies Yang Mengurusnya

Senin, 13 April 2020

Faktakini.net

Hari ini saya harus ucapkan terimaa kasih kepada senior saya abangda Lukman Hakiem yang mantan anggota DPR dan penasihat ahli Wapres Hamzah Haz serta staf perdana menteri M Natsir... Beliau dengan lapang hati meminta bantuan langsung kepada Gubenur DKI Anies Baswedan atas segala kendala selama senior saya AE Priyono di rawat di rumah sakit, mulai dari pemintaan tes swab corona hingga pencarian rumah sakit, hingga proses pemakaman.

''Saya terima kasih kepada Anies Baswedan yang merespons WA saya dengan cepat soal perawatan kepada sahabat saya AE Priyono. Begitu saya WA dan telepon, langsung Anies mengerahkan tenaga medis ke AE Priyono.

Bahkan ketika saya kabari bila AE wafat, Anies langsung respons dengan mengatakan bantuan apalagi yang masih bisa dilakukan? Saya jawab dengan minta agar bantu soal pemakamannya. Anies jawab Okey. Di situ Saya terharu,'' katanya.

Mengapa terharu? Abangda Lukman mengatakan karena dia tahu AE Priyono seri…