Langsung ke konten utama

Featured Post

FPI Salapian Langkat Sumut Lanjutkan Bangun Masjid Al Falaah Dusun V Panduman

Selasa, 19 November 2019

Faktakini.net, Jakarta - DPC FPI Kecamatan Salapian Kabupaten Langkat, Sumatera Utara kembali melanjutkan pembangunan Masjid Al Falaah di dusun terpencil dusun V Panduman desa Parangguam kec. Salapian kabupaten Langkat.

Dari mulai membersihkan dinding-dinding masjid yang sudah mulai ditumbuhi lumut Krn sdh lama tdk tersentuh pembangunan dan perawatan, hingga melakukan plasterisasi dan membangun hal lainnya dgn bahan-bahan yang sdh ada. Aktivis2 FPI di kecamatan Salapian Bersama warga bahu-membahu dan insya ALLAH pembangunan masjid Al Falaah tsb bisa terus berlanjut.

Masjid Al Falaah berdiri di dusun Panduman yang terpencil, yang pada tahun 2014 lalu dimasuki oleh pengurus dan Aktivis2 DPW FPI LANGKAT dan menjadi zona dakwah selama 3 tahun oleh DPW FPI LANGKAT dan selanjutnya dilanjutkan oleh DPC FPI SALAPIAN hingga sekarang. Penduduk dusun yg jauh dari syi'ar dakwah Islam dan tinggal di antara perbukitan terjal tsb begitu bahagia dan beberapa warga bersya…

FPI Malangbong Garut Bangun Rumah Untuk Janda Tua Di Desa Cisitu




Selasa, 29 Oktober 2019

Faktakini.net, Jakarta - Organisasi Masyarakat (Ormas) Front Pembela Islam (FPI) Kecamatan Malangbong, Kabupaten Garut, Jawa Barat peduli terhadap seorang janda yang sudah berusia lansia dengan membangunkan rumah baru setelah rumah yang sebelumnya tidak layak huni.

Rumah Siti Mariam, tiba-tiba dirobohkan oleh ormas FPI dan langsung mendirikannya kembali dengan bahan material yang baru. Lokasi tersebut berada di Kampung Baru, Desa Cisitu, Kecamatan Malangbong, Garut Jawa Barat.

Pembangunan rumah layak huni langsung di pimpin Ketua DPC FPI Malngbong, Tanzfizi Agus Mulyadi, pada Minggu (27/10/2019).

”Bersama seluruh anggota FPI yang ada di Kecamatan Malangbong mengumpulkan dana untuk melakukan pembangunan rumah janda tua. Ini tekad kami bersama untuk membangunkan rumah yang layak,” ujarnya Ketua FPI Kecamatan Malangbong, Tanzfizi Agus Mulyadi.

Dikatakan Agus, awalnya kita menerima informasi ada rumah tidak layak huni yang dihuni oleh seorang janda bersama anak-anaknya. Sehingga kami juga mulai melakukan pengumpulan donasi untuk kembali membangunkan rumah yang layak.

“Ya kami juga mendengar adanya seorang janda beranak 4 itu memiliki rumah tidak layak huni dan kami pun bersama anggota FPI mengumpulkan donasi untuk pembangunan rumah ibu siti marian ini,” katanya.

Sementara Siti Mariam, sangat terkejut dengan dibangunkan rumah oleh Ormas FPI. Padahal tidak ada angin dan hujuan kalau hari ini rumahnya akan di perbaiki menjadi baru dan layak. ” Ya, saya sangat berterimakasih kepads FPI Kecamatan Malangbong yang sudah mau membantu pembangunan rumah saya yang sudah lama tidak layak di huni,” ucap Mariam.

Hadir dalam acara pembangunan rumah layak huni, Ketua FPI dan Sekretaris FPI Malangbong dan Babinsa Desa Cisitu, Sera Sunaryo. (Golden)***

Foto: FPI Kecamatan Malangbong, Kabupaten Garut

Sumber: hariangarutnews.com

Postingan populer dari blog ini

Para Mahasiswa Papua Datangi Markas Laskar FPI Kota Malang Minta Perlindungan

Rabu, 21 Agustus 2019
Faktakini.net, Jakarta - Yaqub bersama para Pelajar dan Mahasiswa dari Papua mendatangi Markas FPI Kota Malang guna meminta pengamanan. Yakub dan para pelajar Papua mengaku sudah sangat putus asa, khawatir atas keselamatan mereka, usai insiden bendera Merah Putih dibuang ke selokan di Surabaya yang berujung penangkapan 43 Mahasiswa Papua dan kemudian terjadi kerusuhan di Papua dan Papua Barat, Senin (19/8/2019).
Andre Aston Wali Laskar LPI Kota Malang dengan senang hati menerima Kedatangan mereka dan memberikan pengamanan.
Andre meminta para pelajar agar tetap bersekolah dan kuliah di kota Malang, dan FPI kota Malang siap melindungi mereka.
"Sesuai dengan instruksi Panglima Besar LPI (Ustadz Maman Suryadi), diketahui oleh Imam Besar (Habib Rizieq Shihab), kami melindungi orang-orang Papua yang ada di Malang, kami melindungi orang-orang Papua yang sedang belajar di kota Malang. Jadi kalau ada gangguan segala macam, tidak sempat lapor ke pihak (aparat), l…

KPK Akan Beberkan Korupsi Infrastruktur Rezim Jokowi Yang Rugikan Miliaran Rupiah

Ahad, 17 Maret 2019

Faktakini.com, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali mengusut kasus dugaan korupsi terkait proyek infrastruktur di era pemerintaan Jokowi - JK ini. Kali ini, proyek infrastruktur yang diduga dikorupsi berada di daerah.

“Penyidikan baru, korupsi infrastruktur di daerah,” ucap juru bicara KPK Febri Diansyah, Kamis (13/3).

Kendati demikian, Febri belum menjelaskan proyek infrastruktur di daerah mana yang diduga dikorupsi. Dia hanya menyebut proyek infrastruktur yang dimaksud yaitu jembatan.

Akibat korupsi ini, negara diduga mengalami kerugian puluhan miliar rupiah. “Diduga kerugian negara puluhan miliar,” tegas Febri.

Rencananya, informasi lebih jauh atau terkait perkembangan akan disampaikan dalam konferensi pers bersama pimpinan KPK. “Sore atau malam ini jika tidak ada kendala akan kami sampaikan perkembangan hasil penyelidikan melaui konferensi pers,” tuturnya.

Sebelumnya, KPK saat ini juga tengah menangani beberapa kasus dugaan korupsi terkait proy…

500 Banci Tumpah Ruah Di Stadion GBK Ikuti Kampanye Jokowi - Ma'ruf

Sabtu, 13 April 2019

Faktakini.com, Jakarta - 500 Banci tumpah ruah memadati Stadion Gelora Bung Karno (GBK), Senayan Jakarta untuk mengikuti kampanye paslon nomor urut 01 Jokowi - Ma'ruf, Sabtu (13/4/2019).

Mereka kaum banci alias waria yang antara lain tergabung dalam Komunitas Forum Komunikasi Waria se-Indonesia ini menyatakan dukungannya terhadap capres petahana itu.

Ketua Komunitas Forum Komunikasi Waria se-Indonesia, Yulianus Rettoblaut mengatakan ada sekitar 500 waria se-DKI Jakarta yang turut hadir dalam kegiatan kampanye terakhir Jokowi-Maruf ini.

Waria-waria ini mengklaim Jokowi kinerjanya saat menjadi presiden selama kurang lebih lima tahun terakhir sudah terbukti.

"Kami mendukung Pak Jokowi karena kinerjanya sudah terbukti dengan pelayanan dan pembangunan infrastrukturnya di seluruh Indonesia," kata Mami Yuli sapaan akrabnya kepada Suara.com di GBK, Sabtu (13/4/2019).

Dia berharap Jokowi-Maruf bisa menangkan Pilpres 2019 dan lebih memperhatikan hak asasi mer…