Langsung ke konten utama

Featured Post

HRS Center: Pelanggaran HAM Negara Terhadap Imam Besar Habib Rizieq Shihab

Ahad, 17 November 2019

Faktakini.net

HRS CENTER

PELANGGARAN HAM NEGARA TERHADAP
IMAM BESAR HRS

TELAH TERJADI PELANGGARAN HAM TERHADAP Imam Besar - Habib Rizieq Shihab (IB-HRS), KARENA NEGARA GAGAL MEMENUHI KEWAJIBANNYA UNTUK MELINDUNGI HAK-
HAK ASASI IB-HRS YANG DIJAMIN DALAM HUKUM NASIONAL MAUPUN
INTERNASIONAL.

PELANGGARAN HAM TERJADI DALAM BENTUK SENGAJA MELAKUKAN (COMMISSION) MAUPUN SENGAJA MEMBIARKAN (OMISSION) TERKAIT DENGAN STATUS PENCEKALAN (PENCEGAHAN)T ERHADAP IB-HRS UNTUK KELUAR DARI SAUDI ARABIA GUNA KEMBALI
KE TANAH AIR.

Fakta

PADA AWALNYA KBRI DI RIYADH (IN CASU DUBES RI) TELAH MENGETAHUI ADANYA TINDAKAN PENCEGAHAN TSB. IB-HRS TELAH MELAPORKANNYA KEPADA DUBES RI SECARA LANGSUNG.

ADANYA PENAWARAN MELALUI "UTUSAN KHUSUS' DARI JAKARTA MENEMUI IB-HRS DI MEKKAH. BAHWA AKAN DISELESAIKAN 'LARANGAN KELUAR' TSB DENGAN SYARAT IB-HRS HARUS MENDUKUNG JOKOWI DALAM PILPRES 2019 YANG LALU, TAPI IB-
HRS MENOLAKNYA.

PENOLAKAN IB-HRS MERUPAKAN BAGIAN
INTEGRAL HAK ASASI MA…

Disaat Laskar FPI Sibuk Salurkan Air Bersih Di Berbagai Daerah, Moeldoko Tanya Apa Fungsi FPI




Jum'at, 18 Oktober 2019

Faktakini.net, Jakarta - Bencana kekeringan yang melanda berbagai wilayah di Indonesia, membuat banyak warga masyarakat yang mengalami kekurangan air bersih.

Untuk itu FPI di berbagai daerah mengerahkan para Laskar maupun anggota FPI lainnya seperti dari HILMI dan lainnya, untuk membagikan air bersih untuk warga masyarakat yang membutuhkan.

Termasuk hari ini Jum'at (18/10/2019) di Desa Taruna Jaya Kec.Darmaraja Kab. Sumedang, FPI Darmajaya menyalurkan kurang lebih sebanyak 4.500 Liter air. Serta FPI Tirtayasa Banten yang menyalurkan air bersih untuk warga kampung Sampang, desa Susukan kecamatan Tirtayasa, Serang, Banten.

Maka itu sungguh miris tiba-tiba Moeldoko Kepala Staf Kepresidena berucap nyinyir terhadap FPI.

Padahal FPI dalam beberapa minggu terakhir ini sedang sibuk-sibuknya membantu warga masyarakat yang kekeringan di berbagai daerah.

Dengan biaya sendiri tanpa digaji oleh negara, FPI terus berusaha semaksimal mungkin untuk menyalurkan air bersih di wilayah-willayah yang dilanda kekeringan seperti di Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur dan lainnya.

Kalau kita pertanyakan balik apa fungsi Moeldoko yang nyinyir terhadap FPI itu padahal ia digaji oleh uang rakyat, mungkin kita tidak akan pernah mendapat jawaban yang memuaskan.

Yang pasti, kalau Moeldoko mau bertanya soal fungsi FPI, maka jawabannya FPI adalah Ormas Islam yang sangat aktif di garis terdepan membantu para korban bencana alam, kaum dhuafa dan siapapun warga masyarakat yang membutuhkan bantuan.

Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab selalu berpesan agar seluruh Pengurus, Laskar dan anggota FPI wajib peduli dan berpartisipasi di setiap lokasi musibah dan bencana.

"Bantu semua korban tanpa memandang suku dan agama", tegas Habib Rizieq.

"Jangan sekali-kali menganggap musibah yang menimpa saudara kita sebagai beban bagi kita, tapi itu adalah kewajiban kemanusiaan", ujarnya.

Habib Rizieq memberikan amanat kepada seluruh jajaran FPI agar dalam memberikan bantuan dimanapun tempat lokasi bencana, untuk tidak pernah membeda-bedakan Suku, Agama maupun latar belakang dari orang yang mau kita bantu.

"Semua masyarakat siapapun dia yang mendapat musibah wajib kita bantu tanpa memandang suku, budaya, adat bahkan agama sekalipun, semua harus dibantu," tegas Habib Rizieq Shihab.

Untuk menjalankan amanat Imam Besar Habib Rizieq Shihab, karena itu FPI selama ini begitu aktif membantu warga masyarakat yang membutuhkan bantuan.

Walau kalangan pembenci FPI tetap dan terus nyinyir, bagi FPI itu tidak ada masalah sama sekali. FPI ikhlas lillahi ta'ala bekerja membantu warga masyarakat yang kesusahan, sementara mereka umumnya hanya bisa nyinyir sambil duduk santai mainin Gadgetnya, boro-boro mau terjun langsung membantu para korban bencana.

Dan bantuan sosial kemanusiaan FPI itu, bukan hanya di dalam negeri tetapi juga di luar negeri seperti membantu rakyat Palestina, warga Rohingya di Myanmar dan sebagainya.

Kiprah FPI di bidang sosial kemanusiaan itu telah diakui dan dipublikasikan oleh media-media ternama internasional seperti Associated Press, The Washington Post, Christian Science dan sebagainya, walaupun FPI sendiri tidak pernah meminta pengakuan apapun.

Wartawan Stephen Wright menulis dedikasi FPI sebagai Ormas terdepan dalam membantu korban bencana di Indonesia tersebut dalam artikel berjudul “When Disaster Hits, Indonesia’s Islamists are First to Help” yang diunggah di The Washington Post yang diunggah pada 11 Juni 2019 lalu.

Selama ini Relawan FPI telah mengevakuasi puluhan ribu jenazah saat Tsunami Aceh tahun 2004 - 2005, juga turun membantu saat terjadi musibah tanggul jebol Situ Gintung, letusan Gunung Merapi, Gunung Sinabung, longsor di Cililin Bandung, longsor di Banjarnegara Jawa Tengah, banjir besar di Jakarta dan banyak tempat lain, merenovasi rumah kaum dhuafa, menyalurkan air bersih untuk warga yang kekeringan, juga membantu Muslim Rohingya secara langsung di Myanmar, membantu rakyat Palestina secara langsung di Gaza dan lain-lain.

FPI juga telah menyadarkan ribuan orang Ahmadiyah kembali kedalam Islam, FPI membantu masyarakat Mesuji Lampung yang didzollimi penguasa dan pengusaha, FPI memerangi aliran sesat, FPI menolong korban gempa bumi di Poso, korban gempa bumi di Lombok NTB, korban letusan Gunung Agung di Bali, memerangi komunisme dan sebagainya.

Sangat banyak alhamdulillah aksi sosial kemanusiaan FPI yang telah diterus dilakukan hingga kini, namun jarang diberitakan oleh Media-Media nasional sehingga banyak yang tidak tau termasuk Moeldoko.

Sebelumnya, Moeldoko tiba-tiba melontarkan ucapan nyinyir terhadap FPI saat memberikan kuliah umum 'Nasional Masa Kini', di Kampus Universitas Indonesia, Salemba, Jakarta Pusat, Kamis (17/10). Moeldoko mengaku dirinya adalah muslim, lalu ia mengklaim tidak merasa agamanya perlu dibela oleh ormas itu.

"Mengapa harus ada apa itu Front Pembela Islam? Apa yang dibela? Ya sorry ya, aku langsung ngomong blak-blakan saja kan gitu. Memangnya Islam sedang dijajah oleh orang lain apa? Apalagi itu dibela? Tuhan kok dibela? Ngapain? Dia enggak perlu pembelaan," klaim Moeldoko.

Dokumentasi Aksi Sosial Kemanusiaan yang dilakukan oleh FPI baik di dalam maupun luar negeri, insya Allah salah satunya ada di website www.faktakini.net di Label Berita: Aksi Sosial Kemanusiaan. Sejauh ini sudah ada sekitar 1.100 berita sosial kemanusiaan FPI, klik saja dan mohon share👇🏼
https://www.faktakini.net/search/label/Aksi%20Sosial%20Kemanusiaan?m=1

Foto: Laskar FPI Kabupaten Tasikmalaya melakukan pembagian air bersih kepada warga masyarakat di Kecamatan Salawu, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, Kamis (17/10/2019) mulai pukul dua siang.




Postingan populer dari blog ini

Para Mahasiswa Papua Datangi Markas Laskar FPI Kota Malang Minta Perlindungan

Rabu, 21 Agustus 2019
Faktakini.net, Jakarta - Yaqub bersama para Pelajar dan Mahasiswa dari Papua mendatangi Markas FPI Kota Malang guna meminta pengamanan. Yakub dan para pelajar Papua mengaku sudah sangat putus asa, khawatir atas keselamatan mereka, usai insiden bendera Merah Putih dibuang ke selokan di Surabaya yang berujung penangkapan 43 Mahasiswa Papua dan kemudian terjadi kerusuhan di Papua dan Papua Barat, Senin (19/8/2019).
Andre Aston Wali Laskar LPI Kota Malang dengan senang hati menerima Kedatangan mereka dan memberikan pengamanan.
Andre meminta para pelajar agar tetap bersekolah dan kuliah di kota Malang, dan FPI kota Malang siap melindungi mereka.
"Sesuai dengan instruksi Panglima Besar LPI (Ustadz Maman Suryadi), diketahui oleh Imam Besar (Habib Rizieq Shihab), kami melindungi orang-orang Papua yang ada di Malang, kami melindungi orang-orang Papua yang sedang belajar di kota Malang. Jadi kalau ada gangguan segala macam, tidak sempat lapor ke pihak (aparat), l…

KPK Akan Beberkan Korupsi Infrastruktur Rezim Jokowi Yang Rugikan Miliaran Rupiah

Ahad, 17 Maret 2019

Faktakini.com, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali mengusut kasus dugaan korupsi terkait proyek infrastruktur di era pemerintaan Jokowi - JK ini. Kali ini, proyek infrastruktur yang diduga dikorupsi berada di daerah.

“Penyidikan baru, korupsi infrastruktur di daerah,” ucap juru bicara KPK Febri Diansyah, Kamis (13/3).

Kendati demikian, Febri belum menjelaskan proyek infrastruktur di daerah mana yang diduga dikorupsi. Dia hanya menyebut proyek infrastruktur yang dimaksud yaitu jembatan.

Akibat korupsi ini, negara diduga mengalami kerugian puluhan miliar rupiah. “Diduga kerugian negara puluhan miliar,” tegas Febri.

Rencananya, informasi lebih jauh atau terkait perkembangan akan disampaikan dalam konferensi pers bersama pimpinan KPK. “Sore atau malam ini jika tidak ada kendala akan kami sampaikan perkembangan hasil penyelidikan melaui konferensi pers,” tuturnya.

Sebelumnya, KPK saat ini juga tengah menangani beberapa kasus dugaan korupsi terkait proy…

500 Banci Tumpah Ruah Di Stadion GBK Ikuti Kampanye Jokowi - Ma'ruf

Sabtu, 13 April 2019

Faktakini.com, Jakarta - 500 Banci tumpah ruah memadati Stadion Gelora Bung Karno (GBK), Senayan Jakarta untuk mengikuti kampanye paslon nomor urut 01 Jokowi - Ma'ruf, Sabtu (13/4/2019).

Mereka kaum banci alias waria yang antara lain tergabung dalam Komunitas Forum Komunikasi Waria se-Indonesia ini menyatakan dukungannya terhadap capres petahana itu.

Ketua Komunitas Forum Komunikasi Waria se-Indonesia, Yulianus Rettoblaut mengatakan ada sekitar 500 waria se-DKI Jakarta yang turut hadir dalam kegiatan kampanye terakhir Jokowi-Maruf ini.

Waria-waria ini mengklaim Jokowi kinerjanya saat menjadi presiden selama kurang lebih lima tahun terakhir sudah terbukti.

"Kami mendukung Pak Jokowi karena kinerjanya sudah terbukti dengan pelayanan dan pembangunan infrastrukturnya di seluruh Indonesia," kata Mami Yuli sapaan akrabnya kepada Suara.com di GBK, Sabtu (13/4/2019).

Dia berharap Jokowi-Maruf bisa menangkan Pilpres 2019 dan lebih memperhatikan hak asasi mer…