Langsung ke konten utama

Featured Post

(Video) Buya Yahya: Syah Hukumnya Sholat Pakai Masker Di Tengah Wabah Corona

Jum'at, 29 Mei 2020

Faktakini.net, Jakarta - Salah satu usaha mencegah penularan COVID-19 alias virus Corona yang berasal dari Wuhan, Cina adalah dengan cara menggunakan masker, khususnya bagi yang sedang terkena flu. Warga yang sedang sakit juga diminta agar tak salat ke masjid dulu agar tak menulari jamaah lainnya.

Namun tidak jarang, sebagian masyarakat ketika sedang kurang fit tetap pergi ke masjid dan melaksanakan salat.

Lalu bagaimana hukum memakai masker ketika shalat karena khawatir terkena virus, apakah boleh?

"Dalam Mazhab Imam Syafi'i, jidat harus nempel (saat Sholat), hidung khilaf dalam hal ini. Kebanyakan mengatakan hidung harus ditempelkan,” terang Buya Yahya dalam channel youtube Al Bahjah TV, Rabu (29/4/2020) saat menjawab pertanyaan syah kah Sholat dengan menggunakan masker.

Buya menjelaskan kalau masker di hidung boleh mengerjakan shalat dengan menggunakan masker.

Ia pun menambahkan karena yang harus nempel itu jidat.

“Tolong yang hal semacam ini kita …

Alhamdulillah, DPC FPI Tualang Beri Bantuan Rp 45 Juta Untuk Perantau Minang Di Wamena




Ahad, 13 Oktober 2019

Faktakini.net, Padang - Front Pembela Islam (FPI) Kecamatan Tualang, Kabupaten Siak, Provinsi Riau menyerahkan bantuan uang sebesar Rp 45 juta untuk perantau Minang yang menjadi korban tragedi Wamena dua pekan lalu. Bantuan ini diserahkan FPI Tualang melalui Pemerintah Provinsi Sumbar. Hari ini FPI Tualang menyerahkan bantuan ini melalui Wagub Sumbar Nasrul Abit.

"Kami salurkan bantuan ini melalui Pemda Provinsi Sumatera Barat supaya bantuan ini tepat sasaran," kata Ketua DPC FPI Kecamatan Tualang di Kantor Gubernur Sumbar di Padang, Rabu (9/10).

Ikhwan mengatakan FPI Tualang mulai menggalang dana sejak Senin (1/10) sampai Ahad (6/10). Mereka menggalang dana di perempatan jalan, di lampu merah, di sekolah-sekolah dan di masjid-masjid. Setelah terkumpul Rp 45 juta FPI Tualang sepakat menyalurkan bantuan ini melalui Pemprov Sumbar. Karena FPI Tualang kata Ikhwan tidak memiliki data pasti korban yang perlu dibantu. FPI Tualang melihat Pemda Sumbar sangat intens mengurus warga Minang di Wamena sehingga mereka yakin penyaluran lewat Pemprov Sumbar sangat tepat.

Ikhwan menjelaskan, FPI sebenarnya memiliki Hilal Merah Indonesia yang selalu membantu kemanusiaan setiap kali ada bencana. FPI cabang lain di Riau kata Ikhwan lebih banyak menyalurkan bantuan melalui Hilal Merah Indonesia yang sekarang berada di lokasi di Wamena dan Jayapura. Sementara FPI Tualang merasa cukup menyalurkan bantuan lewat Pemprov Sumbar.

Ikhwan berharap bantuan sebesar Rp 45 juta ini bisa tepat sasaran agar manfaatnya dirasakan langsung oleh perantau Minang di Wamena. Ikhwan mendapat laporan dari Wagub Sumbar Nasrul Abit bahwa sekarang bantuan diperioritaskan buat pemulihan ekonomi perantau Minang di Wamena dan kelanjutan sekolah anak-anak perantau Wamena.

"Makanya secara internal kami merasa lebih tepat bantuan ini kami serahkan ke Pemda Sumbar," ujar Ikhwan.

Foto: FPI Kecamatan Tualang, Kabupaten Siak, Riau serahkan bantuan Rp 45 juta untuk perantau Minang di Wamena melalui Pemprov Sumbar, Rabu (9/10).

Sumber: republika.co.id

Postingan populer dari blog ini

Para Mahasiswa Papua Datangi Markas Laskar FPI Kota Malang Minta Perlindungan

Rabu, 21 Agustus 2019
Faktakini.net, Jakarta - Yaqub bersama para Pelajar dan Mahasiswa dari Papua mendatangi Markas FPI Kota Malang guna meminta pengamanan. Yakub dan para pelajar Papua mengaku sudah sangat putus asa, khawatir atas keselamatan mereka, usai insiden bendera Merah Putih dibuang ke selokan di Surabaya yang berujung penangkapan 43 Mahasiswa Papua dan kemudian terjadi kerusuhan di Papua dan Papua Barat, Senin (19/8/2019).
Andre Aston Wali Laskar LPI Kota Malang dengan senang hati menerima Kedatangan mereka dan memberikan pengamanan.
Andre meminta para pelajar agar tetap bersekolah dan kuliah di kota Malang, dan FPI kota Malang siap melindungi mereka.
"Sesuai dengan instruksi Panglima Besar LPI (Ustadz Maman Suryadi), diketahui oleh Imam Besar (Habib Rizieq Shihab), kami melindungi orang-orang Papua yang ada di Malang, kami melindungi orang-orang Papua yang sedang belajar di kota Malang. Jadi kalau ada gangguan segala macam, tidak sempat lapor ke pihak (aparat), l…

Bukan Level Indonesia Lagi, Anies Resmi Masuk 20 Besar Tokoh Dunia!

Rabu, 24 Juli 2019

Faktakini.net, Jakarta - Sudah sejak lama masyarakat internasional mengagumi Gubernur DKI Anies Baswedan. Ketokohan dan kemimpinan Anies itu skalanya sudah bukan nasional atau Indonesia lagi, tapi sudah termasuk tokoh dunia.

Sejak tahun 2010, Anies telah terpilih sebagai satu dari 20 tokoh yang membawa perubahan dunia untuk 20 tahun mendatang oleh majalah Foresight yang terbit di Jepang akhir April 2010.

Dalam edisi khusus yang berjudul '20 Orang 20 Tahun', itu Foresight mengulas 20 tokoh yang diperkirakan bakal menjadi perhatian global karena mereka akan sangat berperan dalam perubahan dunia dua dekade mendatang.

Nama Anies yang saat itu masih menjadi Rektor Universitas Paramadina itu dicantumkan bersama 19 tokoh dunia lain seperti Perdana Menteri Rusia Vladimir Putin, Presiden Venezuela Hugo Chavez, Menlu Inggris David Miliband, anggota Parlemen dan Sekjen Indian National Congress India Rahul Gandhi, serta politisi muda Partai Republik dan anggota House o…

Kerap Hina Habib Rizieq Dan Anies, Saat Sakit Hingga Meninggal Anies Yang Mengurusnya

Senin, 13 April 2020

Faktakini.net

Hari ini saya harus ucapkan terimaa kasih kepada senior saya abangda Lukman Hakiem yang mantan anggota DPR dan penasihat ahli Wapres Hamzah Haz serta staf perdana menteri M Natsir... Beliau dengan lapang hati meminta bantuan langsung kepada Gubenur DKI Anies Baswedan atas segala kendala selama senior saya AE Priyono di rawat di rumah sakit, mulai dari pemintaan tes swab corona hingga pencarian rumah sakit, hingga proses pemakaman.

''Saya terima kasih kepada Anies Baswedan yang merespons WA saya dengan cepat soal perawatan kepada sahabat saya AE Priyono. Begitu saya WA dan telepon, langsung Anies mengerahkan tenaga medis ke AE Priyono.

Bahkan ketika saya kabari bila AE wafat, Anies langsung respons dengan mengatakan bantuan apalagi yang masih bisa dilakukan? Saya jawab dengan minta agar bantu soal pemakamannya. Anies jawab Okey. Di situ Saya terharu,'' katanya.

Mengapa terharu? Abangda Lukman mengatakan karena dia tahu AE Priyono seri…