Langsung ke konten utama

Featured Post

Persatuan Cendekiawan Internasional Kutuk Penangkapan Imam Masjid Al-Aqsha

Ahad, 31 Mei 2020

Faktakini.net, Jakarta - Sekretaris Jenderal Persatuan Cendekiawan Muslim Internasional (IUMS), Syekh Ali Muhyiddin Al-Qaradaghi, menegaskan penangkapan Imam dan Khatib Masjid Al-Aqsa Syekh Ikrima Sabri adalah intervensi terang-terangan pendudukan Israel terhadap pengelolaan tempat suci Islam.

Syekh Sabri ditangkap di rumahnya di Yerusalem Timur pada hari Jumat, ditahan selama berjam-jam, kemudian membebaskannya dan mendeportasinya dari Al-Aqsa selama sepekan .

“Kami mengimbau dunia Arab dan Islam dan semua organisasi internasional dan hak asasi manusia untuk menuntut penghentian praktik-praktik agresif ini,” ujar Al-Qaradaghi dikutip dari Anadolu, Ahad (31/5).

Ia menambahkan, “Ini adalah pelanggaran berat terhadap prinsip-prinsip hak asasi manusia dan gangguan mencolok dalam urusan tempat-tempat suci.”

IUMS mengutuk dan mencela tindakan terhadap Sheikh Sabri, dan menyerukan kepada negara-negara Arab dan Islam, PBB, dan organisasi hak asasi manusia untuk melindungi …

Umat Dukung Ketum FPI KH Shobri Lubis, Tagar #KamiBersamaASL Jadi Trending Di Twitter



Rabu, 11 September 2019

Faktakini.net, Jakarta - Umat Islam dan rakyat Indonesia semakin nyata saja mendukung perjuangan Front Pembela Islam (FPI) dan Ketua Umum DPP FPI KH Ahmad Shobri Lubis di dalam menegakkan amar ma'ruf nahi munkar.

Begitu mendengar Ketua Umum KH Shobri Lubis akan diperiksa karena dituding terlibat makar, sontak para netizen Muslim memberikan respons mendukung penuh Kyai Shobri.

Tagar "#KamiBersamaASL" (ASL = Ahmad Shobri Lubis) pun melesat jadi trending di Twitter.

Setelah sebelumnya beredar kabar bahwa hari Rabu, 11 September 2019, polisi akan memanggil Kyai Shobri dalam kasus dugaan upaya makar.

Tak hanya itu, tagar #KamiBersamaKetumFPI kemudian juga menyusul menjadi trending, menunjukkan spontanitas umat Islam dan netizen Muslim memberikan tagar dukungan karena tak rela Ketum FPI dijerat dengan tudingan makar.

Kyai Shobri akan diperiksa sebagai saksi dalam kasus yang dilaporkan Suriyanto, seorang pendukung Jokowi.

Laporan bernomor LP/B/0391/IV/2019/Bareskrim tanggal 19 April 2019.

Dalam surat laporan yang beredar di kalangan media disebut, perkara itu merupakan peristiwa yang terjadi di Jalan Kertanegara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan pada Rabu, 17 April 2019.

Padahal, pada tanggal tersebut Kyai Shobri tidak berada di Kertanegara.

Kuasa hukum KH Shobri Lubis, Ustadz Munarman kemudian mengatakan laporan tersebut error in persona.

"Saya selaku salah satu kuasa hukum KH Shabri Lubis menyatakan bahwa panggilan tersebut sepertinya error in persona," kata Ustadz Munarman kepada wartawan, Selasa (10/9/2019).

Ustadz Munarman mengungkapkan, pada 17 April, KH Shobri Lubis tidak berada di Kertanegara.

"Pasal yang dituduhkan adalah pasal Makar yang di dalam surat panggilan disebut terjadi di jalan Kertanegara pada tanggal 17 April 2019. KH Shabri Lubis tidak tahu menahu peristiwa makar apa yang terjadi di jalan Kertanegara pada tanggal 17 April 2019 tersebut, sebab beliau tidak berada di situ pada tanggal 17 April 2019," jelasnya.

KH Shobri Lubis, kata Ustadz Munarman, bingung terkait pemanggilan di Polda Metro Jaya. Saat ini KH Shobri sendiri juga sedang berdakwah syiar agama Islam berkeliling Indonesia.

"Jadi sampai saat ini, KH Shabri Lubis bingung dengan panggilan tersebut. Saat ini beliau sedang safari dakwah keliling Indonesia, sampai hari Jumat nanti," kata Ustadz Munarman.

Menarik disimak, apa kata warganet di Twitter yang menyuarakan tagar tersebut.

Pangeran MANGKU480 cah AYU dengan akun Twitter, @49TKGbagi2PAJAK menuliskan "#KamiBersamaASL. Azab dari TUHAN, utk mrk yg berhati BESI, tdk peduli pd imamMAHDI yg lemah ekonomi."

Kemudian, Noah Vossen dengan akun, @FelipeSwanstAU, menulis "Rezim panik, Rezim by Orders, Rezim Pathetic Moron. #KamiBersamaASL #KamiBersamaASL @Anggraini_4yu @AzzamIzzulhaq @ronavioleta @DSmillingEzra @KingPurw4"

Mendapat dukungan luas umat Islam, namun ternyata di Twitter ada pula segelintir pihak yang tidak mendukung Kyai Shobri, yaitu para pembenci FPI.

Para pembenci FPI ini walaupun secara real (di dunia nyata) jumlahnya sedikit, tetapi mereka memiliki pengaruh di media sosial karena disinyalir mempunyai pasukan akun-akun robot (akun palsu) yang cukup banyak.

Foto: KH Shobri Lubis dan Habib Rizieq Shihab

Sumber: viva.co.id dan lainnya



Postingan populer dari blog ini

Para Mahasiswa Papua Datangi Markas Laskar FPI Kota Malang Minta Perlindungan

Rabu, 21 Agustus 2019
Faktakini.net, Jakarta - Yaqub bersama para Pelajar dan Mahasiswa dari Papua mendatangi Markas FPI Kota Malang guna meminta pengamanan. Yakub dan para pelajar Papua mengaku sudah sangat putus asa, khawatir atas keselamatan mereka, usai insiden bendera Merah Putih dibuang ke selokan di Surabaya yang berujung penangkapan 43 Mahasiswa Papua dan kemudian terjadi kerusuhan di Papua dan Papua Barat, Senin (19/8/2019).
Andre Aston Wali Laskar LPI Kota Malang dengan senang hati menerima Kedatangan mereka dan memberikan pengamanan.
Andre meminta para pelajar agar tetap bersekolah dan kuliah di kota Malang, dan FPI kota Malang siap melindungi mereka.
"Sesuai dengan instruksi Panglima Besar LPI (Ustadz Maman Suryadi), diketahui oleh Imam Besar (Habib Rizieq Shihab), kami melindungi orang-orang Papua yang ada di Malang, kami melindungi orang-orang Papua yang sedang belajar di kota Malang. Jadi kalau ada gangguan segala macam, tidak sempat lapor ke pihak (aparat), l…

Bukan Level Indonesia Lagi, Anies Resmi Masuk 20 Besar Tokoh Dunia!

Rabu, 24 Juli 2019

Faktakini.net, Jakarta - Sudah sejak lama masyarakat internasional mengagumi Gubernur DKI Anies Baswedan. Ketokohan dan kemimpinan Anies itu skalanya sudah bukan nasional atau Indonesia lagi, tapi sudah termasuk tokoh dunia.

Sejak tahun 2010, Anies telah terpilih sebagai satu dari 20 tokoh yang membawa perubahan dunia untuk 20 tahun mendatang oleh majalah Foresight yang terbit di Jepang akhir April 2010.

Dalam edisi khusus yang berjudul '20 Orang 20 Tahun', itu Foresight mengulas 20 tokoh yang diperkirakan bakal menjadi perhatian global karena mereka akan sangat berperan dalam perubahan dunia dua dekade mendatang.

Nama Anies yang saat itu masih menjadi Rektor Universitas Paramadina itu dicantumkan bersama 19 tokoh dunia lain seperti Perdana Menteri Rusia Vladimir Putin, Presiden Venezuela Hugo Chavez, Menlu Inggris David Miliband, anggota Parlemen dan Sekjen Indian National Congress India Rahul Gandhi, serta politisi muda Partai Republik dan anggota House o…

Kerap Hina Habib Rizieq Dan Anies, Saat Sakit Hingga Meninggal Anies Yang Mengurusnya

Senin, 13 April 2020

Faktakini.net

Hari ini saya harus ucapkan terimaa kasih kepada senior saya abangda Lukman Hakiem yang mantan anggota DPR dan penasihat ahli Wapres Hamzah Haz serta staf perdana menteri M Natsir... Beliau dengan lapang hati meminta bantuan langsung kepada Gubenur DKI Anies Baswedan atas segala kendala selama senior saya AE Priyono di rawat di rumah sakit, mulai dari pemintaan tes swab corona hingga pencarian rumah sakit, hingga proses pemakaman.

''Saya terima kasih kepada Anies Baswedan yang merespons WA saya dengan cepat soal perawatan kepada sahabat saya AE Priyono. Begitu saya WA dan telepon, langsung Anies mengerahkan tenaga medis ke AE Priyono.

Bahkan ketika saya kabari bila AE wafat, Anies langsung respons dengan mengatakan bantuan apalagi yang masih bisa dilakukan? Saya jawab dengan minta agar bantu soal pemakamannya. Anies jawab Okey. Di situ Saya terharu,'' katanya.

Mengapa terharu? Abangda Lukman mengatakan karena dia tahu AE Priyono seri…