Langsung ke konten utama

Featured Post

Sinergi Peduli Asap Palembang, Jambi Dan Riau

Kamis, 17 Oktober 2019
Faktakini.net
Bang Akmal
ALHAMDULILLAH MENUJU PALEMBANG, JAMBI, RIAU
Barakallah Sahabat2 atas support dan dukungan nya. 
Bang Akmal dan Team Menuju Palembang, Jambi, Riau Dengan Mobil Ambulans Membawa Bantuan dan Support dari Kawan2 Lintas Komunitas dan Jamaah. 
Mohon Doanya Agar Perjalanan Pergi dan Pulang Dalam kondisi Sehat Wal Afiat serta Bantuan Dapat Diterima Dilokasi Karhutla. Barakallah Fiikum.
Untuk Turut Support Perlengkapan dan Bantuan Di Lokasi Hubungi : Bang Akmal - 0815 745 74747
Untuk Update dan Perkembangan Bisa Di Pantau dari Status dan Info dr Bang Akmal. Syukron atas Perhatian dan Kontribusinya.
*#sinergi #energi #komunitas #peduli #peduliasap #tanggapbencana #bencanaalam #riau #pekanbaru #jambi #palembang #solidaritas #tolongmenolong #kisspigogreen #syiarislam #gum #salamsantun #emak2mujahidah #muslimahbelaislam #komunitaslantaiatas #bangakmal




Rusuh Di Wamena Papua, Massa Bakar Kantor Bupati Dan Perkantoran Lainnya


Senin, 22 September 2019

Faktakini.net, Jakarta - Unjuk rasa ribuan massa terdiri dari pelajar SMA, mahasiswa dan elemen masyarakat lainnya di Kota Wamena, Papua berujung kerusuhan, Senin (23/9/2019). Massa gabungan membakar sejumlah perkantoran di Kota Wamena.

Perkantoran yang dibakar diantaranya Kantor Bupati Wamena, Kantor Bapeda, Kantor BPS, Kantor KUA dan sejumlah kantor di tengah Kota Wamena. Massa yang beringas juga merusak dan membakar sejumlah toko yang ada di Kota Wamena.

Unjuk rasa anarkistis ini dipicu isu ada salah satu guru SMA PGRI pada Sabtu kemarin 22 September 2019 melontarkan kata-kata rasis kepada salah satu murid asli Papua.

Akibatnya ribuan massa mulai berkumpul di Kota Wamena dan melakukan unjuk rasa yang berujung anarkistis.

Sampai saat ini aparat keamanan terdiri dari Polres Wamena dan Kodim masih bersiaga di tengah kota.

Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih Letkol CPL Eko Daryanto saat dihubungi SINDOnews membenarkan adanya aksi unjuk rasa yang berujung anarkistis.

"Saat ini aparat jajaran Kodam Cenderawasih masih memantau perkembangan yang ada di lapangan. Nanti kalau infonya sudah lengkap akan disampaikan," kata Kapendam saat dihubungi SINDOnews via ponselnya.

...

Dan di media sosial juga beredar luas laporan kejadiannya

Selamat pagi Mohon ijin melaporkan perkembangan sementara di wamena sbb :

Laporan awal

1. Ijin melaporkan pada hari Senin tanggal 23 september 2019 pukul 07.25 wib bertempat di jalan Yos Sudarso distrik Kabupaten Jayawijaya Telah dilakukan penyerangan oleh anak  sekolah SMA PGRI jalan Bhayangkara kota Wamena bergabung dgn masyarakat dgn Jumlah total sekitar 200 orang.
Mrk menuju ke sekolah yayasan pendidikan Islam YAPIS Kota Wamena Kabupaten Jayawijaya Wamena dan saat ini terus bergerak dlm bentuk kelompok dan meluas kedalam kota Wamena. .

a. Sejauh ini pergerakan masa terpecah menjadi beberapa bagian sbb :
 1) kantor bupati sekitar 500 an
2) masaa yg masih bergerak sekitar 200 an ( saat ini masih berada di sekitaran bank Papua, )
3) saat sebagian masa tsb bergerak, mrk sempat membakar roko di sekitar super market yudha ( jln sapi darwi) ( peristiwa pukul 09.00 wit)

Adapun Titik kumpul massa sbb :

1. Jumlah 150 massa berkumpul di perempatan homhom.
2. Jumlah 100 orang berkumpul di jalan raya Sudirman.
3. Jumlah 100 orang berkumpul dijalan

2 Pukul 10.15 wit di kantor bupati Jln Yos Sodarso seluruh  masy yang sudah berkumpul  di depan kantor bupati sudah mulai anarkis dan melempari kantor bupati dengan batu. ( perkiraan 500 org)

3. Dari pemantauan di lapangan seluruh aktifitas pertokoan dan sekolah termasuk kantor pemerintah dan swasta lumpuh dan masy berkumpul di kantor polres, kantor kodim dan koramil

4. Pada pukul 10.27 wit , terjadi pembakaran kembali kantor otomomi daerah, jln yos sudarso.

Perkembangan dilaporakan , Ump 🙏🏼

Foto: Unjuk rasa ribuan massa terdiri dari pelajar SMA, mahasiswa dan elemen masyarakat lainnya di Kota Wamena, Papua berujung kerusuhan dan pembakaran, Senin (23/9/2019).

Sumber: sindonews.com

Komentar

  1. Izin ya admin..:)
    Main dan Menangkan permainan bersama kami di ARENADOMINO 8 permainan poker online tanpa robot silahkan main dan buktikan sendiri jika kesulitan bisa
    dibantu dalam pendaftaran silahkan langsung bergabung untuk info lebih jelas WA +855 96 4967353

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Para Mahasiswa Papua Datangi Markas Laskar FPI Kota Malang Minta Perlindungan

Rabu, 21 Agustus 2019
Faktakini.net, Jakarta - Yaqub bersama para Pelajar dan Mahasiswa dari Papua mendatangi Markas FPI Kota Malang guna meminta pengamanan. Yakub dan para pelajar Papua mengaku sudah sangat putus asa, khawatir atas keselamatan mereka, usai insiden bendera Merah Putih dibuang ke selokan di Surabaya yang berujung penangkapan 43 Mahasiswa Papua dan kemudian terjadi kerusuhan di Papua dan Papua Barat, Senin (19/8/2019).
Andre Aston Wali Laskar LPI Kota Malang dengan senang hati menerima Kedatangan mereka dan memberikan pengamanan.
Andre meminta para pelajar agar tetap bersekolah dan kuliah di kota Malang, dan FPI kota Malang siap melindungi mereka.
"Sesuai dengan instruksi Panglima Besar LPI (Ustadz Maman Suryadi), diketahui oleh Imam Besar (Habib Rizieq Shihab), kami melindungi orang-orang Papua yang ada di Malang, kami melindungi orang-orang Papua yang sedang belajar di kota Malang. Jadi kalau ada gangguan segala macam, tidak sempat lapor ke pihak (aparat), l…

KPK Akan Beberkan Korupsi Infrastruktur Rezim Jokowi Yang Rugikan Miliaran Rupiah

Ahad, 17 Maret 2019

Faktakini.com, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali mengusut kasus dugaan korupsi terkait proyek infrastruktur di era pemerintaan Jokowi - JK ini. Kali ini, proyek infrastruktur yang diduga dikorupsi berada di daerah.

“Penyidikan baru, korupsi infrastruktur di daerah,” ucap juru bicara KPK Febri Diansyah, Kamis (13/3).

Kendati demikian, Febri belum menjelaskan proyek infrastruktur di daerah mana yang diduga dikorupsi. Dia hanya menyebut proyek infrastruktur yang dimaksud yaitu jembatan.

Akibat korupsi ini, negara diduga mengalami kerugian puluhan miliar rupiah. “Diduga kerugian negara puluhan miliar,” tegas Febri.

Rencananya, informasi lebih jauh atau terkait perkembangan akan disampaikan dalam konferensi pers bersama pimpinan KPK. “Sore atau malam ini jika tidak ada kendala akan kami sampaikan perkembangan hasil penyelidikan melaui konferensi pers,” tuturnya.

Sebelumnya, KPK saat ini juga tengah menangani beberapa kasus dugaan korupsi terkait proy…

500 Banci Tumpah Ruah Di Stadion GBK Ikuti Kampanye Jokowi - Ma'ruf

Sabtu, 13 April 2019

Faktakini.com, Jakarta - 500 Banci tumpah ruah memadati Stadion Gelora Bung Karno (GBK), Senayan Jakarta untuk mengikuti kampanye paslon nomor urut 01 Jokowi - Ma'ruf, Sabtu (13/4/2019).

Mereka kaum banci alias waria yang antara lain tergabung dalam Komunitas Forum Komunikasi Waria se-Indonesia ini menyatakan dukungannya terhadap capres petahana itu.

Ketua Komunitas Forum Komunikasi Waria se-Indonesia, Yulianus Rettoblaut mengatakan ada sekitar 500 waria se-DKI Jakarta yang turut hadir dalam kegiatan kampanye terakhir Jokowi-Maruf ini.

Waria-waria ini mengklaim Jokowi kinerjanya saat menjadi presiden selama kurang lebih lima tahun terakhir sudah terbukti.

"Kami mendukung Pak Jokowi karena kinerjanya sudah terbukti dengan pelayanan dan pembangunan infrastrukturnya di seluruh Indonesia," kata Mami Yuli sapaan akrabnya kepada Suara.com di GBK, Sabtu (13/4/2019).

Dia berharap Jokowi-Maruf bisa menangkan Pilpres 2019 dan lebih memperhatikan hak asasi mer…