Langsung ke konten utama

Featured Post

Sinergi Peduli Asap Palembang, Jambi Dan Riau

Kamis, 17 Oktober 2019
Faktakini.net
Bang Akmal
ALHAMDULILLAH MENUJU PALEMBANG, JAMBI, RIAU
Barakallah Sahabat2 atas support dan dukungan nya. 
Bang Akmal dan Team Menuju Palembang, Jambi, Riau Dengan Mobil Ambulans Membawa Bantuan dan Support dari Kawan2 Lintas Komunitas dan Jamaah. 
Mohon Doanya Agar Perjalanan Pergi dan Pulang Dalam kondisi Sehat Wal Afiat serta Bantuan Dapat Diterima Dilokasi Karhutla. Barakallah Fiikum.
Untuk Turut Support Perlengkapan dan Bantuan Di Lokasi Hubungi : Bang Akmal - 0815 745 74747
Untuk Update dan Perkembangan Bisa Di Pantau dari Status dan Info dr Bang Akmal. Syukron atas Perhatian dan Kontribusinya.
*#sinergi #energi #komunitas #peduli #peduliasap #tanggapbencana #bencanaalam #riau #pekanbaru #jambi #palembang #solidaritas #tolongmenolong #kisspigogreen #syiarislam #gum #salamsantun #emak2mujahidah #muslimahbelaislam #komunitaslantaiatas #bangakmal




Masya Allah, Beginilah Suasana Pasar Tarim Di Hadramaut


Selasa, 10 September 2019

Faktakini.net

"Suasana Pasar Tarim"

Pasar merupakan sebuah tempat yang sangat penting dan selalu di kunjungi karena di dalamnya terdapat barang-barang untuk kebutuhan hidup kita sehari hari.

Pasar kota Tarim sangat lain suasananya dari pasar-pasar yang ada di dalamnya tidak ada ikhtilat; campurnya laki-laki dan perempuan. Karena di Tarim orang laki-lakilah yang pergi ke pasar untuk memenuhi kebutuhan dapur.

Coba Bayangkan jika kaum laki-laki yang pergi ke pasar untuk memenuhi kebutuhan dapur pastilah pasar kota Tarim sangat beruntung karena di datangi para wali dan ahli ilmu. Dimana saja mereka ada maka tempat itu akan menjadi indah dan menjadi tempat yang harum dengan semerbak wewangian yang terpancar dari cahaya ilmu.

قَوْمٌ كِرَامُ السّجَايَا حَيثُمَا جَلَسُوا يَبْقَى الْمَكانُ على آثارِهِم عَطِرَا

Mereka adalah sekelompok kaum yang dipenuhi perangai yang mulia di mana saja mereka menginjakkan kaki maka akan membekas dari tempat pinjakan tersebut wewangian ilmu yang harum yang membuat hati sejuk dan tentram bagi para penciumnya.

Inilah salah satu yang membuat beda pasar kota Tarim dengan pasar-pasar lainnya.

Di sebutkan bahwa Sayyidina Al-imam Faqihil Muqaddam selalu pergi ke pasar untuk membeli ikan yang akan di masak oleh Hababah Zaenab. Begitu juga para habaib yang lain, selalu pergi ke pasar untuk memenuhi kebutuhan keluarga juga memberikan ilmu mereka di pasar.

Diantaranya juga adalah al-Habib Abdullah Ba’alawi, sebagian lahan di pasar Tarim sampai terkenal dengan sebutan سوق عبد الله باعلوي “pasar Abdullah Ba’alawi” sebab beliau banyak mewaqofkan barang-barang yang sangat bermanfaat bagi para pedagang di pasar di antaranya timbangan besar dari besi dan lain-lainnya.

Di pasar Ba’alawi juga ada sebuah keajaiban yaitu siapa yang masuk pasar Ba’alawi maka akan selamat dari sengatan binatang yang ada di lokasi tersebut padahal tak jarang di jumpai kalajengking dan binatang-binatang yang menyengat lainnya tapi berkat karomah al-Habib Abdullah Ba’alawi mereka merasa aman dan bisa bersahabat dengan binatang yang menyengat tersebut.

Kehadiran sholihin di pasar memberikan kemanfaatan serta keajaiban yang sangat menakjubkan, sehingga pasar kota Tarim bagaikan pesantren yang di dalamnya penuh dengan ilmu. Di pasar kota Tarim sunnah-sunnah jual beli sangat di tegakkan, ini berkat para sholihin yang selalu menebar ilmu di dalam nya.

Alhabib Abdul Qodir Jailani al-Masyhur, beliau sering pergi ke pasar untuk membuka majlis ilmu di pasar karena di pasar tersebut banyak orang-orang gunung yang turun untuk menjual barang milik mereka, memanfaatkan kesempatan ini beliau al-Habib Jaelani al-Masyhur membuka pelajaran kitab al-Minhaj karangan Iman Nawawi.

(Masya Allah.. Di pondok-pondok saja jarang di kaji kitab sebesar Minhaj kecuali jika sudah tahunan mondok. Ini pasar Tarim mengkaji kitab Minhaj ). Tak jarang masyarakat kota Tarim berbondong-bondong berangkat ke pasar hanya ingin hadir majlis ilmu yang ada di pasar.

Keadaan yang begitu istimewa inilah yang membuat terlahirnya para wali, yang mana al-Habib Hasan bin Abdullah as-Syatiri mengatakan : “Sampai sekarang masih ada di pasar kota Tarem 200 wali”. Jika di pasarnya ada 200 wali lalu bagaimana di dalam masjid masjidnya.??!!

Padahal di sebutkan dalam hadist, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

أحب البلاد إلى الله مساجدها و أبغض البلاد إلى الله أسواقها

“Tempat yang paling dicintai Allah adalah masjid-masjidnya dan yang paling dibenci Allah adalah pasar-pasarnya.” (HR. Muslim no. 671 dari Abu Hurairah)

Dalam hadits lain beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

خير البقاع المساجد و شر البقاع الأسواق

“Sebaik-baik tempat adalah masjid, dan seburuk-buruk tempat adalah pasar.” (HR. At-Thabarani dan al-Hakim.

Keimanan mereka merubah pasar menjadi sebuah tempat untuk menambah ilmu dan menambah pahala serta mengangkat derajat mereka.

Mereka adalah orang-orang yang di puji oleh Allah Swt dalam al-Qur’an

رِجَالٌ لا تُلْهِيهِمْ تِجَارَةٌ وَلا بَيْعٌ عَنْ ذِكْرِ اللَّهِ وَإِقَامِ الصَّلاةِ وَإِيتَاءِ الزَّكَاةِ يَخَافُونَ يَوْمًا تَتَقَلَّبُ فِيهِ الْقُلُوبُ وَالأبْصَارُ، لِيَجْزِيَهُمُ اللَّهُ أَحْسَنَ مَا عَمِلُوا وَيَزِيدَهُمْ مِنْ فَضْلِهِ وَاللَّهُ يَرْزُقُ مَنْ يَشَاءُ بِغَيْرِ حِسَابٍ

“Laki-laki yang tidak dilalaikan oleh perniagaan dan tidak (pula) oleh jual beli dari mengingat Allah, mendirikan shalat, dan membayarkan zakat. Mereka takut pada suatu hari yang (di hari itu) hati dan penglihatan menjadi goncang. (Mereka mengerjakan yang demikian itu) supaya Allah memberi balasan kepada mereka (dengan balasan) yang lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan, dan supaya Allah menambah karunia-Nya kepada mereka. Dan Allah memberi rezeki kepada siapa yang dikehendaki-Nya tanpa batas” (QS an-Nuur:37-38)

Keadaan pasar kota Tarem tersebut sama seperti pekataan Imam Ali bin Abi Tholib..

سُوقُ المُسلِمِين كَمُصَلَّى المُسلِمِين ،

Pasarnya orang muslim itu laksana tepat ibadah karena di dalamnya adalah tempat turunya rahmat.

Selain kumpulan ilmu juga di pasar kota Tarim bagaikan masjid yang selalu makmur dengan lantunan ayat-ayat al-Qur’an, mereka para pedagang di kota Tarim jika pembeli tak kunjung datang mereka manfaatkan untuk mengaji al-Qur’an,

Alhabib Ali Masyhur ( kakak dari Habib Umar bin Hafidz ): “Aku masih mendapati pasar kota Tarem jika tidak ada pembeli mereka menanti dengan membaca al-Qur’an.”

Ada juga yang saling bermusyawaroh ilmu fiqih, ketika pembeli tiba mereka tutup kitab mereka sejenak kemudian mereka lanjutkan lagi.

Lantunan dzikir selalu terdengar di pasar kota Tarim, sebagian para habib datang ke pasar hanya ingin mengamalkan sunnah dari doa masuk pasar karena pahala yang Allah Swt janjikan sehingga mereka masuk pasar dan mengangkat suara seraya berkata :

لاَ إِلَـهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ يُحْيِيْ وَيُمِيْتُ وَهُوَ حَيٌّ لاَ يَمُوْتُ، بِيَدِهِ الْخَيْرُ، وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرُ.

“Laa ilaaha illalloohu wahdahu laa syariika lahu, lahulmulku walahulhamdu, yuhyii wa yumiitu wa huwa hayyun laa yamuutu, biyadihil khoiir, wa huwa ‘ala kulli syai’in qodiir.”

Siapa orang yang membacanya, Allah mencatat untuknya satu juta kebaikan, menghapus darinya satu juta keburukan dan meninggikan untuknya satu juta derajat.” (HR. At-Tirmidzi 5/291, Al-Hakim 1/538 dan Ibnu Majah 2235.

Arti doa tersebut:
(Tidak ada Tuhan yang berhak disembah selain Allah, Yang Maha Esa, tiada sekutu bagi-Nya. Bagi-Nya kerajaan, bag-iNya segala pujian. Dia-lah Yang Menghidupkan dan Yang Mematikan. Dia-lah Yang Hidup, tidak akan mati. Di tangan-Nya semua kebaikan. Dan Dia-lah Yang Mahakuasa atas segala sesuatu.)

Setelah membaca doa ini 3X kemudian mereka kembali pulang…

Pernah al-Habib Abdullah bin Husen bin Thohir ketika beliau masih kecil ketika melihat di pasar ada orang jual daging onta yang mana jika ada penjual daging mereka memotongnya di pasar agar dagingnya segar sehingga laku keras, mendengar ada orang penjual daging onta yang akan menyembelih ontanya maka al-Habib Husen bin Thohir yang pada saat itu masih sangat kecil, sangat ingin tau penyembelihan onta sehingga ia berangkat kepasar dengan diam-diam tanpa sepengetahuan sang bibi. Ketika sampai di pasar banyak sekali kerumunan orang yang menyaksikan penyembelihan itu karena sangat jarang ada, al-Habib Husein bin Thohir kecil menyusup dan menorobos masuk ke depan untuk melihat lebih jelas, sesampainya di depan iapun duduk dengan manis dan melihat orang yang mulai memotong daging onta tersebut. Ketika tukang sembelih onta itu melihat al-Habib Husein kecil, terlintas di benak sang penyembelih, tak pantas anak orang terhormat dan keluarga ahli ilmu berkeliaran di pasar… Maka sang pemotong onta mengambil sedikit daging dan membungkusnya kemudian menghampiri al-Habib Abdullah bin Husein bin Thohir, dan berkata : “Berikan ini pada bibimu…!”

Dengan sangat gembira sang anak lari kembali dan memberikan bingkisan daging pada sang bibi, melihat bungkusan itu sang bibi berkata : ” Terimakasih wahai tukang potong daging.. ini adalah bukti bahwa kau telah keluar batas rumah dan pergi ke pasar tanpa izin, ini bukanlah daging tapi ini adalah surat bahwa kau ke pasar.” Maka sang bibi memberikan pelajaran pada sang bocah…

Orang pasar pun ikut mendidik anak-anak dan generasi muda…

Mudah-mudahan kita bisa ziaroh ke kota Tarim, serta menginjakkan kaki kita di kota para wali..Aamiin

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Para Mahasiswa Papua Datangi Markas Laskar FPI Kota Malang Minta Perlindungan

Rabu, 21 Agustus 2019
Faktakini.net, Jakarta - Yaqub bersama para Pelajar dan Mahasiswa dari Papua mendatangi Markas FPI Kota Malang guna meminta pengamanan. Yakub dan para pelajar Papua mengaku sudah sangat putus asa, khawatir atas keselamatan mereka, usai insiden bendera Merah Putih dibuang ke selokan di Surabaya yang berujung penangkapan 43 Mahasiswa Papua dan kemudian terjadi kerusuhan di Papua dan Papua Barat, Senin (19/8/2019).
Andre Aston Wali Laskar LPI Kota Malang dengan senang hati menerima Kedatangan mereka dan memberikan pengamanan.
Andre meminta para pelajar agar tetap bersekolah dan kuliah di kota Malang, dan FPI kota Malang siap melindungi mereka.
"Sesuai dengan instruksi Panglima Besar LPI (Ustadz Maman Suryadi), diketahui oleh Imam Besar (Habib Rizieq Shihab), kami melindungi orang-orang Papua yang ada di Malang, kami melindungi orang-orang Papua yang sedang belajar di kota Malang. Jadi kalau ada gangguan segala macam, tidak sempat lapor ke pihak (aparat), l…

KPK Akan Beberkan Korupsi Infrastruktur Rezim Jokowi Yang Rugikan Miliaran Rupiah

Ahad, 17 Maret 2019

Faktakini.com, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali mengusut kasus dugaan korupsi terkait proyek infrastruktur di era pemerintaan Jokowi - JK ini. Kali ini, proyek infrastruktur yang diduga dikorupsi berada di daerah.

“Penyidikan baru, korupsi infrastruktur di daerah,” ucap juru bicara KPK Febri Diansyah, Kamis (13/3).

Kendati demikian, Febri belum menjelaskan proyek infrastruktur di daerah mana yang diduga dikorupsi. Dia hanya menyebut proyek infrastruktur yang dimaksud yaitu jembatan.

Akibat korupsi ini, negara diduga mengalami kerugian puluhan miliar rupiah. “Diduga kerugian negara puluhan miliar,” tegas Febri.

Rencananya, informasi lebih jauh atau terkait perkembangan akan disampaikan dalam konferensi pers bersama pimpinan KPK. “Sore atau malam ini jika tidak ada kendala akan kami sampaikan perkembangan hasil penyelidikan melaui konferensi pers,” tuturnya.

Sebelumnya, KPK saat ini juga tengah menangani beberapa kasus dugaan korupsi terkait proy…

500 Banci Tumpah Ruah Di Stadion GBK Ikuti Kampanye Jokowi - Ma'ruf

Sabtu, 13 April 2019

Faktakini.com, Jakarta - 500 Banci tumpah ruah memadati Stadion Gelora Bung Karno (GBK), Senayan Jakarta untuk mengikuti kampanye paslon nomor urut 01 Jokowi - Ma'ruf, Sabtu (13/4/2019).

Mereka kaum banci alias waria yang antara lain tergabung dalam Komunitas Forum Komunikasi Waria se-Indonesia ini menyatakan dukungannya terhadap capres petahana itu.

Ketua Komunitas Forum Komunikasi Waria se-Indonesia, Yulianus Rettoblaut mengatakan ada sekitar 500 waria se-DKI Jakarta yang turut hadir dalam kegiatan kampanye terakhir Jokowi-Maruf ini.

Waria-waria ini mengklaim Jokowi kinerjanya saat menjadi presiden selama kurang lebih lima tahun terakhir sudah terbukti.

"Kami mendukung Pak Jokowi karena kinerjanya sudah terbukti dengan pelayanan dan pembangunan infrastrukturnya di seluruh Indonesia," kata Mami Yuli sapaan akrabnya kepada Suara.com di GBK, Sabtu (13/4/2019).

Dia berharap Jokowi-Maruf bisa menangkan Pilpres 2019 dan lebih memperhatikan hak asasi mer…