Langsung ke konten utama

Featured Post

Berkah, Sholat Ied Bersama FPI Kaltim Dan FPI Samarinda

Senin, 25 Mei 2020

Faktakini.net, Jakarta - Markas Daerah Front Pembela Islam Kalimantan TimurJl. Gerilya, kel. Sungai Pinang, Gang. FPI, Samarinda menggelar Sholat Iedul Fitri 1 Syawal 1441 Hijriah bertepatan pada Ahad 24 Mei 2020.

Dihadiri oleh anggota FPI dan Masyarakat sekitar tak kurang lebih 60 orang ikut melaksanakan sholat ied berjamaah.

Bertindak selaku Bilal / muadzin Ustadz Agus Wijaya (Sekda FPI Kaltim), Khatib Ustadz Yamin (Front Santri Kaltim) dan Imam Solat Ide oleh Ustadz Fahri (Ketua FSI Kaltim).

Suasana terasa khidmat dan penuh kebahagiaan serta kekeluargaan dirasakan oleh para jamaah sholat Ied fitri selanjutnya mendengarkan kutbah yang disampaikan oleh Ustadz Yamin (anggota FSI Kaltim) dengan penyampaian isi kutbah yang senantiasa mengingatkan dan mengajak jamaah sholat untuk selalu menjaga persatuan dan kesatuan umat, berbangsa dan bernegara serta pentingnya silaturahmi antara umat islam.

Sumber: Fajrianur (Pangda LPI Kaltim), Kontributor LIF kalimantan Timur (B…

Ketua HRS Center: RUU P - KS Mengabaikan Norma Masyarakat Dan Hukum Islam Yang Berlaku



Kamis, 12 September 2019

Faktakini.net, Jakarta - Ketua Umum HRS Center, Dr. Abdul Chair Ramadhan SH mengatakan bahwa salah satu alasan ditolaknya Rancangan Undang-undang P-KS (Penghapusan Kekerasan Seksual) adalah karena bertentangan dengan nilai Islam dan norma yang berlaku di masyarakat.

“Undang-undang ini mengabaikan norma masyarakat dan hukum Islam yang berlaku,” ujar Abdul Chair dalam Diskusi Publik RUU P-KS di Hotel Gren Alia Cikini, Jakarta Selatan, Kamis (12/09/2019).

Chair menyebutkan salah satu pasal sebagai contoh, yaitu pasal di mana seorang wanita yang menikah, membuat wali nasab nikahnya dihukum karena calon suaminya tidak sesuai dengan keinginan si wanita.

“Padahal orang tuanya lah yang tau tentang wanita itu. Bukankah dalam Islam orang tua harus mencarikan pasangan untuk anaknya,” ujar Abdul Chair.

Selain itu, dalam adat yang berlaku di masyarakat, jika ada seorang laki-laki dan perempuan diketahui melakukan hubungan badan tanpa ikatan pernikahan, maka hukuman yang berlaku biasanya diarak di masyarakat.

Dalam adat lain, ujar Chair, pasangan di luar nikah itu akan dinikahkan untuk kemudian tidak boleh langsung tinggal satu rumah. Melainkan menunggu terlebih dahulu anak lahir dari hubungan diluar nikah itu, baru pasangannya kembali dinikahkan.

“Pernikahan kedua ini yang sah di masyarakat,” jelasnya.

Namun, adat itu tidak diakomodir oleh RUU P-KS. Karena ada pasal yang seolah membolehkan pasangan melakukan hubungan badan di luar nikah asalkan tidak ada paksaan di dalamnya.

Foto: Suasana diskusi

Sumber: kiblat.net

Postingan populer dari blog ini

Para Mahasiswa Papua Datangi Markas Laskar FPI Kota Malang Minta Perlindungan

Rabu, 21 Agustus 2019
Faktakini.net, Jakarta - Yaqub bersama para Pelajar dan Mahasiswa dari Papua mendatangi Markas FPI Kota Malang guna meminta pengamanan. Yakub dan para pelajar Papua mengaku sudah sangat putus asa, khawatir atas keselamatan mereka, usai insiden bendera Merah Putih dibuang ke selokan di Surabaya yang berujung penangkapan 43 Mahasiswa Papua dan kemudian terjadi kerusuhan di Papua dan Papua Barat, Senin (19/8/2019).
Andre Aston Wali Laskar LPI Kota Malang dengan senang hati menerima Kedatangan mereka dan memberikan pengamanan.
Andre meminta para pelajar agar tetap bersekolah dan kuliah di kota Malang, dan FPI kota Malang siap melindungi mereka.
"Sesuai dengan instruksi Panglima Besar LPI (Ustadz Maman Suryadi), diketahui oleh Imam Besar (Habib Rizieq Shihab), kami melindungi orang-orang Papua yang ada di Malang, kami melindungi orang-orang Papua yang sedang belajar di kota Malang. Jadi kalau ada gangguan segala macam, tidak sempat lapor ke pihak (aparat), l…

Bukan Level Indonesia Lagi, Anies Resmi Masuk 20 Besar Tokoh Dunia!

Rabu, 24 Juli 2019

Faktakini.net, Jakarta - Sudah sejak lama masyarakat internasional mengagumi Gubernur DKI Anies Baswedan. Ketokohan dan kemimpinan Anies itu skalanya sudah bukan nasional atau Indonesia lagi, tapi sudah termasuk tokoh dunia.

Sejak tahun 2010, Anies telah terpilih sebagai satu dari 20 tokoh yang membawa perubahan dunia untuk 20 tahun mendatang oleh majalah Foresight yang terbit di Jepang akhir April 2010.

Dalam edisi khusus yang berjudul '20 Orang 20 Tahun', itu Foresight mengulas 20 tokoh yang diperkirakan bakal menjadi perhatian global karena mereka akan sangat berperan dalam perubahan dunia dua dekade mendatang.

Nama Anies yang saat itu masih menjadi Rektor Universitas Paramadina itu dicantumkan bersama 19 tokoh dunia lain seperti Perdana Menteri Rusia Vladimir Putin, Presiden Venezuela Hugo Chavez, Menlu Inggris David Miliband, anggota Parlemen dan Sekjen Indian National Congress India Rahul Gandhi, serta politisi muda Partai Republik dan anggota House o…

Kerap Hina Habib Rizieq Dan Anies, Saat Sakit Hingga Meninggal Anies Yang Mengurusnya

Senin, 13 April 2020

Faktakini.net

Hari ini saya harus ucapkan terimaa kasih kepada senior saya abangda Lukman Hakiem yang mantan anggota DPR dan penasihat ahli Wapres Hamzah Haz serta staf perdana menteri M Natsir... Beliau dengan lapang hati meminta bantuan langsung kepada Gubenur DKI Anies Baswedan atas segala kendala selama senior saya AE Priyono di rawat di rumah sakit, mulai dari pemintaan tes swab corona hingga pencarian rumah sakit, hingga proses pemakaman.

''Saya terima kasih kepada Anies Baswedan yang merespons WA saya dengan cepat soal perawatan kepada sahabat saya AE Priyono. Begitu saya WA dan telepon, langsung Anies mengerahkan tenaga medis ke AE Priyono.

Bahkan ketika saya kabari bila AE wafat, Anies langsung respons dengan mengatakan bantuan apalagi yang masih bisa dilakukan? Saya jawab dengan minta agar bantu soal pemakamannya. Anies jawab Okey. Di situ Saya terharu,'' katanya.

Mengapa terharu? Abangda Lukman mengatakan karena dia tahu AE Priyono seri…