Langsung ke konten utama

Featured Post

Safari Ziarah Kubur FPI Gresik Dan Sayap Juang Berlangsung Lancar Dan Berkah

Jum'at, 13 Desember 2019

Faktakini.net, Jakarta - Setiap hari Kamis Malam Jumat, biasanya DPW FSI Gresik yang diketuai oleh al Habib Musthofa Assegaf melakukan rutinan pembacaan Ratibul Haddad dan Kajian Ilmu Fiqih serta pembacaan Buku Buku yang ditulis oleh Imam Besar al Habib Muhammad Rizieq bin Husein Syihab.

Kali ini Jajaran Pengurus FPI beserta Sayap Juang dan Laskar FPI Gresik justru melakukan Safari Ziarah Kubur dalam kota dibeberapa Makam Waliyullah di Kota Gresik, yaitu Makam Maulana Malik Ibrahim (Wali Songo), al Qutb al Habib Abubakar Assegaf (Wali Kutub), al Habib Husein bin Abdullah Assegaf, Sunan Giri Assyaikh Sayyid raden Ainul Yaqin (Wali Songo), dan Sunan Prapen, Kamis (12/12/2019).

Pelaksanaan safari Ziarah Kubur dalam Kota ini dibuka langsung oleh al Habib Abdullah Assegaf (Ketua Tanfidz DPW FPI Gresik) dan al Habib Muhammad al Habsyie (pengurus Majlis Maulid Nurul Musthofa) dengan pembacaan Tahlil, Dzikir dan Doa Bersama.

Sudah menjadi tradisi bagi Masyarakat…

Ketua FPI Tasikmalaya : Kibarkan Bendera Tauhid Di Kota Tasik Sebagai Lambang Persatuan Umat Islam!



Ahad, 8 September 2019

Faktakini.net, Tasikmalaya - Maraknya pengibaran bendera tauhid di Indonesia  dalam beberapa pekan terakhir ini adalah wujud kecintaan umat islam terhadap esensi ajaran islam yaitu tauhid, sekaligus komitmen umat untuk menjaga keyakinannya agar lurus sesuai ajaran Qur'an dan sunnah, tidak terkontaminasi  dengan unsur kemusrikan dan takhayyul.

Hal tersebut ditegaskan Ketua DPW FPI Kota Tasikmalaya Ustadz Muhamad Yan-yan Albayani.S.Kom.I., M.Pd, usai mengelar tarhib Muharam 1411 H, bersama umat islam dan laskar FPI dengan mengelar konvoi di sepanjang jalan jalan utama di Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, Ahad (8/9/2019).

Ustadz Yanyan menegaskan bahwa bendera tauhid adalah indikator dari kebangkitan ghiroh juang umat islam dalam memperkokoh ukhuwah islamiyah.

"Bendera tauhid juga menjadi indikator kebangkitan ummat islam  serta alamat makin kokohnya persatuan umat Islam. Di bawah bendera tauhid, umat bersatu sekalipun berbeda ormas, madzhab maupun apiliasi politiknya. Karena bendera tauhid bukan bendera salah satu ormas atau kelompok, tapi bendera tauhid adalah bendera dan panji Rosululloh yang menyatukan umat", Ungkapnya.

Disinggung adanya sinyalemen bahwa bendera tauhid yang merupakan panji Rasulullah ini disamakan dengan bendera salah satu ormas , dengan tegas ustad Yan-yan mengatakan bahwa tuduhan itu hanya berdasar kebencian semata, karena sejatinya bendera tauhid adalah benderanya Rasululloh SAW.

"Masih ada sikap arogansi sepihak dari kelompok tertentu yang menuduh bahwa bendera tauhid adalah bendera kelompok radikal dan anti NKRI, maka kami tegaskan, Kami umat islam berkomitmen menjaga Islam, membela ummat islam  dan merawat NKRI sesuai dengan Pancasila dan UUD 45 yang merupakan kesepakatan para founding father negeri ini yang di antaranya adalah para ulama dan mujahid umat islam", imbuhnya dengan berapi-api.

Dalam tarhib Muharam 1441 H ini juga DPW FPI Kota Tasikmalaya mengucapkan terimasih kepada Aparat Polres Kota Tasikmalaya, yang telah setia mengawal pawai tarhib muharom 1441 H ini hingga usai, sehingga berlangsung aman dan lancar.

"Bila di tempat lain, ada beberapa kasus razia bendera tauhid, namun di kota Tasikmalaya justru bendera tauhid berkibar di tangan para laskar berdampingan dengan bendera merah putih dan bendera FPI pada pawai hari ini, dengan dikawal aparat kepolisian. Terima kasih Pak Kapolres beserta anggota di lapangan yang sangat kooperatif..!", pungkasnya.

Sumber: Media Front





Postingan populer dari blog ini

Para Mahasiswa Papua Datangi Markas Laskar FPI Kota Malang Minta Perlindungan

Rabu, 21 Agustus 2019
Faktakini.net, Jakarta - Yaqub bersama para Pelajar dan Mahasiswa dari Papua mendatangi Markas FPI Kota Malang guna meminta pengamanan. Yakub dan para pelajar Papua mengaku sudah sangat putus asa, khawatir atas keselamatan mereka, usai insiden bendera Merah Putih dibuang ke selokan di Surabaya yang berujung penangkapan 43 Mahasiswa Papua dan kemudian terjadi kerusuhan di Papua dan Papua Barat, Senin (19/8/2019).
Andre Aston Wali Laskar LPI Kota Malang dengan senang hati menerima Kedatangan mereka dan memberikan pengamanan.
Andre meminta para pelajar agar tetap bersekolah dan kuliah di kota Malang, dan FPI kota Malang siap melindungi mereka.
"Sesuai dengan instruksi Panglima Besar LPI (Ustadz Maman Suryadi), diketahui oleh Imam Besar (Habib Rizieq Shihab), kami melindungi orang-orang Papua yang ada di Malang, kami melindungi orang-orang Papua yang sedang belajar di kota Malang. Jadi kalau ada gangguan segala macam, tidak sempat lapor ke pihak (aparat), l…

KPK Akan Beberkan Korupsi Infrastruktur Rezim Jokowi Yang Rugikan Miliaran Rupiah

Ahad, 17 Maret 2019

Faktakini.com, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali mengusut kasus dugaan korupsi terkait proyek infrastruktur di era pemerintaan Jokowi - JK ini. Kali ini, proyek infrastruktur yang diduga dikorupsi berada di daerah.

“Penyidikan baru, korupsi infrastruktur di daerah,” ucap juru bicara KPK Febri Diansyah, Kamis (13/3).

Kendati demikian, Febri belum menjelaskan proyek infrastruktur di daerah mana yang diduga dikorupsi. Dia hanya menyebut proyek infrastruktur yang dimaksud yaitu jembatan.

Akibat korupsi ini, negara diduga mengalami kerugian puluhan miliar rupiah. “Diduga kerugian negara puluhan miliar,” tegas Febri.

Rencananya, informasi lebih jauh atau terkait perkembangan akan disampaikan dalam konferensi pers bersama pimpinan KPK. “Sore atau malam ini jika tidak ada kendala akan kami sampaikan perkembangan hasil penyelidikan melaui konferensi pers,” tuturnya.

Sebelumnya, KPK saat ini juga tengah menangani beberapa kasus dugaan korupsi terkait proy…

500 Banci Tumpah Ruah Di Stadion GBK Ikuti Kampanye Jokowi - Ma'ruf

Sabtu, 13 April 2019

Faktakini.com, Jakarta - 500 Banci tumpah ruah memadati Stadion Gelora Bung Karno (GBK), Senayan Jakarta untuk mengikuti kampanye paslon nomor urut 01 Jokowi - Ma'ruf, Sabtu (13/4/2019).

Mereka kaum banci alias waria yang antara lain tergabung dalam Komunitas Forum Komunikasi Waria se-Indonesia ini menyatakan dukungannya terhadap capres petahana itu.

Ketua Komunitas Forum Komunikasi Waria se-Indonesia, Yulianus Rettoblaut mengatakan ada sekitar 500 waria se-DKI Jakarta yang turut hadir dalam kegiatan kampanye terakhir Jokowi-Maruf ini.

Waria-waria ini mengklaim Jokowi kinerjanya saat menjadi presiden selama kurang lebih lima tahun terakhir sudah terbukti.

"Kami mendukung Pak Jokowi karena kinerjanya sudah terbukti dengan pelayanan dan pembangunan infrastrukturnya di seluruh Indonesia," kata Mami Yuli sapaan akrabnya kepada Suara.com di GBK, Sabtu (13/4/2019).

Dia berharap Jokowi-Maruf bisa menangkan Pilpres 2019 dan lebih memperhatikan hak asasi mer…