Langsung ke konten utama

Featured Post

FPI Kalbar Tolong Nek Tupai Lalu Bangun Kembali Rumahnya Yang Hangus Terbakar, Masya Allah

Rabu, 16 Oktober 2019

Faktakini.net, Jakarta - Dunia medsos digemparkan dengan viralnya foto seorang wanita tua yang sedang jongkok didekat puing-puing bangunan rumahnya yang hangus terbakar kobaran api, raut wajah tua yang keriput itu mengisyaratkan kondisi pasrah mendalam.

Di foto itu terlihat lengan kirinya sedang menyangga tukang pipi dan tangan kanannya menutupi dahi. Siapapun yang melihat foto tersebut seakan terbawa masuk dalam kecambuk perasaan sang nenek tua misterius itu.

Foto Diviralkan oleh Abdur Rohman Zakia melalui akun sosial facebook.
Menyusul kabar dari anggota HILMI KalBar bahwa wanita tua yang sempat viral beberapa hari sebelumnya adalah nenek dari salah satu anggota LPI Kalimantan Barat bernama Dimas.

Dari cucunya itu deketahui neneknya bernama Lung Ateng atau biasa dipanggil dengan sebutan Nek Tupai oleh warga dikampungnya yaitu Dusun Zakaria RT 003 / RW 008 Desa Tebang Kacang, Kecamatan Sungai Raya kabupaten Kubu Raya Kalimantan Barat.

Mendengar kabar tersebut T…

HRS Center: Selamat Tahun Baru Islam 1441 H, Kembalikan IB Habib Rizieq Shihab



Senin, 2 Desember 2019

Faktakini.net, Jakarta - Habib Rizieq Center (HRS Center) mengucapkan Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1441 Hijriyah. HRS Center juga menuntut segera dikembalikannya Imam Besar Habib Rizieq Shihab ke Indonesia. 

HRS Center sendiri telah diluncurkan sekaligus mengadakan Seminar pada hari Sabtu (18/8/2018) yang telah berlangsung lancar dan sukses.

Acara itu dihadiri oleh Haji Munarman, Habib Muchsin bin Zeid Alatas, KH Ja'far Shiddiq, Dr Abdul Chair Ramadhan dan para Tokoh lainnya.

Semoga HRS Centre sukses dan terus berkembang serta bermanfaat bagi umat Islam sesuai dengan Visinya untuk "Menjadu Model Pusat Kajian Bagi Ilmiah Dan Strategis Berlandaskan Prinsip-Prinsip Syari'at Islam Guna Pengembangan Ilmu Pengetahuan Dalam Rangka Mewujudkan Kemaslahatan Umat, Bangsa Dan Negara."

Habib Rizieq Shihab (HRS) memberikan sambutan dalam peluncuran HRS Center di Jakarta. Dalam rekaman suara yang disampaikan Pendiri HRS Center, Munarman SH, HRS menyampaikan alasan mengapa inisial namanya bisa menjadi nama lembaga Kajian Ilmiah Strategi ini.

“Kepada segenap sahabat yang tercinta yang telah menggagas berdirinya HRS Center yang insyaallah diresmikan pagi hari ini, terus terang, pada mulanya, ketika saya dihubungi para penggagas pendiri HRS Center, saya agak risih dengan pencantuman nama saya untuk lembaga ini,” ungkapnya mengawali rekaman suara yang disampaikan di Hotel Balairung, Jakarta, Sabtu (18/08/2018).

“Entah mengapa kerisihan itu saya rasakan, karena saya tidak ingin pencantuman inisial nama saya tersebut menjadi ganjalan dalam langkah perjuangan saya dan kawan kawan, atau ganjalan keikhlasan bagi kita semua dalam berjuang menegakkan kalimat Allah,” lanjutnya.

Namun, alumni program Doktoral Universiti Sains Islam Malaysia (USIM) ini mengungkapkan setelah dirinya melakukan diskusi yang panjang melalui WhatsApp, SMS, maupun media sosial lainnya bersama para penggagas HRS Center, akhirnya HRS bisa menerima pencantuman nama dirinya dalam lembaga ini.

“Khususnya setelah saya cermati, saya baca betul-betul secara mendalam, semua visi dan misi yang diletakkan oleh penggagas dalam HRS Center ini, termasuk juga rincian-rincian kegiatan strategis yang akan dilakukan HRS Center, manakala saya perhatikan visi yang disampaikan oleh para penggagas, visi ini sesuai dengan prinsip juang saya yang selama ini saya junjung tinggi,” ungkap HRS.

Adapun Visi yang sama antara HRS dan HRS Center adalah ayat suci harus selalu berada di atas ayat konstitusi. Ia pun mengharapkan HRS Center ini bisa menjadi model pusat kajian ilmiah dan strategis, berdasarkan prinsip prinsip islam, guna mengembangkan ilmu pengetahuan, dalam rangka mewujudkan kemaslahatan umat, bangsa, dan negara.

“Sehingga dalam pandangan saya selama ini, di kala memantapkan langkah perjuangan, saya dan kawan-kawan selalu berusaha bagaimana menampatkan ayat-ayat konstitusi agar tidak bertentangan dengan ayat suci,” tegasnya.

“Jadi setelah saya mencermati dan mendalami visi yang diletakkan penggagas pada lembaga ini, maka saya bahagia dalam visi tersebut, karena seirama dan sejalan dengan apa yang saya perjuangkan selama ini,” lanjutnya.

HRS pun menyebut bahwa sudah sejak lama menjadi cita-citanya adalah formalisasi Syariat Islam sebagai hukum nasional di NRKI. Bahkan, dalam pandangan HRS selama ini, pelembagaan syariat islam di bumi Nusantara adalah menjadi sebuah keniscayaan.

“Pelembagaan Syariat Islam di Bumi Nusantara bukan hanya karena mayoritas bangsa Indonesia beragama Islam, akan tetapi juga karena nilai-nilai syariat Islam itu sendiri telah menjadi bagian dari kehidupan berbangsa dan bernegara selama ini,” tukasnya.

Sumber: Ummatpos dll

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Para Mahasiswa Papua Datangi Markas Laskar FPI Kota Malang Minta Perlindungan

Rabu, 21 Agustus 2019
Faktakini.net, Jakarta - Yaqub bersama para Pelajar dan Mahasiswa dari Papua mendatangi Markas FPI Kota Malang guna meminta pengamanan. Yakub dan para pelajar Papua mengaku sudah sangat putus asa, khawatir atas keselamatan mereka, usai insiden bendera Merah Putih dibuang ke selokan di Surabaya yang berujung penangkapan 43 Mahasiswa Papua dan kemudian terjadi kerusuhan di Papua dan Papua Barat, Senin (19/8/2019).
Andre Aston Wali Laskar LPI Kota Malang dengan senang hati menerima Kedatangan mereka dan memberikan pengamanan.
Andre meminta para pelajar agar tetap bersekolah dan kuliah di kota Malang, dan FPI kota Malang siap melindungi mereka.
"Sesuai dengan instruksi Panglima Besar LPI (Ustadz Maman Suryadi), diketahui oleh Imam Besar (Habib Rizieq Shihab), kami melindungi orang-orang Papua yang ada di Malang, kami melindungi orang-orang Papua yang sedang belajar di kota Malang. Jadi kalau ada gangguan segala macam, tidak sempat lapor ke pihak (aparat), l…

KPK Akan Beberkan Korupsi Infrastruktur Rezim Jokowi Yang Rugikan Miliaran Rupiah

Ahad, 17 Maret 2019

Faktakini.com, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali mengusut kasus dugaan korupsi terkait proyek infrastruktur di era pemerintaan Jokowi - JK ini. Kali ini, proyek infrastruktur yang diduga dikorupsi berada di daerah.

“Penyidikan baru, korupsi infrastruktur di daerah,” ucap juru bicara KPK Febri Diansyah, Kamis (13/3).

Kendati demikian, Febri belum menjelaskan proyek infrastruktur di daerah mana yang diduga dikorupsi. Dia hanya menyebut proyek infrastruktur yang dimaksud yaitu jembatan.

Akibat korupsi ini, negara diduga mengalami kerugian puluhan miliar rupiah. “Diduga kerugian negara puluhan miliar,” tegas Febri.

Rencananya, informasi lebih jauh atau terkait perkembangan akan disampaikan dalam konferensi pers bersama pimpinan KPK. “Sore atau malam ini jika tidak ada kendala akan kami sampaikan perkembangan hasil penyelidikan melaui konferensi pers,” tuturnya.

Sebelumnya, KPK saat ini juga tengah menangani beberapa kasus dugaan korupsi terkait proy…

500 Banci Tumpah Ruah Di Stadion GBK Ikuti Kampanye Jokowi - Ma'ruf

Sabtu, 13 April 2019

Faktakini.com, Jakarta - 500 Banci tumpah ruah memadati Stadion Gelora Bung Karno (GBK), Senayan Jakarta untuk mengikuti kampanye paslon nomor urut 01 Jokowi - Ma'ruf, Sabtu (13/4/2019).

Mereka kaum banci alias waria yang antara lain tergabung dalam Komunitas Forum Komunikasi Waria se-Indonesia ini menyatakan dukungannya terhadap capres petahana itu.

Ketua Komunitas Forum Komunikasi Waria se-Indonesia, Yulianus Rettoblaut mengatakan ada sekitar 500 waria se-DKI Jakarta yang turut hadir dalam kegiatan kampanye terakhir Jokowi-Maruf ini.

Waria-waria ini mengklaim Jokowi kinerjanya saat menjadi presiden selama kurang lebih lima tahun terakhir sudah terbukti.

"Kami mendukung Pak Jokowi karena kinerjanya sudah terbukti dengan pelayanan dan pembangunan infrastrukturnya di seluruh Indonesia," kata Mami Yuli sapaan akrabnya kepada Suara.com di GBK, Sabtu (13/4/2019).

Dia berharap Jokowi-Maruf bisa menangkan Pilpres 2019 dan lebih memperhatikan hak asasi mer…