Langsung ke konten utama

Featured Post

Hj Irena Handono: Kami Menolak Film 'The Santri' Karena Tak Sesuai Ajaran Islam

Senin, 23 September 2019

Faktakini.net, Jakarta - Irena Center yang mengelola pondok pesantren bagi muallaf Muslimah menyatakan menolak film “The Santri” yang disutradarai Livi Zheng, dan telah menimbulkan kontroversi sejak cuplikan promosi tayangan layar lebar itu beredar di masyarakat.

“Irena Center menolak film ‘The Santri’ karena tidak mencerminkan perilaku dan tradisi santri yang sebenarnya,” ujar Pembina Yayasan Irena Center, Hajjah Irena Handono, dalam pernyataan yang diterima di Jakarta, Kamis.

Hajjah Irena Handono yang akrab disapa Umi Irena itu menjelaskan bahwa ketidaksesuaian film tersebut dengan kehidupan santri yang sesungguhnya adalah karena sejumlah adegan yang tidak sejalan dengan syariat Islam, seperti pacaran, bercampur aduknya laki-laki dan perempuan, serta membawa tumpeng ke dalam gereja.

“Akibatnya film ini merusak gambaran pesantren sebagai lembaga pendidikan Islam di tanah air,” jelas Umi Irena.

Irena Center juga menyeru agar masyarakat, terutama Umat Islam, m…

HILMI - FPI Kalsel Sigap Bantu Korban Kebakaran Di Jalan Alalak Selatan Banjarmasin Utara




Selasa, 10 September 2019

Faktakini.net, Banjarmasin - Sebanyak 65 buah bangunan rumah di Alalak Kalimantan Selatan (Kalsel) musnah terbakar, 74 Kepala Keluarga dan 221 Jiwa kehilangan tempat tinggal dalam peristiwa kebakaran yang terjadi pada Selasa (10/9/2019) dini hari tadi.

Akibat musibah ini, banyak dari pemilik rumah yang tidak sempat menyelamatkan barang barang berharga miliknya.

Pasca mengetahui terjadinya kebakaran yang berada di Alalak Selatan, Sekretaris dari DPD HILMI Kalsel Bang Andi Antung langsung menurunkan salah satu relawan HILMI Kalsel yaitu bang muhni untuk mengetahui berapa jumlah rumah yang terbakar,

Selanjutnya, salah satu sayap juang dari FPI Kalsel yang di Ketuai oleh Ustadz Aywan Nazhan yaitu DPD HILMI Kalsel dibantu Para Relawan LPI dan MPI Kalsel terjun langsung kelapangan untuk membantu korban bencana kebakaran, serta menyerahkan bantuan logistik berupa Paket Sembako kepada korban kebakaran di Alalak Selatan Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan.

"Kobaran api cepat membesar karena seluruh rumah yang terbakar terbuat dari kayu sehingga banyak pemilik tidak sempat menyelamatkan barang barang berharga...", papar salah satu korban kebakaran.

Dikatakan musibah kebakaran itu tidak sampai menimbulkan korban jiwa, akan tetapi kerugian yang ditimbulkan cukup besar karena banyaknya rumah yang terbakar,

"Kami melakukan respont cepat dengan memberikan bantuan logistik berupa Paket Sembako kepada pemilik rumah yang mengalami bencana kebakaran, mungkin jumlahnya tidak seberapa, tapi percayalah bahwa kami memberikannya dengan tulus dan ikhlas, kami hanya berusaha meringankan beban para korban kebakaran itu dengan semampunya...", papar pak Tahri Yunus selaku Bendahara dari DPD HILMI Kalsel.

Sumber: Naily, DPD HILMI, FPI, LPI, & MPI Kalsel




Komentar

  1. Izin ya admin..:)
    Yuk dapatkan hadiah ny dengan modal 20rb saja sudah bisa menikmati semua permainan poker di ARENADOMINO loh yuk langsung saja.. WA +855 96 4967353

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Para Mahasiswa Papua Datangi Markas Laskar FPI Kota Malang Minta Perlindungan

Rabu, 21 Agustus 2019
Faktakini.net, Jakarta - Yaqub bersama para Pelajar dan Mahasiswa dari Papua mendatangi Markas FPI Kota Malang guna meminta pengamanan. Yakub dan para pelajar Papua mengaku sudah sangat putus asa, khawatir atas keselamatan mereka, usai insiden bendera Merah Putih dibuang ke selokan di Surabaya yang berujung penangkapan 43 Mahasiswa Papua dan kemudian terjadi kerusuhan di Papua dan Papua Barat, Senin (19/8/2019).
Andre Aston Wali Laskar LPI Kota Malang dengan senang hati menerima Kedatangan mereka dan memberikan pengamanan.
Andre meminta para pelajar agar tetap bersekolah dan kuliah di kota Malang, dan FPI kota Malang siap melindungi mereka.
"Sesuai dengan instruksi Panglima Besar LPI (Ustadz Maman Suryadi), diketahui oleh Imam Besar (Habib Rizieq Shihab), kami melindungi orang-orang Papua yang ada di Malang, kami melindungi orang-orang Papua yang sedang belajar di kota Malang. Jadi kalau ada gangguan segala macam, tidak sempat lapor ke pihak (aparat), l…

FPI Bersama Kepolisian Bubarkan Acara LGBT Di Magelang

Ahad, 14 Oktober 2018

Faktakini.com, Magelang - Hari ini, Ahad (14/10/2018) berlangsung acara yang diduga LGBT di Mall Arthos Magelang, Jawa Tengah.

Mendapat laporan masyarakat, FPI Magelang Raya kemudian menemui pihak kepolisian.

Akhirnya pihak Kepolisian  kemudian memerintahkan kepada management Mall Arthos mall dan panitia penyelenggara untuk menghentikan dan membongkar panggung siang ini juga.





Kominfo Akhirnya Akui Relawan FPI Benar Membantu Di Palu Dan Nyatakan Mendukung

Kamis, 4 Oktober 2018

Faktakini.com, Jakarta - Akhirnya Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) memberikan pernyataan mengakui bahwa aksi sosial kemanusiaan FPI di lokasi terdampak gempa bumi dan tsunami di Palu adalah benar dan nyata adanya, bukan hoax.

Sedangkan yang mereka maksud sebagai hoax adalah kiriman foto dari salah seorang Netizen yang salah kirim foto, judulnya, tentang aksi FPI Palu tetapi fotonya ternyata saat Relawan FPI sedang melakukan aksi sosial kemanusiaan di Sukabumi tahun 2015 lalu.

Jadi dengan kata lain Netizen tersebut cuma 'salah kirim foto",  karena faktanya dokumentasi foto dan video aksi sosial kemanusiaan Relawan HILMI - FPI di lokasi bencana di Palu ada banyak dan melimpah ruah.

Jadi tentu FPI tak perlu repot-repot membuat atau merekayasa foto hoax aksi-aksi di Palu tentunya, karena foto aslinya ada banyak dan mudah ditemukan.

Sebelumnya Kominfo telah mengedarkan siaran pers yang melaporkan ada delapan informasi hoaks yang beredar d…