Langsung ke konten utama

Featured Post

(Video) M Husein Bantah Hoax Yang Disebar Abu Janda Bahwa Konflik Di Palestina Hanya Ada Di Gaza

Kamis, 19 September 2019
Faktakini.net, Jakarta - Dari Gaza, Palestina, Muhammad Husein menepis hoax yang coba disebarkan oleh Ustadz gadungan Abu Jbidei (Permadi Arya) bahwa konflik di Palestina hanya ada di Gaza. 
Silahkan saksikan video ini:

Habib Idrus Alhabsyi Pimpin Pembacaan Tahlil Untuk Almarhum BJ Habibie Di Aksi Damai 139



Jum'at, 13 September 2019

Faktakini.net, Jakarta - Walaupun umat Islam sangat tidak menerima dengan berbagai indikasi kriminalisasi terhadap Ulama dan Aktivis, namun dalam Aksi Damai 139 hari ini mereka tetap tidak melupakan untuk membaca tahlil dan mengirim doa untuk almarhum BJ Habibie mantan Presiden RI ke-3 yang baru saja wafat hari Rabu (11/9/2019), masya Allah.

Pembacaan tahlil untuk almarhum BJ Habibie yang diikuti oleh ribuan peserta Aksi Damai 139, Jum'at (13/9/2019) ini dipimpin oleh Ketua Lembaga Dakwah Front (LDF) - FPI Habib Idrus bin Ali Alhabsyi.

Ribuan peserta Aksi Damai 139 'Hentikan Kriminalisasi Ulama dan Aktivis' dilakukan pada hari ini Jum'at (13/9/2019) melakukan aksi longmarch bersama Ormas Islam dan ribuan umat Islam, Ba'da Sholat Jum'at di Masjid Al Azhar, menuju Mabes Polri dalam aksi damai yang dipimpin oleh KORLABI (Koordinator Bela Islam) bekerjasama dengan FPI & GNPF ULAMA & PA 212 serta Ormas Islam lainnya, didampingi Para Habaib & Ulama.

Selain Laskar LPI yang dipimpin langsung oleh Panglima Nasional LPI Ustadz Maman Suryadi, para Jawara Brigade Jawara Betawi 411 (BJB 411) juga tak kalah gagahnya mengawal aksi damai ini.

Tuntutan aksi adalah:

- Hentikan Kriminalisasi Ulama dan Aktivis

- Tindak Tegas Pelaku Persekusi Bendera Tauhid

- Usut Tuntas Pembantaian Kasus 21 - 22 Mei

- Ungkap Kematian 700 Petugas Pemilu

Koordinator lapangan aksi damai hari ini adalah Ustadz Damai Hari Lubis. Sedangkan Wakorlapnya adalah Ustadz Subhan dan Ustadz Novel Bamukmin.

Tampak diantara peserta aksi KH Jafar Shiddiq dan KH Syahid Joban dari DPP FPI, KH Slamet Maarif Ketua PA 212 serta para Ulama, Habaib dan Tokoh lainnya.

Foto: Habib Idrus bin Ali Alhabsyi di Aksi 139, hari ini Jum'at (13/9/2019)

Komentar

  1. Izin ya admin..:)
    Yuk dapatkan hadiah ny dengan modal 20rb saja sudah bisa menikmati semua permainan poker di ARENADOMINO loh yuk langsung saja.. WA +855 96 4967353

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Para Mahasiswa Papua Datangi Markas Laskar FPI Kota Malang Minta Perlindungan

Rabu, 21 Agustus 2019
Faktakini.net, Jakarta - Yaqub bersama para Pelajar dan Mahasiswa dari Papua mendatangi Markas FPI Kota Malang guna meminta pengamanan. Yakub dan para pelajar Papua mengaku sudah sangat putus asa, khawatir atas keselamatan mereka, usai insiden bendera Merah Putih dibuang ke selokan di Surabaya yang berujung penangkapan 43 Mahasiswa Papua dan kemudian terjadi kerusuhan di Papua dan Papua Barat, Senin (19/8/2019).
Andre Aston Wali Laskar LPI Kota Malang dengan senang hati menerima Kedatangan mereka dan memberikan pengamanan.
Andre meminta para pelajar agar tetap bersekolah dan kuliah di kota Malang, dan FPI kota Malang siap melindungi mereka.
"Sesuai dengan instruksi Panglima Besar LPI (Ustadz Maman Suryadi), diketahui oleh Imam Besar (Habib Rizieq Shihab), kami melindungi orang-orang Papua yang ada di Malang, kami melindungi orang-orang Papua yang sedang belajar di kota Malang. Jadi kalau ada gangguan segala macam, tidak sempat lapor ke pihak (aparat), l…

FPI Bersama Kepolisian Bubarkan Acara LGBT Di Magelang

Ahad, 14 Oktober 2018

Faktakini.com, Magelang - Hari ini, Ahad (14/10/2018) berlangsung acara yang diduga LGBT di Mall Arthos Magelang, Jawa Tengah.

Mendapat laporan masyarakat, FPI Magelang Raya kemudian menemui pihak kepolisian.

Akhirnya pihak Kepolisian  kemudian memerintahkan kepada management Mall Arthos mall dan panitia penyelenggara untuk menghentikan dan membongkar panggung siang ini juga.





Kominfo Akhirnya Akui Relawan FPI Benar Membantu Di Palu Dan Nyatakan Mendukung

Kamis, 4 Oktober 2018

Faktakini.com, Jakarta - Akhirnya Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) memberikan pernyataan mengakui bahwa aksi sosial kemanusiaan FPI di lokasi terdampak gempa bumi dan tsunami di Palu adalah benar dan nyata adanya, bukan hoax.

Sedangkan yang mereka maksud sebagai hoax adalah kiriman foto dari salah seorang Netizen yang salah kirim foto, judulnya, tentang aksi FPI Palu tetapi fotonya ternyata saat Relawan FPI sedang melakukan aksi sosial kemanusiaan di Sukabumi tahun 2015 lalu.

Jadi dengan kata lain Netizen tersebut cuma 'salah kirim foto",  karena faktanya dokumentasi foto dan video aksi sosial kemanusiaan Relawan HILMI - FPI di lokasi bencana di Palu ada banyak dan melimpah ruah.

Jadi tentu FPI tak perlu repot-repot membuat atau merekayasa foto hoax aksi-aksi di Palu tentunya, karena foto aslinya ada banyak dan mudah ditemukan.

Sebelumnya Kominfo telah mengedarkan siaran pers yang melaporkan ada delapan informasi hoaks yang beredar d…