Langsung ke konten utama

Featured Post

MUI Gelar Kongres Umat Islam Indonesia (KUII) Yang Ke-7 Di Bangka Belitung

Senin, 24 Februari 2020

Faktakini.net, Jakarta - Majelis Ulama Indonesia (MUI) akan menggelar Kongres Umat Islam Indonesia (KUII) VII pada 26-29 Februari 2020 mendatang.

Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden KH Ma’ruf Amin diagendakan akan hadir dalam pembukaan Kongres Umat Islam Indonesia VII di Kota Pangkalpinang, Bangka Belitung.

“Diagendakan kongres akan dibuka oleh Presiden Joko Widodo, sementara Wapres KH Ma’ruf Amin akan menutup perhelatan KUII ke-7 tahun ini,” kata Wakil Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia Pusat Amirsyah Tambang di Jakarta, Ahad (23/2) seperti dilansir ANTARA.

Amirsyah mengatakan, Wapres KH Ma’ruf Amin, yang masih menjabat sebagai Ketua Umum MUI Pusat, selama KUII nanti digelar sekali dalam lima tahun ini akan “berkantor” di Pangkal Pinang.

Menurut dia, Bangka Belitung sebagai tuan rumah telah siap menerima tamu dan peserta kongres yang jumlahnya 800 peserta, di antaranya dari pengurus MUI Pusat hingga daerah, ormas Islam, perguruan tinggi, pesantre…

FPI Poso Bagikan Masker, Air Mineral Dan Mie Instant Untuk Korban Kebakaran Di Tojo Una-Una



Rabu, 11 September 2019

Faktakini.net, Poso - Hingga hari Rabu (11/9/2019) si jago merah yang melahap hutan dan lahan di 6 Desa Kabupaten Tojo Una-una masih belum dapat di kendalikan.

Tiupan angin kencang, dan sulitnya lokasi menghambat proses pemadaman Api yang membakar hutan dan lahan, di tambah asap hasil kebakaran hutan yang sudah mengganggu aktivitas warga di 6 desa Kabupaten Tojo Una-una, Sulawesi Tengah.

Dampak akibat kebakaran ini maka lahan pertanian masyarakat ikut terbakar dan menyebabkan penghasilan masyarakat dari pertanian otomatis hilang.

Maka dari itu masyarakat saat ini sangat membutuhkan uluran tangan kita semua untuk menyambung hidup mereka.

"Kami menanam dan menunggu selama 5 tahun dan akhirnya ludes hanya dalam beberapa menit" ungkap Kepala Desa Malewa menjelaskan.

Bantuan logistik di prioritaskan di desa Tanamawau di karenakan desa tersebut yang paling parah terkepung Api dan Asap Tebal sehingga kemarin 10/9/2019 warga masyarakat desa tersebut sempat di evakuasi di desa Kabalo dan di kembalikan lagi setelah asap mulai berkurang

Laskar Siaga Bencana Dewan Pimpinan Wilayah Front Pembela Islam Kabupaten Poso yang di Pimpin langsung Ustadz Sugianto Kaimudin, tak hanya membantu memadamkan api, mereka juga membagikan Masker, Air Mineral dan Mie Instant untuk warga dampak kebakaran di 6 Desa Kab.Tojo Una-una.

"Saat ini kami juga membagikan masker dikarenakan udara yang kurang baik akibat adanya kebakaran hutan, dan juga air mineral dan mie instant untuk warga, bantuan ini kami dapatkan dari Warga Kabupaten Poso yang di kumpulkan oleh teman - teman DPW yang terus menggalang bantuan untuk korban kebakaran di Tojo Una-una" Ungkap Ustadz Sugianto Ketua Dewan Pimpinan Daerah Front Pembela Islam Sulawesi Tengah.

Laskar DPW-FPI Poso juga membagikan obat tetes mata pada warga yang mulai merasakan perih pada mata akibat asap tebal dari kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Tojo Una-una.

Tak lupa Ustadz Sugianto Kaimudin mengucapkan terimakasih kepada masyarakat Kota Poso yang sudah memberikan bantuan untuk korban kebakaran hutan dan lahan di 6 Desa Kabupaten Poso.

"Kita terus menggalang bantuan karena saat ini masyarakat yg menggantungkan hasil perkebunan untuk menghidupi keluarganya tak bisa berharap banyak dikarenakan tanaman kakao mereka hangus terbakar sehingga mereka perlu di bantu", ungkap ustadz Sugianto.

Ketua DPW FPI Poso ustadz Kasmuri Salamah juga terus menginstruksikan kepada pengurus serta para laskar untuk menggalang bantuan untuk para korban kebakaran.





Postingan populer dari blog ini

Para Mahasiswa Papua Datangi Markas Laskar FPI Kota Malang Minta Perlindungan

Rabu, 21 Agustus 2019
Faktakini.net, Jakarta - Yaqub bersama para Pelajar dan Mahasiswa dari Papua mendatangi Markas FPI Kota Malang guna meminta pengamanan. Yakub dan para pelajar Papua mengaku sudah sangat putus asa, khawatir atas keselamatan mereka, usai insiden bendera Merah Putih dibuang ke selokan di Surabaya yang berujung penangkapan 43 Mahasiswa Papua dan kemudian terjadi kerusuhan di Papua dan Papua Barat, Senin (19/8/2019).
Andre Aston Wali Laskar LPI Kota Malang dengan senang hati menerima Kedatangan mereka dan memberikan pengamanan.
Andre meminta para pelajar agar tetap bersekolah dan kuliah di kota Malang, dan FPI kota Malang siap melindungi mereka.
"Sesuai dengan instruksi Panglima Besar LPI (Ustadz Maman Suryadi), diketahui oleh Imam Besar (Habib Rizieq Shihab), kami melindungi orang-orang Papua yang ada di Malang, kami melindungi orang-orang Papua yang sedang belajar di kota Malang. Jadi kalau ada gangguan segala macam, tidak sempat lapor ke pihak (aparat), l…

KPK Akan Beberkan Korupsi Infrastruktur Rezim Jokowi Yang Rugikan Miliaran Rupiah

Ahad, 17 Maret 2019

Faktakini.com, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali mengusut kasus dugaan korupsi terkait proyek infrastruktur di era pemerintaan Jokowi - JK ini. Kali ini, proyek infrastruktur yang diduga dikorupsi berada di daerah.

“Penyidikan baru, korupsi infrastruktur di daerah,” ucap juru bicara KPK Febri Diansyah, Kamis (13/3).

Kendati demikian, Febri belum menjelaskan proyek infrastruktur di daerah mana yang diduga dikorupsi. Dia hanya menyebut proyek infrastruktur yang dimaksud yaitu jembatan.

Akibat korupsi ini, negara diduga mengalami kerugian puluhan miliar rupiah. “Diduga kerugian negara puluhan miliar,” tegas Febri.

Rencananya, informasi lebih jauh atau terkait perkembangan akan disampaikan dalam konferensi pers bersama pimpinan KPK. “Sore atau malam ini jika tidak ada kendala akan kami sampaikan perkembangan hasil penyelidikan melaui konferensi pers,” tuturnya.

Sebelumnya, KPK saat ini juga tengah menangani beberapa kasus dugaan korupsi terkait proy…

500 Banci Tumpah Ruah Di Stadion GBK Ikuti Kampanye Jokowi - Ma'ruf

Sabtu, 13 April 2019

Faktakini.com, Jakarta - 500 Banci tumpah ruah memadati Stadion Gelora Bung Karno (GBK), Senayan Jakarta untuk mengikuti kampanye paslon nomor urut 01 Jokowi - Ma'ruf, Sabtu (13/4/2019).

Mereka kaum banci alias waria yang antara lain tergabung dalam Komunitas Forum Komunikasi Waria se-Indonesia ini menyatakan dukungannya terhadap capres petahana itu.

Ketua Komunitas Forum Komunikasi Waria se-Indonesia, Yulianus Rettoblaut mengatakan ada sekitar 500 waria se-DKI Jakarta yang turut hadir dalam kegiatan kampanye terakhir Jokowi-Maruf ini.

Waria-waria ini mengklaim Jokowi kinerjanya saat menjadi presiden selama kurang lebih lima tahun terakhir sudah terbukti.

"Kami mendukung Pak Jokowi karena kinerjanya sudah terbukti dengan pelayanan dan pembangunan infrastrukturnya di seluruh Indonesia," kata Mami Yuli sapaan akrabnya kepada Suara.com di GBK, Sabtu (13/4/2019).

Dia berharap Jokowi-Maruf bisa menangkan Pilpres 2019 dan lebih memperhatikan hak asasi mer…