Langsung ke konten utama

Featured Post

Hanya Ikuti Komando Ulama, Kampret Keren Berubah Menjadi B-TeL

Ahad, 17 November 2019

Faktakini.net, Serang - Suatu gerakan masyarakat yang didirikan untuk mendukung Prabowo semata-mata hanya ikut melaksanakan Ijtima' Ulama ke 2, usai pilpres 2019 gerakan tersebut resmi dibubarkan.

Pembubaran gerakan Kampret Keren terjadi pada hari Jum'at (15/11/2019) malam sekaligus didirikan secara resmi gerakan masyarakat yang baru dengan arahan dan tujuan melaksanakan Ijtima' Ulama ke 4 dibawah komando Imam Besar Habib Rizieq Shihab dengan nama B-TeL, masya Allah...

Gerakan B-TeL merupakan singkatan dari Berdiri Tegak Lurus dimana memiliki filosofi untuk mengikuti komando ulama secara tegak lurus dan mandiri, nantinya gerakan kemasyarakatan in jugai bertujuan untuk mengawal Ijtima' Ulama ke 4 dan melakukan kegiatan sosial.

FPI HSU Serahkan Uang, Pakaian Sembako Untuk Korban Kebakaran Di Desa Tabukan Dan Banyu Tajun



Selasa, 10 September 2019

Faktakini.net, Amuntai - Hari Senin, 9 September 2019 DPW FPI dan MPI Hulu Sungai Utara (HSU) menyerahkan bantuan berupa sembako, pakaian layak pakai, dan uang hasil pengggalangan dana.

Sebagaimana diketahui sebelumnya telah terjadi kebakaran di dua lokasi yang berbeda di Desa Tabukan RT 05, dan Desa  Banyu Tajun Dalam RT 01, kecamatan Sungai Tabukan dan Sungai pandan, kabupaten Hulu Sungai Utara, Provinsi Kalimantan Selatan.

Sehubungan peristiwa tersebut Ustadz Dhiya Ikrhamni selaku ketua DPW FPI HSU memberikan instruksi cepat tanggap terhadap musibah kebakaran tersebut, menurut beliau kegiatan ini sangat perlu dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian sosial kemanusiaan.

Dalam aksi penggalangan  dana dilakukan selama 3 hari dari tanggal 05-08 September 2019 oleh DPW FPI dan MPI HSU bekerja sama dengan yayasan SELFI dan Brigade 08 yang berlokasi di jembatan paliwara, palampitan, dan Banua 5.

Pada hari Senin, 09 September  2019 DPW FPI & MPI HSU menyerahkan bantuan berupa Dana dan Sembako untuk korban kebakaran yang menghanguskan 2 buah rumah di desa banyu tajun dalam RT 01, Kec Sungai pandan, Kab Hsu.

Pada hari senin, 09 September 2019 DPW FPI & MPI HSU menyerahkan bantuan berupa Dana & Sembako untuk korban kebakaran yang menghanguskan 4 buah rumah dan 1 buah mushalla di desa sungai tabukan RT 05, Kec sungai Tabukan, Kab Hsu.

Aksi sosial yang berlatar belakang dari Umat untuk Umat. Ustadz Sofian jadi yang selaku koordinator aksi pengalangan dana ini juga memaparkan. “Kami membantu orang lain, bukan berarti diri kami ini hebat cuman kami berpikir begini! Andai musibah ini terjadi pada diri kami ataupun keluarga kami tentu kami juga mengharapkan bantuan dari orang lain”.

"Sebab itulah saya dan teman teman dari front pembela Islam melakukan aksi pengalangan dana untuk meringankan beban saudara-saudara yang sedang ditimpa musibah."

"Walaupun bantuan yang kami berikan tidak begitu banyak tapi kami berharap itu bisa membantu meringankan beban saudara-saudara. Dan tak lupa pula kami ucapkan kepada seluruh masyarakat khususnya masyarakat HSU yang mempercayakan bantuan atau yang menyalurkan bantuan melalui Front Pembela Islam (FPI). Semoga amal kita semua di terima oleh Allah SWT dan juga semoga saudara yang di timpa musibah di beri Allah ketabahan dan kekuatan semoga cepat Allah gantikan dengan yang lebih baik lagi.", ujar Ustadz Sofian.

Sumber: Mahlopi, Media FPI HSU Kalsel









Postingan populer dari blog ini

Para Mahasiswa Papua Datangi Markas Laskar FPI Kota Malang Minta Perlindungan

Rabu, 21 Agustus 2019
Faktakini.net, Jakarta - Yaqub bersama para Pelajar dan Mahasiswa dari Papua mendatangi Markas FPI Kota Malang guna meminta pengamanan. Yakub dan para pelajar Papua mengaku sudah sangat putus asa, khawatir atas keselamatan mereka, usai insiden bendera Merah Putih dibuang ke selokan di Surabaya yang berujung penangkapan 43 Mahasiswa Papua dan kemudian terjadi kerusuhan di Papua dan Papua Barat, Senin (19/8/2019).
Andre Aston Wali Laskar LPI Kota Malang dengan senang hati menerima Kedatangan mereka dan memberikan pengamanan.
Andre meminta para pelajar agar tetap bersekolah dan kuliah di kota Malang, dan FPI kota Malang siap melindungi mereka.
"Sesuai dengan instruksi Panglima Besar LPI (Ustadz Maman Suryadi), diketahui oleh Imam Besar (Habib Rizieq Shihab), kami melindungi orang-orang Papua yang ada di Malang, kami melindungi orang-orang Papua yang sedang belajar di kota Malang. Jadi kalau ada gangguan segala macam, tidak sempat lapor ke pihak (aparat), l…

KPK Akan Beberkan Korupsi Infrastruktur Rezim Jokowi Yang Rugikan Miliaran Rupiah

Ahad, 17 Maret 2019

Faktakini.com, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali mengusut kasus dugaan korupsi terkait proyek infrastruktur di era pemerintaan Jokowi - JK ini. Kali ini, proyek infrastruktur yang diduga dikorupsi berada di daerah.

“Penyidikan baru, korupsi infrastruktur di daerah,” ucap juru bicara KPK Febri Diansyah, Kamis (13/3).

Kendati demikian, Febri belum menjelaskan proyek infrastruktur di daerah mana yang diduga dikorupsi. Dia hanya menyebut proyek infrastruktur yang dimaksud yaitu jembatan.

Akibat korupsi ini, negara diduga mengalami kerugian puluhan miliar rupiah. “Diduga kerugian negara puluhan miliar,” tegas Febri.

Rencananya, informasi lebih jauh atau terkait perkembangan akan disampaikan dalam konferensi pers bersama pimpinan KPK. “Sore atau malam ini jika tidak ada kendala akan kami sampaikan perkembangan hasil penyelidikan melaui konferensi pers,” tuturnya.

Sebelumnya, KPK saat ini juga tengah menangani beberapa kasus dugaan korupsi terkait proy…

500 Banci Tumpah Ruah Di Stadion GBK Ikuti Kampanye Jokowi - Ma'ruf

Sabtu, 13 April 2019

Faktakini.com, Jakarta - 500 Banci tumpah ruah memadati Stadion Gelora Bung Karno (GBK), Senayan Jakarta untuk mengikuti kampanye paslon nomor urut 01 Jokowi - Ma'ruf, Sabtu (13/4/2019).

Mereka kaum banci alias waria yang antara lain tergabung dalam Komunitas Forum Komunikasi Waria se-Indonesia ini menyatakan dukungannya terhadap capres petahana itu.

Ketua Komunitas Forum Komunikasi Waria se-Indonesia, Yulianus Rettoblaut mengatakan ada sekitar 500 waria se-DKI Jakarta yang turut hadir dalam kegiatan kampanye terakhir Jokowi-Maruf ini.

Waria-waria ini mengklaim Jokowi kinerjanya saat menjadi presiden selama kurang lebih lima tahun terakhir sudah terbukti.

"Kami mendukung Pak Jokowi karena kinerjanya sudah terbukti dengan pelayanan dan pembangunan infrastrukturnya di seluruh Indonesia," kata Mami Yuli sapaan akrabnya kepada Suara.com di GBK, Sabtu (13/4/2019).

Dia berharap Jokowi-Maruf bisa menangkan Pilpres 2019 dan lebih memperhatikan hak asasi mer…