Langsung ke konten utama

Featured Post

Hj Irena Handono: Kami Menolak Film 'The Santri' Karena Tak Sesuai Ajaran Islam

Senin, 23 September 2019

Faktakini.net, Jakarta - Irena Center yang mengelola pondok pesantren bagi muallaf Muslimah menyatakan menolak film “The Santri” yang disutradarai Livi Zheng, dan telah menimbulkan kontroversi sejak cuplikan promosi tayangan layar lebar itu beredar di masyarakat.

“Irena Center menolak film ‘The Santri’ karena tidak mencerminkan perilaku dan tradisi santri yang sebenarnya,” ujar Pembina Yayasan Irena Center, Hajjah Irena Handono, dalam pernyataan yang diterima di Jakarta, Kamis.

Hajjah Irena Handono yang akrab disapa Umi Irena itu menjelaskan bahwa ketidaksesuaian film tersebut dengan kehidupan santri yang sesungguhnya adalah karena sejumlah adegan yang tidak sejalan dengan syariat Islam, seperti pacaran, bercampur aduknya laki-laki dan perempuan, serta membawa tumpeng ke dalam gereja.

“Akibatnya film ini merusak gambaran pesantren sebagai lembaga pendidikan Islam di tanah air,” jelas Umi Irena.

Irena Center juga menyeru agar masyarakat, terutama Umat Islam, m…

Fanpage 'NetizenNU Kalsel' Hujat Habaib Dan Sebut Hadits Nabi Muhammad SAW "BULLSHIT"



Kamis, 12 September 2019

Faktakini.net, Jakarta - Permasalahan pernikahan antara Syarifah dengan bukan Habaib yang terjadi di Kalimantan Selatan telah berakhir dengan Tuan Guru Zuhdi telah meminta maaf karena beliau khilaf, tidak sengaja telah menikahkan seorang syarifah dengan orang yang bukan habib.

Sebelumnya, Guru Zuhdi menuturkan bahwa pada majelis di malam Sabtu tersebut, beliau kerap menikahkan banyak calon pengantin. Semua pasangan tersebut sudah terdaftar secara administrasi di Kantor Urusan Agama (KUA) setempat.

Sebagaimana lazimnya manusia biasa yang tidak luput dari kesalahan, Guru Zuhdi mengaku tidak jeli pada malam tersebut dikarenakan banyaknya calon pengantin, ditambah ketidak-lengkapan nama calon pengantin, sehingga menimbulkan kekeliruan.

“Satu, banyaknya orang yang menikah, yaitu yang jumlahnya sembilan belas orang. Yang kedua, Tidak disebutnya fam (marga habib) dari syarifah itu,” ujar Guru Zuhdi.

“Ulun mohon maaf ampun dan ridha kepada seluruh masyarakat terutama para habaib dan syarifah atas kesalahan dan ketidakjelian ulun.”

Abah Haji berharap, kesalahan tersebut hendaknya tidak dijadikan dalil atas bolehnya syarifah menikahi seorang bukan habib.

“Perlulah masyarakat tahu dan para habaib tahu. Bahwa antara syarifah dan bukan habib itu tidak ada kaffa-ah, tidak ada ke-sah-an dalam pernikahan. Terimakasih atas perhatiannya, dan ulun memohon ampun dan ridha, Wassalamu’alaikum Warohmatullahi wabarokatuh,” tutup Abah Haji.

Habib Mahdi bin Lutfi bin Yahya memang sempat mengkritik Tuan Guru Zuhdi di akun media sosialnya atas pernikahan tersebut karena itu memang sebuah kesalahan fatal dari Tuan Guru Zuhdi, tapi ucapan Habib Mahdi tersebut dilakukan sebelum Tuan Guru Zuhdi meminta maaf. Jadi itu adalah urusan "keilmuan" Para Habaib dengan Tuan Guru Zuhdi, bukan urusan admin "NetizenNU Kalsel"

Karena itu sungguh sangat biadab kelakuan akun Fanpage "NetizenNU Kalsel" yang bukan siapa-siapa, namun berusaha mengambil kesempatan dalam permasalahan ini untuk mengadu domba para Habaib dengan Tuan Guru Zuhdi dan umat Islam Kalsel.

Padahal Tuan Guru Zuhdi sendiri telah mengundang Habib Zakaria Bahasyim untuk meminta maaf atas permasalahan ini.

Habib Mahdi bin Yahya pun menyatakan kepada Redaksi faktakini.net sedang berkoordinasi untuk melaporkan ke polisi atas tudingan dan fitnah yang dilontarkan oleh Fanpage "NetizenNU Kalsel", apalagi akun yang mencatut nama NU itu telah menghina Hadits Nabi dengan sebutan "BULLSHIT " serta begitu kurang ajar terhadap Dzurriyah Rasulullah SAW, padahal organisasi NU sendiri berdiri atas restu Habaib, tapi admin Fanpage tersebut sepertinya tidak tahu menahu sejarah berdirinya NU.

Sebagai berikut tudingan, fitnah dan kata-kata kasar Fanpage "NetizenNU Kalsel" tersebut:
   
                    ... *FP NetizenNU Kalsel* ...
https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=565566093945522&id=268782910290510
(Kami tidak akan pernah lupa dengan yang dilakukan sebelumnya terhadap Guru Fahmi Zam Zam)
https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=135536604346370&id=100036700931081
(Link status akun FB Mahdi Bin Yahya)

Dan sekarang kalian mulai menumpahkan minyak lagi ke api yang sudah meredup..Dan sasaran kalian kali ini adalah Al Mukarrom Guru Zuhdiannor...Lagi lagi Imam FPI Kalsel Zakaria Bahasyim dan Ketua Dewan Tanfdizi Mahdi Bin Yahya yang memulai

Para murid Guru Zuhdi pun memBISU saat gurunya diinjak injak martabatnya oleh "HABIB"...Apa kalian takut karena sudah direcoki hadits n kalam tentang Kemuliaan Zuriat Nabi YANG DIMANFAATKAN SAKAHANDAKNYA OLEH sebagian
ZURIAT NABI JENIS MAHDI BIN YAHYA N ZAKARIA BAHASYIM NI??Kalian RELA Mengorbankan Guru kalian sendiri tuk SAYYID yg MODEL BEGINI...??

Rabithah Banjarmasin "DIAM"
Rabithah  Kalsel "KALEM"
Kelak kalian RA akan hancur DAN para sayyid,habaib,syarifah pilihan Allah SWT yang masih berada di naungan RA akan diselamatkan Oleh Allah SWT dari hancurnya kalian..
                    ... *FP NetizenNU Kalsel* ...

Lihatlah ancaman, fitnah, caci maki kasar serta agitasi jahatnya untuk mengajak umat Islam membenci Habaib, seperti seorang Wali saja lagaknya admin fanpage "NetizenNU Kalsel" padahal -sesuai nama akunnya- dia cuma seorang netizen, dan akun Fanpage nya pun bukan akun resmi NU.

Karena itu secara tegas Habib Mahdi bin Yahya pun mengecam akun pemfitnah dan penghujat Hadits Nabi tersebut, "Akun Sampah akun Provokator akun yang menista hadist Mulia Nabi Muhammad dikatakan “BULL SHIT”

Melihat begitu besarnya kedengkian dan kebencian yang ia lontarkan kepada para keturunan Rasulullah SAW, serta Hadits dari Rasulullah SAW pun ia sebut sebagai 'Bullshit', apakah admin akun 'NetizenNU Kalsel' tersebut adalah seorang Muslim?

Komentar

  1. NU jgn ikut campir ini masalah rabithah alawiyah.KALIAN semua nu lebih baik urus tuch KIKIL SIRAJD yg telah menistakan HADIST2 NABI DAN MERENDAHKAN MARTABAT ORANG ARAB.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Adablah dalam penyampaian kritik. Ucapan itu sifat sejatinya dirimu

      Hapus
    2. Anda Lebih hina lagi bung

      Hapus
  2. Ngaku NU siapa saja juga bisa kan ngakunya

    BalasHapus
  3. Hati hati berkomentar, NU adalah salah satu pecinta para habaib, bisa d buktikan. Cari dan tangkap grobolan pengecut itu

    BalasHapus
  4. Itu lah hebatnya akhlak ulama banua.... Seperti Guru Zuhdi dan Guru Fahmi Zamzam... Bagaimana menyelesaikan masalah dgn para habaib... Walaupun mereka berdua tidak salah...

    BalasHapus
    Balasan
    1. "Walaupun mereka tidak salah"?? Hemm...kurang minum kopi lu tong

      Hapus
  5. Mang kenapa ya ko syarifah gak boleh menikah sma bukan habib...
    Mohon pencerahan nya??

    BalasHapus
  6. berdamailah.. itu lebih baik drpd kita jd ladang adu domba kaum JIL LIBERAL & SYIAH

    BalasHapus
  7. DZURRIYAT ... ?
    TIDAK ADA YANG NAMA DZURRIYAT NABI
    SEMUA HANYA DONGENG SEBELUM TIDUR •

    BalasHapus
  8. Wajar namanya khilaf..dan sudah minta maaf..islam itu saling memaafkan...jadi sdh selesai urusanya...

    BalasHapus
  9. Hati2 para kaum muslimin muslimat pd akhir zaman akan bermunculan anak cucu DAJJAl dia ngaku lslam tapi tujuannya untuk menghancurkan ummat islam waspadalah jangan mudah terpancing dg omongan yg nyimpang dg syariat Islam !

    BalasHapus
  10. Dari Allah kembali keallah .

    BalasHapus
  11. Habaib ane cinta antum sampai kapanpun ,,,titik ,,,,100% fanatik ,,,,

    BalasHapus
  12. Allahummavsolli alaa sayyidina muhammad..smg para habaib dan para syarifah dhurriya kanjeng nabi muhammad sll dilindungi dan dipelihara dr kabathilan dan di jauh kan dr fitna dan orang" dholim..amin amin amin yaa robbal aalaamin

    BalasHapus
  13. Allahuma sholli'alaa Sayidina Muhammad wa'alaikumussalam Ali Sayidina Muhammad..

    BalasHapus
  14. Jgn mengeneralisir, kalo ada oknum salah ya itu saja yg diminta pertanggung jwban nya, jgn di kaitkan dg NU secara lembaga atau Habaib keseluruhan, ingat tdk ada manusia selain Nabi yg di maksum

    BalasHapus
  15. Hanya ingin jelas, statement ini dasarnya apa?
    "Bahwa antara syarifah dan bukan habib itu tidak ada kaffa-ah, tidak ada ke-sah-an dalam pernikahan"

    BalasHapus
  16. Kasihan . . .. . tdk adil . . .
    Padahal Allahkan Maha Adil . . kitakan manusian . . .

    BalasHapus
  17. ANGGOTA N U YG DEMIKIAN HARUS DI PECAT / KELUARKAN DARI ANGGOTA N U.. SEBELUM ADA YG MARAH

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Para Mahasiswa Papua Datangi Markas Laskar FPI Kota Malang Minta Perlindungan

Rabu, 21 Agustus 2019
Faktakini.net, Jakarta - Yaqub bersama para Pelajar dan Mahasiswa dari Papua mendatangi Markas FPI Kota Malang guna meminta pengamanan. Yakub dan para pelajar Papua mengaku sudah sangat putus asa, khawatir atas keselamatan mereka, usai insiden bendera Merah Putih dibuang ke selokan di Surabaya yang berujung penangkapan 43 Mahasiswa Papua dan kemudian terjadi kerusuhan di Papua dan Papua Barat, Senin (19/8/2019).
Andre Aston Wali Laskar LPI Kota Malang dengan senang hati menerima Kedatangan mereka dan memberikan pengamanan.
Andre meminta para pelajar agar tetap bersekolah dan kuliah di kota Malang, dan FPI kota Malang siap melindungi mereka.
"Sesuai dengan instruksi Panglima Besar LPI (Ustadz Maman Suryadi), diketahui oleh Imam Besar (Habib Rizieq Shihab), kami melindungi orang-orang Papua yang ada di Malang, kami melindungi orang-orang Papua yang sedang belajar di kota Malang. Jadi kalau ada gangguan segala macam, tidak sempat lapor ke pihak (aparat), l…

FPI Bersama Kepolisian Bubarkan Acara LGBT Di Magelang

Ahad, 14 Oktober 2018

Faktakini.com, Magelang - Hari ini, Ahad (14/10/2018) berlangsung acara yang diduga LGBT di Mall Arthos Magelang, Jawa Tengah.

Mendapat laporan masyarakat, FPI Magelang Raya kemudian menemui pihak kepolisian.

Akhirnya pihak Kepolisian  kemudian memerintahkan kepada management Mall Arthos mall dan panitia penyelenggara untuk menghentikan dan membongkar panggung siang ini juga.





Kominfo Akhirnya Akui Relawan FPI Benar Membantu Di Palu Dan Nyatakan Mendukung

Kamis, 4 Oktober 2018

Faktakini.com, Jakarta - Akhirnya Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) memberikan pernyataan mengakui bahwa aksi sosial kemanusiaan FPI di lokasi terdampak gempa bumi dan tsunami di Palu adalah benar dan nyata adanya, bukan hoax.

Sedangkan yang mereka maksud sebagai hoax adalah kiriman foto dari salah seorang Netizen yang salah kirim foto, judulnya, tentang aksi FPI Palu tetapi fotonya ternyata saat Relawan FPI sedang melakukan aksi sosial kemanusiaan di Sukabumi tahun 2015 lalu.

Jadi dengan kata lain Netizen tersebut cuma 'salah kirim foto",  karena faktanya dokumentasi foto dan video aksi sosial kemanusiaan Relawan HILMI - FPI di lokasi bencana di Palu ada banyak dan melimpah ruah.

Jadi tentu FPI tak perlu repot-repot membuat atau merekayasa foto hoax aksi-aksi di Palu tentunya, karena foto aslinya ada banyak dan mudah ditemukan.

Sebelumnya Kominfo telah mengedarkan siaran pers yang melaporkan ada delapan informasi hoaks yang beredar d…