Langsung ke konten utama

Featured Post

Acara MUTU Di Bandung Sukses, Panglima LPI: Sampai Hari Kiamat Kebathilan Akan Menyerang Yang Haq

Kamis, 17 Oktober 2019

Faktakini.net, Bandung - Alhamdulillah, seluruh rangkaian acara Musyawarah Ulama dan Tokoh Umat (MUTU) se-Indonesia di Hotel Grand Asrilia Bandung yang berlangsung selama tiga hari, dari hari Selasa (15/10) sampai hari ini Kamis (17/19/2019) berlangsung aman, lancar, sukses dan penuh berkah.

Para Tokoh dan Ulama yang hadir antara lain Imam FPI Jabar KH Maksum Hasan, Pimpinan Perguruan Islam As-Syafi'iyah KH Abdul Rasyid Abdullah Syafi'i, Ketua Umum DPP FPI KH Shobri Lubis, Ustadz Asep Syaripudin, Habib Muchsin bin Ahmad Alatas, Sekum DPP FPI Haji Munarman, Habib Hanif bin Abdurrahman Alatas, Haji Abdullah Hehamahua, Ketua DPD FPI Banten KH Fakhrurrozi, KH Tengku Muslim Atthahiry dan lainnya.

Panglima LPI Nasional,  sebagai Komandan Pengamanan Musyawarah Ulama dan Tokoh, Ustadz Maman Suryadi beserta Markaz Besar Laskar Pembela Islam mengucapkan terima kasih atas suksesnya acara Musyawarah Ulama dan Tokoh di Hotel Grand Asrilia pada tanggal 15, 16 dan 17 …

DPC FPI Danau panggang Kawal Pawai Obor Sambut Tahun Baru Islam Di HSU Kalsel




Senin, 2 September 2019

Faktakini.net, Amuntai -  Menyambut Tahun Baru Islam 1441 Hijriah, warga disekitar Kecamatan Danau Panggang, Amuntai, Kalimantan Selatan menggelar pawai obor.

Ratusan warga dari anak-anak sampai orang dewasa mengikuti pawai sambut 1 muharam 1441 Hijriyah, di Kecamatan  Danau panggang, Kabupaten HSU, Kalsel.

Dalam hal ini DPC FPI Danau panggang ikut berpartisipasi  membantu pengamanan dan
membagikan roti beserta air minum untuk peserta pawai menyambut tahun baru islam 1441 Hijriyah  tersebut.

H Ahmad Hafiz selaku ketua DPC FPI Danau Panggang berkordinasi dengan ust Dhiya Irhamny ( ketua Dpw Fpi Hsu ) kegiatan ini sangat   bermanfaat untuk mengenalkan FPI di kec Danau Panggang supaya orang melihat bahwa Organisasi FPI itu tidak hanya aktif dalam membela agama islam untuk menegakkan amar ma'ruf nahi munkar tetapi juga aktif dalam aksi kemanusiaan contohnya seperti membantu korban tsunami di palu, membantu korban gempa bumi, dan membantu korban banjir juga salah satunya yang kita lakukan pada kegiatan malam hari ini.

 Kegiatan pawai obor menyambut tahun baru islam tersebut dimulai setelah shalat isya atau sekitar pukul 20.30 bertempat di depan kantor camat Danau Panggang yang beralamat di Jalan Suka Ramai RT 3 No.44 Kecamatan Danau Panggang. Rute yang dilalui yaitu Mulai kantor camat - menuju pasar danau - dan finis nya di depan kantor camat.

 Warga yang mengikuti pawai tersebut mulai anak-anak hingga dewasa sangat antusias mengikuti pawai tersebut sambil membawa obor dan juga melantunkan sholawat.

Pawai obor yang diikuti puluhan warga  tersebut sebagai suka cita menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1441 Hijriah serta sebagai syiar agama Islam.

Sumber: Syarif, Media FPI HSU Kalsel






Komentar

Postingan populer dari blog ini

Para Mahasiswa Papua Datangi Markas Laskar FPI Kota Malang Minta Perlindungan

Rabu, 21 Agustus 2019
Faktakini.net, Jakarta - Yaqub bersama para Pelajar dan Mahasiswa dari Papua mendatangi Markas FPI Kota Malang guna meminta pengamanan. Yakub dan para pelajar Papua mengaku sudah sangat putus asa, khawatir atas keselamatan mereka, usai insiden bendera Merah Putih dibuang ke selokan di Surabaya yang berujung penangkapan 43 Mahasiswa Papua dan kemudian terjadi kerusuhan di Papua dan Papua Barat, Senin (19/8/2019).
Andre Aston Wali Laskar LPI Kota Malang dengan senang hati menerima Kedatangan mereka dan memberikan pengamanan.
Andre meminta para pelajar agar tetap bersekolah dan kuliah di kota Malang, dan FPI kota Malang siap melindungi mereka.
"Sesuai dengan instruksi Panglima Besar LPI (Ustadz Maman Suryadi), diketahui oleh Imam Besar (Habib Rizieq Shihab), kami melindungi orang-orang Papua yang ada di Malang, kami melindungi orang-orang Papua yang sedang belajar di kota Malang. Jadi kalau ada gangguan segala macam, tidak sempat lapor ke pihak (aparat), l…

KPK Akan Beberkan Korupsi Infrastruktur Rezim Jokowi Yang Rugikan Miliaran Rupiah

Ahad, 17 Maret 2019

Faktakini.com, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali mengusut kasus dugaan korupsi terkait proyek infrastruktur di era pemerintaan Jokowi - JK ini. Kali ini, proyek infrastruktur yang diduga dikorupsi berada di daerah.

“Penyidikan baru, korupsi infrastruktur di daerah,” ucap juru bicara KPK Febri Diansyah, Kamis (13/3).

Kendati demikian, Febri belum menjelaskan proyek infrastruktur di daerah mana yang diduga dikorupsi. Dia hanya menyebut proyek infrastruktur yang dimaksud yaitu jembatan.

Akibat korupsi ini, negara diduga mengalami kerugian puluhan miliar rupiah. “Diduga kerugian negara puluhan miliar,” tegas Febri.

Rencananya, informasi lebih jauh atau terkait perkembangan akan disampaikan dalam konferensi pers bersama pimpinan KPK. “Sore atau malam ini jika tidak ada kendala akan kami sampaikan perkembangan hasil penyelidikan melaui konferensi pers,” tuturnya.

Sebelumnya, KPK saat ini juga tengah menangani beberapa kasus dugaan korupsi terkait proy…

500 Banci Tumpah Ruah Di Stadion GBK Ikuti Kampanye Jokowi - Ma'ruf

Sabtu, 13 April 2019

Faktakini.com, Jakarta - 500 Banci tumpah ruah memadati Stadion Gelora Bung Karno (GBK), Senayan Jakarta untuk mengikuti kampanye paslon nomor urut 01 Jokowi - Ma'ruf, Sabtu (13/4/2019).

Mereka kaum banci alias waria yang antara lain tergabung dalam Komunitas Forum Komunikasi Waria se-Indonesia ini menyatakan dukungannya terhadap capres petahana itu.

Ketua Komunitas Forum Komunikasi Waria se-Indonesia, Yulianus Rettoblaut mengatakan ada sekitar 500 waria se-DKI Jakarta yang turut hadir dalam kegiatan kampanye terakhir Jokowi-Maruf ini.

Waria-waria ini mengklaim Jokowi kinerjanya saat menjadi presiden selama kurang lebih lima tahun terakhir sudah terbukti.

"Kami mendukung Pak Jokowi karena kinerjanya sudah terbukti dengan pelayanan dan pembangunan infrastrukturnya di seluruh Indonesia," kata Mami Yuli sapaan akrabnya kepada Suara.com di GBK, Sabtu (13/4/2019).

Dia berharap Jokowi-Maruf bisa menangkan Pilpres 2019 dan lebih memperhatikan hak asasi mer…