Langsung ke konten utama

Featured Post

Rusuh Di Wamena Papua, Massa Bakar Kantor Bupati Dan Perkantoran Lainnya

Senin, 22 September 2019

Faktakini.net, Jakarta - Unjuk rasa ribuan massa terdiri dari pelajar SMA, mahasiswa dan elemen masyarakat lainnya di Kota Wamena, Papua berujung kerusuhan, Senin (23/9/2019). Massa gabungan membakar sejumlah perkantoran di Kota Wamena.

Perkantoran yang dibakar diantaranya Kantor Bupati Wamena, Kantor Bapeda, Kantor BPS, Kantor KUA dan sejumlah kantor di tengah Kota Wamena. Massa yang beringas juga merusak dan membakar sejumlah toko yang ada di Kota Wamena.

Unjuk rasa anarkistis ini dipicu isu ada salah satu guru SMA PGRI pada Sabtu kemarin 22 September 2019 melontarkan kata-kata rasis kepada salah satu murid asli Papua.

Akibatnya ribuan massa mulai berkumpul di Kota Wamena dan melakukan unjuk rasa yang berujung anarkistis.

Sampai saat ini aparat keamanan terdiri dari Polres Wamena dan Kodim masih bersiaga di tengah kota.

Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih Letkol CPL Eko Daryanto saat dihubungi SINDOnews membenarkan adanya aksi unjuk rasa yang berujung…

13.109 Penonton Padati Konser Akbar Musik Klasik Di Monas, Anies Menuai Pujian



Rabu, 11 eptember 2019

Faktakini.net, Jakarta - Anies Baswedan kembali menuai pujian deras, karena memperbolehkan area Monas digunakan untuk acara keagamaan Islam, Kristen, konser musik klasik dan lainnya.

Sebanyak 13.109 penonton memadati konser akbar musik klasik, Jakarta Simfonia Orchestra dan Jakarta Oratorio Society di Kawasan Monumen Nasional (Monas) Jakarta, Minggu malam.

"Ini penonton konser yang barangkali tercatat hadir paling banyak dalam sejarah konser musik klasik di Indonesia," kata
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Dengan antusias penonton tersebut, Anies menegaskan akan mendukung pelaksanaan konser serupa di waktu akan datang.

"Kita berharap ini bukan hanya sekali, tetapi berkali-kali di lapangan ini," kata Anies.

Anies mengatakan salah satu bahasan yang paling universal adalah musik. Musik bisa didengarkan oleh siapa saja karena keindahan adalah bahasa utama.

"Hulu dari musik yang kita dengar saat ini adalah musik klasik, dengan ciri khas komposisi nada yang rumit tapi indah," katanya.

Musik klasik, kata Anis, perlu mengisi dinamika Kota Jakarta, sekaligus menjadikan Jakarta sebagai panggung utama kesenian dan kebudayaan berkelas internasional.

Konser Akbar Monas 2019 merupakan konser musik klasik dengan lokasi di luar ruangan pertama kali di kawasan Monas. Ini menjadi sesuatu yang sangat unik.

Sebanyak 60 pemain musik dan 100 penyanyi dari Jakarta Simfonia Orchestra (JSO) dan Jakarta Oratorio Society (JOS) mengadakan pagelaran musik klasik akbar di Lapangan Monas, Jakarta Pusat, bertajuk Konser Jakarta Bersorak.

Alat musik yang digunakan antara lain biola, flute, cello dan trumpets. Mereka membawakan lagu-lagu nasional serta mahakarya dari musisi ternama seperti Beethoven, Mozart, Stauss, Suppe, Rossini dan lain-lain.

Beberapa menteri ikut menikmati konser itu diantaranya Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti serta beberapa duta besar negara sahabat.

Foto: Konser akbar musik klasik, Jakarta Simfonia Orchestra dan Jakarta Oratorio Society di Kawasan Monumen Nasional (Monas) Jakarta, Minggu (8/9/2019)

Sumber: antaranews.com


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Para Mahasiswa Papua Datangi Markas Laskar FPI Kota Malang Minta Perlindungan

Rabu, 21 Agustus 2019
Faktakini.net, Jakarta - Yaqub bersama para Pelajar dan Mahasiswa dari Papua mendatangi Markas FPI Kota Malang guna meminta pengamanan. Yakub dan para pelajar Papua mengaku sudah sangat putus asa, khawatir atas keselamatan mereka, usai insiden bendera Merah Putih dibuang ke selokan di Surabaya yang berujung penangkapan 43 Mahasiswa Papua dan kemudian terjadi kerusuhan di Papua dan Papua Barat, Senin (19/8/2019).
Andre Aston Wali Laskar LPI Kota Malang dengan senang hati menerima Kedatangan mereka dan memberikan pengamanan.
Andre meminta para pelajar agar tetap bersekolah dan kuliah di kota Malang, dan FPI kota Malang siap melindungi mereka.
"Sesuai dengan instruksi Panglima Besar LPI (Ustadz Maman Suryadi), diketahui oleh Imam Besar (Habib Rizieq Shihab), kami melindungi orang-orang Papua yang ada di Malang, kami melindungi orang-orang Papua yang sedang belajar di kota Malang. Jadi kalau ada gangguan segala macam, tidak sempat lapor ke pihak (aparat), l…

FPI Bersama Kepolisian Bubarkan Acara LGBT Di Magelang

Ahad, 14 Oktober 2018

Faktakini.com, Magelang - Hari ini, Ahad (14/10/2018) berlangsung acara yang diduga LGBT di Mall Arthos Magelang, Jawa Tengah.

Mendapat laporan masyarakat, FPI Magelang Raya kemudian menemui pihak kepolisian.

Akhirnya pihak Kepolisian  kemudian memerintahkan kepada management Mall Arthos mall dan panitia penyelenggara untuk menghentikan dan membongkar panggung siang ini juga.





Kominfo Akhirnya Akui Relawan FPI Benar Membantu Di Palu Dan Nyatakan Mendukung

Kamis, 4 Oktober 2018

Faktakini.com, Jakarta - Akhirnya Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) memberikan pernyataan mengakui bahwa aksi sosial kemanusiaan FPI di lokasi terdampak gempa bumi dan tsunami di Palu adalah benar dan nyata adanya, bukan hoax.

Sedangkan yang mereka maksud sebagai hoax adalah kiriman foto dari salah seorang Netizen yang salah kirim foto, judulnya, tentang aksi FPI Palu tetapi fotonya ternyata saat Relawan FPI sedang melakukan aksi sosial kemanusiaan di Sukabumi tahun 2015 lalu.

Jadi dengan kata lain Netizen tersebut cuma 'salah kirim foto",  karena faktanya dokumentasi foto dan video aksi sosial kemanusiaan Relawan HILMI - FPI di lokasi bencana di Palu ada banyak dan melimpah ruah.

Jadi tentu FPI tak perlu repot-repot membuat atau merekayasa foto hoax aksi-aksi di Palu tentunya, karena foto aslinya ada banyak dan mudah ditemukan.

Sebelumnya Kominfo telah mengedarkan siaran pers yang melaporkan ada delapan informasi hoaks yang beredar d…