Langsung ke konten utama

Featured Post

Hanya Ikuti Komando Ulama, Kampret Keren Berubah Menjadi B-TeL

Ahad, 17 November 2019

Faktakini.net, Serang - Suatu gerakan masyarakat yang didirikan untuk mendukung Prabowo semata-mata hanya ikut melaksanakan Ijtima' Ulama ke 2, usai pilpres 2019 gerakan tersebut resmi dibubarkan.

Pembubaran gerakan Kampret Keren terjadi pada hari Jum'at (15/11/2019) malam sekaligus didirikan secara resmi gerakan masyarakat yang baru dengan arahan dan tujuan melaksanakan Ijtima' Ulama ke 4 dibawah komando Imam Besar Habib Rizieq Shihab dengan nama B-TeL, masya Allah...

Gerakan B-TeL merupakan singkatan dari Berdiri Tegak Lurus dimana memiliki filosofi untuk mengikuti komando ulama secara tegak lurus dan mandiri, nantinya gerakan kemasyarakatan in jugai bertujuan untuk mengawal Ijtima' Ulama ke 4 dan melakukan kegiatan sosial.

Sambut Muharram 1441 H, DPW FPI Makassar Ajak Masyarakat Gelar Dzikir Dan Doa Akhir tahun



Sabtu, 31 Agustus 2019

Faktakini.net, Jakarta - Dalam rangka syiar islam DPW FPI Makassar mengajak masyarakat untuk senantiasa mengingat Allah SWT dalam dzikir dan doa bersama, Tausiyah di sampaikan oleh Ketua Dewan Syura DPD FPI sulawesi selatan/ Kh. Suharliansyah. agar kiranya masyarakat kota makassar senantiasa mengingat Allah Swt dan senantiasa agar masyarakat melakukan Amar ma'ruf dan mencegah kemungkaran terutama Miras ( minuman keras ) yang semakin hari samakin merajalela merusak generasi bangsa. Doa dan dzikir bersama ini di gelar di halaman MARKAS DAERAH LPI SULSEL Jl. Balana 2 no 02 pada jumat dini hari 30/08/2019 dihadiri oleh ratusan Warga setempat dan Ratusan Jamaah FPI Makassar.

Turut hadir Sekretaris daerah FPI SULSEL/Ust. Agus salim Syam dan berpesan dalam rangka Muharram ini/tahun baru islam agar kiranya Umat Islam kota makassar tetap menjadi pertahanan untuk NKRI dari rongrongan asing dan aseng. Sebagai penutup Dzikir dan Doa bersama ini Ketua DPW FPI Makassar/Habib Hamid Al-Hamid mengajak Masyarakat dan Umat islam untuk mengikuti Pawai Tarhib Muharram besok tgl 31/08/2019 dengan tema Menuju NKRI Bersyariah.

Sumber: Kontributor
LIF-Makassar Osbah Yahya.




Postingan populer dari blog ini

Para Mahasiswa Papua Datangi Markas Laskar FPI Kota Malang Minta Perlindungan

Rabu, 21 Agustus 2019
Faktakini.net, Jakarta - Yaqub bersama para Pelajar dan Mahasiswa dari Papua mendatangi Markas FPI Kota Malang guna meminta pengamanan. Yakub dan para pelajar Papua mengaku sudah sangat putus asa, khawatir atas keselamatan mereka, usai insiden bendera Merah Putih dibuang ke selokan di Surabaya yang berujung penangkapan 43 Mahasiswa Papua dan kemudian terjadi kerusuhan di Papua dan Papua Barat, Senin (19/8/2019).
Andre Aston Wali Laskar LPI Kota Malang dengan senang hati menerima Kedatangan mereka dan memberikan pengamanan.
Andre meminta para pelajar agar tetap bersekolah dan kuliah di kota Malang, dan FPI kota Malang siap melindungi mereka.
"Sesuai dengan instruksi Panglima Besar LPI (Ustadz Maman Suryadi), diketahui oleh Imam Besar (Habib Rizieq Shihab), kami melindungi orang-orang Papua yang ada di Malang, kami melindungi orang-orang Papua yang sedang belajar di kota Malang. Jadi kalau ada gangguan segala macam, tidak sempat lapor ke pihak (aparat), l…

KPK Akan Beberkan Korupsi Infrastruktur Rezim Jokowi Yang Rugikan Miliaran Rupiah

Ahad, 17 Maret 2019

Faktakini.com, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali mengusut kasus dugaan korupsi terkait proyek infrastruktur di era pemerintaan Jokowi - JK ini. Kali ini, proyek infrastruktur yang diduga dikorupsi berada di daerah.

“Penyidikan baru, korupsi infrastruktur di daerah,” ucap juru bicara KPK Febri Diansyah, Kamis (13/3).

Kendati demikian, Febri belum menjelaskan proyek infrastruktur di daerah mana yang diduga dikorupsi. Dia hanya menyebut proyek infrastruktur yang dimaksud yaitu jembatan.

Akibat korupsi ini, negara diduga mengalami kerugian puluhan miliar rupiah. “Diduga kerugian negara puluhan miliar,” tegas Febri.

Rencananya, informasi lebih jauh atau terkait perkembangan akan disampaikan dalam konferensi pers bersama pimpinan KPK. “Sore atau malam ini jika tidak ada kendala akan kami sampaikan perkembangan hasil penyelidikan melaui konferensi pers,” tuturnya.

Sebelumnya, KPK saat ini juga tengah menangani beberapa kasus dugaan korupsi terkait proy…

500 Banci Tumpah Ruah Di Stadion GBK Ikuti Kampanye Jokowi - Ma'ruf

Sabtu, 13 April 2019

Faktakini.com, Jakarta - 500 Banci tumpah ruah memadati Stadion Gelora Bung Karno (GBK), Senayan Jakarta untuk mengikuti kampanye paslon nomor urut 01 Jokowi - Ma'ruf, Sabtu (13/4/2019).

Mereka kaum banci alias waria yang antara lain tergabung dalam Komunitas Forum Komunikasi Waria se-Indonesia ini menyatakan dukungannya terhadap capres petahana itu.

Ketua Komunitas Forum Komunikasi Waria se-Indonesia, Yulianus Rettoblaut mengatakan ada sekitar 500 waria se-DKI Jakarta yang turut hadir dalam kegiatan kampanye terakhir Jokowi-Maruf ini.

Waria-waria ini mengklaim Jokowi kinerjanya saat menjadi presiden selama kurang lebih lima tahun terakhir sudah terbukti.

"Kami mendukung Pak Jokowi karena kinerjanya sudah terbukti dengan pelayanan dan pembangunan infrastrukturnya di seluruh Indonesia," kata Mami Yuli sapaan akrabnya kepada Suara.com di GBK, Sabtu (13/4/2019).

Dia berharap Jokowi-Maruf bisa menangkan Pilpres 2019 dan lebih memperhatikan hak asasi mer…