Langsung ke konten utama

Featured Post

Luruskan Toa Bukan untuk Banjir, Gubernur Anies Ingatkan Jajarannya Siapkan Sistem Peringatan Dini

Ahad, 9 Agustus 2020

Faktakini.net, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memberikan masukan penting terkait sistem peringatan dini (early warning system/EWSterhadap) banjir di Jakarta. Menurutnya, yang dimaksud sistem adalah ketika tiap SKPD di Jakarta sudah mengetahui apa yang harus dilakukan ketika ada peringatan banjir.

"Sistem itu kira-kira begini, kejadian di Katulampa (tinggi) air sekian, keluarlah operasionalnya. Dari Dishub, Dinas Kesehatan, MRT, Satpol, seluruhnya itu tahu wilayah mana yang punya risiko.

Jadi, sebelum kejadian kita sudah siap," kata Gubernur Anies saat rapat bersama para pimpinan satuan kerja perangkat daerah (SKPD) yang membahas tentang pengendalian banjir yang diunggah di akun Youtube Pemprov DKI.

Dalam video tersebut dapat dilihat bahwa Gubernur Anies Baswedan menyinggung penggunaan toa sebagai bagian dari sistem peringatan dini terhadap banjir di Jakarta.

Hal ini karena dalam salah satu slide presentasi mengenai disaster warning system…

Perhatikan Nasib Lansia, Gubernur Sumut Edy Rahmayadi Serahkan Bantuan Bedah Rumah



Selasa, 13 Agustus 2019

Faktakini.net, Jakarta - Gebrakan Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi patut diacungi jempol. Beliau Membuat para orang tua lanjut usia (Lansia) hidup layak dan sejahtera adalah salah satu program Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) untuk mewujudkan Sumut yang bermartabat. Antara lain melalui bantuan bedah rumah dan berbagai program bantuan lainnya.

Bantuan bedah rumah untuk 22 rumah tidak layak huni diserahkan Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi secara simbolis kepada perwakilan Lansia, di Aula Raja Inal Siregar, Lantai 2, Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro, Medan, Senin (12/8). Acara tersebut sekaligus dalam rangka memperingati Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) 2019, yang mengusung tema Lanjut Usia Mandiri, Sejahtera dan Bermartabat.

Di acara yang dihadiri ratusan Lansia itu, Gubernur juga menyerahkan bantuan kursi roda, bantuan stimulan kepada usaha ekonomi produktif Lansia, serta bantuan pembangunan sarana air minum dan sanitasi.

Pada acara itu, Gubernur yang hadir bersama Ketua TP PKK Sumut Nawal Edy Rahmayadi dan Wakil Ketua TP PKK Sumut Sri Ayu Mihari Musa Rajekshah, sengaja tidak membacakan pidato, karena ingin lebih banyak mendengar keluhan dan kebutuhan para Lansia.

"Saya tak mau membaca sambutan, saya hanya mau bertanya satu pertanyaan saja, apa yang bisa saya perbuat untuk para orang tua saya ini?," ucap Edy Rahmayadi.

Walau pun hingga saat ini, kata Edy Rahmayadi, Pemprov Sumut belum mampu memenuhi seluruh kebutuhan para Lansia. "Kami mohon maaf sebelumnya, belum bisa berbuat banyak untuk ayah-bunda, doakan saya agar bisa membuat tempat berkumpul dan bersilahturahmi untuk para orang tua kami, jangan ada kata menyerah karena usia adalah anugerah," ungkap Edy.

Guna menghangatkan suasana, Gubernur pun membawakan dua tembang lagu, yakni ‘Setulus Hatimu Semurni Cintamu’ milik Arie Koesmiran dan lagu ‘Tuhan’ kepunyaan Bimbo. Lirik lagu yang sederhana dan menyentuh hati, membuat beberapa lansia berkaca-kaca matanya, Gubernur pun ikut tersentuh dan meneteskan air mata.

"Bunda menangis, saya pun jadi ikut menangis, ini air mata bahagia, kami mohon maaf pada orang tua kami, kami berjanji pelan-pelan akan kita perbaiki Sumut ini, dulu kita merdeka lewat jasa para orang tua yang ada di depan kita ini," ujarnya.

Mukhlis Lubis mewakili para Lansia mengucapkan terima kasih kepada Gubernur dan Pemprov Sumut. "Kegiatan pagi ini, suatu bentuk perhatian dari pemerintah kepada kami para lanjut usia, untuk itu saya ucapkan terima kasih, semoga apa yang diberikan mendapat balasan dari Allah SWT, karena kewajiban kita adalah mengasihi antar sesama," ucap Mukhlis.

Salah seorang penerima bantuan, Masrah Lubis (71), warga Jalan Garu 6, Medan Amplas, juga merasa kagum dengan apa yang dilakukan Gubernur Edy Rahmayadi. "Sampai usia saya ini, baru zaman Pak Edy lah ada diberikan bantuan untuk kami yang Lansia ini," ucap Masrah.

www.humassumut.id
www.humas.sumutprov.go.id




Postingan populer dari blog ini

Kerap Hina Habib Rizieq Dan Anies, Saat Sakit Hingga Meninggal Anies Yang Mengurusnya

Senin, 13 April 2020

Faktakini.net

Hari ini saya harus ucapkan terimaa kasih kepada senior saya abangda Lukman Hakiem yang mantan anggota DPR dan penasihat ahli Wapres Hamzah Haz serta staf perdana menteri M Natsir... Beliau dengan lapang hati meminta bantuan langsung kepada Gubenur DKI Anies Baswedan atas segala kendala selama senior saya AE Priyono di rawat di rumah sakit, mulai dari pemintaan tes swab corona hingga pencarian rumah sakit, hingga proses pemakaman.

''Saya terima kasih kepada Anies Baswedan yang merespons WA saya dengan cepat soal perawatan kepada sahabat saya AE Priyono. Begitu saya WA dan telepon, langsung Anies mengerahkan tenaga medis ke AE Priyono.

Bahkan ketika saya kabari bila AE wafat, Anies langsung respons dengan mengatakan bantuan apalagi yang masih bisa dilakukan? Saya jawab dengan minta agar bantu soal pemakamannya. Anies jawab Okey. Di situ Saya terharu,'' katanya.

Mengapa terharu? Abangda Lukman mengatakan karena dia tahu AE Priyono seri…

Bukan Level Indonesia Lagi, Anies Resmi Masuk 20 Besar Tokoh Dunia!

Rabu, 24 Juli 2019

Faktakini.net, Jakarta - Sudah sejak lama masyarakat internasional mengagumi Gubernur DKI Anies Baswedan. Ketokohan dan kemimpinan Anies itu skalanya sudah bukan nasional atau Indonesia lagi, tapi sudah termasuk tokoh dunia.

Sejak tahun 2010, Anies telah terpilih sebagai satu dari 20 tokoh yang membawa perubahan dunia untuk 20 tahun mendatang oleh majalah Foresight yang terbit di Jepang akhir April 2010.

Dalam edisi khusus yang berjudul '20 Orang 20 Tahun', itu Foresight mengulas 20 tokoh yang diperkirakan bakal menjadi perhatian global karena mereka akan sangat berperan dalam perubahan dunia dua dekade mendatang.

Nama Anies yang saat itu masih menjadi Rektor Universitas Paramadina itu dicantumkan bersama 19 tokoh dunia lain seperti Perdana Menteri Rusia Vladimir Putin, Presiden Venezuela Hugo Chavez, Menlu Inggris David Miliband, anggota Parlemen dan Sekjen Indian National Congress India Rahul Gandhi, serta politisi muda Partai Republik dan anggota House o…

Bikin Resah Umat Islam, Penyebar 'Nasi Anjing' Di Bulan Ramadhan Diamankan Polisi

Ahad, 26 April 2020

Faktakini.net, Jakarta - Di tengah kesucian bulan Ramadhan, ada saja ulah yang dilakukan oleh sekelompok orang yang meresahkan umat Islam.

Kelompok tersebut membagikan nasi bungkus yang mereka beri nama "nasi anjing", walaupun kemudian ternyata menurut pengakuan mereka, tidak ada daging anjing dalam menu yang mereka bagikan.

Entah tujuannya untuk mencari sensasi atau bagaimana, ulah mereka jelas meresahkan umat Islam, karena daging anjing diharamkan oleh umat Islam.

Jumhur ulama menghukumi daging anjing haram untuk dimakan, meski disembelih secara syariat.

Alasannya, anjing termasuk dalam binatang bertaring yang keharamannya jelas. Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan Abu Idris al-Khaulani dari Abi Tha'labah al-Khusyani, "Sesungguhnya Rasulullah SAW melarang memakan setiap binatang buas yang bertaring." (Muttafaq 'Alaih)

Dalam hadis lain, dari Ubaidah bin Sufyan dari Abu Hurairah bahwasanya Rasulullah SAW bersabda, "Memakan setiap …