Langsung ke konten utama

Featured Post

Ustadz Ja'far Umat Thalib Mantan Panglima Laskar Jihad Meninggal Dunia

Ahad, 25 Agustus 2019

*BERITA DUKA JOGJA*


🕌 *إِنَّا للهِ وَإِنَّـا إِلَيْهِ رَاجِعُوْنَ*
 🕌

*Guru dan ayahanda kami*
*PANGLIMA LASKAR JIHAD*
====================
 *NAMA : USTAD JA'FAR BIN UMAR BIN THALIB ( SAUDARANYA KAMAL BIN THALIB / PUTRA ALM. USTAD UMAR THALIB)*
*RUMAH DUKA: DI JOGJA*
*MENINGGAL  DUNIA :*
*HARI : AHAD*
*TANGGAL:  25 AGUSTUS 2019*
*WAKTU : 12.50*

====================
*JENAZAH MASIH DI RUMAH SAKIT HARAPAN KITA JAKARTA DAN INSYA ALLAH AKAN DI BAWA DAN DIMAKAMKAN KE JOGJAKARTA*
 ====================

  *ﺃﻋﻈﻢ ﺍﻟﻠﻪ ﺃﺟﺮﻛﻢ ﻭ ﺃﺣﺴﻦ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﺰﺍﻛﻢ*

*اَللَّهُمَّ اغْفِرْ لَه وَارْحَمْه وَعَافِه وَاعْفُ عَنْه وَأَكْرِمْ نُزُلَه وَوَسِّعْ مُدْخَلَه وَاغْسِلْه بِالْمَاءِ وَالثَّلْجِ وَالْبَرَدِ وَنَقِّه مِنَ الْخَطَايَا كَمَا نَقَّيْتَ الثَّوْبَ الْأَبْيَضَ مِنَ الدَّنَسِ وَأَبْدِلْه دَارًا خَيْرًا مِنْ دَارِه وَأَهْلًا خَيْرًا مِنْ أَهْلِه وَزَوْجًا خَيْرًا مِنْ زَوْجِه وَأَدْخِلْه الْجَنَّةَ وَأَعِذْه مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ وَ عَذَابِ النَّار*

Perhatikan Nasib Lansia, Gubernur Sumut Edy Rahmayadi Serahkan Bantuan Bedah Rumah



Selasa, 13 Agustus 2019

Faktakini.net, Jakarta - Gebrakan Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi patut diacungi jempol. Beliau Membuat para orang tua lanjut usia (Lansia) hidup layak dan sejahtera adalah salah satu program Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) untuk mewujudkan Sumut yang bermartabat. Antara lain melalui bantuan bedah rumah dan berbagai program bantuan lainnya.

Bantuan bedah rumah untuk 22 rumah tidak layak huni diserahkan Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi secara simbolis kepada perwakilan Lansia, di Aula Raja Inal Siregar, Lantai 2, Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro, Medan, Senin (12/8). Acara tersebut sekaligus dalam rangka memperingati Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) 2019, yang mengusung tema Lanjut Usia Mandiri, Sejahtera dan Bermartabat.

Di acara yang dihadiri ratusan Lansia itu, Gubernur juga menyerahkan bantuan kursi roda, bantuan stimulan kepada usaha ekonomi produktif Lansia, serta bantuan pembangunan sarana air minum dan sanitasi.

Pada acara itu, Gubernur yang hadir bersama Ketua TP PKK Sumut Nawal Edy Rahmayadi dan Wakil Ketua TP PKK Sumut Sri Ayu Mihari Musa Rajekshah, sengaja tidak membacakan pidato, karena ingin lebih banyak mendengar keluhan dan kebutuhan para Lansia.

"Saya tak mau membaca sambutan, saya hanya mau bertanya satu pertanyaan saja, apa yang bisa saya perbuat untuk para orang tua saya ini?," ucap Edy Rahmayadi.

Walau pun hingga saat ini, kata Edy Rahmayadi, Pemprov Sumut belum mampu memenuhi seluruh kebutuhan para Lansia. "Kami mohon maaf sebelumnya, belum bisa berbuat banyak untuk ayah-bunda, doakan saya agar bisa membuat tempat berkumpul dan bersilahturahmi untuk para orang tua kami, jangan ada kata menyerah karena usia adalah anugerah," ungkap Edy.

Guna menghangatkan suasana, Gubernur pun membawakan dua tembang lagu, yakni ‘Setulus Hatimu Semurni Cintamu’ milik Arie Koesmiran dan lagu ‘Tuhan’ kepunyaan Bimbo. Lirik lagu yang sederhana dan menyentuh hati, membuat beberapa lansia berkaca-kaca matanya, Gubernur pun ikut tersentuh dan meneteskan air mata.

"Bunda menangis, saya pun jadi ikut menangis, ini air mata bahagia, kami mohon maaf pada orang tua kami, kami berjanji pelan-pelan akan kita perbaiki Sumut ini, dulu kita merdeka lewat jasa para orang tua yang ada di depan kita ini," ujarnya.

Mukhlis Lubis mewakili para Lansia mengucapkan terima kasih kepada Gubernur dan Pemprov Sumut. "Kegiatan pagi ini, suatu bentuk perhatian dari pemerintah kepada kami para lanjut usia, untuk itu saya ucapkan terima kasih, semoga apa yang diberikan mendapat balasan dari Allah SWT, karena kewajiban kita adalah mengasihi antar sesama," ucap Mukhlis.

Salah seorang penerima bantuan, Masrah Lubis (71), warga Jalan Garu 6, Medan Amplas, juga merasa kagum dengan apa yang dilakukan Gubernur Edy Rahmayadi. "Sampai usia saya ini, baru zaman Pak Edy lah ada diberikan bantuan untuk kami yang Lansia ini," ucap Masrah.

www.humassumut.id
www.humas.sumutprov.go.id




Komentar

Postingan populer dari blog ini

Para Mahasiswa Papua Datangi Markas Laskar FPI Kota Malang Minta Perlindungan

Rabu, 21 Agustus 2019
Faktakini.net, Jakarta - Yaqub bersama para Pelajar dan Mahasiswa dari Papua mendatangi Markas FPI Kota Malang guna meminta pengamanan. Yakub dan para pelajar Papua mengaku sudah sangat putus asa, khawatir atas keselamatan mereka, usai insiden bendera Merah Putih dibuang ke selokan di Surabaya yang berujung penangkapan 43 Mahasiswa Papua dan kemudian terjadi kerusuhan di Papua dan Papua Barat, Senin (19/8/2019).
Andre Aston Wali Laskar LPI Kota Malang dengan senang hati menerima Kedatangan mereka dan memberikan pengamanan.
Andre meminta para pelajar agar tetap bersekolah dan kuliah di kota Malang, dan FPI kota Malang siap melindungi mereka.
"Sesuai dengan instruksi Panglima Besar LPI (Ustadz Maman Suryadi), diketahui oleh Imam Besar (Habib Rizieq Shihab), kami melindungi orang-orang Papua yang ada di Malang, kami melindungi orang-orang Papua yang sedang belajar di kota Malang. Jadi kalau ada gangguan segala macam, tidak sempat lapor ke pihak (aparat), l…

Hotman Paris Ungkap Perjuangan Prabowo Rebut Tanah Di Kalimantan Dari Asing

Senin, 18 Februari 2019

Faktakini.com, Jakarta -
Capres Petahana menuding saingannya Prabowo Subianto memiliki lahan yang sangat luas di Kalimantan Timur dan Aceh Tengah. Bahkan disebut jumlahnya hingga ratusan ribu hektare.

Menurut data pemberitaan detikFinance, Prabowo melalui perusahaannya PT Kaltim Nusantara Coal (KNC) memenangkan perebutan konsesi lahan tambang batubara seluas 10.000 hektare di Kutai Timur. Dia berebut dengan pihak asing Churchill Mining Plc asal Inggris.

Kuasa Hukum KNC Hotman Paris mengungkapkan pihaknya memenangkan gugatan hingga ke tingkat peninjauan kembali (PK) di Mahkamah Agung.

"Sejak gugatan ditingkat pertama PTUN Samarinda, PTTUN di Jakarta, Kasasi di MA hingga PK semua dimenangkan oleh Kaltim Nusantara Coal," ujar Hotman ketika ditemui di Kantornya Gedung Summitmas Tower I Sudirman, Selasa (25/6/2013).

"Mengapa saya sebut harta karun? karena nilai batu bara dari yang digugat oleh Churchill yakni mencapai US$ 1,8 miliar, uang sebanyak it…

FPI Bersama Kepolisian Bubarkan Acara LGBT Di Magelang

Ahad, 14 Oktober 2018

Faktakini.com, Magelang - Hari ini, Ahad (14/10/2018) berlangsung acara yang diduga LGBT di Mall Arthos Magelang, Jawa Tengah.

Mendapat laporan masyarakat, FPI Magelang Raya kemudian menemui pihak kepolisian.

Akhirnya pihak Kepolisian  kemudian memerintahkan kepada management Mall Arthos mall dan panitia penyelenggara untuk menghentikan dan membongkar panggung siang ini juga.