Langsung ke konten utama

Featured Post

Di ILC, Geisz Chalifah: Tidak Adil Benar Kita pada Anies

Rabu, 15 Juli 2020

Faktakini.net, Jakarta - Keputusan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan tentang reklamasi Ancol terus menjadi polemik. Berbagai Channel mendiskusikan keputusan Anies tersebut.

Indonesia Layers Club (ILC) TVOne tak ketinggalan mengangkat tema ini dengan judul Reklamasi Ancol: Anies Ingkar Janji? Penolak dan pendukung reklamasi Ancol bertemu di forum yang dipandu Karni Ilyas itu.

Komisaris Ancol Geisz Chalifah penting dihadirkan karena diduga reklamasi Ancol itu dianggap untuk  kepentingan komersial. Padahal Kepgub itu untuk menjaga Jakarta dari banjir dan untuk kepentingan publik.

Namun Geisz sedikit bereaksi ketika narasumber Suzan Herawati selaku Sekjen Koalisi Masyarakat untuk Keadilan Perikanan menyinggung masjid Apung Ancol yang dianggapnya membangun semangat keagamaan.

Suzan menyebut janganlah perluasan itu membuat terlalu religius. Pernyataan Suzan itu dijelakan lagi bahwa janganlah agama dipolitisasi untuk kepentingan suara.

Geisz langsung membantah. Bahwa ma…

Para Mahasiswa Papua Datangi Markas Laskar FPI Kota Malang Minta Perlindungan




Rabu, 21 Agustus 2019

Faktakini.net, Jakarta - Yaqub bersama para Pelajar dan Mahasiswa dari Papua mendatangi Markas FPI Kota Malang guna meminta pengamanan.
Yakub dan para pelajar Papua mengaku sudah sangat putus asa, khawatir atas keselamatan mereka, usai insiden bendera Merah Putih dibuang ke selokan di Surabaya yang berujung penangkapan 43 Mahasiswa Papua dan kemudian terjadi kerusuhan di Papua dan Papua Barat, Senin (19/8/2019).

Andre Aston Wali Laskar LPI Kota Malang dengan senang hati menerima Kedatangan mereka dan memberikan pengamanan.

Andre meminta para pelajar agar tetap bersekolah dan kuliah di kota Malang, dan FPI kota Malang siap melindungi mereka.

"Sesuai dengan instruksi Panglima Besar LPI (Ustadz Maman Suryadi), diketahui oleh Imam Besar (Habib Rizieq Shihab), kami melindungi orang-orang Papua yang ada di Malang, kami melindungi orang-orang Papua yang sedang belajar di kota Malang. Jadi kalau ada gangguan segala macam, tidak sempat lapor ke pihak (aparat), lapor kami. Kan rumah saya ada di bekakang, jadi kalau ada apa-apa sampai masuk, (silahkan) ke rumah belakang. Jadi jangan takut, jangan termakan isu", ujar Andre Aston Wali Laskar LPI Kota Malang.

Hal ini sekaligus meruntuhkan hoax dan fitnah keji yang dilontarkan oleh musuh-musuh Islam bahwa FPI memusuhi warga Papua dan bahkan dituding sebagai penyebab kerusuhan di Papua dan Papua Barat.

Berbeda suku, agama dan sebagainya bukan berarti kita tidak bisa bekerjasama dalam bidang kemanusiaan. Warga Papua adalah saudara sebangsa kita, musuh kita adalah OPM, bukan warga Papua.

Panglima LPI Ustadz Maman Suryadi pun membenarkan bahwa Markas FPI Kota Malang didatangi oleh Yakub beserta para Mahasiswa Papua, untuk meminta bantuan penjagaan dan perlindungan kepada keluarga dan para Mahasiswa Papua di Kota Malang, Jawa Timur.
Ustadz Maman menyatakan di belakang Markas LPI kota Malang memang ada rumah kos yang dihuni oleh para mahasiswa Papua dan keluarganya.

Dan pak Yakub beserta keluarganya secara resmi mendatangi Markas LPI Kota Malang untuk meminta bantuan perlindungan untuk keluarganya, dan dengan senang hati LPI Kota Malang sigap langsung melindungi mereka, ujar Ustadz Maman.

Dalam link berikut ada rekaman pembicaraan antara Ustadz Maman Suryadi Panglima LPI dengan Yakub perwakilan Mahasiswa Papua Kota Malang. 

"Teman-teman dari FPI siap untuk membantu dan mengamankan saudara-saudara saya yang dari Papua. Kita tetap bersaudara, tetap kita akan selalu menjaga teman-teman kita dari Papua", ujar Ustadz Maman kepada pak Yakub. 

*Waspada ada pihak yang tidak senang FPI dicintai umat karena itu mereka kemudian menekan dan memaksa para Mahasiswa Papua untuk memberikan pernyataan bahwa mereka " dipaksa" oleh FPI dan berbagai penipuan lainnya. Bukti video yang kami kirimkan suda sangat jelas, tak ada rekayasa dan pemaksaan apapun terhadap para Mahasiswa Papua, dan dengan mudah bisa dibuktikan kebenarannya. Semoga Allah SWT membalas upaya penipuan pihak-pihak yang dengki dan berusaha memfitnah FPI. 

*Kunjungan Saudara asal Papua ke Markaz LPI Kota Malang*

https://youtu.be/Sm3sUf90Rn0
╔••════❁﷽❁════••╗
*Donasi Peduli Media FPI*
Bank Syariah Mandiri (kode 451)
No. Rek 720-161-1045
a.n FPI REK MEDIA
╚••═════════════••╝

    *Subscribe Youtube Fronttv:*
   www.youtube.com/c/fronttv
     *Kunjungi Website Resmi FPI :*
             www.fpi-online.com
                www.fpi-dki.com
             www.fpi-banten.com
               www.fpi-jabar.com
             www.fpi-jateng.com
               www.fpi-jatim.com

*Mohon Bantu Sebarkan Sebagai*
     *Amal Sholeh Anda, Semoga*
            *Bermanfaat Aamiin.*


















Postingan populer dari blog ini

Kerap Hina Habib Rizieq Dan Anies, Saat Sakit Hingga Meninggal Anies Yang Mengurusnya

Senin, 13 April 2020

Faktakini.net

Hari ini saya harus ucapkan terimaa kasih kepada senior saya abangda Lukman Hakiem yang mantan anggota DPR dan penasihat ahli Wapres Hamzah Haz serta staf perdana menteri M Natsir... Beliau dengan lapang hati meminta bantuan langsung kepada Gubenur DKI Anies Baswedan atas segala kendala selama senior saya AE Priyono di rawat di rumah sakit, mulai dari pemintaan tes swab corona hingga pencarian rumah sakit, hingga proses pemakaman.

''Saya terima kasih kepada Anies Baswedan yang merespons WA saya dengan cepat soal perawatan kepada sahabat saya AE Priyono. Begitu saya WA dan telepon, langsung Anies mengerahkan tenaga medis ke AE Priyono.

Bahkan ketika saya kabari bila AE wafat, Anies langsung respons dengan mengatakan bantuan apalagi yang masih bisa dilakukan? Saya jawab dengan minta agar bantu soal pemakamannya. Anies jawab Okey. Di situ Saya terharu,'' katanya.

Mengapa terharu? Abangda Lukman mengatakan karena dia tahu AE Priyono seri…

Bukan Level Indonesia Lagi, Anies Resmi Masuk 20 Besar Tokoh Dunia!

Rabu, 24 Juli 2019

Faktakini.net, Jakarta - Sudah sejak lama masyarakat internasional mengagumi Gubernur DKI Anies Baswedan. Ketokohan dan kemimpinan Anies itu skalanya sudah bukan nasional atau Indonesia lagi, tapi sudah termasuk tokoh dunia.

Sejak tahun 2010, Anies telah terpilih sebagai satu dari 20 tokoh yang membawa perubahan dunia untuk 20 tahun mendatang oleh majalah Foresight yang terbit di Jepang akhir April 2010.

Dalam edisi khusus yang berjudul '20 Orang 20 Tahun', itu Foresight mengulas 20 tokoh yang diperkirakan bakal menjadi perhatian global karena mereka akan sangat berperan dalam perubahan dunia dua dekade mendatang.

Nama Anies yang saat itu masih menjadi Rektor Universitas Paramadina itu dicantumkan bersama 19 tokoh dunia lain seperti Perdana Menteri Rusia Vladimir Putin, Presiden Venezuela Hugo Chavez, Menlu Inggris David Miliband, anggota Parlemen dan Sekjen Indian National Congress India Rahul Gandhi, serta politisi muda Partai Republik dan anggota House o…