Langsung ke konten utama

Featured Post

(Video) Siap Basmi PKI, FPI Dan Warga Tanah Abang Bakar Bendera PKI

Sabtu, 30 Mei 2020

Faktakini.net, Jakarta - Siap Basmi PKI, FPI Dan Warga Tanah Abang Bakar Bendera PKI

Klik video:

Dikunjungi Jalih Pitoeng, Didin Ayah Harun Korban Tragedi 22 Mei Ucapkan Terima Kasih



Sabtu, 31 Agustus 2019

Faktakini.net, Jakarta - Pada hari Jum'at (30/8/2019) telah berlangsung aksi unjuk rasa ratusan massa di depan Gedung DPR RI, Jakarta.

Aksi ini bertemakan 'Gerakan 30 Agustus Rakyat Tuntut Keadilan' itu, dan sebelum ke DPR mereka lebih dulu Sholat Jumat di Masjid Al Azhar, baru setelah itu massa bergerak ke DPR.

Aksi dilakukan oleh Dewan Persaudaraan Relawan Rakyat Indonesia yang disingkat adalah DPR RI, dan Ketua Umumnya adalah bang Jalih Pitoeng.

Tuntutan peserta aksi adalah tuntaskan residu Pemilu 2019, yaitu mengusut kasus kematian ratusan anggota KPPS dan massa aksi 22 Mei termasuk tentunya menuntut keadilan untuk Harun Al Rasyid bocah yang menjadi korban tragedi tersebut.

Selain itu massa juga menuntut pulangkan Imam Besar Habib Rizieq Shihab, sebagai tugas melindungi warganya.

Usai aksi, bang Jalih Pitoeng beserta rombongan kemudian mengunjungi kediaman Didin Wahyudin, ayahanda almarhum Harun korban tragedi 22 Mei 2019. Didin pun merasa terharu dan mengucapkan terima kasih.

"Terima kasih bang jalih pitoeng...sudah mau berkunjung ke gubuk saya. Mohon maaf saya tidak bisa ikut berjuang bersama di karnakan tidak ada izin dari kedua orang tua saya...", ujar Didin di akun media sosialnya.

"Namun saya tak putus2 nya berdoa untuk perjuangan ini
Semoga mereka mendengar dan bergerak untuk melaksanakan aspirasi dari rakyat yg sedang menuntut keadilan di negri ini...", tutup Didin.


Postingan populer dari blog ini

Para Mahasiswa Papua Datangi Markas Laskar FPI Kota Malang Minta Perlindungan

Rabu, 21 Agustus 2019
Faktakini.net, Jakarta - Yaqub bersama para Pelajar dan Mahasiswa dari Papua mendatangi Markas FPI Kota Malang guna meminta pengamanan. Yakub dan para pelajar Papua mengaku sudah sangat putus asa, khawatir atas keselamatan mereka, usai insiden bendera Merah Putih dibuang ke selokan di Surabaya yang berujung penangkapan 43 Mahasiswa Papua dan kemudian terjadi kerusuhan di Papua dan Papua Barat, Senin (19/8/2019).
Andre Aston Wali Laskar LPI Kota Malang dengan senang hati menerima Kedatangan mereka dan memberikan pengamanan.
Andre meminta para pelajar agar tetap bersekolah dan kuliah di kota Malang, dan FPI kota Malang siap melindungi mereka.
"Sesuai dengan instruksi Panglima Besar LPI (Ustadz Maman Suryadi), diketahui oleh Imam Besar (Habib Rizieq Shihab), kami melindungi orang-orang Papua yang ada di Malang, kami melindungi orang-orang Papua yang sedang belajar di kota Malang. Jadi kalau ada gangguan segala macam, tidak sempat lapor ke pihak (aparat), l…

Bukan Level Indonesia Lagi, Anies Resmi Masuk 20 Besar Tokoh Dunia!

Rabu, 24 Juli 2019

Faktakini.net, Jakarta - Sudah sejak lama masyarakat internasional mengagumi Gubernur DKI Anies Baswedan. Ketokohan dan kemimpinan Anies itu skalanya sudah bukan nasional atau Indonesia lagi, tapi sudah termasuk tokoh dunia.

Sejak tahun 2010, Anies telah terpilih sebagai satu dari 20 tokoh yang membawa perubahan dunia untuk 20 tahun mendatang oleh majalah Foresight yang terbit di Jepang akhir April 2010.

Dalam edisi khusus yang berjudul '20 Orang 20 Tahun', itu Foresight mengulas 20 tokoh yang diperkirakan bakal menjadi perhatian global karena mereka akan sangat berperan dalam perubahan dunia dua dekade mendatang.

Nama Anies yang saat itu masih menjadi Rektor Universitas Paramadina itu dicantumkan bersama 19 tokoh dunia lain seperti Perdana Menteri Rusia Vladimir Putin, Presiden Venezuela Hugo Chavez, Menlu Inggris David Miliband, anggota Parlemen dan Sekjen Indian National Congress India Rahul Gandhi, serta politisi muda Partai Republik dan anggota House o…

Kerap Hina Habib Rizieq Dan Anies, Saat Sakit Hingga Meninggal Anies Yang Mengurusnya

Senin, 13 April 2020

Faktakini.net

Hari ini saya harus ucapkan terimaa kasih kepada senior saya abangda Lukman Hakiem yang mantan anggota DPR dan penasihat ahli Wapres Hamzah Haz serta staf perdana menteri M Natsir... Beliau dengan lapang hati meminta bantuan langsung kepada Gubenur DKI Anies Baswedan atas segala kendala selama senior saya AE Priyono di rawat di rumah sakit, mulai dari pemintaan tes swab corona hingga pencarian rumah sakit, hingga proses pemakaman.

''Saya terima kasih kepada Anies Baswedan yang merespons WA saya dengan cepat soal perawatan kepada sahabat saya AE Priyono. Begitu saya WA dan telepon, langsung Anies mengerahkan tenaga medis ke AE Priyono.

Bahkan ketika saya kabari bila AE wafat, Anies langsung respons dengan mengatakan bantuan apalagi yang masih bisa dilakukan? Saya jawab dengan minta agar bantu soal pemakamannya. Anies jawab Okey. Di situ Saya terharu,'' katanya.

Mengapa terharu? Abangda Lukman mengatakan karena dia tahu AE Priyono seri…