Langsung ke konten utama

Featured Post

Pernyataan Ponpes Sunniyah Salafiyah Pasuruan Atas Ucapan Muwafiq Yang Menghina Rasulullah

Ahad, 8 Desember 2019

Faktakini.net, Jakarta - Pernyataan Ponpes Sunniyah Salafiyah Pasuruan Atas Ucapan Muwafiq Yang Menghina Rasulullah


Diduga ASN Pemkab Lamongan Sebar Hoax Dan Ujaran Kebencian Menghina Gubernur DKI Dan Ulama


Selasa, 13 Agustus 2019

Faktakini.net, Jakarta - Viral di media sosial seseorang bernama Harianto yang diduga kuat merupakan ASN Pemkab Lamongan, Jawa Timur melalui akun pribadinya telah menyebarkan hoax, ujaran kebencian dan menghujat Gubernur DKI Jakarta Haji Anies Rasyid Baswedan dan Habib Rizieq Shihab.

Foto Anies Gubernur DKI ia edit rambutnya menjadi tanaman lidah buaya dan giginya diedit menjadi besar seperti gigi kelinci, disertai dengan narasi jahat "Gubernur terburuk dalam sejarah NKRI".

Sementara Habib Rizieq Shihab yang merupakan dzurriyah Rasulullah SAW yang mana almarhum Mbah Moen pun sangat menghormatinya, dicaci maki sebagai "bajingan" Oleh Harianto. Ada pula laporan bahwa oknum ASN Pemkab Lamongan ini juga menghujat Habib Bahar bin Smith.

Sebagai negara yang berlandaskan hukum dan semua Warga Negara kedudukannya di mata hukum, siapapun yang melakukan pelanggaran wajib diproses secara hukum, walaupun ia seorang ASN.

Apalagi yang ia hina adalah seorang Gubernur, Kepala Daerah Tingkat I di Indonesia serta para Habaib.

Jangan sampai kesabaran umat menjadi habis dan akhirnya bertindak sendiri-sendiri apabila pelaku ujaran kebencian seperti ini tidak segera ditangkap dan diproses hukumhukum oleh aparat yang berwenang.





Postingan populer dari blog ini

Para Mahasiswa Papua Datangi Markas Laskar FPI Kota Malang Minta Perlindungan

Rabu, 21 Agustus 2019
Faktakini.net, Jakarta - Yaqub bersama para Pelajar dan Mahasiswa dari Papua mendatangi Markas FPI Kota Malang guna meminta pengamanan. Yakub dan para pelajar Papua mengaku sudah sangat putus asa, khawatir atas keselamatan mereka, usai insiden bendera Merah Putih dibuang ke selokan di Surabaya yang berujung penangkapan 43 Mahasiswa Papua dan kemudian terjadi kerusuhan di Papua dan Papua Barat, Senin (19/8/2019).
Andre Aston Wali Laskar LPI Kota Malang dengan senang hati menerima Kedatangan mereka dan memberikan pengamanan.
Andre meminta para pelajar agar tetap bersekolah dan kuliah di kota Malang, dan FPI kota Malang siap melindungi mereka.
"Sesuai dengan instruksi Panglima Besar LPI (Ustadz Maman Suryadi), diketahui oleh Imam Besar (Habib Rizieq Shihab), kami melindungi orang-orang Papua yang ada di Malang, kami melindungi orang-orang Papua yang sedang belajar di kota Malang. Jadi kalau ada gangguan segala macam, tidak sempat lapor ke pihak (aparat), l…

KPK Akan Beberkan Korupsi Infrastruktur Rezim Jokowi Yang Rugikan Miliaran Rupiah

Ahad, 17 Maret 2019

Faktakini.com, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali mengusut kasus dugaan korupsi terkait proyek infrastruktur di era pemerintaan Jokowi - JK ini. Kali ini, proyek infrastruktur yang diduga dikorupsi berada di daerah.

“Penyidikan baru, korupsi infrastruktur di daerah,” ucap juru bicara KPK Febri Diansyah, Kamis (13/3).

Kendati demikian, Febri belum menjelaskan proyek infrastruktur di daerah mana yang diduga dikorupsi. Dia hanya menyebut proyek infrastruktur yang dimaksud yaitu jembatan.

Akibat korupsi ini, negara diduga mengalami kerugian puluhan miliar rupiah. “Diduga kerugian negara puluhan miliar,” tegas Febri.

Rencananya, informasi lebih jauh atau terkait perkembangan akan disampaikan dalam konferensi pers bersama pimpinan KPK. “Sore atau malam ini jika tidak ada kendala akan kami sampaikan perkembangan hasil penyelidikan melaui konferensi pers,” tuturnya.

Sebelumnya, KPK saat ini juga tengah menangani beberapa kasus dugaan korupsi terkait proy…

500 Banci Tumpah Ruah Di Stadion GBK Ikuti Kampanye Jokowi - Ma'ruf

Sabtu, 13 April 2019

Faktakini.com, Jakarta - 500 Banci tumpah ruah memadati Stadion Gelora Bung Karno (GBK), Senayan Jakarta untuk mengikuti kampanye paslon nomor urut 01 Jokowi - Ma'ruf, Sabtu (13/4/2019).

Mereka kaum banci alias waria yang antara lain tergabung dalam Komunitas Forum Komunikasi Waria se-Indonesia ini menyatakan dukungannya terhadap capres petahana itu.

Ketua Komunitas Forum Komunikasi Waria se-Indonesia, Yulianus Rettoblaut mengatakan ada sekitar 500 waria se-DKI Jakarta yang turut hadir dalam kegiatan kampanye terakhir Jokowi-Maruf ini.

Waria-waria ini mengklaim Jokowi kinerjanya saat menjadi presiden selama kurang lebih lima tahun terakhir sudah terbukti.

"Kami mendukung Pak Jokowi karena kinerjanya sudah terbukti dengan pelayanan dan pembangunan infrastrukturnya di seluruh Indonesia," kata Mami Yuli sapaan akrabnya kepada Suara.com di GBK, Sabtu (13/4/2019).

Dia berharap Jokowi-Maruf bisa menangkan Pilpres 2019 dan lebih memperhatikan hak asasi mer…