Langsung ke konten utama

Featured Post

FPI Kalbar Tolong Nek Tupai Lalu Bangun Kembali Rumahnya Yang Hangus Terbakar, Masya Allah

Rabu, 16 Oktober 2019

Faktakini.net, Jakarta - Dunia medsos digemparkan dengan viralnya foto seorang wanita tua yang sedang jongkok didekat puing-puing bangunan rumahnya yang hangus terbakar kobaran api, raut wajah tua yang keriput itu mengisyaratkan kondisi pasrah mendalam.

Di foto itu terlihat lengan kirinya sedang menyangga tukang pipi dan tangan kanannya menutupi dahi. Siapapun yang melihat foto tersebut seakan terbawa masuk dalam kecambuk perasaan sang nenek tua misterius itu.

Foto Diviralkan oleh Abdur Rohman Zakia melalui akun sosial facebook.
Menyusul kabar dari anggota HILMI KalBar bahwa wanita tua yang sempat viral beberapa hari sebelumnya adalah nenek dari salah satu anggota LPI Kalimantan Barat bernama Dimas.

Dari cucunya itu deketahui neneknya bernama Lung Ateng atau biasa dipanggil dengan sebutan Nek Tupai oleh warga dikampungnya yaitu Dusun Zakaria RT 003 / RW 008 Desa Tebang Kacang, Kecamatan Sungai Raya kabupaten Kubu Raya Kalimantan Barat.

Mendengar kabar tersebut T…

Video Hoax "Bom Bunuh Diri Dekat Ka'bah" Selalu Diviralkan Oknum

Sabtu, 8 Juni 2019

Faktakini.net

Sebuah video yang dinarasikan sebagai serangan bom bunuh diri disebarkan oleh Halaman Facebook Dakwah Harian.

Video berdurasi 39 detik itu menampilkan bercak darah di dekat Hajar Aswad Ka’bah dan ditonton oleh umat Muslim yang sedang beribadah. Terdengar pula suara pria di video yang menjelaskan insiden itu dalam bahasa Arab.

“Ka'bah diserang bom bunuh diri. Tapi janji Allah itu pasti. Hanya pengebom seorang diri yang mati,” tulis Dakwah Harian dalam narasinya.

Video itu segera menjadi viral setelah dibagikan 9,4 ribu kali.

Selain Dakwah Harian, video tersebut juga banyak dibagikan oleh akun-akun lain di Facebook dan YouTube.
Salah satu akun di YouTube yang menyebarkan video ini adalah channel Moeslimchoice TV pada tanggal yang sama.

Channel tersebut memberikan teks tambahan di dalam video dengan narasi “4 jam yang lalu terjadi bom bunuh diri di depan BAITULLAH. Hanya yang bawa bom yang hancur dan tak ada korban di pihak lain. Maha Besar Allah swt yang menjaga keselamatan hambanya.”

Video itu pun telah ditonton 34.476 kali hingga 31 Mei 2019.

Benarkah ada bom bunuh diri di depan Baitullah?

PEMERIKSAAN FAKTA

Video yang beredar sepekan ini di media sosial, sebenarnya telah banyak beredar sebelumnya di YouTube.

Akun Nashikkar Moin pathan, misalnya, mengunggah video yang berkonten sama dengan narasi berbeda pada 11 September 2017.

Video itu diberi judul “Accident happened in haram shareef at Hajr E Aswad”. Video tersebut telah ditonton lebih dari 2 juta kali hingga hari ini.

Menurut situs berita Gulf News edisi 1 Oktober 2017, pasukan khusus untuk keamanan Masjidil Haram di Mekkah telah membantah laporan tentang insiden di sebelah Ka’bah tersebut.

Menurut Sameh Al Selmi, juru bicara pasukan khusus tersebut, bahwa video tersebut adalah video lama yang diedarkan kembali di medsos.

"Ini adalah foto lama dan diambil setelah seorang peziarah Afrika berusia 50-an terluka di kakinya setelah ia terpeleset ketika kerumunan besar mengelilingi Ka'bah," katanya.

Menurut Sameh Al Selmi, warga Afrika yang terluka tersebut diberi perawatan pertolongan pertama di tempat itu sebelum dia dibawa ke Rumah Sakit Ajyah.

Situs detik.com pernah memberitakan mengenai video viral tersebut pada Minggu, 1 Oktober 2017.

Saat itu informasi mengenai hal itu tersebar dalam pesan berantai pada aplikasi perpesanan WhatsApp. Berikut ini link berita detik saat itu: https://bit.ly/2EHqO35

Pada tahun itu, 2017, ditelusuri dari sejumlah pemberitaan media Arab Saudi seperti Okaz. Media itu membuat penjelasan tentang video tersebut yang juga ramai beredar di Saudi.

Media Saudi ketika itu menuliskan pihak pengamanan Masjidil Haram menyebut video yang beredar tentang ceceran darah di depan Hajar Aswad, Ka'bah, Masjidil Haram, adalah gambar lama.

Jubir pasukan pengaman Masjidil Haram, Mayor Sameh Al Salami, mengatakan gambar darah yang berceceran di lokasi Tawaf sekitar Hajar Aswad dan beredar di medsos video insiden seorang jemaah asal Afrika berusia sekitar 50 tahun yang terpeleset dan jatuh.

Jemaah itu kemudian mengalami luka-luka pada kakinya. Sesaat setelah kejadian pihak pengamanan Masjidil Haram langsung mendatangkan ambulans dan melarikan jemaah tersebut ke Rumah Sakit Ajyah untuk mendapatkan perawatan yang semestinya.

KESIMPULAN

Video viral tersebut sebenarnya adalah peristiwa lama yang kemudian diedarkan kembali. Pertama pada September 2017 dan akhir Mei 2019 dengan narasi bahwa darah yang berlumuran di dekat Ka’bah itu berasal dari  seseorang yang melakukan bom bunuh diri.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Para Mahasiswa Papua Datangi Markas Laskar FPI Kota Malang Minta Perlindungan

Rabu, 21 Agustus 2019
Faktakini.net, Jakarta - Yaqub bersama para Pelajar dan Mahasiswa dari Papua mendatangi Markas FPI Kota Malang guna meminta pengamanan. Yakub dan para pelajar Papua mengaku sudah sangat putus asa, khawatir atas keselamatan mereka, usai insiden bendera Merah Putih dibuang ke selokan di Surabaya yang berujung penangkapan 43 Mahasiswa Papua dan kemudian terjadi kerusuhan di Papua dan Papua Barat, Senin (19/8/2019).
Andre Aston Wali Laskar LPI Kota Malang dengan senang hati menerima Kedatangan mereka dan memberikan pengamanan.
Andre meminta para pelajar agar tetap bersekolah dan kuliah di kota Malang, dan FPI kota Malang siap melindungi mereka.
"Sesuai dengan instruksi Panglima Besar LPI (Ustadz Maman Suryadi), diketahui oleh Imam Besar (Habib Rizieq Shihab), kami melindungi orang-orang Papua yang ada di Malang, kami melindungi orang-orang Papua yang sedang belajar di kota Malang. Jadi kalau ada gangguan segala macam, tidak sempat lapor ke pihak (aparat), l…

KPK Akan Beberkan Korupsi Infrastruktur Rezim Jokowi Yang Rugikan Miliaran Rupiah

Ahad, 17 Maret 2019

Faktakini.com, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali mengusut kasus dugaan korupsi terkait proyek infrastruktur di era pemerintaan Jokowi - JK ini. Kali ini, proyek infrastruktur yang diduga dikorupsi berada di daerah.

“Penyidikan baru, korupsi infrastruktur di daerah,” ucap juru bicara KPK Febri Diansyah, Kamis (13/3).

Kendati demikian, Febri belum menjelaskan proyek infrastruktur di daerah mana yang diduga dikorupsi. Dia hanya menyebut proyek infrastruktur yang dimaksud yaitu jembatan.

Akibat korupsi ini, negara diduga mengalami kerugian puluhan miliar rupiah. “Diduga kerugian negara puluhan miliar,” tegas Febri.

Rencananya, informasi lebih jauh atau terkait perkembangan akan disampaikan dalam konferensi pers bersama pimpinan KPK. “Sore atau malam ini jika tidak ada kendala akan kami sampaikan perkembangan hasil penyelidikan melaui konferensi pers,” tuturnya.

Sebelumnya, KPK saat ini juga tengah menangani beberapa kasus dugaan korupsi terkait proy…

500 Banci Tumpah Ruah Di Stadion GBK Ikuti Kampanye Jokowi - Ma'ruf

Sabtu, 13 April 2019

Faktakini.com, Jakarta - 500 Banci tumpah ruah memadati Stadion Gelora Bung Karno (GBK), Senayan Jakarta untuk mengikuti kampanye paslon nomor urut 01 Jokowi - Ma'ruf, Sabtu (13/4/2019).

Mereka kaum banci alias waria yang antara lain tergabung dalam Komunitas Forum Komunikasi Waria se-Indonesia ini menyatakan dukungannya terhadap capres petahana itu.

Ketua Komunitas Forum Komunikasi Waria se-Indonesia, Yulianus Rettoblaut mengatakan ada sekitar 500 waria se-DKI Jakarta yang turut hadir dalam kegiatan kampanye terakhir Jokowi-Maruf ini.

Waria-waria ini mengklaim Jokowi kinerjanya saat menjadi presiden selama kurang lebih lima tahun terakhir sudah terbukti.

"Kami mendukung Pak Jokowi karena kinerjanya sudah terbukti dengan pelayanan dan pembangunan infrastrukturnya di seluruh Indonesia," kata Mami Yuli sapaan akrabnya kepada Suara.com di GBK, Sabtu (13/4/2019).

Dia berharap Jokowi-Maruf bisa menangkan Pilpres 2019 dan lebih memperhatikan hak asasi mer…