Langsung ke konten utama

Featured Post

Sukses Turunkan Penularan Corona Di DKI, Kepala Daerah Berbondong-Bondong Tiru Langkah Anies

Jum'at, 29 Mei 2020

Faktakini.net, Jakarta - Jurus Anies dalam memerangi wabah Corona alias Covid-19 memang luar biasa. Ia adalah Kepala daerah dengan inisiatif dan kinerja terbaik, terutama dalam mengantisipasi dan menanggulangi dampak pandemi.

Sejak Januari 2020 dirinya sudah memberikan sosialiasi tentang adanya bahaya virus Pneumonia Wuhan yang sekarang dikenal sebagai Covid-19.

Semua publikasi sejak dini itu bisa dicek melalui sosial media DKI, Dinas Kesehatan DKI, hingga BUMD milik DKI, semua serempak mendukung instruksi Gubernur Anies agar menyampaikan kewaspadaan pada masyarakat.

Cara Anies Baswedan menghadapi virus ini membuat pemimpin daerah lain meniru jejaknya. Bahkan banyak dari mereka juga meminta bantuan pada Anies untuk memberikan pertolongan. Seperti yang dilakukan Wakil Walikota Depok Pradi Supriatna pada 2 April 2020. Pihaknya meminta kepada sang Gubernur membantu memberikan alat rapid test.

Hasilnya Kota Depok mendapatkan bantuan sekitar 2400 unit alat rapid t…

Video Hoax "Bom Bunuh Diri Dekat Ka'bah" Selalu Diviralkan Oknum

Sabtu, 8 Juni 2019

Faktakini.net

Sebuah video yang dinarasikan sebagai serangan bom bunuh diri disebarkan oleh Halaman Facebook Dakwah Harian.

Video berdurasi 39 detik itu menampilkan bercak darah di dekat Hajar Aswad Ka’bah dan ditonton oleh umat Muslim yang sedang beribadah. Terdengar pula suara pria di video yang menjelaskan insiden itu dalam bahasa Arab.

“Ka'bah diserang bom bunuh diri. Tapi janji Allah itu pasti. Hanya pengebom seorang diri yang mati,” tulis Dakwah Harian dalam narasinya.

Video itu segera menjadi viral setelah dibagikan 9,4 ribu kali.

Selain Dakwah Harian, video tersebut juga banyak dibagikan oleh akun-akun lain di Facebook dan YouTube.
Salah satu akun di YouTube yang menyebarkan video ini adalah channel Moeslimchoice TV pada tanggal yang sama.

Channel tersebut memberikan teks tambahan di dalam video dengan narasi “4 jam yang lalu terjadi bom bunuh diri di depan BAITULLAH. Hanya yang bawa bom yang hancur dan tak ada korban di pihak lain. Maha Besar Allah swt yang menjaga keselamatan hambanya.”

Video itu pun telah ditonton 34.476 kali hingga 31 Mei 2019.

Benarkah ada bom bunuh diri di depan Baitullah?

PEMERIKSAAN FAKTA

Video yang beredar sepekan ini di media sosial, sebenarnya telah banyak beredar sebelumnya di YouTube.

Akun Nashikkar Moin pathan, misalnya, mengunggah video yang berkonten sama dengan narasi berbeda pada 11 September 2017.

Video itu diberi judul “Accident happened in haram shareef at Hajr E Aswad”. Video tersebut telah ditonton lebih dari 2 juta kali hingga hari ini.

Menurut situs berita Gulf News edisi 1 Oktober 2017, pasukan khusus untuk keamanan Masjidil Haram di Mekkah telah membantah laporan tentang insiden di sebelah Ka’bah tersebut.

Menurut Sameh Al Selmi, juru bicara pasukan khusus tersebut, bahwa video tersebut adalah video lama yang diedarkan kembali di medsos.

"Ini adalah foto lama dan diambil setelah seorang peziarah Afrika berusia 50-an terluka di kakinya setelah ia terpeleset ketika kerumunan besar mengelilingi Ka'bah," katanya.

Menurut Sameh Al Selmi, warga Afrika yang terluka tersebut diberi perawatan pertolongan pertama di tempat itu sebelum dia dibawa ke Rumah Sakit Ajyah.

Situs detik.com pernah memberitakan mengenai video viral tersebut pada Minggu, 1 Oktober 2017.

Saat itu informasi mengenai hal itu tersebar dalam pesan berantai pada aplikasi perpesanan WhatsApp. Berikut ini link berita detik saat itu: https://bit.ly/2EHqO35

Pada tahun itu, 2017, ditelusuri dari sejumlah pemberitaan media Arab Saudi seperti Okaz. Media itu membuat penjelasan tentang video tersebut yang juga ramai beredar di Saudi.

Media Saudi ketika itu menuliskan pihak pengamanan Masjidil Haram menyebut video yang beredar tentang ceceran darah di depan Hajar Aswad, Ka'bah, Masjidil Haram, adalah gambar lama.

Jubir pasukan pengaman Masjidil Haram, Mayor Sameh Al Salami, mengatakan gambar darah yang berceceran di lokasi Tawaf sekitar Hajar Aswad dan beredar di medsos video insiden seorang jemaah asal Afrika berusia sekitar 50 tahun yang terpeleset dan jatuh.

Jemaah itu kemudian mengalami luka-luka pada kakinya. Sesaat setelah kejadian pihak pengamanan Masjidil Haram langsung mendatangkan ambulans dan melarikan jemaah tersebut ke Rumah Sakit Ajyah untuk mendapatkan perawatan yang semestinya.

KESIMPULAN

Video viral tersebut sebenarnya adalah peristiwa lama yang kemudian diedarkan kembali. Pertama pada September 2017 dan akhir Mei 2019 dengan narasi bahwa darah yang berlumuran di dekat Ka’bah itu berasal dari  seseorang yang melakukan bom bunuh diri.

Postingan populer dari blog ini

Para Mahasiswa Papua Datangi Markas Laskar FPI Kota Malang Minta Perlindungan

Rabu, 21 Agustus 2019
Faktakini.net, Jakarta - Yaqub bersama para Pelajar dan Mahasiswa dari Papua mendatangi Markas FPI Kota Malang guna meminta pengamanan. Yakub dan para pelajar Papua mengaku sudah sangat putus asa, khawatir atas keselamatan mereka, usai insiden bendera Merah Putih dibuang ke selokan di Surabaya yang berujung penangkapan 43 Mahasiswa Papua dan kemudian terjadi kerusuhan di Papua dan Papua Barat, Senin (19/8/2019).
Andre Aston Wali Laskar LPI Kota Malang dengan senang hati menerima Kedatangan mereka dan memberikan pengamanan.
Andre meminta para pelajar agar tetap bersekolah dan kuliah di kota Malang, dan FPI kota Malang siap melindungi mereka.
"Sesuai dengan instruksi Panglima Besar LPI (Ustadz Maman Suryadi), diketahui oleh Imam Besar (Habib Rizieq Shihab), kami melindungi orang-orang Papua yang ada di Malang, kami melindungi orang-orang Papua yang sedang belajar di kota Malang. Jadi kalau ada gangguan segala macam, tidak sempat lapor ke pihak (aparat), l…

Bukan Level Indonesia Lagi, Anies Resmi Masuk 20 Besar Tokoh Dunia!

Rabu, 24 Juli 2019

Faktakini.net, Jakarta - Sudah sejak lama masyarakat internasional mengagumi Gubernur DKI Anies Baswedan. Ketokohan dan kemimpinan Anies itu skalanya sudah bukan nasional atau Indonesia lagi, tapi sudah termasuk tokoh dunia.

Sejak tahun 2010, Anies telah terpilih sebagai satu dari 20 tokoh yang membawa perubahan dunia untuk 20 tahun mendatang oleh majalah Foresight yang terbit di Jepang akhir April 2010.

Dalam edisi khusus yang berjudul '20 Orang 20 Tahun', itu Foresight mengulas 20 tokoh yang diperkirakan bakal menjadi perhatian global karena mereka akan sangat berperan dalam perubahan dunia dua dekade mendatang.

Nama Anies yang saat itu masih menjadi Rektor Universitas Paramadina itu dicantumkan bersama 19 tokoh dunia lain seperti Perdana Menteri Rusia Vladimir Putin, Presiden Venezuela Hugo Chavez, Menlu Inggris David Miliband, anggota Parlemen dan Sekjen Indian National Congress India Rahul Gandhi, serta politisi muda Partai Republik dan anggota House o…

Kerap Hina Habib Rizieq Dan Anies, Saat Sakit Hingga Meninggal Anies Yang Mengurusnya

Senin, 13 April 2020

Faktakini.net

Hari ini saya harus ucapkan terimaa kasih kepada senior saya abangda Lukman Hakiem yang mantan anggota DPR dan penasihat ahli Wapres Hamzah Haz serta staf perdana menteri M Natsir... Beliau dengan lapang hati meminta bantuan langsung kepada Gubenur DKI Anies Baswedan atas segala kendala selama senior saya AE Priyono di rawat di rumah sakit, mulai dari pemintaan tes swab corona hingga pencarian rumah sakit, hingga proses pemakaman.

''Saya terima kasih kepada Anies Baswedan yang merespons WA saya dengan cepat soal perawatan kepada sahabat saya AE Priyono. Begitu saya WA dan telepon, langsung Anies mengerahkan tenaga medis ke AE Priyono.

Bahkan ketika saya kabari bila AE wafat, Anies langsung respons dengan mengatakan bantuan apalagi yang masih bisa dilakukan? Saya jawab dengan minta agar bantu soal pemakamannya. Anies jawab Okey. Di situ Saya terharu,'' katanya.

Mengapa terharu? Abangda Lukman mengatakan karena dia tahu AE Priyono seri…