Langsung ke konten utama

Featured Post

FPI Kaltim Galang Dana Banjir Kota Samarinda Di Tiga Lokasi Di Kota Balikpapan

Selasa, 2 Juni 2020

Faktakini.net, Jakarta - Hampir sepekan banjir yang melanda ibukota Provinsi Kaltim Kota Samarinda, yang terjadi di awal memasuki hari raya Idul Fitri hari Ahad, 1 Syawal 1441 H / 24 Mei 2020 lalu.

Intensitas curah hujan yang sangat tinggi malam hingga pagi harinya dalam beberapa jam menyebabkan bendungan Benanga di Samarinda Utara meluap, dan sejumlah wilayah kota Samarinda terutama daerah Utara yang berdataran rendah terendam banjir, sebagian rumah warga masyarakat tergenang banjir dan memutus aktifitas warga seperti hari-hari biasanya.

FPI Kaltim dan sayap juang bergerak di Balikpapan, mengagendakan kegiatan berupa penggalangan dana di sejumlah titik wilayah yang disepakati dalam musyawarah anggota dan pengurus DPC FPI di Balikpapan untuk membantu korban yang terdampak banjir di Kota Samarinda.

Rencana untuk Galang dana tersebut, yang nantinya total dari hasil penggalangan dana di sejumlah titik akan di kirimkan langsung melalui rekening DPD FPI Kaltim ataupun …

Lupa Taruh HP Lalu Tuduh Brigjen TNI Subagyo Mencuri, Perwira Polisi Ini Minta Maaf



 Sabtu, 8 Juni 2019

Faktakini.net, Jakarta -  Video seorang Perwira Menengah Polisi, AKBP LMI yang menuduh Direktur Peralatan Angkatan Darat ,Brigjen TNI Subagyo dan keluarganya mencuri HP miliknya di salah satu hotel di Cilacap, Jawa Tengah viral di media sosial.

Peristiwa yang terekam dalam video amatir berdurasi 1 menit tersebut terjadi di Hotel Atrium Cilacap, Jawa Tengah pada Senin dinihari, 3 Juni 2019 sekitar pukul 04.15 WIB.

Dalam Video tersebut sang AKBP yang bertugas di Mabes Polri tersebut dengan arogan menuduh sang Brigjen dan keluarganya mengambil HP miliknya yang dia letakkan di meja saat makan sahur.

Dimana sang AKBP LMI menghadang keluarga Brigjen Subagyo dan bilang stop stop stop berhenti dulu semuanya siapa yang mengambil HP saya, HP saya hilang, coba periksa semuanya satu-satu.

Mendengar seperti itu Brigjen TNI Subagyo bilang jangan sembarangan menuduh dan istri Brigjen TNI Subagyo juga bilang bapak jangan sembarangan menuduh kami mungkin bapak lupa menaruh HP nya.

Akan tetapi AKBP LMI tersebut memaksa mau menggeledah tas yang dibawa Brigjen TNI Subagyo dan rombongan dan perwira Polisi menyuruh mengeluarkan HP yang berada di saku celana anak laki-laki Brigjen TNI Subagyo an Rafi dan kemudian Rafi mengeluarkan HPnya ternyata itu bukan HP AKBP LMI sehingga Brigjen TNI Subagyo tidak berkenan dan akhirnya cekcok.

Setelah diselidiki dan akhirnya diketahui HP sang pewira Polisi yang arogan tersebut ternyata berada di atas meja makan tempat AKBP LMI tersebut makan. Brigjen TNI Subagyo pun menelepon anak buahnya dan Dandim Cilacap serta Kapolres Cilacap.

Anak buah sang jenderal TNI pun disebut-sebut berdatangan ke Hotel Atrium Cilacap dan sempat mengepung hotel tersebut sehingga membuat sang Perwira Menengah Polri tersebut membuat surat pernyataan minta maaf secara terbuka di atas kertas bermaterai 6.000.

Dalam surat pernyataan tersebut, AKBP LMI mengaku salah lantaran menuduh Direktur Peralatan TNI AD, Brigjen Subagyo dan keluarganya mencuri HP merek Iphone miliknya.

Dia juga meminta maaf lantaran sempat menahan dan melakukan penggeledahan terhadap saku dan tas milik keluarga Subagyo.

Padahal, iphone miliknya tidak diambil oleh keluarga Subagyo, melainkan tertinggal di meja makan alias dia sendiri yang lupa alias pikun.

Dia akhirnya mengaku salah menaruh HP hingga menduga dicuri oleh keluarga Subagyo. Menurutnya, surat pernyataan ini sekaligus sebagai bukti bahwa dugaan Subagyo dan keluarganya curi HP tidak benar.

Komandan Kodim 0703/Cilacap Letkol Inf Wahyo Yuniartoto saat dihubungi SINDOnews membenarkan adanya peristiwa tersebut. Namun, kata dia, semuanya sudah diselesaikan secara kekeluargaan. Dimana kedua belah pihak sudah berdamai. Namun Letkol Wahyo menyarankan agar SINDOnews mengonfirmasi ke Kapendam IV/Diponegoro Kol Inf Zainudin untuk memperoleh konfirmasi yang lebih valid dan komprehensif.

Namun saat dihubungi Kapendam IV/Diponegoro Kol Inf Zainudin tidak merespon baik ditelepon maupun ketika dihubungi via WhatsApp.

Sumber: sindonews.com



Postingan populer dari blog ini

Para Mahasiswa Papua Datangi Markas Laskar FPI Kota Malang Minta Perlindungan

Rabu, 21 Agustus 2019
Faktakini.net, Jakarta - Yaqub bersama para Pelajar dan Mahasiswa dari Papua mendatangi Markas FPI Kota Malang guna meminta pengamanan. Yakub dan para pelajar Papua mengaku sudah sangat putus asa, khawatir atas keselamatan mereka, usai insiden bendera Merah Putih dibuang ke selokan di Surabaya yang berujung penangkapan 43 Mahasiswa Papua dan kemudian terjadi kerusuhan di Papua dan Papua Barat, Senin (19/8/2019).
Andre Aston Wali Laskar LPI Kota Malang dengan senang hati menerima Kedatangan mereka dan memberikan pengamanan.
Andre meminta para pelajar agar tetap bersekolah dan kuliah di kota Malang, dan FPI kota Malang siap melindungi mereka.
"Sesuai dengan instruksi Panglima Besar LPI (Ustadz Maman Suryadi), diketahui oleh Imam Besar (Habib Rizieq Shihab), kami melindungi orang-orang Papua yang ada di Malang, kami melindungi orang-orang Papua yang sedang belajar di kota Malang. Jadi kalau ada gangguan segala macam, tidak sempat lapor ke pihak (aparat), l…

Bukan Level Indonesia Lagi, Anies Resmi Masuk 20 Besar Tokoh Dunia!

Rabu, 24 Juli 2019

Faktakini.net, Jakarta - Sudah sejak lama masyarakat internasional mengagumi Gubernur DKI Anies Baswedan. Ketokohan dan kemimpinan Anies itu skalanya sudah bukan nasional atau Indonesia lagi, tapi sudah termasuk tokoh dunia.

Sejak tahun 2010, Anies telah terpilih sebagai satu dari 20 tokoh yang membawa perubahan dunia untuk 20 tahun mendatang oleh majalah Foresight yang terbit di Jepang akhir April 2010.

Dalam edisi khusus yang berjudul '20 Orang 20 Tahun', itu Foresight mengulas 20 tokoh yang diperkirakan bakal menjadi perhatian global karena mereka akan sangat berperan dalam perubahan dunia dua dekade mendatang.

Nama Anies yang saat itu masih menjadi Rektor Universitas Paramadina itu dicantumkan bersama 19 tokoh dunia lain seperti Perdana Menteri Rusia Vladimir Putin, Presiden Venezuela Hugo Chavez, Menlu Inggris David Miliband, anggota Parlemen dan Sekjen Indian National Congress India Rahul Gandhi, serta politisi muda Partai Republik dan anggota House o…

Kerap Hina Habib Rizieq Dan Anies, Saat Sakit Hingga Meninggal Anies Yang Mengurusnya

Senin, 13 April 2020

Faktakini.net

Hari ini saya harus ucapkan terimaa kasih kepada senior saya abangda Lukman Hakiem yang mantan anggota DPR dan penasihat ahli Wapres Hamzah Haz serta staf perdana menteri M Natsir... Beliau dengan lapang hati meminta bantuan langsung kepada Gubenur DKI Anies Baswedan atas segala kendala selama senior saya AE Priyono di rawat di rumah sakit, mulai dari pemintaan tes swab corona hingga pencarian rumah sakit, hingga proses pemakaman.

''Saya terima kasih kepada Anies Baswedan yang merespons WA saya dengan cepat soal perawatan kepada sahabat saya AE Priyono. Begitu saya WA dan telepon, langsung Anies mengerahkan tenaga medis ke AE Priyono.

Bahkan ketika saya kabari bila AE wafat, Anies langsung respons dengan mengatakan bantuan apalagi yang masih bisa dilakukan? Saya jawab dengan minta agar bantu soal pemakamannya. Anies jawab Okey. Di situ Saya terharu,'' katanya.

Mengapa terharu? Abangda Lukman mengatakan karena dia tahu AE Priyono seri…