Langsung ke konten utama

Featured Post

FPI Kalbar Tolong Nek Tupai Lalu Bangun Kembali Rumahnya Yang Hangus Terbakar, Masya Allah

Rabu, 16 Oktober 2019

Faktakini.net, Jakarta - Dunia medsos digemparkan dengan viralnya foto seorang wanita tua yang sedang jongkok didekat puing-puing bangunan rumahnya yang hangus terbakar kobaran api, raut wajah tua yang keriput itu mengisyaratkan kondisi pasrah mendalam.

Di foto itu terlihat lengan kirinya sedang menyangga tukang pipi dan tangan kanannya menutupi dahi. Siapapun yang melihat foto tersebut seakan terbawa masuk dalam kecambuk perasaan sang nenek tua misterius itu.

Foto Diviralkan oleh Abdur Rohman Zakia melalui akun sosial facebook.
Menyusul kabar dari anggota HILMI KalBar bahwa wanita tua yang sempat viral beberapa hari sebelumnya adalah nenek dari salah satu anggota LPI Kalimantan Barat bernama Dimas.

Dari cucunya itu deketahui neneknya bernama Lung Ateng atau biasa dipanggil dengan sebutan Nek Tupai oleh warga dikampungnya yaitu Dusun Zakaria RT 003 / RW 008 Desa Tebang Kacang, Kecamatan Sungai Raya kabupaten Kubu Raya Kalimantan Barat.

Mendengar kabar tersebut T…

Di Hari Idul Fitri, FPI Sulteng Terus Lanjutkan Bantuan Untuk Korban Banjir Di Morowali



Sabtu, 8 Juni 2019

Faktakini.net, Jakarta - Ramadhan 1440 hijriah baru saja berlalu, takbir, tahmid dan Tahlil berkumandang tanda kemenangan dan kebahagiaan iedul Fitri

Alangkah indahnya keluarga yg berjibaku, bersalaman saling sapa dan memaafkan di iringi linangan air mata tanda kebahagiaan.

Namun di wilayah Kab.Morowali suasana iedul Fitri itu berubah duka dikarenakan hujan yg sangat deras menghujam wilayah kab. Morowali, kecemasan dan duka itu bertambah ketika debit air makin bertambah dan banjir pun menerpa perkampungan dgn ganas dan menyedihkan

Bagai tak berdaya masyarakat pasrah atas kondisi yg ada dan berharap ada tangan2 kemuliaan dari masyarakat dimana pun berada.

Akibat banjir yg melanda kab. Morowali akses masuk kota Morowali terhambat Akibat dua jembatan yg terletak di jalan poros terputus yaitu jembatan yg berada di desa Larobenu kec. Bungku barat  dan desa Lalampu kec. Bahodopi

Akibat dari putusnya jembatan ini maka akses untuk memasuki kota Bungku tidak bisa di jangkau melalui darat dan hanya bisa melewati laut itupun kondisi gelombang laut sangat buruk.

BBM yg harusnya disuplai masuk kota Bungku kab. Morowali juga tidak bisa lewat mengakibatkan BBM langkah dan harga BBM mencapai Rp. 55.000/ liter.
Kondisi ini diterparah dgn matinya aliran listrik dikarenakan puluhan tiang listrik roboh akibat terjangan banjir

Masyarakat sangat membutuhkan bantuan logistik (beras,Indomie,lauk pauk,minyak goreng, sabun mandi, sabun cuci, sikat gigi,pasta gigi dll.) tenda,terpal,popok bayi, air mineral dan penyediaan BBM untuk relawan FPI.

Daerah terparah terkena banjir adalah desa Lalampu kec. Bahodopi di mana daerah tersebut saat terisolir dikarenakan jembatan satu-satunya penghubung jalur jalan terputus.
Oleh karenanya melalu kesempatan ini kami mengetuk pintu hati para dermawan kiranya dapat membantu meringankan beban penderitaan masyarakat korban banjir yg berada di kab. Morowali dgn mendonasikan rejekinya demi keselamatan dan kebahagiaan mereka semua.
Semoga bantuan bapak/ibu dapatlah menjadi penghitung amal ibadah di sisi Allah SWT ..
Saat ini FPI telah berada di lokasi melakukan pendataan atas komando ust. Sugianto kaimudin selaku ketua DPD FPI Sulteng
Salurkan Donasi Anda Melalui:
Rek.Syariah Mandiri (BSM)
7125112239 (Kode Bank 451)
An.KEMANUSIAAN FRONT

Konfirmasi Bantuan/Donasi :
-0811-4501-846 (Ust.Sugianto Kaimudin)
- 0813441043718 (Ust.Kasmuri Salamah)
- 085298908093 (Bendahara DPD-FPI SULTENG)





Komentar

Postingan populer dari blog ini

Para Mahasiswa Papua Datangi Markas Laskar FPI Kota Malang Minta Perlindungan

Rabu, 21 Agustus 2019
Faktakini.net, Jakarta - Yaqub bersama para Pelajar dan Mahasiswa dari Papua mendatangi Markas FPI Kota Malang guna meminta pengamanan. Yakub dan para pelajar Papua mengaku sudah sangat putus asa, khawatir atas keselamatan mereka, usai insiden bendera Merah Putih dibuang ke selokan di Surabaya yang berujung penangkapan 43 Mahasiswa Papua dan kemudian terjadi kerusuhan di Papua dan Papua Barat, Senin (19/8/2019).
Andre Aston Wali Laskar LPI Kota Malang dengan senang hati menerima Kedatangan mereka dan memberikan pengamanan.
Andre meminta para pelajar agar tetap bersekolah dan kuliah di kota Malang, dan FPI kota Malang siap melindungi mereka.
"Sesuai dengan instruksi Panglima Besar LPI (Ustadz Maman Suryadi), diketahui oleh Imam Besar (Habib Rizieq Shihab), kami melindungi orang-orang Papua yang ada di Malang, kami melindungi orang-orang Papua yang sedang belajar di kota Malang. Jadi kalau ada gangguan segala macam, tidak sempat lapor ke pihak (aparat), l…

KPK Akan Beberkan Korupsi Infrastruktur Rezim Jokowi Yang Rugikan Miliaran Rupiah

Ahad, 17 Maret 2019

Faktakini.com, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali mengusut kasus dugaan korupsi terkait proyek infrastruktur di era pemerintaan Jokowi - JK ini. Kali ini, proyek infrastruktur yang diduga dikorupsi berada di daerah.

“Penyidikan baru, korupsi infrastruktur di daerah,” ucap juru bicara KPK Febri Diansyah, Kamis (13/3).

Kendati demikian, Febri belum menjelaskan proyek infrastruktur di daerah mana yang diduga dikorupsi. Dia hanya menyebut proyek infrastruktur yang dimaksud yaitu jembatan.

Akibat korupsi ini, negara diduga mengalami kerugian puluhan miliar rupiah. “Diduga kerugian negara puluhan miliar,” tegas Febri.

Rencananya, informasi lebih jauh atau terkait perkembangan akan disampaikan dalam konferensi pers bersama pimpinan KPK. “Sore atau malam ini jika tidak ada kendala akan kami sampaikan perkembangan hasil penyelidikan melaui konferensi pers,” tuturnya.

Sebelumnya, KPK saat ini juga tengah menangani beberapa kasus dugaan korupsi terkait proy…

500 Banci Tumpah Ruah Di Stadion GBK Ikuti Kampanye Jokowi - Ma'ruf

Sabtu, 13 April 2019

Faktakini.com, Jakarta - 500 Banci tumpah ruah memadati Stadion Gelora Bung Karno (GBK), Senayan Jakarta untuk mengikuti kampanye paslon nomor urut 01 Jokowi - Ma'ruf, Sabtu (13/4/2019).

Mereka kaum banci alias waria yang antara lain tergabung dalam Komunitas Forum Komunikasi Waria se-Indonesia ini menyatakan dukungannya terhadap capres petahana itu.

Ketua Komunitas Forum Komunikasi Waria se-Indonesia, Yulianus Rettoblaut mengatakan ada sekitar 500 waria se-DKI Jakarta yang turut hadir dalam kegiatan kampanye terakhir Jokowi-Maruf ini.

Waria-waria ini mengklaim Jokowi kinerjanya saat menjadi presiden selama kurang lebih lima tahun terakhir sudah terbukti.

"Kami mendukung Pak Jokowi karena kinerjanya sudah terbukti dengan pelayanan dan pembangunan infrastrukturnya di seluruh Indonesia," kata Mami Yuli sapaan akrabnya kepada Suara.com di GBK, Sabtu (13/4/2019).

Dia berharap Jokowi-Maruf bisa menangkan Pilpres 2019 dan lebih memperhatikan hak asasi mer…