Langsung ke konten utama

Featured Post

Acara MUTU Di Bandung Sukses, Panglima LPI: Sampai Hari Kiamat Kebathilan Akan Menyerang Yang Haq

Kamis, 17 Oktober 2019

Faktakini.net, Bandung - Alhamdulillah, seluruh rangkaian acara Musyawarah Ulama dan Tokoh Umat (MUTU) se-Indonesia di Hotel Grand Asrilia Bandung yang berlangsung selama tiga hari, dari hari Selasa (15/10) sampai hari ini Kamis (17/19/2019) berlangsung aman, lancar, sukses dan penuh berkah.

Para Tokoh dan Ulama yang hadir antara lain Imam FPI Jabar KH Maksum Hasan, Pimpinan Perguruan Islam As-Syafi'iyah KH Abdul Rasyid Abdullah Syafi'i, Ketua Umum DPP FPI KH Shobri Lubis, Ustadz Asep Syaripudin, Habib Muchsin bin Ahmad Alatas, Sekum DPP FPI Haji Munarman, Habib Hanif bin Abdurrahman Alatas, Haji Abdullah Hehamahua, Ketua DPD FPI Banten KH Fakhrurrozi, KH Tengku Muslim Atthahiry dan lainnya.

Panglima LPI Nasional,  sebagai Komandan Pengamanan Musyawarah Ulama dan Tokoh, Ustadz Maman Suryadi beserta Markaz Besar Laskar Pembela Islam mengucapkan terima kasih atas suksesnya acara Musyawarah Ulama dan Tokoh di Hotel Grand Asrilia pada tanggal 15, 16 dan 17 …

Berniat Tinjau Arus Balik, Menhub Dan Rombongan Malah Terjebak Macet Di Tol Bawen - Salatiga

Sabtu, 8 Juni 2019

Faktakini.net, Jakarta - Terjadi kemacetan yang cukup parah di ruas Tol Bawen-Salatiga, Sabtu (8/6/2019). Kemacetan yang terjadi siang hingga petang ini dikarenakan meningkatnya volume kendaraan pemudik yang menuju ke arah Jakarta dan sekitarnya.

Bahkan, rombongan kendaraan Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi juga sempat terjebak kemacetan di ruas tol tersebut.

Menhub beserta rombongan sedang melakukan pemantauan arus balik Lebaran 2019 dari Madiun Jawa Timur menuju Semarang, Jawa Tengah melalui jalur darat.

Saat itu, bus yang membawa rombongan Menhub masuk ruas tol Bawen-Salatiga untuk menuju Semarang mengalami ketersendatan di Km 467, sekitar pukul 14.45 WIB.

“Kendaraan hanya bisa melaju dengan kecepatan 20 km per jam hingga Km 466. Namun selepas itu, kendaraan sudah bisa bergerak lebih cepat,” ungkap Toni salah seorang wartawan yang mengikuti rombongan Menhub.

Namun, arus lalu lintas kembali tersendat hingga 1 kilometer mulai dari Km 465 menuju Km 464. Namun demikian, lalu lintas berjalan lancar hingga keluar Gerbang Tol (GT) Salatiga.

Akan tetapi, rombongan Menhub kembali terjebak kemacetan saat masuk ruas tol Bawen-Salatiga dari mulai Km 456 sampai Km 451. Arus lalu lintas tersendat akibat beberapa kendaraan pemudik berhenti di bahu jalan.

Menhub mengatakan, kegiatan peninjauan di jalur tol Trans Jawa dari Madiun menuju Semarang, mulai rest area di jalan bebas hambatan dilakukannya untuk mengantisipasi agar tidak terjadi kepadatan hingga keluar area.

“Kepadatan kendaraan yang hendak masuk ke area peristirahatan hingga keluar jalan tol dapat berimbas terhadap kondisi lalu lintas di jalan tol,” ungkap Budi Karya.

Foto: Kemacetan panjang di ruas Tol Bawen-Salatiga menuju arah Semarang, Sabtu (8/6/2019). Rombongan Menhub sempat terjebak kemacetan di ruas tol tersebut.

Sumber: sindonews.com

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Para Mahasiswa Papua Datangi Markas Laskar FPI Kota Malang Minta Perlindungan

Rabu, 21 Agustus 2019
Faktakini.net, Jakarta - Yaqub bersama para Pelajar dan Mahasiswa dari Papua mendatangi Markas FPI Kota Malang guna meminta pengamanan. Yakub dan para pelajar Papua mengaku sudah sangat putus asa, khawatir atas keselamatan mereka, usai insiden bendera Merah Putih dibuang ke selokan di Surabaya yang berujung penangkapan 43 Mahasiswa Papua dan kemudian terjadi kerusuhan di Papua dan Papua Barat, Senin (19/8/2019).
Andre Aston Wali Laskar LPI Kota Malang dengan senang hati menerima Kedatangan mereka dan memberikan pengamanan.
Andre meminta para pelajar agar tetap bersekolah dan kuliah di kota Malang, dan FPI kota Malang siap melindungi mereka.
"Sesuai dengan instruksi Panglima Besar LPI (Ustadz Maman Suryadi), diketahui oleh Imam Besar (Habib Rizieq Shihab), kami melindungi orang-orang Papua yang ada di Malang, kami melindungi orang-orang Papua yang sedang belajar di kota Malang. Jadi kalau ada gangguan segala macam, tidak sempat lapor ke pihak (aparat), l…

KPK Akan Beberkan Korupsi Infrastruktur Rezim Jokowi Yang Rugikan Miliaran Rupiah

Ahad, 17 Maret 2019

Faktakini.com, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali mengusut kasus dugaan korupsi terkait proyek infrastruktur di era pemerintaan Jokowi - JK ini. Kali ini, proyek infrastruktur yang diduga dikorupsi berada di daerah.

“Penyidikan baru, korupsi infrastruktur di daerah,” ucap juru bicara KPK Febri Diansyah, Kamis (13/3).

Kendati demikian, Febri belum menjelaskan proyek infrastruktur di daerah mana yang diduga dikorupsi. Dia hanya menyebut proyek infrastruktur yang dimaksud yaitu jembatan.

Akibat korupsi ini, negara diduga mengalami kerugian puluhan miliar rupiah. “Diduga kerugian negara puluhan miliar,” tegas Febri.

Rencananya, informasi lebih jauh atau terkait perkembangan akan disampaikan dalam konferensi pers bersama pimpinan KPK. “Sore atau malam ini jika tidak ada kendala akan kami sampaikan perkembangan hasil penyelidikan melaui konferensi pers,” tuturnya.

Sebelumnya, KPK saat ini juga tengah menangani beberapa kasus dugaan korupsi terkait proy…

500 Banci Tumpah Ruah Di Stadion GBK Ikuti Kampanye Jokowi - Ma'ruf

Sabtu, 13 April 2019

Faktakini.com, Jakarta - 500 Banci tumpah ruah memadati Stadion Gelora Bung Karno (GBK), Senayan Jakarta untuk mengikuti kampanye paslon nomor urut 01 Jokowi - Ma'ruf, Sabtu (13/4/2019).

Mereka kaum banci alias waria yang antara lain tergabung dalam Komunitas Forum Komunikasi Waria se-Indonesia ini menyatakan dukungannya terhadap capres petahana itu.

Ketua Komunitas Forum Komunikasi Waria se-Indonesia, Yulianus Rettoblaut mengatakan ada sekitar 500 waria se-DKI Jakarta yang turut hadir dalam kegiatan kampanye terakhir Jokowi-Maruf ini.

Waria-waria ini mengklaim Jokowi kinerjanya saat menjadi presiden selama kurang lebih lima tahun terakhir sudah terbukti.

"Kami mendukung Pak Jokowi karena kinerjanya sudah terbukti dengan pelayanan dan pembangunan infrastrukturnya di seluruh Indonesia," kata Mami Yuli sapaan akrabnya kepada Suara.com di GBK, Sabtu (13/4/2019).

Dia berharap Jokowi-Maruf bisa menangkan Pilpres 2019 dan lebih memperhatikan hak asasi mer…