Langsung ke konten utama

Featured Post

Sudah Ditangkap Di Jambi, Pembuat Postingan "Hidup PKI" Di Medsos Diduga Sakit Jiwa

Selasa, 2 Juni 2020

Faktakini.net, Jakarta - Pemilik akun instagram @banguntidurtidurlagi yang menggambarkan tentang Lambang PKI dengan Logo Palu Arit, diduga mengalami gangguan jiwa.

Hal ini di ungkapkan Kapolres Tanjung Jabung Barat, AKBP Guntur Saputro, Minggu (31/5/2020).

"Awalnya Tim Petir melakukan penyelidikan berdasarkan postingan dan foto-foto yang ada di akun tersebut. Setelah kita ketahui alamatnya langsung kita kerumah HB," ujarnya.

Postingan tentang PKI di media sosial yang hebohkan warga di Tanjab Barat
Postingan tentang PKI di media sosial yang hebohkan warga di Tanjab Barat (IST)
Selanjutnya bahwa sesampai dirumah, pihaknya berhasil bertemu dengan HB dan orang tuanya. Selanjutnya dilakukan pemeriksaan terhadap identitas dan barang-barang HB termasuk HP milik HB yang di duga digunakan untuk memposting di akun Instagram.

Sementara itu, informasi yang diterima Tribunjambi.com, bahwa HB di duga mengalami gangguan jiwa dan rutin kontrol ke RSUD KH Daud Arif Kuala…

Berniat Tinjau Arus Balik, Menhub Dan Rombongan Malah Terjebak Macet Di Tol Bawen - Salatiga

Sabtu, 8 Juni 2019

Faktakini.net, Jakarta - Terjadi kemacetan yang cukup parah di ruas Tol Bawen-Salatiga, Sabtu (8/6/2019). Kemacetan yang terjadi siang hingga petang ini dikarenakan meningkatnya volume kendaraan pemudik yang menuju ke arah Jakarta dan sekitarnya.

Bahkan, rombongan kendaraan Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi juga sempat terjebak kemacetan di ruas tol tersebut.

Menhub beserta rombongan sedang melakukan pemantauan arus balik Lebaran 2019 dari Madiun Jawa Timur menuju Semarang, Jawa Tengah melalui jalur darat.

Saat itu, bus yang membawa rombongan Menhub masuk ruas tol Bawen-Salatiga untuk menuju Semarang mengalami ketersendatan di Km 467, sekitar pukul 14.45 WIB.

“Kendaraan hanya bisa melaju dengan kecepatan 20 km per jam hingga Km 466. Namun selepas itu, kendaraan sudah bisa bergerak lebih cepat,” ungkap Toni salah seorang wartawan yang mengikuti rombongan Menhub.

Namun, arus lalu lintas kembali tersendat hingga 1 kilometer mulai dari Km 465 menuju Km 464. Namun demikian, lalu lintas berjalan lancar hingga keluar Gerbang Tol (GT) Salatiga.

Akan tetapi, rombongan Menhub kembali terjebak kemacetan saat masuk ruas tol Bawen-Salatiga dari mulai Km 456 sampai Km 451. Arus lalu lintas tersendat akibat beberapa kendaraan pemudik berhenti di bahu jalan.

Menhub mengatakan, kegiatan peninjauan di jalur tol Trans Jawa dari Madiun menuju Semarang, mulai rest area di jalan bebas hambatan dilakukannya untuk mengantisipasi agar tidak terjadi kepadatan hingga keluar area.

“Kepadatan kendaraan yang hendak masuk ke area peristirahatan hingga keluar jalan tol dapat berimbas terhadap kondisi lalu lintas di jalan tol,” ungkap Budi Karya.

Foto: Kemacetan panjang di ruas Tol Bawen-Salatiga menuju arah Semarang, Sabtu (8/6/2019). Rombongan Menhub sempat terjebak kemacetan di ruas tol tersebut.

Sumber: sindonews.com

Postingan populer dari blog ini

Para Mahasiswa Papua Datangi Markas Laskar FPI Kota Malang Minta Perlindungan

Rabu, 21 Agustus 2019
Faktakini.net, Jakarta - Yaqub bersama para Pelajar dan Mahasiswa dari Papua mendatangi Markas FPI Kota Malang guna meminta pengamanan. Yakub dan para pelajar Papua mengaku sudah sangat putus asa, khawatir atas keselamatan mereka, usai insiden bendera Merah Putih dibuang ke selokan di Surabaya yang berujung penangkapan 43 Mahasiswa Papua dan kemudian terjadi kerusuhan di Papua dan Papua Barat, Senin (19/8/2019).
Andre Aston Wali Laskar LPI Kota Malang dengan senang hati menerima Kedatangan mereka dan memberikan pengamanan.
Andre meminta para pelajar agar tetap bersekolah dan kuliah di kota Malang, dan FPI kota Malang siap melindungi mereka.
"Sesuai dengan instruksi Panglima Besar LPI (Ustadz Maman Suryadi), diketahui oleh Imam Besar (Habib Rizieq Shihab), kami melindungi orang-orang Papua yang ada di Malang, kami melindungi orang-orang Papua yang sedang belajar di kota Malang. Jadi kalau ada gangguan segala macam, tidak sempat lapor ke pihak (aparat), l…

Bukan Level Indonesia Lagi, Anies Resmi Masuk 20 Besar Tokoh Dunia!

Rabu, 24 Juli 2019

Faktakini.net, Jakarta - Sudah sejak lama masyarakat internasional mengagumi Gubernur DKI Anies Baswedan. Ketokohan dan kemimpinan Anies itu skalanya sudah bukan nasional atau Indonesia lagi, tapi sudah termasuk tokoh dunia.

Sejak tahun 2010, Anies telah terpilih sebagai satu dari 20 tokoh yang membawa perubahan dunia untuk 20 tahun mendatang oleh majalah Foresight yang terbit di Jepang akhir April 2010.

Dalam edisi khusus yang berjudul '20 Orang 20 Tahun', itu Foresight mengulas 20 tokoh yang diperkirakan bakal menjadi perhatian global karena mereka akan sangat berperan dalam perubahan dunia dua dekade mendatang.

Nama Anies yang saat itu masih menjadi Rektor Universitas Paramadina itu dicantumkan bersama 19 tokoh dunia lain seperti Perdana Menteri Rusia Vladimir Putin, Presiden Venezuela Hugo Chavez, Menlu Inggris David Miliband, anggota Parlemen dan Sekjen Indian National Congress India Rahul Gandhi, serta politisi muda Partai Republik dan anggota House o…

Kerap Hina Habib Rizieq Dan Anies, Saat Sakit Hingga Meninggal Anies Yang Mengurusnya

Senin, 13 April 2020

Faktakini.net

Hari ini saya harus ucapkan terimaa kasih kepada senior saya abangda Lukman Hakiem yang mantan anggota DPR dan penasihat ahli Wapres Hamzah Haz serta staf perdana menteri M Natsir... Beliau dengan lapang hati meminta bantuan langsung kepada Gubenur DKI Anies Baswedan atas segala kendala selama senior saya AE Priyono di rawat di rumah sakit, mulai dari pemintaan tes swab corona hingga pencarian rumah sakit, hingga proses pemakaman.

''Saya terima kasih kepada Anies Baswedan yang merespons WA saya dengan cepat soal perawatan kepada sahabat saya AE Priyono. Begitu saya WA dan telepon, langsung Anies mengerahkan tenaga medis ke AE Priyono.

Bahkan ketika saya kabari bila AE wafat, Anies langsung respons dengan mengatakan bantuan apalagi yang masih bisa dilakukan? Saya jawab dengan minta agar bantu soal pemakamannya. Anies jawab Okey. Di situ Saya terharu,'' katanya.

Mengapa terharu? Abangda Lukman mengatakan karena dia tahu AE Priyono seri…