Langsung ke konten utama

Featured Post

MUI Gelar Kongres Umat Islam Indonesia (KUII) Yang Ke-7 Di Bangka Belitung

Senin, 24 Februari 2020

Faktakini.net, Jakarta - Majelis Ulama Indonesia (MUI) akan menggelar Kongres Umat Islam Indonesia (KUII) VII pada 26-29 Februari 2020 mendatang.

Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden KH Ma’ruf Amin diagendakan akan hadir dalam pembukaan Kongres Umat Islam Indonesia VII di Kota Pangkalpinang, Bangka Belitung.

“Diagendakan kongres akan dibuka oleh Presiden Joko Widodo, sementara Wapres KH Ma’ruf Amin akan menutup perhelatan KUII ke-7 tahun ini,” kata Wakil Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia Pusat Amirsyah Tambang di Jakarta, Ahad (23/2) seperti dilansir ANTARA.

Amirsyah mengatakan, Wapres KH Ma’ruf Amin, yang masih menjabat sebagai Ketua Umum MUI Pusat, selama KUII nanti digelar sekali dalam lima tahun ini akan “berkantor” di Pangkal Pinang.

Menurut dia, Bangka Belitung sebagai tuan rumah telah siap menerima tamu dan peserta kongres yang jumlahnya 800 peserta, di antaranya dari pengurus MUI Pusat hingga daerah, ormas Islam, perguruan tinggi, pesantre…

Pernyataan Sikap Forum Umat Islam Jawa Timur Tanggapi Kisruh Pemilu 2019

Jum'at, 17 Mei 2019

Faktakini.net

PERNYATAAN SIKAP
FORUM UMAT ISLAM JAWA TIMUR

Bismillahirrahmanirrahim
Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

Pemilu 2019 kali ini menorehkan sejumlah catatan yang memprihatinkan. Dan menjadi sejarah kelam
dalam pelaksanaan Demokrasi di Indonesia.

1. Banyaknya kecurangan yang dilakukan, mulai dengan melibatkan aparat penegak hukum, BUMN
dan pegawai pemerintahan untuk memenangkan salah satu pasangan calon presiden. Seperti :
a. Pra Pemilu :
i. Adanya DPT ganda, invalid dan manipulatif.
ii. Tertangkapnya ratusan ribu amplop yang disiapkan untuk serangan fajar.
iii. Ditemukannya surat suara yang sudah tercoblos ke salah satu paslon.
b. Pemilu :
i. Adanya surat suara yg dicoblos oleh petugas dan kepala desa/klebun.
ii. Banyaknya TPS yang tidak netral. Dan masyarakat yang akan mencoblos merasa
terintimidasi karena ditempatkan di rumah kepala desa yang pro salahsatu
paslon dan kader partai.
c. Pasca Pemilu
i. Adanya penggiringan opini oleh media massa melalui pengumuman Quick Count
dan Situng KPU bahwa paslon no. 1 sudah menang.
ii. Tidak terbukanya penyelenggara pemilu dengan tidak menempelkan c1 plano di
tps/kelurahan sesuai aturan yang berlaku.
iii. Tidak terbukanya petugas KPU dengan menolak mebuka formulir C7 untuk
melihat ada tidaknya penggelembungan suara.

2. Banyaknya keluarga yang harus kehilangan orang tua dan sanak keluarga. Lebih dari 600 petugas
penyelenggara Pemilu wafat. Dan lebih dari 3000 orang lainnya dirawat.
Disisi lain kondisi politik pasca pemilu makin panas. Pemerintah melakukan ketidak-adilan dalam
penegakan hukum seperti kriminalisasi terhadap para ulama dan para aktifis yang berbeda pandangan
terhadap pemerintah. Seolah menyiram api bukannya dengan air tetapi dengan api yang berpotensi
menimbulkan amarah dari umat Islam.
Di sisi Ekonomi, pemerintah melakukan perbuatan yang membahayakan bagi kedaulatan ekonomi dan
politik bangsa. Dengan melakukan kerjasama proyek OBOR (One Belt One Road). Dimana program OBOR
ini menurut pandangan kami, lebih banyak merugikan Bangsa Indonesia daripada manfaatnya.

Oleh karena itu, kami yang tergabung dalam FORUM UMAT ISLAM Jawa Timur melalui aksi damai BELA
KEDAULATAN RAKYAT pada hari Jumat, 17 Mei 2019 menyatakan sikap sebagai berikut :

1. Menolak ditetapkannya Presiden-wakil Presiden periode 2019-2024, yang dihasilkan dari
kecurangan dan manipulasi suara rakyat.
2. Menuntut dibentuknya Tim Pencari Fakta atas wafatnya ratusan penyelenggara pemilu. Agar
dimasa depan kejadian ini tidak terulang lagi.
3. Hentikan upaya kriminalisasi terhadap para ulama dan aktifis yang berbeda pandangan dengan
Pemerintah.
4. Menuntut dibatalkannya MOU terkait proyek OBOR di Indonesia. Yang berpotensi
memperlemah kedaulatan ekonomi dan politik RI.
Kami yang menyatakan sikap :
1. Front Pembela Islam, Jawa Timur
2. Syabab Hidayatullah Jawa Timur
3. Hawariyyun Jawa Timur
4. Jamaah Ummul Qurro Surabaya
5. Dewan Dakwah Islamiyah, Jawa Timur
6. Al Irsyad Jawa Timur
7. Forum Kyai Lintas Pesantren se Madura
8. Pasuka Bolo Roso (PBR)
9. Ponpes Al ISHLAH, Bondowoso
10. Persaudaraan Alumni 212 Jawa Timur
11. Laskar Pembela Islam, Jawa Timur
12. Jamaah Ansharus Syariah, Jawa Timur
13. Ahlus Sunnah wal Jamaah (ASWAJA)
14. Forum Umat Islam Bersatu (FUIB) Pasuruan
15. Indonesia Islamic Business Forum (IIBF) Jawa Timur
16. Jamaah Masjid Al Muhajirin, Puri Indah, Sidoarjo
17. GARBI JATIM
18. Jamaah Masjid Al Falah Surabaya
19. Barisan Kyai Santri Nadhliyin (BKSN)
20. Ponpes Nurul Qodim, Probolinggo
21. Ponpes Sunan Kalijogo, Jember
22. Ikatan Dai Indonesia (IKADI) Jatim
23. Aliansi Ulama Tapal Kuda (AUTADA)

Postingan populer dari blog ini

Para Mahasiswa Papua Datangi Markas Laskar FPI Kota Malang Minta Perlindungan

Rabu, 21 Agustus 2019
Faktakini.net, Jakarta - Yaqub bersama para Pelajar dan Mahasiswa dari Papua mendatangi Markas FPI Kota Malang guna meminta pengamanan. Yakub dan para pelajar Papua mengaku sudah sangat putus asa, khawatir atas keselamatan mereka, usai insiden bendera Merah Putih dibuang ke selokan di Surabaya yang berujung penangkapan 43 Mahasiswa Papua dan kemudian terjadi kerusuhan di Papua dan Papua Barat, Senin (19/8/2019).
Andre Aston Wali Laskar LPI Kota Malang dengan senang hati menerima Kedatangan mereka dan memberikan pengamanan.
Andre meminta para pelajar agar tetap bersekolah dan kuliah di kota Malang, dan FPI kota Malang siap melindungi mereka.
"Sesuai dengan instruksi Panglima Besar LPI (Ustadz Maman Suryadi), diketahui oleh Imam Besar (Habib Rizieq Shihab), kami melindungi orang-orang Papua yang ada di Malang, kami melindungi orang-orang Papua yang sedang belajar di kota Malang. Jadi kalau ada gangguan segala macam, tidak sempat lapor ke pihak (aparat), l…

KPK Akan Beberkan Korupsi Infrastruktur Rezim Jokowi Yang Rugikan Miliaran Rupiah

Ahad, 17 Maret 2019

Faktakini.com, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali mengusut kasus dugaan korupsi terkait proyek infrastruktur di era pemerintaan Jokowi - JK ini. Kali ini, proyek infrastruktur yang diduga dikorupsi berada di daerah.

“Penyidikan baru, korupsi infrastruktur di daerah,” ucap juru bicara KPK Febri Diansyah, Kamis (13/3).

Kendati demikian, Febri belum menjelaskan proyek infrastruktur di daerah mana yang diduga dikorupsi. Dia hanya menyebut proyek infrastruktur yang dimaksud yaitu jembatan.

Akibat korupsi ini, negara diduga mengalami kerugian puluhan miliar rupiah. “Diduga kerugian negara puluhan miliar,” tegas Febri.

Rencananya, informasi lebih jauh atau terkait perkembangan akan disampaikan dalam konferensi pers bersama pimpinan KPK. “Sore atau malam ini jika tidak ada kendala akan kami sampaikan perkembangan hasil penyelidikan melaui konferensi pers,” tuturnya.

Sebelumnya, KPK saat ini juga tengah menangani beberapa kasus dugaan korupsi terkait proy…

500 Banci Tumpah Ruah Di Stadion GBK Ikuti Kampanye Jokowi - Ma'ruf

Sabtu, 13 April 2019

Faktakini.com, Jakarta - 500 Banci tumpah ruah memadati Stadion Gelora Bung Karno (GBK), Senayan Jakarta untuk mengikuti kampanye paslon nomor urut 01 Jokowi - Ma'ruf, Sabtu (13/4/2019).

Mereka kaum banci alias waria yang antara lain tergabung dalam Komunitas Forum Komunikasi Waria se-Indonesia ini menyatakan dukungannya terhadap capres petahana itu.

Ketua Komunitas Forum Komunikasi Waria se-Indonesia, Yulianus Rettoblaut mengatakan ada sekitar 500 waria se-DKI Jakarta yang turut hadir dalam kegiatan kampanye terakhir Jokowi-Maruf ini.

Waria-waria ini mengklaim Jokowi kinerjanya saat menjadi presiden selama kurang lebih lima tahun terakhir sudah terbukti.

"Kami mendukung Pak Jokowi karena kinerjanya sudah terbukti dengan pelayanan dan pembangunan infrastrukturnya di seluruh Indonesia," kata Mami Yuli sapaan akrabnya kepada Suara.com di GBK, Sabtu (13/4/2019).

Dia berharap Jokowi-Maruf bisa menangkan Pilpres 2019 dan lebih memperhatikan hak asasi mer…