Langsung ke konten utama

Featured Post

(Video) M Husein Bantah Hoax Yang Disebar Abu Janda Bahwa Konflik Di Palestina Hanya Ada Di Gaza

Kamis, 19 September 2019
Faktakini.net, Jakarta - Dari Gaza, Palestina, Muhammad Husein menepis hoax yang coba disebarkan oleh Ustadz gadungan Abu Jbidei (Permadi Arya) bahwa konflik di Palestina hanya ada di Gaza. 
Silahkan saksikan video ini:

PC FMI (FPI) Kota Serang Gelar Buka Puasa Bersama Dan Santunan Anak Yatim


Sabtu, 18 Mei 2019

Faktakini.net, Banten - Front Mahasiswa Islam (FMI) sayap juang FPI di Kota Serang terlahir sebagai Agent of Social di kalangan masyarakat, keterkaitan Mahasiswa dengan masyarakat tidak bisa di pisahkan. Maka pada Bulan Suci Ramadhan FMI telah melaksanakan kegiatan buka bersama dan santunan anak yatim di Yayasan Insan Rabbani Desa Sukadiri, Kec. Kasemen, Kota Serang, pada Rabu (15/06/2019). Selain itu, kegiatan ini juga diisi dengan tausiyah agama yang disampaikan oleh Habaib dan a’lim ulama yang ada di Banten.

Solihin selaku ketua PC FMI Kota Serang menuturkan kepada faktakini.net diadakannya kegiatan tersebut agar ukhuwah persaudaraan sesama umat Islam tetap terjaga dan agar kita dapat berjamaah tidak mudah untuk digoyangkan iman kita semuanya dan saling merasa meliki persaudaraan yang kuat. Serta tidak menghilangkan peran mahasiswa selaku penuntut ilmu tetap juga harus sebagai Agent Of Social.

Kegiatan tersebut juga dihadiri oleh para Habaib dan a’lim ulama yang ada di Banten diantaranya sebagai berikut.

1. Habib Hamdy Bin Assegaf
2. Habib Faiz Al Math
3. Habib Hasan Bin Zen Al-Athas
4. Sayyid Zaidan Hamdy Bin Al-Athas
5. Ustadz Yahya (Wali Laskar FPI Kota Serang)
6. Bapak TB (Pemilik Yayasan Insan Rabbani)
7. Ustadz Fikri (DPC-FPI Gunung Sari)
8. Kanda Tofiq (HMI MPO Cab. Kota Serang)
9. Masyarakat Sukadiri
10. Kader PK-FMI UIN "SMH" BANTEN & PK-FMI STIA BANTEN

Ketua PC FMI Kota Serang, Sudara Ahmad Sholihin mengatakan kegiatan ini akan menjadi rutinitas tiap tahunnya untuk FMI di Kota Serang "Sinergitas antara mahasiswa dengan masyarakat harus tetap terjaga, dikarenakan Mahasiswa merupakan masyarakat" ungkapnya.

Ia melanjutkan, kegiatan ini sedikit berbeda esensinya bukan hanya bersilaturahmi, tetapi ada pencerahan tausyiah agar lebih menguatkan keimanan kita semua.




Komentar

Postingan populer dari blog ini

Para Mahasiswa Papua Datangi Markas Laskar FPI Kota Malang Minta Perlindungan

Rabu, 21 Agustus 2019
Faktakini.net, Jakarta - Yaqub bersama para Pelajar dan Mahasiswa dari Papua mendatangi Markas FPI Kota Malang guna meminta pengamanan. Yakub dan para pelajar Papua mengaku sudah sangat putus asa, khawatir atas keselamatan mereka, usai insiden bendera Merah Putih dibuang ke selokan di Surabaya yang berujung penangkapan 43 Mahasiswa Papua dan kemudian terjadi kerusuhan di Papua dan Papua Barat, Senin (19/8/2019).
Andre Aston Wali Laskar LPI Kota Malang dengan senang hati menerima Kedatangan mereka dan memberikan pengamanan.
Andre meminta para pelajar agar tetap bersekolah dan kuliah di kota Malang, dan FPI kota Malang siap melindungi mereka.
"Sesuai dengan instruksi Panglima Besar LPI (Ustadz Maman Suryadi), diketahui oleh Imam Besar (Habib Rizieq Shihab), kami melindungi orang-orang Papua yang ada di Malang, kami melindungi orang-orang Papua yang sedang belajar di kota Malang. Jadi kalau ada gangguan segala macam, tidak sempat lapor ke pihak (aparat), l…

FPI Bersama Kepolisian Bubarkan Acara LGBT Di Magelang

Ahad, 14 Oktober 2018

Faktakini.com, Magelang - Hari ini, Ahad (14/10/2018) berlangsung acara yang diduga LGBT di Mall Arthos Magelang, Jawa Tengah.

Mendapat laporan masyarakat, FPI Magelang Raya kemudian menemui pihak kepolisian.

Akhirnya pihak Kepolisian  kemudian memerintahkan kepada management Mall Arthos mall dan panitia penyelenggara untuk menghentikan dan membongkar panggung siang ini juga.





Kominfo Akhirnya Akui Relawan FPI Benar Membantu Di Palu Dan Nyatakan Mendukung

Kamis, 4 Oktober 2018

Faktakini.com, Jakarta - Akhirnya Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) memberikan pernyataan mengakui bahwa aksi sosial kemanusiaan FPI di lokasi terdampak gempa bumi dan tsunami di Palu adalah benar dan nyata adanya, bukan hoax.

Sedangkan yang mereka maksud sebagai hoax adalah kiriman foto dari salah seorang Netizen yang salah kirim foto, judulnya, tentang aksi FPI Palu tetapi fotonya ternyata saat Relawan FPI sedang melakukan aksi sosial kemanusiaan di Sukabumi tahun 2015 lalu.

Jadi dengan kata lain Netizen tersebut cuma 'salah kirim foto",  karena faktanya dokumentasi foto dan video aksi sosial kemanusiaan Relawan HILMI - FPI di lokasi bencana di Palu ada banyak dan melimpah ruah.

Jadi tentu FPI tak perlu repot-repot membuat atau merekayasa foto hoax aksi-aksi di Palu tentunya, karena foto aslinya ada banyak dan mudah ditemukan.

Sebelumnya Kominfo telah mengedarkan siaran pers yang melaporkan ada delapan informasi hoaks yang beredar d…