Langsung ke konten utama

Featured Post

Tony Rosyid: Siapapun Capres PDIP 2024, Anies Harus Disingkirkan Dulu

Ahad, 23 Februari 2020

Faktakini.net

*Siapapun Capres PDIP 2024, Anies Harus Disingkirkan Dulu*

*Tony Rosyid*
Pengamat Politik dan Pemerhati Bangsa

Salah ketik! Ini dia! Satu kesalahan yang selama ini dicari dan ditunggu, ketemu! Bahan bagus. Bahkan bagus banget. Gak boleh dilewatkan!

Kalau merasa salah, mundur aja! Kata Gilbert Simanjuntak, seorang anggota DPRD DKI dari Fraksi PDIP. Ini cacat administrasi, cacat hukum, katanya lagi. KPK harus turun, lanjutnya.

Ini manipulasi. Ini pembohongan publik, kata Prasetyo Edi Marsudi, ketua DPRD DKI dari PDIP. Hari ini saya masih punya palu. Kalau dia keras, saya akan keras, katanya lagi.

Apa sih masalahnya, sampai keras-kerasan begitu? Sampai bilang manipulasi, pembohongan publik, KPK harus turun, dan minta ada yang mundur. Situasinya seperti mau kiamat aja.

Ini hanya soal surat Pemprov DKI ke mensesneg terkait ijin penyelenggaraan ajang Formula E yang akan menggunakan kawasan Monas. Begitu menurut penjelasan Syaefullah, Sekda DKI. Dalam su…

Negarawan! Prabowo Usap Luka Korban Bentrokan Di Bawaslu, Minta Sabar dan Hindari Kekerasan

Kamis, 23 Mei 2019

Faktakini.net, Jakarta - Kenegarawanan Calon Presiden Nomor Urut 02, Prabowo Subianto terlihat jelas.

Beliau menjenguk sejumlah warga yang menjadi korban aksi 22 Mei di rumah aspirasi Prabowo-Sandi yang berlokasi di kawasan Cut Meutia, Gondangdia, Jakarta Pusat, Rabu (22/5) malam.

Dalam video yang diunggah akun twitter resmi tim Prabowo-Sandi, @adilmakmur02, Prabowo nampak berbincang dan menenangkan dua korban yang masih terbaring lemas dengan bekas odol yang masih membekas di wajah.

Prabowo yang mengenakan kemeja safari dan peci hitam itu sempat mengusap perut salah satu korban dan memijat kepala pendukungnya yang mengenakan kaus 'Pemilu Curang'. Prabowo berpesan untuk pendukungnya yang menyampaikan aspirasi agar tetap sabar dan menghindari kekerasan.

Prabowo juga berpesan agar aparat keamanan bersikap arif dan menahan diri.

Prabowo berjanji akan mencari solusi yang terbaik untuk bangsa dan negara kesatuan Republik Indonesia.

Prabowo - Sandi
@adilmakmur02
 Pak @prabowo menghimbau dan memohon kepada sahabat yang menyampaikan aspirasi agar tetap sabar dan menghindari kekerasan

Dan untuk aparat kami memohon untuk bersikap arif serta menahan diri. Kita semua mencari solusi terbaik untuk Bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia

Prabowo datang menjenguk ditemani langsung oleh Koordinator Juru Bicara, Dahnil Anzar Simanjuntak, Siti Hediati Soeharto atau Titiek Soeharto, M Taufik, dan Sugiono.

Prabowo berada di dalam rumah aspirasi atau crisis center sekitar setengah jam. Saat keluar dia langsung menaiki mobil dan tak berbicara pada awak media yang menunggu di luar.

Sementara warga masyarakat dan para relawannya berkali-kali meneriaki Prabowo dan meminta Ketua Umum Gerindra itu turun dari mobil.

"Pak Prabowo turun dong, Pak, Bapak Presiden turun," kata warga mengelu-elukan Prabowo.

Menurut Waketum Partai Gerindra Sugiono, Prabowo di dalam rumah aspirasi menemui dan berbicara dengan para korban. Di dalam rumah aspirasi pun korban yang terluka dan sakit terus bertambah bahkan tak banyak ruangan tersisa untuk para relawan.

"Pak Prabowo di dalam jenguk korban. Ada banyak, sampai ada yang tidak kebagian tempat," kata Sugiono.

Foto: Prabowo Usap Luka Korban Bentrokan, Minta Sabar dan Hindari Kekerasan
Prabowo berpesan kepada pendukungnya yang menyampaikan aspirasi agar tetap sabar dan menghindari kekerasan.

Sumber: cnnindonesia.com

Postingan populer dari blog ini

Para Mahasiswa Papua Datangi Markas Laskar FPI Kota Malang Minta Perlindungan

Rabu, 21 Agustus 2019
Faktakini.net, Jakarta - Yaqub bersama para Pelajar dan Mahasiswa dari Papua mendatangi Markas FPI Kota Malang guna meminta pengamanan. Yakub dan para pelajar Papua mengaku sudah sangat putus asa, khawatir atas keselamatan mereka, usai insiden bendera Merah Putih dibuang ke selokan di Surabaya yang berujung penangkapan 43 Mahasiswa Papua dan kemudian terjadi kerusuhan di Papua dan Papua Barat, Senin (19/8/2019).
Andre Aston Wali Laskar LPI Kota Malang dengan senang hati menerima Kedatangan mereka dan memberikan pengamanan.
Andre meminta para pelajar agar tetap bersekolah dan kuliah di kota Malang, dan FPI kota Malang siap melindungi mereka.
"Sesuai dengan instruksi Panglima Besar LPI (Ustadz Maman Suryadi), diketahui oleh Imam Besar (Habib Rizieq Shihab), kami melindungi orang-orang Papua yang ada di Malang, kami melindungi orang-orang Papua yang sedang belajar di kota Malang. Jadi kalau ada gangguan segala macam, tidak sempat lapor ke pihak (aparat), l…

KPK Akan Beberkan Korupsi Infrastruktur Rezim Jokowi Yang Rugikan Miliaran Rupiah

Ahad, 17 Maret 2019

Faktakini.com, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali mengusut kasus dugaan korupsi terkait proyek infrastruktur di era pemerintaan Jokowi - JK ini. Kali ini, proyek infrastruktur yang diduga dikorupsi berada di daerah.

“Penyidikan baru, korupsi infrastruktur di daerah,” ucap juru bicara KPK Febri Diansyah, Kamis (13/3).

Kendati demikian, Febri belum menjelaskan proyek infrastruktur di daerah mana yang diduga dikorupsi. Dia hanya menyebut proyek infrastruktur yang dimaksud yaitu jembatan.

Akibat korupsi ini, negara diduga mengalami kerugian puluhan miliar rupiah. “Diduga kerugian negara puluhan miliar,” tegas Febri.

Rencananya, informasi lebih jauh atau terkait perkembangan akan disampaikan dalam konferensi pers bersama pimpinan KPK. “Sore atau malam ini jika tidak ada kendala akan kami sampaikan perkembangan hasil penyelidikan melaui konferensi pers,” tuturnya.

Sebelumnya, KPK saat ini juga tengah menangani beberapa kasus dugaan korupsi terkait proy…

500 Banci Tumpah Ruah Di Stadion GBK Ikuti Kampanye Jokowi - Ma'ruf

Sabtu, 13 April 2019

Faktakini.com, Jakarta - 500 Banci tumpah ruah memadati Stadion Gelora Bung Karno (GBK), Senayan Jakarta untuk mengikuti kampanye paslon nomor urut 01 Jokowi - Ma'ruf, Sabtu (13/4/2019).

Mereka kaum banci alias waria yang antara lain tergabung dalam Komunitas Forum Komunikasi Waria se-Indonesia ini menyatakan dukungannya terhadap capres petahana itu.

Ketua Komunitas Forum Komunikasi Waria se-Indonesia, Yulianus Rettoblaut mengatakan ada sekitar 500 waria se-DKI Jakarta yang turut hadir dalam kegiatan kampanye terakhir Jokowi-Maruf ini.

Waria-waria ini mengklaim Jokowi kinerjanya saat menjadi presiden selama kurang lebih lima tahun terakhir sudah terbukti.

"Kami mendukung Pak Jokowi karena kinerjanya sudah terbukti dengan pelayanan dan pembangunan infrastrukturnya di seluruh Indonesia," kata Mami Yuli sapaan akrabnya kepada Suara.com di GBK, Sabtu (13/4/2019).

Dia berharap Jokowi-Maruf bisa menangkan Pilpres 2019 dan lebih memperhatikan hak asasi mer…