Langsung ke konten utama

Featured Post

(Video) M Husein Bantah Hoax Yang Disebar Abu Janda Bahwa Konflik Di Palestina Hanya Ada Di Gaza

Kamis, 19 September 2019
Faktakini.net, Jakarta - Dari Gaza, Palestina, Muhammad Husein menepis hoax yang coba disebarkan oleh Ustadz gadungan Abu Jbidei (Permadi Arya) bahwa konflik di Palestina hanya ada di Gaza. 
Silahkan saksikan video ini:

FPI Soal Tim Hukum Bikinan Wiranto: Rezim Kalap Mau Tenggelam!

Rabu, 15 Mei 2019

Faktakini.net, Jakarta - Dewan Pembina Majelis Syuro Front Pembela Islam (FPI), Habib Muhsin bin Ahmad Alatas menilai langkah Menko Polhukam Wiranto membentuk tim hukum yang mengkaji sejumlah ucapan tokoh, tak lebih sebagai cara melestarikan kekuasaan. FPI, kata dia, tak terpengaruh dengan segala langkah Wiranto tersebut.

"Ini cara bengis kepada masyarakat, untuk melestarikan kekuasaan. Kami tak akan gentar, melawan kezaliman, mati pun tak ada masalah," kata Habib Muhsin kepada CNNIndonesia.com, Rabu(15/5).

Habib Muhsin menyebut apa yang dilakukan Wiranto sebagai bentuk kepanikan rezim yang kalap dan akan tenggelam. Sebab itu, Habib Muhsin menilai apa yang dilakukan Wiranto sebagai langkah politik yang temporer.

Terkait ucapan Imam Besar FPI, Habib Rizieq Shihab yang sudah masuk kajian tim hukum Wiranto, Habib Muhsin menyebut Habib Rizieq pun sudah mengetahuinya.

"Pasti sudah tahu, tapi akhirnya bagi kami tim hukum itu intinya bukan masalah bagi kami," kata Habib Muhsin.

Sebelumnya, Bapak Reformasi, Tokoh Muhammadiyah dan politikus senior Partai Amanat Nasional (PAN), Amien Rais juga mengkritik keberadaan tim hukum bentukan Wiranto.

Dia meminta Wiranto untuk hati-hati karena telah melakukan penyalahgunaan wewenang. Amien dan Habib Rizieq sendiri merupakan dua dari 13 orang yang sedang dibidik karena ucapannya dituding melanggar hukum dan kini dalam pengkajian "tim pemantau pencaci Presiden Joko Widodo" bentukan Wiranto ini.

"Pak Wiranto perlu dibawa ke Mahkamah Internasional karena dia melakukan abuse of power. Dengan kuasanya dia akan membidik lawan-lawan politiknya. Wiranto, hati-hati Anda!," ujar Amien Rais di Hotel Grand Sahid Jaya Karta, Jakarta, Selasa (13/5).

Seperti diketahui, Tim bikinan Menko Polhukam Wiranto ini ditugaskan untuk mengkaji pernyataan sejumlah tokoh yang ucapan maupun tindakannya diduga melanggar hukum usai gelaran Pemilu 2019.

Anggota Tim Asistensi Hukum, Romli Atmasasmita menyebut tim sudah mulai mengkaji setidaknya ucapan dari 13 orang yang diduga melanggar hukum dan dapat mempengaruhi ruang publik. "Kemarin kami rapat pertama ya, itu sudah dipaparkan 13 tokoh," ujar Romli kepada CNNIndonesia.com, Selasa (14/5).

Romli berkata sejumlah tokoh yang dipaparkan dalam rapat Tim Asistensi Hukum Kemenko Polhukam, yakni Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shibab, Kivlan Zen, dan politikus senior Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais.

Foto: Habib Muhsin bib Ahmad Alatas

Sumber: cnnindonesia.com

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Para Mahasiswa Papua Datangi Markas Laskar FPI Kota Malang Minta Perlindungan

Rabu, 21 Agustus 2019
Faktakini.net, Jakarta - Yaqub bersama para Pelajar dan Mahasiswa dari Papua mendatangi Markas FPI Kota Malang guna meminta pengamanan. Yakub dan para pelajar Papua mengaku sudah sangat putus asa, khawatir atas keselamatan mereka, usai insiden bendera Merah Putih dibuang ke selokan di Surabaya yang berujung penangkapan 43 Mahasiswa Papua dan kemudian terjadi kerusuhan di Papua dan Papua Barat, Senin (19/8/2019).
Andre Aston Wali Laskar LPI Kota Malang dengan senang hati menerima Kedatangan mereka dan memberikan pengamanan.
Andre meminta para pelajar agar tetap bersekolah dan kuliah di kota Malang, dan FPI kota Malang siap melindungi mereka.
"Sesuai dengan instruksi Panglima Besar LPI (Ustadz Maman Suryadi), diketahui oleh Imam Besar (Habib Rizieq Shihab), kami melindungi orang-orang Papua yang ada di Malang, kami melindungi orang-orang Papua yang sedang belajar di kota Malang. Jadi kalau ada gangguan segala macam, tidak sempat lapor ke pihak (aparat), l…

FPI Bersama Kepolisian Bubarkan Acara LGBT Di Magelang

Ahad, 14 Oktober 2018

Faktakini.com, Magelang - Hari ini, Ahad (14/10/2018) berlangsung acara yang diduga LGBT di Mall Arthos Magelang, Jawa Tengah.

Mendapat laporan masyarakat, FPI Magelang Raya kemudian menemui pihak kepolisian.

Akhirnya pihak Kepolisian  kemudian memerintahkan kepada management Mall Arthos mall dan panitia penyelenggara untuk menghentikan dan membongkar panggung siang ini juga.





Kominfo Akhirnya Akui Relawan FPI Benar Membantu Di Palu Dan Nyatakan Mendukung

Kamis, 4 Oktober 2018

Faktakini.com, Jakarta - Akhirnya Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) memberikan pernyataan mengakui bahwa aksi sosial kemanusiaan FPI di lokasi terdampak gempa bumi dan tsunami di Palu adalah benar dan nyata adanya, bukan hoax.

Sedangkan yang mereka maksud sebagai hoax adalah kiriman foto dari salah seorang Netizen yang salah kirim foto, judulnya, tentang aksi FPI Palu tetapi fotonya ternyata saat Relawan FPI sedang melakukan aksi sosial kemanusiaan di Sukabumi tahun 2015 lalu.

Jadi dengan kata lain Netizen tersebut cuma 'salah kirim foto",  karena faktanya dokumentasi foto dan video aksi sosial kemanusiaan Relawan HILMI - FPI di lokasi bencana di Palu ada banyak dan melimpah ruah.

Jadi tentu FPI tak perlu repot-repot membuat atau merekayasa foto hoax aksi-aksi di Palu tentunya, karena foto aslinya ada banyak dan mudah ditemukan.

Sebelumnya Kominfo telah mengedarkan siaran pers yang melaporkan ada delapan informasi hoaks yang beredar d…