Langsung ke konten utama

Featured Post

Hj Irena Handono: Kami Menolak Film 'The Santri' Karena Tak Sesuai Ajaran Islam

Senin, 23 September 2019

Faktakini.net, Jakarta - Irena Center yang mengelola pondok pesantren bagi muallaf Muslimah menyatakan menolak film “The Santri” yang disutradarai Livi Zheng, dan telah menimbulkan kontroversi sejak cuplikan promosi tayangan layar lebar itu beredar di masyarakat.

“Irena Center menolak film ‘The Santri’ karena tidak mencerminkan perilaku dan tradisi santri yang sebenarnya,” ujar Pembina Yayasan Irena Center, Hajjah Irena Handono, dalam pernyataan yang diterima di Jakarta, Kamis.

Hajjah Irena Handono yang akrab disapa Umi Irena itu menjelaskan bahwa ketidaksesuaian film tersebut dengan kehidupan santri yang sesungguhnya adalah karena sejumlah adegan yang tidak sejalan dengan syariat Islam, seperti pacaran, bercampur aduknya laki-laki dan perempuan, serta membawa tumpeng ke dalam gereja.

“Akibatnya film ini merusak gambaran pesantren sebagai lembaga pendidikan Islam di tanah air,” jelas Umi Irena.

Irena Center juga menyeru agar masyarakat, terutama Umat Islam, m…

FPI Kota Tasikmalaya Bina Dan Berikan Edukasi Pada Para Pelacur Dan Pemabuk



 Ahad, 19 Mei 2019

Faktakini.net, Tasikmalaya -
Hari ini ahad, 19 Mei 2019 bertempat di MAKO SATPOL PP Kota Tasikmalaya,  sejumlah pengurus DPW FPI Kota Tasikmalaya dipimpun Ust Muhammad Yan-yan Al Bayani.S.Kom.I., M.Pd beserta Ust Riki Hidayatulloh Ketua LDF (Lembaga Da'wah Front) sayap juang FPI di bidang dakwah, mengadakan pembinaan dan tausiyah pertaubatan kepada sejumlah pelacur dan anak anak muda yang tertangkap basah sedang mabuk minuman keras, hasil razia Sat pol PP tadi malam/malam ahad

Pada kesempatan itu, dibina 4 orang pelacur berusia 18  s.d  44 tahun yang terjaring razia Sat Pol PP di sekitar kawasan eks terminal cilembang dan obyek wisata situ gede, juga 18 orang anak muda yang sedang pesta minuman keras di beberapa titik seperti taman kota, cikurubuk dan situ gede.

Alasan klasik susahnya mencari pekerjaan menjadi alasan mereka terjun ke dunia pelacuran, dan alasan banyak masalah, mumet, dingin menjadi alasan yang keluar dari mulut kebanyakan para pemabuk.

Apakah susahnya mencari pekerjaan  membolehkan kita mengambil jalan pintas dengan terjun di dunia hitam pelacuran  ?
Apakah pikiran mumet, pusing, banyak masalah serta cuaca dingin menjadi sebab bolehnya pesta minuman keras  ? Tanya ust yan yan kepada para pelacur dan para pelaku pesta miras.

Apapun alasannya, berzina dan mabuk mabukan adalah sesuatu yang diharamkan oleh Alloh dan Rosul-Nya. Sulitnya mencari pekerjaan, himpitan ekonomi dan banyaknya masalah bukanlah alasan seseorang menjatuhkan diri di dunia maksiyat, tegas Ketua FPI Kota Tasikmalaya yang juga pimpinan Pondok Pesantren Miftahul Huda Jarnauziyyah Mangkubumi.

Miris, di saat ummat islam khusu menjalankan ibadah di bulan ramadhan, ternyata sebagian warga hanyut tenggelam di kubangan kemaksiyatan, ujar Ust Riki Hidayatulloh dalam nasihatnya di hadapan mereka.

Ust Yan-yan menghimbau kepada seluruh warga masyarakat kota Tasikmalaya untuk peduli terhadap lingkungannya, bila melihat kemaksiyatan di kota santri, segera koordinasikan dengan aparat yang berwenang.

Selanjutnya, ia menegaskan bahwa FPI siap bersinergi dengan aparat kepolisian dan Satpol PP dalam upaya memberantas kemaksiyatan di kota santri, tanpa mengambil alih tugas aparat. FPI siap terjun di wilayah edukasi dan pembinaan secara langsung kepada para pelaku sebagai upaya penyadaran mereka, sehingga mereka kembali menjadi insan yang bertakwa kepada Alloh dan dapat berintegrasi kembali dengan masyarat dengan baik.

Sumber: Lembaga Informasi Front (LIF)



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Para Mahasiswa Papua Datangi Markas Laskar FPI Kota Malang Minta Perlindungan

Rabu, 21 Agustus 2019
Faktakini.net, Jakarta - Yaqub bersama para Pelajar dan Mahasiswa dari Papua mendatangi Markas FPI Kota Malang guna meminta pengamanan. Yakub dan para pelajar Papua mengaku sudah sangat putus asa, khawatir atas keselamatan mereka, usai insiden bendera Merah Putih dibuang ke selokan di Surabaya yang berujung penangkapan 43 Mahasiswa Papua dan kemudian terjadi kerusuhan di Papua dan Papua Barat, Senin (19/8/2019).
Andre Aston Wali Laskar LPI Kota Malang dengan senang hati menerima Kedatangan mereka dan memberikan pengamanan.
Andre meminta para pelajar agar tetap bersekolah dan kuliah di kota Malang, dan FPI kota Malang siap melindungi mereka.
"Sesuai dengan instruksi Panglima Besar LPI (Ustadz Maman Suryadi), diketahui oleh Imam Besar (Habib Rizieq Shihab), kami melindungi orang-orang Papua yang ada di Malang, kami melindungi orang-orang Papua yang sedang belajar di kota Malang. Jadi kalau ada gangguan segala macam, tidak sempat lapor ke pihak (aparat), l…

FPI Bersama Kepolisian Bubarkan Acara LGBT Di Magelang

Ahad, 14 Oktober 2018

Faktakini.com, Magelang - Hari ini, Ahad (14/10/2018) berlangsung acara yang diduga LGBT di Mall Arthos Magelang, Jawa Tengah.

Mendapat laporan masyarakat, FPI Magelang Raya kemudian menemui pihak kepolisian.

Akhirnya pihak Kepolisian  kemudian memerintahkan kepada management Mall Arthos mall dan panitia penyelenggara untuk menghentikan dan membongkar panggung siang ini juga.





Kominfo Akhirnya Akui Relawan FPI Benar Membantu Di Palu Dan Nyatakan Mendukung

Kamis, 4 Oktober 2018

Faktakini.com, Jakarta - Akhirnya Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) memberikan pernyataan mengakui bahwa aksi sosial kemanusiaan FPI di lokasi terdampak gempa bumi dan tsunami di Palu adalah benar dan nyata adanya, bukan hoax.

Sedangkan yang mereka maksud sebagai hoax adalah kiriman foto dari salah seorang Netizen yang salah kirim foto, judulnya, tentang aksi FPI Palu tetapi fotonya ternyata saat Relawan FPI sedang melakukan aksi sosial kemanusiaan di Sukabumi tahun 2015 lalu.

Jadi dengan kata lain Netizen tersebut cuma 'salah kirim foto",  karena faktanya dokumentasi foto dan video aksi sosial kemanusiaan Relawan HILMI - FPI di lokasi bencana di Palu ada banyak dan melimpah ruah.

Jadi tentu FPI tak perlu repot-repot membuat atau merekayasa foto hoax aksi-aksi di Palu tentunya, karena foto aslinya ada banyak dan mudah ditemukan.

Sebelumnya Kominfo telah mengedarkan siaran pers yang melaporkan ada delapan informasi hoaks yang beredar d…