Langsung ke konten utama

Featured Post

(Video) M Husein Bantah Hoax Yang Disebar Abu Janda Bahwa Konflik Di Palestina Hanya Ada Di Gaza

Kamis, 19 September 2019
Faktakini.net, Jakarta - Dari Gaza, Palestina, Muhammad Husein menepis hoax yang coba disebarkan oleh Ustadz gadungan Abu Jbidei (Permadi Arya) bahwa konflik di Palestina hanya ada di Gaza. 
Silahkan saksikan video ini:

Caleg Nasdem Davin Kirana Diduga Gelembungkan 62 Ribu Suara Di Malaysia


Jumat, 17 Mei 2019

Faktakini.net, Jakarta - Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Andi Arief menyampaikan dugaan indikasi penggelembungan suara yang sedang ramai di negara tetangga, Malaysia. Ia mengungkapkan dugaan penambahan surat suara itu untuk caleg Partai Nasdem, Davin Kirana, yang merupakan anak dari bos besar Lion Air sekaligus Duta Besar Indonesia untuk Malaysia, Rusdi Kirana.

Diduga ada indikasi penambahan 62 ribu surat suara melalui metode pemilihan lewat pos.

Dalam cuitan di akun twitternya, @AndiArief_ mengatakan, ada pemaksaan dari Panitia Pemilihan Luar Negeri (PPLN) Kuala Lumpur, Malaysia untuk menghitung surat suara dari Pemungutan Suara Ulang melalui pos yang seharusnya diterima tanggal 15 Mei 2019 dengan batas akhir pukul 00.00.

"Ada pemaksaan dr PPLN KL untuk menghitung surat suara dari PSU POS yg seharusnya diterima tanggal 15 May batas akhir jam 00.00. PLLN tendensi langgarr aturan untuk legitimasi penambahan surat suara pos 62ribu yg akan dihitung sekarang yg diindikasikan buat anak pejabat Kedubes," tulis Andi Arief melalui akun Twitter-nya dikutip Kamis malam, 16 Mei 2019.

Untuk itu, Andi Arief pun mendesak penyelenggara pemilu menyelesaikan rekayasa surat suara yang terjadi di wilayah PPLN Kuala Lumpur tersebut.

"KPU, di Malaysia lagi rame itu. Ada suara rekayasa dalam PSU Undi Pos. Cepat diatasi," kata dia.

Penyanyi yang juga Ketua Ikatan Pengusaha Muslimah Indonesia (Ipemi) Malaysia, Merry Andani, melalui akun Twitternya @merryandani01, juga menuturkan hal yang sama. Rekor tercipta di Pemilu 2019, puluhan ribu suara di Malaysia melalui pemilihan lewat pos mutlak suaranya untuk caleg DPR RI dari Partai Nasdem Davin Kirana.

"Penghitungan Suara PSU Undi Pos di KL. Rekor dunia tercipta pd Pemilu 2019. Sebanyak 22.807 DPT, mutlak suara tercoblos utk Partai Nasdem (5), Davin Kirana (2), Anak Pak Dubes. Terus menggema Nmr urut Partai & Caleg: Lima.. Dua.." tulis Merry Andani.

Rekor dunia tercipta pd Pemilu 2019. Sebanyak 22.807 DPT, mutlak suara tercoblos utk Partai Nasdem (5), Davin Kirana (2), Anak Pak Dubes. Terus menggema Nmr urut Partai & Caleg: Lima.. Dua.. #JagaKedaulatanRakyat @fadlizon @prabowo @sandiuno

Menanggapi itu, Komisioner Komisi Pemilihan Umum, Hasyim Asy'ari justru menantang Andi Arief untuk membuktikan kebenaran adanya penambahan suara tersebut.

"Kalau dia yang ngetwit begitu, ya dia yang membuktikan. Gitu aja," kata Hasyim kepada wartawan Kamis malam, 16 Mei 2019.

Ia lantas menjelaskan bahwa 60 ribu surat suara tersebut bukan baru tiba saat penghitungan suara. Surat suara tersebut, kata Hasyim, sudah tiba di kantor pos sejak kemarin.

"Nah kantor pos itu ngirim ke alamat PPLN itu sehari cuma sekali. Ini saya sudah perintahkan, surat suara itu tetap harus diterima dan dihitung hari ini. Enggak ada masalah. Yang lalu kan 154 ribu. Sekarang baru dihitung berapa, 22 ribu. Itu masih ada 60 ribuan suara masuk masa enggak kita hitung," kata dia.

Foto: Rusdi Kirana dan Davin Kirana

Sumber: viva.co.id



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Para Mahasiswa Papua Datangi Markas Laskar FPI Kota Malang Minta Perlindungan

Rabu, 21 Agustus 2019
Faktakini.net, Jakarta - Yaqub bersama para Pelajar dan Mahasiswa dari Papua mendatangi Markas FPI Kota Malang guna meminta pengamanan. Yakub dan para pelajar Papua mengaku sudah sangat putus asa, khawatir atas keselamatan mereka, usai insiden bendera Merah Putih dibuang ke selokan di Surabaya yang berujung penangkapan 43 Mahasiswa Papua dan kemudian terjadi kerusuhan di Papua dan Papua Barat, Senin (19/8/2019).
Andre Aston Wali Laskar LPI Kota Malang dengan senang hati menerima Kedatangan mereka dan memberikan pengamanan.
Andre meminta para pelajar agar tetap bersekolah dan kuliah di kota Malang, dan FPI kota Malang siap melindungi mereka.
"Sesuai dengan instruksi Panglima Besar LPI (Ustadz Maman Suryadi), diketahui oleh Imam Besar (Habib Rizieq Shihab), kami melindungi orang-orang Papua yang ada di Malang, kami melindungi orang-orang Papua yang sedang belajar di kota Malang. Jadi kalau ada gangguan segala macam, tidak sempat lapor ke pihak (aparat), l…

FPI Bersama Kepolisian Bubarkan Acara LGBT Di Magelang

Ahad, 14 Oktober 2018

Faktakini.com, Magelang - Hari ini, Ahad (14/10/2018) berlangsung acara yang diduga LGBT di Mall Arthos Magelang, Jawa Tengah.

Mendapat laporan masyarakat, FPI Magelang Raya kemudian menemui pihak kepolisian.

Akhirnya pihak Kepolisian  kemudian memerintahkan kepada management Mall Arthos mall dan panitia penyelenggara untuk menghentikan dan membongkar panggung siang ini juga.





Kominfo Akhirnya Akui Relawan FPI Benar Membantu Di Palu Dan Nyatakan Mendukung

Kamis, 4 Oktober 2018

Faktakini.com, Jakarta - Akhirnya Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) memberikan pernyataan mengakui bahwa aksi sosial kemanusiaan FPI di lokasi terdampak gempa bumi dan tsunami di Palu adalah benar dan nyata adanya, bukan hoax.

Sedangkan yang mereka maksud sebagai hoax adalah kiriman foto dari salah seorang Netizen yang salah kirim foto, judulnya, tentang aksi FPI Palu tetapi fotonya ternyata saat Relawan FPI sedang melakukan aksi sosial kemanusiaan di Sukabumi tahun 2015 lalu.

Jadi dengan kata lain Netizen tersebut cuma 'salah kirim foto",  karena faktanya dokumentasi foto dan video aksi sosial kemanusiaan Relawan HILMI - FPI di lokasi bencana di Palu ada banyak dan melimpah ruah.

Jadi tentu FPI tak perlu repot-repot membuat atau merekayasa foto hoax aksi-aksi di Palu tentunya, karena foto aslinya ada banyak dan mudah ditemukan.

Sebelumnya Kominfo telah mengedarkan siaran pers yang melaporkan ada delapan informasi hoaks yang beredar d…