Langsung ke konten utama

Featured Post

Telah Wafat Ustadz Zeid Basalamah (Ayah Dari Ustadz Khalid Basalamah)

Jum'at, 7 Agustus 2020

Faktakini.net

Inna lillahi wa inna ilaihi rojiun...

Selamat jalan ammi ZED BASALAMAH (Aba dari ust KHALID BASALAMAH)...
Jum'at, 7 Agustus 2020

kami bersaksi bahwa antum min ahlil- khoir, panutan dan guru kami, banyak petuah dan kisah kebaikan antum..kelak menjadi persaksian kebaikan dihadapan Ilahi...selamat jalan ammi ZED BASALAMAH, selamat jalan pejuang pendidikan, selamat jalan sang pemenang...insyaAllah..jannah wa husnul khotimah birohmatiLLAH.....Aamiinn...mohon ridho dan doanya buat almarhum... 🙏🏻😭...

Tegas! Sandiaga Bantah Hoax Ditolak Pedagang Pasar Labuan Bajo, Ini Kronologisnya

Rabu, 27 Februari 2019

Faktakini.com, Jakarta - Kunjungan Cawapres nomor urut 02 Sandiaga Salahuddin Uno di berbagai tempat di Nusa Tenggara Timur (NTT) berlangsung sukses.

Sandi disambut meriah warga NTT di Maumere, Kabupaten Sikka, Kupang, Labuan Bajo dan berbagai wilayah lainnya.

Termasuk saat Sandi mengunjungi Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Labuan Bajo, Manggarai Barat (Mabar), Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Selasa (26/2) kemarin, para pedagang ikan dan warga masyarakat setempat sangat antusias menyambut kedatangan Sandi.

Saking semangatnya ingin melihat Sandi, para pedagang dan warga sampai berjubel di Tempat Pelelangan Ikan yang sempit itu.

Akibatnya, massa pedagang, warga dan pendukung Sandi yang berkerumun itu secara tidak sengaja kemudian menutupi dagangan seorang Pedagang ikan yang ternyata memiliki sifat pemarah, beda dengan para pedagang lainnya yang ramah.

Maka itu dengan tegas Sandiaga menjelaskan, bahwa hal tersebut bukanlah penolakan kampanye seperti yang disebarkan oleh para hatersnya dan buzzer di media sosial.

Sandi menerangkan, pedagang yang diketahui bernama Kornelis itu marah lantaran banyaknya pendukung Prabowo-Sandi yang datang, lalu berkumpul sampai menutupi dagangannya.

"Biasalah relawan kan berebut ada yang model-model gini kan. Ada yang naik-naik ke atas, terus penjaga tokonya marah. Ada yang diinjak-injak ikannya, ada yang disuruh turun," kata Sandiaga Uno di kawasan Bulungan, Jakarta Selatan, (27/2).

Meski ada kejadian satu orang pedagang ikan yang marah-marah sendiri tersebut, seluruh pedagang ikan lainnya di kawasan itu mengizinkan dirinya berkampanye. "Lalu saya sampaikan, boleh kita lanjutkan di sini? boleh, boleh," tuturnya.

Jadi, yang kurang baik dalam menerima kedatangan Sandi hanya satu orang yaitu si Kornelis itu saja, sementara puluhan pedagang lainnya justru sangat antusias menerima kedatangan Sandi

Namun walaupun demikian, Sandi tetap mengingatkan kepada para pendukungnya supaya memperhatikan tempat sekitar dan menjaga kesejukan dalam setiap kampanye.

"Karena setiap ke pasar itu semua ada yang antusias ingin salaman dan sebagainya, dalam antusiasmenya itu barang dagangan tidak sengaja terinjak dan terjatuh. Saya sampaikan minta maaf. Maaf boleh saya melanjutkan. Beliau menyampaikan silakan-silakan. Jadi bukan penolakan? Saya sih melihatnya bukan penolakan" tandasnya.

Sebelumnya, Calon Wakil Presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno mendapat reaksi tak terduga ketika mendatangi Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Labuan Bajo, Manggarai Barat (Mabar), Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Selasa, 26 Februari 2019.

Ditengah antusiasme tinggi para pedagang ikan dan warga dalam menyambut Sandi, ternyata ada seorang pedagang ikan yang malah marah-marah.

Kejadian itu diketahui dari rekaman video yang beredar di media sosial. Dalam video tersebut bermula dari Sandiaga dan sejumlah massa pendukungnya berkerumun tepat di depan tempat jualan salah seorang pedagang.

Si pedagang itu marah dan bahkan mau melarang massa yang hendak meminta swafoto dengan Sandiaga.

Lalu, si pedagang judes itu mengeluarkan kata-kata kasar karena ada massa yang berdiri di dekat lapak jualannya.

Pedagang itu marah dan menyuruh Sandiaga serta pendukungnya untuk keluar dari tempat jualannya.

"Jangan injak di atas (lapak). Jangan injak di atas. Orang mau datang belanja di sini. Keluar. Tidak boleh. Orang mau datang belanja di sini," kata pedagang.

Melihat kejadian itu, Sandiaga langsung memperingatkan massa dan timnya untuk tenang.

Namun, si pedagang tetap bersikeras memerintahkan Sandiaga dan massa untuk
keluar dari depan lapaknya.

"Saya tidak terima. Di luar saja," teriak pedagang itu.

Akhirnya, Sandiaga menanyakan kepada para pedagang ikan lainnya, dan mereka semua justru sangat senang menerima kedatangan Sandi dan mempersilahkan Sandi melanjutkan kegiatannya selama di TPI Labuan Bajo.

Foto: Sandiaga disambut hangat di Pasar Baru Wae Kesambi Baru Cermin Labuan Bajo, NTT

Sumber: Merdeka

Postingan populer dari blog ini

Kerap Hina Habib Rizieq Dan Anies, Saat Sakit Hingga Meninggal Anies Yang Mengurusnya

Senin, 13 April 2020

Faktakini.net

Hari ini saya harus ucapkan terimaa kasih kepada senior saya abangda Lukman Hakiem yang mantan anggota DPR dan penasihat ahli Wapres Hamzah Haz serta staf perdana menteri M Natsir... Beliau dengan lapang hati meminta bantuan langsung kepada Gubenur DKI Anies Baswedan atas segala kendala selama senior saya AE Priyono di rawat di rumah sakit, mulai dari pemintaan tes swab corona hingga pencarian rumah sakit, hingga proses pemakaman.

''Saya terima kasih kepada Anies Baswedan yang merespons WA saya dengan cepat soal perawatan kepada sahabat saya AE Priyono. Begitu saya WA dan telepon, langsung Anies mengerahkan tenaga medis ke AE Priyono.

Bahkan ketika saya kabari bila AE wafat, Anies langsung respons dengan mengatakan bantuan apalagi yang masih bisa dilakukan? Saya jawab dengan minta agar bantu soal pemakamannya. Anies jawab Okey. Di situ Saya terharu,'' katanya.

Mengapa terharu? Abangda Lukman mengatakan karena dia tahu AE Priyono seri…

Bukan Level Indonesia Lagi, Anies Resmi Masuk 20 Besar Tokoh Dunia!

Rabu, 24 Juli 2019

Faktakini.net, Jakarta - Sudah sejak lama masyarakat internasional mengagumi Gubernur DKI Anies Baswedan. Ketokohan dan kemimpinan Anies itu skalanya sudah bukan nasional atau Indonesia lagi, tapi sudah termasuk tokoh dunia.

Sejak tahun 2010, Anies telah terpilih sebagai satu dari 20 tokoh yang membawa perubahan dunia untuk 20 tahun mendatang oleh majalah Foresight yang terbit di Jepang akhir April 2010.

Dalam edisi khusus yang berjudul '20 Orang 20 Tahun', itu Foresight mengulas 20 tokoh yang diperkirakan bakal menjadi perhatian global karena mereka akan sangat berperan dalam perubahan dunia dua dekade mendatang.

Nama Anies yang saat itu masih menjadi Rektor Universitas Paramadina itu dicantumkan bersama 19 tokoh dunia lain seperti Perdana Menteri Rusia Vladimir Putin, Presiden Venezuela Hugo Chavez, Menlu Inggris David Miliband, anggota Parlemen dan Sekjen Indian National Congress India Rahul Gandhi, serta politisi muda Partai Republik dan anggota House o…

Bikin Resah Umat Islam, Penyebar 'Nasi Anjing' Di Bulan Ramadhan Diamankan Polisi

Ahad, 26 April 2020

Faktakini.net, Jakarta - Di tengah kesucian bulan Ramadhan, ada saja ulah yang dilakukan oleh sekelompok orang yang meresahkan umat Islam.

Kelompok tersebut membagikan nasi bungkus yang mereka beri nama "nasi anjing", walaupun kemudian ternyata menurut pengakuan mereka, tidak ada daging anjing dalam menu yang mereka bagikan.

Entah tujuannya untuk mencari sensasi atau bagaimana, ulah mereka jelas meresahkan umat Islam, karena daging anjing diharamkan oleh umat Islam.

Jumhur ulama menghukumi daging anjing haram untuk dimakan, meski disembelih secara syariat.

Alasannya, anjing termasuk dalam binatang bertaring yang keharamannya jelas. Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan Abu Idris al-Khaulani dari Abi Tha'labah al-Khusyani, "Sesungguhnya Rasulullah SAW melarang memakan setiap binatang buas yang bertaring." (Muttafaq 'Alaih)

Dalam hadis lain, dari Ubaidah bin Sufyan dari Abu Hurairah bahwasanya Rasulullah SAW bersabda, "Memakan setiap …