Langsung ke konten utama

Featured Post

Kenang Joserizal Jurnalis: Sekum FPI: Dia Mujahid, Meski Sakit Terus Beramal

Senin, 20 Januari 2020

Faktakini.net, Jakarta - Pendiri Medical Emergency Rescue Committee atau MER-C, dr Joserizal Jurnalis meninggal dunia, karena sakit jantung di Rumah Sakit Harapan Kita, Jakarta, Senin 20 Januari 2020. Front Pembela Islam atau FPI ikut berduka cita.

Sekretaris DPP FPI, Haji Munarman mengatakan, Indonesia saat ini kehilangan seorang tokoh kemanusiaan, sekaligus ahli bidang orthopedi atau bedah tulang. Menurutnya, figur Joserizal sebagai tokoh yang banyak membela kaum muslimin.

"Merupakan tokoh pergerakan yang banyak membela kepentingan kaum muslimin yang tertindas. Bukan saja dalam lingkup Indonesia, tetapi lingkup Internasional," kata Ustadz Munarman, Senin.

Ustadz Munarman menyebut, Joserizal merupakan penasihat Hilal Merah Indonesia (HILMI), ormas sayap FPI. Selain itu, alumni Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia itu juga pernah menjabat Ketua Departemen Kemanusiaan FPI.

Kata Ustadz Munarman, kiprah Joserizal di kancah internasional, yaitu keber…

Ribuan Umat Islam Hadir Kawal Sidang Perdana Habib Bahar Di PN Bandung

Kamis, 28 Februari 2019

Faktakini.com, Bandung - Ribuan umat Islam saat ini, Kamis (28/2/2019) terus mengalir berdatangan menuju PN Bandung, untuk mengawal sidang Perdana Da'i muda idola umat Islam Habib Bahar bin Smith.

Tidak hanya dari Bandung dan sekitarnya, massa umat Islam itu juga ada yang berasal dari daerah di Jawa Barat lainnya, DKI dan Banten.

Sejak pagi mereka sudah berada di depan PN Bandung dan membaca Sholawat dan yel-yel dukungan kepada Habib Bahar bin Smith.

Habib  Bahar akan diadili atas kasus dugaan penganiayaan terhadap dua orang yang diduga Habib palsu hari ini.

Habib Bahar sudah datang ke Pengadilan Negeri (PN) Bandung di Jalan LLRE Martadinata, Kota Bandung yang jadi lokasi persidangan pada Kamis (28/2/2019).

Dia datang bersama penyidik sekitar pukul 07.40 WIB. Berpakaian gamis putih dipadu peci putih, Bahar berjalan menunduk tanpa memberikan komentar sepatah katapun.

Namun dari rekaman video yang beredar nampak ratusan hingga ribuan umat Islam sudah mengalir berdatangan untuk mengawal persidangan Habib Bahar di PN Bandung.

Dalam video itu nampak Habib Bahar mengepalkan tangan ke arah massa umat Islam, sebagai tanda beliau siap menjalani persidangan Perdana ini dan meminta umat Islam terus istiqomah dalam melakukan perjuangan.

Salah satu pengacara Habib Bahar, Ki Agus M Choiri mengatakan kliennya telah siap menghadapi sidang perdana hari ini. Sidang rencananya beragendakan pembacaan dakwaan.

"Sudah siap. Beliau sudah siap," kata Ki Agus kepada detikcom.

Untuk sidang perdana ini, pihak Habib Bahar akan mendengarkan terlebih dahulu dakwaan yang akan dibacakan oleh jaksa dari Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jabar.

"Kan kita sidang pertama kali ini mendengarkan dakwaan dari jaksa. Apa yang didakwakan jaksa akan kami dengarkan terlebih dahulu, karena kami tidak tahu apa yang akan didakwakan," kata dia.

Bahar bin Smith dituduh melakukan penganiayaan terhadap dua oranh berinisial CAJ (18) dan MKUAM (17). Keduanya dianiaya lantaran mengaku-ngaku sebagai Habib Bahar saat di Bali, alias mereka berdua adalah Habib palsu dan diduga kuat telah meraih keuntungan dengan mengaku-ngaku sebagai Habib.

Keduanya diduga dianiaya di pondok Pesantren (ponpes) Tajul Alawiyyin di Pabuaran, Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Ponpes itu diketahui milik Habib Bahar.

Atas kasus itu, Habib Bahar sudah ditetapkan tersangka. Dia ditahan di Mapolda Jabar. Polisi menjerat Habib Bahar dengan pasal berlapis yakni Pasal 170 ayat (2), Pasal 351 ayat (2), Pasal 333 ayat (2) dan Pasal 80 Undang-undang Nomor 35 tahun 2014 tentang perlindungan anak.

Sumber: Detik

Postingan populer dari blog ini

Para Mahasiswa Papua Datangi Markas Laskar FPI Kota Malang Minta Perlindungan

Rabu, 21 Agustus 2019
Faktakini.net, Jakarta - Yaqub bersama para Pelajar dan Mahasiswa dari Papua mendatangi Markas FPI Kota Malang guna meminta pengamanan. Yakub dan para pelajar Papua mengaku sudah sangat putus asa, khawatir atas keselamatan mereka, usai insiden bendera Merah Putih dibuang ke selokan di Surabaya yang berujung penangkapan 43 Mahasiswa Papua dan kemudian terjadi kerusuhan di Papua dan Papua Barat, Senin (19/8/2019).
Andre Aston Wali Laskar LPI Kota Malang dengan senang hati menerima Kedatangan mereka dan memberikan pengamanan.
Andre meminta para pelajar agar tetap bersekolah dan kuliah di kota Malang, dan FPI kota Malang siap melindungi mereka.
"Sesuai dengan instruksi Panglima Besar LPI (Ustadz Maman Suryadi), diketahui oleh Imam Besar (Habib Rizieq Shihab), kami melindungi orang-orang Papua yang ada di Malang, kami melindungi orang-orang Papua yang sedang belajar di kota Malang. Jadi kalau ada gangguan segala macam, tidak sempat lapor ke pihak (aparat), l…

KPK Akan Beberkan Korupsi Infrastruktur Rezim Jokowi Yang Rugikan Miliaran Rupiah

Ahad, 17 Maret 2019

Faktakini.com, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali mengusut kasus dugaan korupsi terkait proyek infrastruktur di era pemerintaan Jokowi - JK ini. Kali ini, proyek infrastruktur yang diduga dikorupsi berada di daerah.

“Penyidikan baru, korupsi infrastruktur di daerah,” ucap juru bicara KPK Febri Diansyah, Kamis (13/3).

Kendati demikian, Febri belum menjelaskan proyek infrastruktur di daerah mana yang diduga dikorupsi. Dia hanya menyebut proyek infrastruktur yang dimaksud yaitu jembatan.

Akibat korupsi ini, negara diduga mengalami kerugian puluhan miliar rupiah. “Diduga kerugian negara puluhan miliar,” tegas Febri.

Rencananya, informasi lebih jauh atau terkait perkembangan akan disampaikan dalam konferensi pers bersama pimpinan KPK. “Sore atau malam ini jika tidak ada kendala akan kami sampaikan perkembangan hasil penyelidikan melaui konferensi pers,” tuturnya.

Sebelumnya, KPK saat ini juga tengah menangani beberapa kasus dugaan korupsi terkait proy…

500 Banci Tumpah Ruah Di Stadion GBK Ikuti Kampanye Jokowi - Ma'ruf

Sabtu, 13 April 2019

Faktakini.com, Jakarta - 500 Banci tumpah ruah memadati Stadion Gelora Bung Karno (GBK), Senayan Jakarta untuk mengikuti kampanye paslon nomor urut 01 Jokowi - Ma'ruf, Sabtu (13/4/2019).

Mereka kaum banci alias waria yang antara lain tergabung dalam Komunitas Forum Komunikasi Waria se-Indonesia ini menyatakan dukungannya terhadap capres petahana itu.

Ketua Komunitas Forum Komunikasi Waria se-Indonesia, Yulianus Rettoblaut mengatakan ada sekitar 500 waria se-DKI Jakarta yang turut hadir dalam kegiatan kampanye terakhir Jokowi-Maruf ini.

Waria-waria ini mengklaim Jokowi kinerjanya saat menjadi presiden selama kurang lebih lima tahun terakhir sudah terbukti.

"Kami mendukung Pak Jokowi karena kinerjanya sudah terbukti dengan pelayanan dan pembangunan infrastrukturnya di seluruh Indonesia," kata Mami Yuli sapaan akrabnya kepada Suara.com di GBK, Sabtu (13/4/2019).

Dia berharap Jokowi-Maruf bisa menangkan Pilpres 2019 dan lebih memperhatikan hak asasi mer…