Langsung ke konten utama

Featured Post

Telah Wafat Ustadz Zeid Basalamah (Ayah Dari Ustadz Khalid Basalamah)

Jum'at, 7 Agustus 2020

Faktakini.net

Inna lillahi wa inna ilaihi rojiun...

Selamat jalan ammi ZED BASALAMAH (Aba dari ust KHALID BASALAMAH)...
Jum'at, 7 Agustus 2020

kami bersaksi bahwa antum min ahlil- khoir, panutan dan guru kami, banyak petuah dan kisah kebaikan antum..kelak menjadi persaksian kebaikan dihadapan Ilahi...selamat jalan ammi ZED BASALAMAH, selamat jalan pejuang pendidikan, selamat jalan sang pemenang...insyaAllah..jannah wa husnul khotimah birohmatiLLAH.....Aamiinn...mohon ridho dan doanya buat almarhum... 🙏🏻😭...

3 Anggota GPK Khittah Terluka Diserang Penyusup Yang Mengganggu Acara Prabowo

Kamis, 28 Februari 2019

Faktakini.com, Yogyakarta - Seperti tak ingin melihat acara Prabowo tertib dan damai, para penyusup dan provokator datang mengganggu dan sempat menimbulkan kericuhan terjadi saat Capres nomor urut 02 Prabowo Subianto berkampanye di Yogyakarta.

Kericuhan akibat ulah kelompok jahat yang ingin menodai kesuksesan acara Prabowo ini terjadi di beberapa titik baik di dekat tempat acara maupun saat rombongan peserta kampanye pulang usai mendengarkan pidato Prabowo.

Ketua DPW PPP Khittah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Syukri Fadholi mengatakan, ada beberapa anggotanya yang mengalami luka-luka saat terjadi kericuhan.

Syukri menyebut sedikitnya ada tiga anggota Gerakan Pemuda Kabah (GPK) Khittah yang menjadi korban.

"Saya dapat laporan di Kuncen (Kecamatan Wirobrajan, Kota Yogya), satu teman dari GPK kena lemparan batu retak tangannya. Di Jalan Magelang (tak jauh dari lokasi acara Prabowo) dua orang luka kena lemparan batu," ujar Syukri saat dihubungi, Rabu, 27 Februari 2019 malam.

Syukri menjelaskan untuk korban di Wirobrajan, kasusnya telah dilaporkan ke Polresta Yogyakarta. Sedangkan untuk kasus di Jalan Magelang, Syukri mengaku belum mendapatkan keterangan apakah korban melakukan laporan ke polisi atau tidak.

Terkait kericuhan di Jalan Magelang, Syukri menjelaskan soal sejumlah anggota GPK Khittah yang berada di sekitaran Grand Pasific Hall tempat berlangsungnya acara kampanye Prabowo. Tiba-tiba ada gerombolan tak dikenal melempari dengan batu dan ketapel.

Lemparan batu disebut Syukri kemudian membuat anggota Khittah terpancing untuk mengejar pelaku dan berujung pada kericuhan.

Syukri pun meminta kepada anggota GPK Khittah paska kericuhan di Jalan Magelang bisa menahan diri dan tak terprovokasi. Syukri berharap paska kericuhan, ke depannya aktivitas kampanye pilpres ini tidak ada lagi pihak-pihak yang sengaja memancing keributan.

"Saya harap ya jangan mengganggu, jangan saling mencegah, melempar, supaya situasi Yogya dan bangsa pada umumnya aman, tertib. Kepada semua lapisan masyarakat, beda pendapat boleh, tapi kewajiban kita semua mewujudkan pemilu yang aman damai," kata Syukri.

Syukri pun mempercayakan kepada polisi untuk memproses peristiwa ini. Syukri pun meminta kepada polisi agar tegas dan adil dalam melakukan proses hukum.

"Kalau tetap proses hukum ya jalan dan saya harap polisi tegas dan adil. Tapi kalau ada perdamaian, ya damai. Yang penting ke depan jangan saling membalas dan peristiwa serupa tidak terulang lagi," kata dia.

Sumber: Viva

Postingan populer dari blog ini

Kerap Hina Habib Rizieq Dan Anies, Saat Sakit Hingga Meninggal Anies Yang Mengurusnya

Senin, 13 April 2020

Faktakini.net

Hari ini saya harus ucapkan terimaa kasih kepada senior saya abangda Lukman Hakiem yang mantan anggota DPR dan penasihat ahli Wapres Hamzah Haz serta staf perdana menteri M Natsir... Beliau dengan lapang hati meminta bantuan langsung kepada Gubenur DKI Anies Baswedan atas segala kendala selama senior saya AE Priyono di rawat di rumah sakit, mulai dari pemintaan tes swab corona hingga pencarian rumah sakit, hingga proses pemakaman.

''Saya terima kasih kepada Anies Baswedan yang merespons WA saya dengan cepat soal perawatan kepada sahabat saya AE Priyono. Begitu saya WA dan telepon, langsung Anies mengerahkan tenaga medis ke AE Priyono.

Bahkan ketika saya kabari bila AE wafat, Anies langsung respons dengan mengatakan bantuan apalagi yang masih bisa dilakukan? Saya jawab dengan minta agar bantu soal pemakamannya. Anies jawab Okey. Di situ Saya terharu,'' katanya.

Mengapa terharu? Abangda Lukman mengatakan karena dia tahu AE Priyono seri…

Bukan Level Indonesia Lagi, Anies Resmi Masuk 20 Besar Tokoh Dunia!

Rabu, 24 Juli 2019

Faktakini.net, Jakarta - Sudah sejak lama masyarakat internasional mengagumi Gubernur DKI Anies Baswedan. Ketokohan dan kemimpinan Anies itu skalanya sudah bukan nasional atau Indonesia lagi, tapi sudah termasuk tokoh dunia.

Sejak tahun 2010, Anies telah terpilih sebagai satu dari 20 tokoh yang membawa perubahan dunia untuk 20 tahun mendatang oleh majalah Foresight yang terbit di Jepang akhir April 2010.

Dalam edisi khusus yang berjudul '20 Orang 20 Tahun', itu Foresight mengulas 20 tokoh yang diperkirakan bakal menjadi perhatian global karena mereka akan sangat berperan dalam perubahan dunia dua dekade mendatang.

Nama Anies yang saat itu masih menjadi Rektor Universitas Paramadina itu dicantumkan bersama 19 tokoh dunia lain seperti Perdana Menteri Rusia Vladimir Putin, Presiden Venezuela Hugo Chavez, Menlu Inggris David Miliband, anggota Parlemen dan Sekjen Indian National Congress India Rahul Gandhi, serta politisi muda Partai Republik dan anggota House o…

Bikin Resah Umat Islam, Penyebar 'Nasi Anjing' Di Bulan Ramadhan Diamankan Polisi

Ahad, 26 April 2020

Faktakini.net, Jakarta - Di tengah kesucian bulan Ramadhan, ada saja ulah yang dilakukan oleh sekelompok orang yang meresahkan umat Islam.

Kelompok tersebut membagikan nasi bungkus yang mereka beri nama "nasi anjing", walaupun kemudian ternyata menurut pengakuan mereka, tidak ada daging anjing dalam menu yang mereka bagikan.

Entah tujuannya untuk mencari sensasi atau bagaimana, ulah mereka jelas meresahkan umat Islam, karena daging anjing diharamkan oleh umat Islam.

Jumhur ulama menghukumi daging anjing haram untuk dimakan, meski disembelih secara syariat.

Alasannya, anjing termasuk dalam binatang bertaring yang keharamannya jelas. Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan Abu Idris al-Khaulani dari Abi Tha'labah al-Khusyani, "Sesungguhnya Rasulullah SAW melarang memakan setiap binatang buas yang bertaring." (Muttafaq 'Alaih)

Dalam hadis lain, dari Ubaidah bin Sufyan dari Abu Hurairah bahwasanya Rasulullah SAW bersabda, "Memakan setiap …