Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Februari, 2019

Featured Post

Safari Ziarah Kubur FPI Gresik Dan Sayap Juang Berlangsung Lancar Dan Berkah

Jum'at, 13 Desember 2019

Faktakini.net, Jakarta - Setiap hari Kamis Malam Jumat, biasanya DPW FSI Gresik yang diketuai oleh al Habib Musthofa Assegaf melakukan rutinan pembacaan Ratibul Haddad dan Kajian Ilmu Fiqih serta pembacaan Buku Buku yang ditulis oleh Imam Besar al Habib Muhammad Rizieq bin Husein Syihab.

Kali ini Jajaran Pengurus FPI beserta Sayap Juang dan Laskar FPI Gresik justru melakukan Safari Ziarah Kubur dalam kota dibeberapa Makam Waliyullah di Kota Gresik, yaitu Makam Maulana Malik Ibrahim (Wali Songo), al Qutb al Habib Abubakar Assegaf (Wali Kutub), al Habib Husein bin Abdullah Assegaf, Sunan Giri Assyaikh Sayyid raden Ainul Yaqin (Wali Songo), dan Sunan Prapen, Kamis (12/12/2019).

Pelaksanaan safari Ziarah Kubur dalam Kota ini dibuka langsung oleh al Habib Abdullah Assegaf (Ketua Tanfidz DPW FPI Gresik) dan al Habib Muhammad al Habsyie (pengurus Majlis Maulid Nurul Musthofa) dengan pembacaan Tahlil, Dzikir dan Doa Bersama.

Sudah menjadi tradisi bagi Masyarakat…

Massa Sambut Prabowo Di Madura Dituding Ditransfer Dari Luar, BPN: Anggap Saja La Nyalla Itu Orang Gila

Kamis, 28 Februari 2019

Faktakini.com, Jakarta - Juru Kampanye Nasional Badan Pemenangan Nasional Prabowo-Sandi, Nizar Zahro, menegaskan massa yang hadir saat Capres Prabowo berkampanye di Madura warga Sumenep asli.

Ia pastikan bukan massa 'transfer' seperti yang dituduhkan.

"Pertama saya ingin menyampaikan, bahwa tanggal 26 Februari Pak Prabowo menyapa Madura, itu sudah ribuan massa. Itu tidak ditransfer dari luar Madura, yang datang itu Sumenep asli," kata Nizar saat dihubungi, Kamis 28 Februari 2019.

Ia mengatakan koalisinya tidak biasa berbohong memberikan berita hoax. Ia meminta La Nyalla Mattalitti tidak usah banyak omong. "Pegang saja janjinya dipotong lehernya," kata Nizar.

Ia mengatakan di Pamekasan yang datang dan menyambut Prabowo kurang lebih 100 ribu orang.

"Tidak ada yang dari luar, luar Madura tidak ada. Jadi itu adalah sebagai wujud nyata orang Madura ingin perubahan. Kalau La Nyalla sesumbar Jokowi menang 70 persen ya sudah buktikan s…

Buya Qurthubi Dan Buya Murtadho Bersatu, Insya Allah Prabowo - Sandi Telak Rajai Banten Di Pilpres 2019

Kamis, 28 Februari 2019

Faktakini.com, Pandeglang -
Dua Ulama Besar Banten Buya Qurthubi Dan Buya Murtadho semakin kompak berjuang menegakkan kebenaran, Insya Allah Prabowo - Sandi Telak Rajai Banten di Pilpres 2019.

Keakraban kedua tokoh yang sangat dicintai umat Islam itu terlihat jelas dalam acara istigosah kubro dan tabligh akbar bersama DPD FPI Banten di Kecamatan Sumur, Ujung Kulon, Pandeglang Banten, hari ini Kamis (28/2/2019).

Acara ini juga merupakan syukuran telah dibangunnya mesjid pasca musibah tsunami Banten beberapa bulan silam, yaitu sebanyak 7 masjid dan mushola, 2 Pondok pesantren, 20 rumah warga yang hancur serta 313 paket santunan anak yatim & dhuafa.

Sekaligus pembukaan bantuan dana pembangunan 100 rumah warga korban tsunami & 10 perahu nelayan alhamdulillah berlangsung lancar dan sangat meriah.

Istighosah tersebut dipimpin langsung oleh ulama karismatik dari cidahu cadasari Pandeglang kh.Abuya Murtadho Dimyati, dan hadir juga Imam FPI Banten Kh.Qurthubi j…

Kisah Perjalanan Hidup Habib Rizieq Shihab

Kamis, 28 Februari 2019

Faktakini.com

Kisah Habib Rizieq.

Saat menikah, Habib Rizieq masih belum memiliki apa-apa kecuali hanya tumpukan coretan kertas, kitab dan buku. Takada ormas, tak ada FPI, tiada markas, tak ada bulan madu dan tak ada juga rumah kontrakan baru. Tapi jiwanya besar. Ia tak pernah gelisah hanya karena itu. Tekadnya pun tak pudar. Manusia semua lahir miskin telanjang, tapi kemudian kepada Allah manusia membuat banyak perhitungan dan sarat tuntunan.Kisah Dakwah Habib Rzieq Sbelum FPI Berdiri sangat banyak ujian dan cobaan yang di hadapi.

Kisah Dakwah Habib Rzieq


Habib Rizieq telah putuskan menjalani hidupnya sebagai mujahid. Bukan sekedar membagi waktu kehidupan, tapi konon telah sepenuhnya ia wakafkan. Kehidupan seorang mujahid mengalir perlahan pasti kearah tujuan. Tiada urusan duniawi mericuhkan perjalanan hidupnya. Dimana materi dan duniawi menggoyah konsentrasi dakwahnya. Tetap terus melaju tenang tanpa riak bergelombang. Selalu terus berdoa dan berikhtiar agar…

Stop Kriminalisasi Ulama, Kembalikan Imam Besar Kami Habib Rizieq Shihab

Kamis, 28 Februari 2019

Faktakini.com

STOP KRIMINALISASI ULAMA
       KEMBALIKAN IMAM KAMI

Sejak lama IB HRS sekeluarga mau kembali pulang ke Indonesia, namun dihalang-halangi & terus dikerjai oleh *"Operasi Intelijen Busuk Indonesia"*, dg memberi masukan ke Intelijen Saudi aneka fitnah, agar beliau *"Ditangkap & Ditahan"* di Saudi.

Mulai dari fitnah sbg *"Residivis & Buronan Berbahaya"*, hingga fitnah sbg *"Pendukung ISIS & Pendana Teroris"*.

Akibatnya, beliau dicekal tdk boleh keluar dari Saudi sejak tgl 1 Syawwal 1439 H, shg habis masa visanya & berstatus *"overstay"* hingga saat ini.

Cekal tsb *"sempat dicabut"* karena ada gelombang protes di Indonesia, setelah ramai dibahas di acara ILC TV One, namun HRSt sekeluarga tetap belum bisa keluar dg *"aneka alasan"* administrasi keimigrasian mau pun keamanan.

Bahkan setelah digelar Reuni 212 Th 2018 yg dihadiri lebih dari 14 juta umat Islam, yaitu…

Dana Desa: Diusulkan Prabowo, Ditandatangani SBY, Ditentang PDIP, Diklaim Jokowi

Kamis, 28 Februari 2019

Faktakini.com, Jakarta - Mendagri Tjahjo Kumolo mengatakan kepada perangkat desa bahwa anggaran Dana Desa ada karena Jokowi. Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno mengingatkan UU No 6/2014 tentang Desa diteken Presiden RI ke-6, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

"Dana desa itu berdasarkan UU tentang Desa yang diteken Pak SBY tahun 2014 dan sudah dianggarkan oleh beliau tahun 2015. Itu artinya bahwa dana desa ini ada karena ada UU tentang Desa yang ada sejak zaman Pak SBY," kata Wakil Ketua Dewan Penasihat BPN Prabowo - Sandi, Hidayat Nur Wahid di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (21/2/2019).

Malah, kata Hidayat, kala itu PDIP menolak UU Desa. Ia pun meminta Tjahjo mengoreksi pernyataannya.

"Uniknya justru pada masa itu justru PDIP yang menolak dana desa. Jadi saya berharap besok Pak Mendagri mengoreksi deh, seperti yang lain. Nggak perlu sungkan lah," ujarnya.

Menurut Hidayat, Tjahjo seharusnya menyampaikan kepada ra…

Tegas! Pengacara Habib Bahar Nilai Dakwaan Untuk Kliennya Kabur

Kamis, 28 Februari 2019

Faktakini.com, Bandung - Pengacara Bahar Bin Smith menilai dakwaan terhadap kliennya kabur tidak relevan.

Sebelumnya, Jaksa Penuntut Umum (JPU) membacakan dakwaan terhadap Habib Bahar dalam persidangan, di Pengadilan Negeri Bandung, Kamis (28/2).  Dalam dakwaannya, ‎Habib Bahar dianggap melakukan penganiayaan terhadap Cahya Abdul Jabar dan Muhammad Khoerul Umam Al Mudzaqi.

Habib Bahar didakwa ‎pasal berlapis yakni pasal 333 ayat (2) KUH Pidana Jo pasal 55 ayat (1) ke- 1 KHU Pidana, pasal 170 ayat (2) ke -2, pasal 351 ayat (2), dan pasal 80 UU Nomor 35 Tahun 2014 tentang perlindungan anak.

Selain itu, Ichwan Tuankotta juga mengaku baru menerima surat dakwaan terhadap kliennya semalam sebelum agenda sidang digelar.

"Dakwaannya kabur. Alasannya kita pertama baru dapat surat dakwaan semalam melalui principal artinya melalui terdakwa. Kita para pengacara belum dapat nih (surat dakwaan). Sesuai pasal 144 juga dakwaan yang direvisi, seharusnya seminggu sebelumny…

Sri Vira Chandra (Caleg PKS): Syarifah Adalah Wanita Yang Mulia

Kamis, 28 Februari 2019

Faktakini.com

Ustadzah Sri Vira Chandra D
Caleg PKS DPRD DKI Dapil V

SYARIFAH

https://kbbi.web.id/syarifah.html

sya·ri·fah n wanita yang mulia (sebutan bagi wanita keturunan Nabi Muhammad saw. yang langsung dari Husen)

Jujur selama ini saya merasa ada 'personal bias' terhadap para syarifah. Tapi saya akui saya salah.

Pertemuan di MT Nurul Yaqin dan MT Al-Hawi kemarin luar biasa. Para syarifah yang saya temui kemarin bebas dari pragmatisme, paham mengapa harus berjuang.

Kemarin, Jumat 1 February 2019 menyempatkan diri mendengar kajian tafsir Syarifah Huriyah dan mengikuti Hadrah Burdah bersama Syarifah Anisa binti Abdul Qadir al Hadad.

Bertegur sapa dengan Syarifah Faizah, dan Ibunda dari Habib Muhsin al Athos dan Syarifah Khadijah al Athos.

Mereka menyambut saya luar biasa, dengan kudapan ala Arab yang sayangnya tidak sanggup saya habiskan.

Sebuah harapan luar biasa dari para guru,  dan doa untuk memperbanyak "Hasbunallahu wa ni'mal wakil, ni&…

Yang Menolak Ide Sandi Pariwisata Halal Di Bali Adalah Orang Kurang Wawasan

Kamis, 28 Februari 2019

Faktakini.com

Yang menolak ide wisata halal di Bali ala bang Sandi menurut saya mah mainnya kurang jauh.

Di saat negara lain seperti Thailand,  Jepang,  Ko rea Selatan dan Hong Kong berlomba-lomba mengembangkan wisata halal agar wisatawan dari negara muslim makin nyaman berwisata,  sayangnya Gubernur Bali terlalu mempersempit cara berpikir nya.

Wisata halal jangan dipahami sebagai sebuah Islamisasi cara berpakaian para penari dan budaya setempat.

Akademisi M. Battour dan M. Nazari Ismail mendefinisikan wisata halal sebagai berikut: Semua objek atau tindakan yang diperbolehkan menurut ajaran Islam untuk digunakan atau dilibati oleh orang Muslim dalam industri pariwisata. Definisi ini memandang hukum Islam (syariah) sebagai dasar dalam penyediaan produk dan jasa wisata bagi konsumen (dalam hal ini adalah Muslim), seperti hotel halal, resort halal, restoran halal dan perjalanan halal.

Menurut definisi ini, lokasi kegiatan tidak terbatas di negara-negara Muslim se…

Istighosah DPD FPI Banten Di Ujung Kulon Sukses Dan Penuh Berkah

Kamis, 28 Februari 2019

Faktakini.com, Pandeglang - Semangat jama'ah istigosah kubro di pesisir pantai, tidak surut meski dibawah panas terik matahari.

Acara istigosah kubro dan syukuran telah dibangunnya mesjid pasca musibah tsunami Banten beberapa bulan silam, yaitu sebanyak 7 masjid dan mushola, 2 Pondok pesantren, 20 rumah warga yang hancur serta 313 paket santunan anak yatim & dhuafa.

Sekaligus pembukaan bantuan dana pembangunan 100 rumah warga korban tsunami & 10 perahu nelayan alhamdulillah berlangsung lancar dan sangat meriah.

Istighosah tersebut dipimpin langsung oleh ulama karismatik dari cidahu cadasari Pandeglang kh.Abuya Murtadho Dimyati, dan hadir juga Imam FPI Banten Kh.Qurthubi jaelani, para tokoh setempat dan para alim ulama dari berbagai daerah Banten dan luar banten.



Kecintaan masyarakat Banten kepada alim ulama dan haba'ib, sejak malam hari sampai dengan dimulainya acara pada pukul 9:30 pagi hari sangat terlihat jelas, terbukti para jama'ah ter…

Kemendagri Sudah Cetak 1.600 e-KTP Untuk Warga Negara Asing

Kamis, 28 Februari 2019

Faktakini.com, Jakarta - Kemendagri meminta pencetakan e-KTP untuk warga negara asing (WNA) yang mengantongi izin tinggal ditunda hingga melewati hari pencoblosan Pemilu 2019. Sejauh ini, Kemendagri sudah mencetak 1.600 e-KTP untuk WNA yang memenuhi syarat.

"Belum tahu kami. Kalau (jumlah) pemohonnya (berapa) belum tahu kami. Yang kami sudah tahu adalah yang sudah dicetak, 1.600-an," kata Dirjen Dukcapil Kemendagri Zudan Arif Fakrulloh di kantornya, Jl Medan Merdeka Utara, Rabu (27/2/2019).

Kewajiban WNA memiliki e-KTP diatur dalam Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2013 tentang Administrasi Kependudukan. Artinya, aturan soal kewajiban WNA memiliki e-KTP sudah berlaku sekitar 5 tahun.

e-KTP yang dicetak untuk WNA memiliki batas waktu. Jika batas itu telah terlewati, e-KTP-nya tak berlaku lagi.

"Kalau sudah habis masa berlakunya kan nggak bisa dipakai," ujar Zudan.

Isu soal KTP untuk WNA ini heboh setelah seorang TKA China yang bekerja di Cianjur …

Ceramah Gus Muwafiq Di Tebing Tinggi Ricuh Diprotes Warga Karena Kampanye 01 Dan Provokatif

Kamis, 28 Februari 2019

Faktakini.com, Tebing Tinggi - Buntut dari kisruh saat ceramah Tokoh Islam Nusantara (Isnus) Ahmad Muwafiq atau lebih dikenal dengan Gus Muwafiq di Tebing Tinggi, Sumatera Utara terus berbuntut panjang.

Pihak kepolisian mengumumkan telah menetapkan 11 warga masyarakat yang diduga juga merupakan anggota dan  simpatisan Front Pembela Islam (FPI) sebagai tersangka kericuhan di acara Tabligh Akbar dan Tausyiah Kebangsaan dalam rangka Hari Lahir Nahdathul Ulama (NU) itu, Selasa (27/2/2019).

Pihak kepolisian mengatakan 11 warga Tebing Tinggi itu hendak membubarkan acara itu serta meneriakkan ganti presiden dan mengacungkan dua jari.

"Awalnya diamankan delapan orang. Tadi malam, dari hasil pengembangan ada tiga orang lagi. Semuanya sudah ditetapkan sebagai tersangka," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Kepolisian Daerah Sumatera Utara Komisaris Besar Polisi Tatan Dirsan Atmaja, Kamis (28/2).

Dari hasil gelar perkara, kata dia, telah terpenuhi unsur tind…

Ustadz Asep Syaripudin Turut Kawal Sidang Perdana Habib Bahar Bin Smith

Kamis, 28 Februari 2019

Faktakini.com

Asep Syaripudin

Sedang berlangsung Sidang Perdana Habib Bahar bin Smith di PN Bandung Kamis,  28 Februari 2019.

Alhamdulillah saya, Ust. Asep Syaripudin (ketua API Jabar & Waketum PA 212), Ust. Ismail Yusanto (Jubir HTI),  Habib Novel Bamukmin, SH (Sekjen KORLABI) turut hadir di ruang persidangan.

Ada banyak ulama, habaib dan tokoh yg hadir,  begipun di luar pengadilan ada ribuan umat islam yg turut menghadiri dan mengawal persidangan.

#Save Habib Bahar...
#Kami bersama Habib Bahar...  ALLAHU AKBAR ✊✊

Tunjukkan Dukungan, Pria Berdandan Ala Habib Bahar Bin Smith Ramaikan PN Bandung

Kamis, 28 Februari 2019

Faktakini.com, Bandung - Ribuan massa umat Islam yang ingin mengawal persidangan Habib Bahar bin Smith berdatangan ke Pengadilan Negeri Kelas 1A Khusus Bandung, Jawa Barat, pada Kamis, 28 Februari 2019.

Mereka berkumpul sejak pagi untuk menyaksikan sidang perdana Habib Bahar dengan agenda pembacaan dakwaan penganiayaan anak di bawah umur.

Massa datang dari beberapa daerah sekitar, di antara Garut, Cianjur, Bogor, dan Sukabumi. Tampak juga kelompok Front Pembela Islam (FPI) meramaikan aksi dukungan itu dengan menyerukan sholawat.

Diantara ribuan massa itu, tampak seorang pria yang mencuri perhatian orang-orang di sana.

Lelaki berambut gondrong itu berdandan ala penampilan Habib Bahar bin Smith, seperti mengenakan peci anyaman rotan, berkemeja koko warna putih, dan bersarung serta beralas kaki warna putih. Dia berpose di muka selembar kain persegi dengan foto wajah Habib Rizieq Shihab yang dibentangkan di halaman kantor Pengadilan.

Seorang pemimpin massa simpati…

KH Abdul Rasyid Himbau Umat Islam Ikuti Longmarch Ke KPU, Jum'at 1 Maret 2019

Kamis, 28 Februari 2019

Faktakini.com, Jakarta - Danjen Koppasandi (Komando Ulama Pemenangan Prabowo - Sandi) KH. Abdul Rasyid Abdullah Syafi'ie menghimbau, umat Islam di Jabodetabek, untuk bergabung dalam longmarch ke KPU yang akan dimulai pada jam 14.00 di Masjid Sunda Kelapa, Jum'at 1 Maret 2019.

Pastikan pemilu 2019 berjalan dengan Luber Jurdil! (langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil).

Mari bantu KPU menunaikan tugasnya dengan menyatakan dukungan moral umat Islam kepada KPU pada Jumat, 1 Maret 2019.

Dukungan akan disampaikan dalam bentuk longmarch dari Masjid Sunda Kelapa, Menteng Jakarta, ke kantor KPU, juga di Menteng.

*MEDIA SOSIAL RESMI KOPPASANDI*
*Koppasandi Youtube Channel*  https://www.youtube.com/c/KOPPASANDI
*FB Fanpage Koppasandi*
https://www.facebook.com/KoppasandiOfficial/
*Instagram @tv_koppasandi*
https://www.instagram.com/tv_koppasandi/ 
#TaatKomandoUlama #2019PrabowoPresiden

Tertib Mengawal Kampanye Prabowo, Ketua PPP Khittah DIY: Kami Dilempari Batu Dan Ketapel

Kamis, 28 Februari 2019

Faktakini.com, Yogyakarta - Ketua DPW PPP Khittah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Syukri Fadholi, membenarkan rombongan Gerakan Pemuda Ka'bah (GPK) Khittah diserang pihak tidak bertanggung jawab sehingga sempat terlibat insiden kericuhan di acara kampanye Prabowo Subianto siang tadi.

Kericuhan bermula saat rombongan GPK Khittah dilempari batu oleh kelompok anarkis tak jauh dari lokasi acara Prabowo di Grand Pacific Hall, Sleman.

"Teman-teman GPK Khittah sedang mengawal Pak Prabowo, ada yang dilempar atau diketapel. Anak-anak terpancing dan mengejar kelompok massa itu," kata Syukri saat dihubungi wartawan, Rabu (27/2/2019).

Syukri mengaskan sebetulnya rombongan GPK Khittah kondusif saat konvoi maupun selama mengikuti acara kampanye Prabowo tadi. Tidak ada motor yang berknalpot blombongan maupun sikap yang mengganggu aktivitas masyarakat sekitar.

"Tadi teman-teman GPK sudah mulai kondusif, konvoi knalpot motor tidak blombongan. Teman-teman b…

Kampanye Prabowo Ricuh, Ngabalin: Kalau Jokowi Santai-santai Saja, Netizen: Jelas Santai Kita Gak Pernah Ganggu Acara Situ, Semprul!

Kamis 28 Februari 2019

Faktakini.com, Jakarta - Akibat ulah penyusup dan provokator jahat, Kampanye Prabowo Subianto di Jogjakarta sempat diwarnai kericuhan dan tembakan peringatan dari polisi.

Tenaga Ahli Utama Kedeputian IV Bidang Komunikasi Politik dan Diseminasi Informasi KSP, Ali Mochtar Ngabalin menyebut Joko Widodo (Jokowi) belum berkomentar terkait peristiwa itu.

"Belum. Kalau Jokowi mah senyum-senyum, santai-santai saja kan," kata Ngabalin senang di posko relawan Kotak Hijau, Jalan Brawijaya IX, Jakarta Selatan, Rabu (27/2/2019).

Ngabalin mengklaim, Jokowi akan merespons jika ada peristiwa yang menciderai demokrasi. Dia mencontohkan masalah viral kampanye hitam tentang azan dan masalah lahan.

"Tapi kalau sudah menyangkut menciderai sistem nilai dalam demokrasi pasti beliau ngomong. Umpama menganai azan, lahan, pasti beliau bicara. Tapi kalau yang begitu-begitu ndak lah," ujarnya.

Dalam kampanye Prabowo di Sleman, polisi sempat melepas tembakan peringatan …

BPN Sesalkan Provokasi Memancing Kegaduhan Di Acara Prabowo Dan Minta Polisi Tangkap Pelakunya

Kamis, 28 Februari 2019

Faktakini.com, Jakarta - Juru bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Suhud Alynudin, sangat menyesakkan timbulnya provokasi yang akhirnya sempat menimbulkan kericuhan di acara Prabowo.

Suhud pun menduga kericuhan di dekat kegiatan kampanye capresnya di Grand Pacific Hall Sleman diprovokasi, alias ada unsur kesengajaan. Menurutnya, kericuhan itu bisa mengancam demokrasi.

"Patut dicurigai itu provokasi, memancing kegaduhan. Terlepas dari siapa pun yang melakukan, kami melihat itu merupakan ancaman terhadap demokrasi. Karena capres atau cawapres memiliki hak berkampanye di mana pun wilayah NKRI tanpa halangan dan gangguan," kata Suhud kepada wartawan, Rabu (27/2/2019).

BPN meminta kepolisian segera menyelidiki kericuhan tersebut. Sebab, menurut Suhud, jika dibiarkan, hal itu bisa menjadi contoh buruk di daerah lain.

"Kami meminta pihak aparat menyelidiki kasus ini dan menangkap pelakunya karena, jika didiamkan saja, a…

3 Anggota GPK Khittah Terluka Diserang Penyusup Yang Mengganggu Acara Prabowo

Kamis, 28 Februari 2019

Faktakini.com, Yogyakarta - Seperti tak ingin melihat acara Prabowo tertib dan damai, para penyusup dan provokator datang mengganggu dan sempat menimbulkan kericuhan terjadi saat Capres nomor urut 02 Prabowo Subianto berkampanye di Yogyakarta.

Kericuhan akibat ulah kelompok jahat yang ingin menodai kesuksesan acara Prabowo ini terjadi di beberapa titik baik di dekat tempat acara maupun saat rombongan peserta kampanye pulang usai mendengarkan pidato Prabowo.

Ketua DPW PPP Khittah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Syukri Fadholi mengatakan, ada beberapa anggotanya yang mengalami luka-luka saat terjadi kericuhan.

Syukri menyebut sedikitnya ada tiga anggota Gerakan Pemuda Kabah (GPK) Khittah yang menjadi korban.

"Saya dapat laporan di Kuncen (Kecamatan Wirobrajan, Kota Yogya), satu teman dari GPK kena lemparan batu retak tangannya. Di Jalan Magelang (tak jauh dari lokasi acara Prabowo) dua orang luka kena lemparan batu," ujar Syukri saat dihubungi, Rabu,…

Ribuan Umat Islam Hadir Kawal Sidang Perdana Habib Bahar Di PN Bandung

Kamis, 28 Februari 2019

Faktakini.com, Bandung - Ribuan umat Islam saat ini, Kamis (28/2/2019) terus mengalir berdatangan menuju PN Bandung, untuk mengawal sidang Perdana Da'i muda idola umat Islam Habib Bahar bin Smith.

Tidak hanya dari Bandung dan sekitarnya, massa umat Islam itu juga ada yang berasal dari daerah di Jawa Barat lainnya, DKI dan Banten.

Sejak pagi mereka sudah berada di depan PN Bandung dan membaca Sholawat dan yel-yel dukungan kepada Habib Bahar bin Smith.

Habib  Bahar akan diadili atas kasus dugaan penganiayaan terhadap dua orang yang diduga Habib palsu hari ini.

Habib Bahar sudah datang ke Pengadilan Negeri (PN) Bandung di Jalan LLRE Martadinata, Kota Bandung yang jadi lokasi persidangan pada Kamis (28/2/2019).

Dia datang bersama penyidik sekitar pukul 07.40 WIB. Berpakaian gamis putih dipadu peci putih, Bahar berjalan menunduk tanpa memberikan komentar sepatah katapun.

Namun dari rekaman video yang beredar nampak ratusan hingga ribuan umat Islam sudah mengali…

Prabowo Akan Jemput Ke Mekkah, BPN: Prabowo Tidak Rela Habib Rizieq Dikriminalisasi Dan Dicari-Cari Kesalahannya!

Kamis, 28 Februari 2019

Faktakini.com, Jakarta - Capres Prabowo Subianto akan menjemput Habib Rizieq Syihab apabila terpilih menjadi presiden. Badan Pemenangan Nasional (BPN) menilai janji Prabowo itu sebagai janji seorang kesatria.

"Mengembalikan Habib Rizieq adalah janji seorang ksatria dan pemimpin Muslim yang baik untuk mewujudkan Indonesia adil dan makmur untuk semua," kata Jubir BPN, Pipin Sopian, kepada wartawan, Kamis (28/2/2018).

Pipin mengatakan Prabowo ingin memuliakan para ulama yang sudah berkontribusi bagi bangsa Indonesia. Ketua Departemen Politik PKS itu juga menyebut Prabowo tidak rela Habib Rizieq dikriminalisasi.

"Beliau tidak rela Habib Rizieq dikriminalisasi. Dicari-cari kesalahan karena hukum patut diduga sudah menjadi alat kekuasaan membungkam oposisi," ujar Pipin.

Bagi Pipin, janji Prabowo untuk menjemput Habib Rizieq sebagai bagian dari upaya menyatukan seluruh elemen bangsa. Pipin pun memastikan Prabowo akan bersikap adil bagi semua golon…

Hadiri Dialog Pendidikan Kebangsaan, Sandiaga: Guru Honorer Berhak Jadi PNS

Kamis, 28 Februari 2019

Faktakini.com, Jakarta - Cawapres 02 Sandiaga Uno menghadiri deklarasi dukungan alumni SMP 12 Jakarta untuk Prabowo-Sandi di Rumah Djoeang, Jakarta, Rabu (27/2). Acara deklarasi itu juga diisi dengan ajang penyampaian pendapat.

Pada pertemuan tersebut, Sandi meminta saran dari para alumni SMP 12 Jakarta terkait pendidikan. Saran itu akan digunakan dalam menghadapi debat ketiga Pilpres 2019 yang salah satunya mengangkat tema pendidikan.

“Mereka tadinya ingin menggelar acara deklarasi, saya bilang acara deklarasi sudah biasa jadi saya bilang kepada rekan-rekan kasih masukan tentang pendidikan,” kata Sandi di lokasi.

Kesejahteraan guru juga menjadi sorotan dalam acara tersebut, terutama untuk guru honorer. Sandi menilai aturan pengangkatan CPNS guru honorer soal usia dibawah 35 tahun tidak adil. Padahal guru honorer banyak yang telah mengabdi belasan hingga puluhan tahun.

Menurut Sandi, setiap guru honorer berhak untuk diangkat menjadi PNS terlepas dari usianya. …

Kepalkan Tangan Ke Arah Pendukung, Habib Bahar Siap Jalani Sidang Perdana Di PN Bandung

Kamis 28 Februari 2019

Faktakini.com, Bandung - Da'i muda idola umat Islam Habib Bahar bin Smith siap menghadapi persidangan.

Habib  Bahar akan diadili atas kasus dugaan penganiayaan terhadap dua orang yang diduga Habib palsu hari ini.

Habib Bahar sudah datang ke Pengadilan Negeri (PN) Bandung di Jalan LLRE Martadinata, Kota Bandung yang jadi lokasi persidangan pada Kamis (28/2/2019).

Dia datang bersama penyidik sekitar pukul 07.40 WIB. Berpakaian gamis putih dipadu peci putih, Bahar berjalan menunduk tanpa memberikan komentar sepatah katapun.

Namun dari rekaman video yang beredar nampak ratusan hingga ribuan umat Islam sudah mengalir berdatangan untuk mengawal persidangan Habib Bahar di PN Bandung.

Dalam video itu nampak Habib Bahar mengepalkan tangan ke arah massa umat Islam, sebagai tanda beliau siap menjalani persidangan Perdana ini dan meminta umat Islam terus istiqomah dalam melakukan perjuangan.

Salah satu pengacara Habib Bahar, Ki Agus M Choiri mengatakan kliennya telah s…

Dahsyatnya Sambutan Madura untuk Prabowo dalam Tangkapan Kamera, Bikin Merinding

Kamis, 28 Februari 2019

Faktakini.com, Madura - Akhir tahun lalu (2018), media dihebohkan dengan sesumbar La Nyalla Mattalitti yang siap potong leher jika Madura dikuasai Prabowo Subianto dalam pilpres April mendatang.

Terlepas dari sesumbar tersebut, kedatangan Prabowo ke Madura ternyata mendapat sambutan yang luar biasa.

Pemandangan yang membuat merinding berhasil diabadikan para pendukung maupun masyarakat yang hadir dan kini telah tersebar di dunia maya, dimana ratusan ribu warga Madura tumpah ruah menyambut kedatangan Prabowo.

Prabowo saat ini memang tengah melakukan safari politik di tanah Madura. Pada Pilpres 2014 lalu, tanah Madura memang menjadi basis suara Prabowo.

Dalam lawatannya tersebut, Prabowo memang menghadiri beberapa acara termasuk Haul Akbar Masyayikh dan Habaib se-Madura di Sampang, Jawa Timur, kemarin. Bahkan antusias masyarakat Madura juga telah terlihat saat capres 02 tersebut mengunjungi beberapa wilayah Madura seperti Sumenep dan Sampang.

Heboh dan antusiasn…

BPN: SBY di Singapura, Jaringannya Tetap Bekerja Menangkan Prabowo - Sandi

Kamis, 28 Februari 2019

Faktakini.com, Jakarta - Direktur Materi Debat Badan Pemenangan Nasional, Sudirman Said, tak khawatir dengan tidak adanya Susilo Bambang Yudhoyono dalam masa kampanye saat ini. Menurutnya, ketidakhadiran SBY tidak mengganggu elektabilitas dari Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

"Insya Allah enggak. Karena kan jaringan Pak SBY tetap bekerja," kata Sudirman di Media Center Prabowo-Sandi, Jalan Sriwijaya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu, 27 Februari 2019.
SBY pada saat ini tengah fokus menemani istrinya Ani Yudhoyono yang tengah menjalani perawatan di Singapura. Sudirman yakin SBY tetap memberi pengarahan.

"Meskipun beliau di Singapura, saya yakin beliau berkomunikasi dengan timnya lah," ujar Sudirman.

Sehingga menurutnya koalisi dengan Partai Demokrat ini tetap bekerja. Termasuk bekerja di wilayah-wilayah yang menjadi basis pendukung dari Partai Demokrat.

"Mereka terus bekerja dan di berbagai tempat kita juga punya kegiatan. Tentu di t…

Imbas Ricuh Akibat Provokasi Dua Penyusup Lawan Di Acara Prabowo, Mobil Roy Suryo Jadi Korban

Kamis, 28 Februari 2019

Faktakini.com, Yogyakarta - Mobil milik politikus Partai Demokrat, Roy Suryo, menjadi sasaran pelemparan batu saat terjadi kericuhan antara pendukung Prabowo-Sandiaga Uno dengan pendukung Jokowi-Ma'ruf Amin.

Kericuhan itu terjadi di luar area acara Prabowo Menyapa yang dihadiri langsung oleh capres nomor urut 02, Prabowo Subianto, di Grand Pacific Hall, Sleman, Rabu, 27 Februari 2019.

Roy mengatakan saat kejadian mobil miliknya yaitu Toyota Lexus RX 300 yang diparkir di dalam rumahnya yang berada di Pedukuhan Kutu Dukuh, Kelurahan Sinduadi, Kecamatan Mlati, Kabupaten Sleman. Rumah Roy Suryo ini hanya berjarak beberapa kilometer dari lokasi acara Prabowo Menyapa.

"Betul. Kasihan (mobilnya), enggak salah apa-apa. Mobil diparkir dalam rumah sendiri kaca belakangnya kena lemparan liar gerombolan yang mengejar gerombolan lainnya," ujar Roy Suryo saat dihubungi.
Mobil Roy Suryo kena lemparan batu

Roy Suryo menuturkan saat kejadian sedang tidak ada di r…

Prabowo: Saya Didukung PPP Yang Sah, Bukan Hasil Akal-Akalan

Kamis, 28 Februari 2019

Faktakini.com, Yogyakarta - Calon presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto, mengaku mendapatkan dukungan dari Partai Persatuan Pembangunan. Dukungan itu diterimanya saat menjalani kampanye di Kabupaten Temanggung, Rabu, 27 Februari 2019.

Pengakuan Prabowo ini disampaikannya saat berpidato di acara Prabowo Menyapa yang diselenggarakan di Grand Pasific Hall, Sleman, Rabu, 27 Februari 2019.

Prabowo mengaku didukung oleh sejumlah partai saat akan maju di Pilpres 2019. Partai itu di antaranya adalah Gerindra, PAN, PKS, Partai Demokrat dan Partai Berkarya.

"Saya didukung Partai Amanat Nasional, Partai Keadilan Sejahtera, partai saya sendiri Gerakan Indonesia Raya, Partai Demokrat dan Partai Berkarya," kata Prabowo.

"Tapi baru tadi siang saya menerima deklarasi dari PPP. PPP dari hasil muktamar bukan hasil akal-akalan. PPP yang sah," ucap Prabowo.

Prabowo pun mengaku mendapatkan banyak dukungan dari berbagai elemen selain dari partai politik. Duku…

Didukung Purnawirawan, Prabowo Merasa Makin Dapat Kekuatan

Kamis, 28 Februari 2019

Faktakini.com, Yogyakarta - Calon Presiden Prabowo Subianto menghadiri deklarasi ribuan purnawirawan TNI-Polri di Yogyakarta, Rabu, 27 Februari 2019.

Prabowo mengatakan dukungan para purnawirawan ini semakin menambah semangat untuk memenangkan pemilihan presiden 2019.

"Saya semakin dapat kekuatan. Kami dan para purnawirawan ini seharusnya sudah istirahat untuk jenderal-jenderal semacam ini. Apalagi yang mau dicari, bintang empat dan bintang tiga juga tanda kehormatan sudah didapat," kata Prabowo.

Prabowo menceritakan, para purnawirawan yang mendukungnya itu adalah yang dulu selalu bersikap tegas terhadapnya saat dia masih menjadi anggota militer. Ketegasan itu yang membentuk karakter positif di dalam dirinya.

"Merekalah yang dulu menggembleng saya, mereka yang pernah mendidik saya, yang memarahi saya sehingga saya dapat berdiri di sini. Saya bukan siapa-siapa tanpa mereka," ujar Prabowo.

Ketua Umum Partai Gerindra ini juga mengatakan bahwa …

Dua Pendukung Jokowi Menyusup Dan Memprovokasi Di Acara Prabowo, BPN: Tidak Berakal

Kamis, 28 Februari 2019

Faktakini.com, Yogyakarta - Acara Prabowo Subianto di Grand Pasific Hall, Sleman, pada Rabu malam, 27 Februari 2019, sempat diwarnai kericuhan.

Anggota Badan Pemenangan Nasional, Ferdinand Hutahaean, mengungkapkan insiden ini terjadi karena provokator yang membawa spanduk Joko Widodo-Ma'ruf Amin.

"Sudah tahu di lokasi itu acara Prabowo menyapa warga dan purnawirawan TNI Polri, tapi ada dua orang yang dengan sengaja memprovokasi dengan membawa spanduk Jokowi-Ma'ruf," kata Ferdinand ketika dikonfirmasi.

Dalam insiden ini, polisi sempat mengeluarkan tembakan peringatan untuk menghentikan kemarahan massa yang dipicu dua orang yang diduga merupakan simpatisan PDIP itu.

Ferdinand menilai aksi provokasi itu memang berpotensi menimbulkan konflik yang lebih luas.

"Ini tentu perbuatan tak berakal, provokatif dan berpotensi menyulut kericuhan lebih besar," ujar Ferdinand.

Ke depan, politikus Partai Demokrat ini berharap Jokowi-Ma'ruf bisa …

Nanik Sudaryati: Jogja Disapu Prabowo

Kamis, 28 Februari 2019

Faktakini.com

Nanik Sudaryati

YOGJA DISAPU 02. Capres Prabowo Subianto menembus semua kandang. Mau kandang merah , kandang hijau , dan kandang2 lain 😁, makin  tdk terbendung rakyat menginginkan perubahan.

Dimana Prabowo datang rakyat gegap gempita menyambut. Pun tadi (Rabu 27/2/2019) saat di daerah merah di Yogjakarta.

Dalam acara Prabowo menyapa Masyarakat dan Purn TNI di Yogjakarta, meski panitia sempat harus berganti gedung 3 kali, karena pemilik gedung ditekan pihak tertentu, ternyata massa tetap menyemut.

Bahkan insiden  pendukung 02 yg diketapel oknum,  hingga polisi mengeluarkan tembakan ke udara, tidak menyurutkan massa utk merangsek ke tempat acara di Grand Pacific Hall Yogjakarta, Rabu ( 27/8).

Ayoo teman -teman semua dari Sabang -Meraoke , rapatkan barisan Insyaallah kita menang telak, jadi jangan terprovokasi.

Allahu Akbar ...Insyallah Allah Ridho 2019 kita punya Presiden baru ...Aamiin YRA.

Transparan! Sandi Lakukan Laporan Bulanan Dana Kampanye Prabowo - Sandi

Rabu, 27 Februari 2019

Faktakini.com

Sandiaga Uno

Baru saja saya didampingi oleh Pak Sudirman Said, seorang aktifis anti korupsi yang juga mantan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, kita memberikan laporan bulanan dana kampanye Prabowo-Sandi.

Semua sumbangan yang diberikan oleh masyarakat dari berbagai daerah kami laporkan dengan transparan.

Tiap bulan rutin kami melakukan ini walaupun tidak ada keharusan dari KPU (Komisi Pemilihan Umum) untuk melaporkan tiap bulannya. Ini kami lakukan semata-mata untuk memastikan dalam proses penentuan, perencanaan pembiayaan kampanye dilakukan secara transparan, terbuka dan terang benderang.

Budaya transparan seperti ini akan terus kami lanjutkan jika nantinya kami diberikan amanah oleh rakyat Indonesia untuk memimpin bangsa ini. Pemilu yang bersih dan transparan akan menghasilkan pemimpin yang benar-benar mampu menjawab aspirasi masyarakat.

Kami percaya bahwa percepatan pembangunan khususnya di bidang ekonomi yang mampu membuka lapangan kerja …

Indahnya Indonesia, Sandi Bertukar Peci Dengan Romo Ricard Manggu Di Labuan Bajo

Rabu, 27 Februari 2019

Faktakini.com

Sandiaga Uno

Saat berada di Wae Kelambu, tepatnya di Kantor Kevikepan Labuan Bajo, saya bersilaturahim dengan Romo Ricard Manggu.

Romo mengatakan kepada saya kopiah yang saya pakai ukurannya terlihat kurang pas, terlalu kecil.

Lalu ia meminta saya memakai peci yang dipakainya, ternyata pas. Kitapun akhirnya bertukar peci.

Inilah indahnya Indonesia, walau terdiri dari berbagai macam suku, agama dan ras, namun persatuan tetap menjadi yang utama.

Tegas! Sandiaga Bantah Hoax Ditolak Pedagang Pasar Labuan Bajo, Ini Kronologisnya

Rabu, 27 Februari 2019

Faktakini.com, Jakarta - Kunjungan Cawapres nomor urut 02 Sandiaga Salahuddin Uno di berbagai tempat di Nusa Tenggara Timur (NTT) berlangsung sukses.

Sandi disambut meriah warga NTT di Maumere, Kabupaten Sikka, Kupang, Labuan Bajo dan berbagai wilayah lainnya.

Termasuk saat Sandi mengunjungi Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Labuan Bajo, Manggarai Barat (Mabar), Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Selasa (26/2) kemarin, para pedagang ikan dan warga masyarakat setempat sangat antusias menyambut kedatangan Sandi.

Saking semangatnya ingin melihat Sandi, para pedagang dan warga sampai berjubel di Tempat Pelelangan Ikan yang sempit itu.

Akibatnya, massa pedagang, warga dan pendukung Sandi yang berkerumun itu secara tidak sengaja kemudian menutupi dagangan seorang Pedagang ikan yang ternyata memiliki sifat pemarah, beda dengan para pedagang lainnya yang ramah.

Maka itu dengan tegas Sandiaga menjelaskan, bahwa hal tersebut bukanlah penolakan kampanye seperti yang disebarkan ole…

Zeng Wei Jian: Sumpah Pocongnya Wiranto

Rabu, 27 Februari 2019

Faktakini.com

SUMPAH POCONGNYA WIRANTO
by Zeng Wei Jian


Saya ikut aksi mahasiswa sekitar Desember 1997. Situasi semakin panas. Antrian sembako. Rumor bank collaps. Tuntutan Pa Harto mundur semakin keras.

Terkait Dalang Tragedi Mei 98, Dua puluh tahun kemudian, Jenderal Wiranto ngajak Pa Prabowo dan Pa Kivlan Zein sumpah pocong.

Pa Kivlan Zein kesal. Dia bilang sumpah pocong bukan ajaran agama. Itu sesat. Dia tantang balik Jenderal Wiranto untuk debat.

Komandan Don Dasco dari Gerindra mengingatkan Jenderal Wiranto tentang Sumpah Prajurit. Bukannya Sumpah Pocong.

Kembali ke masa lalu. Tanggal 12 Mei 1998, Senat Mahasiswa Universitas Trisakti (SMUT) menggelar Mimbar Bebas. Sekitar 6 ribu mahasiswa hadir. Setelah itu, mereka bergerak ke luar kampus dan long march menuju Gedung MPR/DPR.

Dua lapis polisi dengan tameng dan pentung menghadang di depan kantor Walikota Jakarta Barat.

Sekitar pukul 13.30 bala bantuan pasukan tiba. Dipimpin Letkol Satu Pol Agus Tri Heriyan…

Acara Prabowo Menyapa Di Sleman Sukses Dihadiri Ribuan Umat, Provokator Gagal Nodai Acara

Rabu, 27 Februari 2019

Faktakini.com, Sleman - Hari ini, Rabu (27/2/2019)  Prabowo Subianto Menyapa Masyarakat dan Purnawirawan TNI / Polri DIY-Jateng di Grand Pacific Hall, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Seruan Allahu Akbar dan Prabowo Presiden pun menggema di Grand Pacific Hall, menunjukkan betaa besarnya harapan mereka pada Capres pilihan Ijtima' Ulama itu.

Prabowo hadir di lokasi acara  sekitar pukul 13.15 dengan menggunakan kendaraan roda empat.

Kedatangan Prabowo disambut oleh ribuan pendukung serta relawan dan warga masyarakat yang sudah memadati hall sejak pukul 10.00 pagi.

"Allahu Akbar," seruan pendukung menyambut kedatangan capres dari partai Gerindra ini.

Dalam acara ini, ribuan relawan dan pendukung dari berbagai kalangan mulai dari alumni universitas swasta, purnawirawan hingga ormas-ormas islam telah memadati Grand Pacific Hall.

Dalam acara ini Prabowo memberikan pidato kebangsaan dan dilanjutkan dengan deklarasi dukungan dari ribuan purnawirawan dan…

Prabowo Diisukan Marah-Marah Di Sumenep, Kyai Yazid Ulama Madura: Itu Hoax! Saya Saksinya

Rabu 27 Februari 2019

Faktakini.com, Sumenep - Beredar berita hoax bahwa Capres nomor urut 02 Prabowo Subianto  marah-marah saat berkampanye di Madura beredar.

Tuan rumah acara, KH Moh Yazid secara tegas membantah isu dan hoax tersebut.

Kiai Yazid, yang berasal dari Pondok Pesantren (Ponpes) Assadad, Ambunten Timur, Sumenep, Madura, mengatakan saat itu posisinya sedang berdiri tepat di depan panggung. Sedangkan area di sekitar panggung diisi para relawan Prabowo.

"Saya kebetulan posisi saya persis berdiri, ketika beliau asyik sedang berpidato, sebetulnya bukan orang lain ya, itu relawan. Karena memang kita sterilkan di depan tangga masuk ke tempat (panggung) itu relawan semuanya," kata Kiai Yazid berkisah kepada detikcom, Rabu (27/2/2019).

Saat Prabowo berpidato, ada salah seorang relawan yang posisinya tak jauh dari Prabowo sedang berbicara. Suaranya pun cukup keras sehingga langsung terdengar oleh Prabowo, yang sedang berada di atas panggung.

"Nah kebetulan ada satu …