Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Oktober, 2018

Featured Post

FPI Kota Makassar Dan Sayap Juang Galang Dana Untuk Bantu Rakyat Palestina

Jum'at, 6 Desember 2019

Faktakini.net, Jakarta - Alhamdulillah, kegiatan sosial kemanusiaan DPD FPI Sulawesi Selatan dan Kota Makassar beserta seluruh sayap juangnya masih terus berlanjut hingga kini.

Setelah sekitar tiga minggu lalu menggalang dana untuk korban angin puting beliung yang melanda Takalar, maka hari Rabu (4/12) dan Kamis (5/12/2019) FPI Sulsel dan Kota Makassar beserta sayap juang melakukan penggalangan dana untuk membantu rakyat Palestina.

Laporan FPI Kota Makassar

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh...

Kami dari MAWIL LPI KOTA MAKASSAR bersama HILMI DPD FPI SUL SEL dan MPI DPD FPI SUL SEL, mengadakan Penggalangan dana untuk palestina...
Rabu 04 desember 2019...

Panitia Penyelenggara,
 Korlap: Akbar Talli (Wali Laskar LPI KOTA MAKASSAR).
 bendahara: Nia Saturia(Wakil Bendahara MPI DPD FPI SUL SEL).
perlengkapan: Agus Salim(Wakil KA OPS MAWIL KOTA MAKASSAR)....

PENANGGUNG JAWAB:
Habib Muhammad Bin Ahmad Shahab(Ketua HILMI DPD FPI SUL SEL) dan Ilham Hatta(PAN…

Sedihnya Guru Honorer Sudah Datang Jauh-Jauh, Jokowi Tak Mau Temui

Rabu, 31 Oktober 2018

Faktakini.com, Jakarta - Nurbaiti, Koordinator Wilayah Honorer K2 DKI Jakarta yang ikut masuk ke Kompleks Istana Negara, Selasa (30/10), keluar dengan mata berkaca-kaca.
Dia bahkan tak sanggup lagi menahan tangis saat berbicara di atas mobil komando.

Nurbaiti ikut masuk bersama Ketum Forum Honorer K2 Indonesia (FHK2I) Titi Purwaningsih dan perwakilan Tim 9. Namun, yang terjadi di dalam kompleks kantor kepresidenan tak sesuai harapan mereka.

Sebelum menyampaikan apa yang terjadi di dalam, Nurbaiti mengatakan sudah berkomunikasi dengan Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Roma Hutajulu. "Tadi saya sudah bilang sama Pak Kapolres, apa pun yang terjadi, tangan saya bersama Bu Titi siap diborgol pada hari ini," kata Nurbaiti, sambil menangis.

"Saya barusan dipanggil pihak Istana, berita duka buat kita semua. Bapak Presiden tidak mau menemui kita hari ini," lanjut Nurbaiti.

Kepada pihak Istana yang menemui perwakilan honorer K2, Nurbaiti sudah menyam…

Survei IDM: Ekonomi RI Merosot, Elektabilitas Prabowo - Sandi 56,39 %, Petahana 35,58 %

Rabu, 31 Oktober 2018

Faktakini.com, Jakarta - Indonesia Development Monitoring (IDM) melalui Direktur Eksekutifnya, Bin Firman Tresnadi dalam keterangan pers yang diterima Zonasatu News hari ini Selasa 30 Oktober 2018, menyatakan Faktor Ekonomi Membuat Elektabilitas Jokowi-Ma’aruf Melorot

Dalam survei yang dilakukan oleh IDM pada tanggal 8 – 21 Oktober 2018, dengan responden sebanyak 2.178 yang tersebar di 33 propinsi dengan Margin of Error sebesar -+ 2,1% dengan tingkat kepercayaan 95%. Diketahui bahwa hampir 70% pemilih Jokowi pada Pilpres 2014 lalu dikarenakan adanya keinginan kehidupan ekonomi responden lebih baik (meningkat) dibandingkan pada masa sebelumnya. Yang terjadi justru sebaliknya.

Dalam temuan survei IDM, diketahui bahwa 38.9% responden mengatakan kondisi ekonomi saat ini mengalami penurunan. Dan hanya 12.7% saja responden yang mengatakan mengalami peningkatan ekonomi. Sedangkan sisanya sebesar 48,4% mengatakan kondisi ekonomi mereka sama saja (stagnan). Hal ini sejal…

Aksi Bela Tauhid 211 Diprediksi Dihadiri Jutaan Umat Islam

Rabu, 31 Oktober 2018

Faktakini.com, Jakarta - Massa yang tergabung dalam Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Ulama (GNPF-U) dan unsur lainnya, akan menggelar Aksi Bela Tauhid 211. Aksi akan dipusatkan di depan Istana Kepresidenan Jakarta.

Aksi akan digelar hari Jum'at (2/11/2018) setelah Sholat Jum'at berjamaah di Masjid Istiqlal. Setelah sholat, massa akan longmarch ke depan Istana untuk menyampaikan tuntutannya.

"Rencananya aksi dari Istiqlal ke Istana. Sekitar Jalan Merdeka Barat atau Merdeka Utara," ujar Anggota GNPF-Ulama, Ustadz Damai Hari Lubis saat dihubungi, Rabu (31/10/2018).

Ustadz Damai meminta massa Aksi Bela Tauhid tidak terprovokasi dan menjaga kebersihan di lokasi. Ia mengatakan, salah satu tuntutan aksi adalah meminta pembubaran Banser pasca-pembakaran bendera berkalimat Tauhid yang dinyatakan sebagai HTI di Garut, Jawa Barat.

"Salah satu tuntutannya Banser dibubarkan," sebut Damai.

Jika memungkinkan, perwakilan massa akan masuk ke dalam Ista…

Warga Melapor, Relawan HILMI - FPI Langsung Ke Petobo Evakuasi Mayat Yang Sudah Tinggal Tulang

Rabu, 31 Oktober 2018

Faktakini.com, Palu - Awal bulan Oktober 2018, Relawan HILMI - FPI telah mengevakuasi cukup banyak mayat korban gempa bumi di Kelurahan Petobo, Palu Selatan, Sulawesi Tengah.

Setelah beberapa minggu, hari ini Posko HILMI - FPI di Jalan Diponegoro Palu didatangi oleh seorang warga yang memberitahukan bahwa masih ada mayat yang belum dievakuasi di Petobo.

Ustadz Sugianto Kaimuddin kemudian mengumpulkan para Relawan HILMI - FPI, memberikan Briefing dan persiapan kepada Relawan HILMI - FPI yang akan diterjunkan ke lokasi.

Isi pesan dalam Briefingnya, Ustadz Sugianto meminta begitu mayat telah ditemukan dan dievakuasi oleh para Relawan HILMI - FPI, maka Relawan harus segera mencari Masjid terdekat karena jenazah harus disholatkan dulu sebelum kemudian dimakamkan.

Dan beliau juga berpesan agar para Relawan HILMI - FPI  mengamankan identitas korban supaya keluarganya bisa diberitahu.

Kemudian para Relawan HILMI - FPI pun meluncur bersama seorang warga yang menunjukkan …

Polisi Tangkap Seorang Penghina Islam Dan Ulama Di Banjarbaru

Rabu, 31 Oktober 2018
👇👇
Kepada :
Yth. Kapolda Kalsel

Dari : Dir Reskrimsus Polda Kalsel

Selamat malam Jenderal.
Mohon izin melaporkan.
Pada hari Selasa tanggal 30 Oktober 2018 skj. 19.25 wita, Unit Siber Subdit 2 Dit Reskrimsus Polda Kalsel telah mengamankan 1 (satu) orang pelaku penyebar ujaran kebencian yang menghina Ulama dan agama Islam, kepala negara beserta lembaga pemerintahan melalui akun media sosial Instagram @rezahardiansyah7071 dan pembuat akun palsu @humaspolresbanjar_ .

*Dasar:*
LP/596/X/2018/Kalsel/SPKT  tanggal 30 Oktober 2018

*Pasal yg dipersangkakan:*
Pasal 51 ayat (1) jo pasal 35 UU No.11 tahun 2008 sebagaimana telah diubah menjadi UU No. 19 tahun 2016 tentang ITE dan pasal 45A ayat (2) UU No. 19 tahun 2016 tentang perubahan atas UU ITE.

*Waktu kejadian:*
Rabu, 24 Oktober 2018 skj 21.00 wita.

*Identitas pelaku:*
MUHAMMAD SODIKIN, Martapura, 28 Juni 1997 (21th), laki-laki, Tidak Sekolah (paket B kelas 😎, Jln. Biduri RT21/RW009 Kel. Loktabat Utara Kec. Banjarbaru…

Relawan HILMI - FPI Salurkan Bantuan Untuk 283 KK Di Desa Salua, Sigi

Rabu, 31 Oktober 2018

Faktakini.com, Palu - Alhamdulillah, pada hari Selasa (30/10/2018) para Relawan HILMI - FPI telah membagikan berbagai bantuan untuk saudara - saudara kita yang terdampak gempa bumi dan tsunami di
Desa Salua, Kecamatan Kulawi, Kabupaten Sigi, Palu Sulawesi Tengah.

Tiba pagi hari di Desa Salua, para Relawan HILMI - FPI langsung bergerak menuju Dusun 3.

Di tempat ini Relawan HILMI - FPI memberikan bantuan logistik berupa 3 karung beras yang masing-masing beratnya 50 KG, Biskuit 2 dus, Pakaian bekas 2 karung, Mie instan 7 dus, Air mineral 7 dus dan pampers secukupnya untuk 109 KK.




Alhamdulillah seluruh bantuan telah diterima dengan baik oleh warga dengan penuh rasa syukur.

Kemudian team HILMI - FPI bergerak ke Dusun 2  di desa Salua, dan disini memberikan bantuam logistik berupa 4 karung beras masing-masing 50 kg, Biskuit 3 dus, Pakaian bekas 2 karung, Mie instan 13 dus, Air mineral 10 dus dan Pampers secukupnya untuk 137 KK.

Kemudian giliran Dusun 1 di Desa Salua y…

HILMI - FPI Bekasi Mulai Bangun Musholla Di Biromaru, Sigi

Rabu, 31 Oktober 2018

Faktakini.com, Palu - Misi sosial kemanusiaan HILMI - FPI di Sulawesi Tengah pasca bencana gempa bumi dan tsunami masih terus berlanjut hingga hari ini, Rabu (31/10/2018).

Pada hari Selasa (30/10/18) jam 08.00 WITA tim DPW FPI - HILMI Bekasi Kota telah berangkat menuju lokasi pembuatan Mushola, tanah yang diwakafkan oleh Bapak Ardim sebagai tokoh masyarakat di wilayah Sigi Sidera, Kecamatan Biromaru,  Sulawesi Tengah.

Insya Allah tanah yg diwakafkan untuk dibangun Musholla ini seluas 20 x 15 meter persegi.

Tim DPW FPI - HILMI Bekasi Kota yang diberangkatkan berjumlah 6 orang dan 1 org stand by di Posko Utama.



Kemungkinan mereka berada di lokasi selama 3 hari untuk menyelesaikan Musholla yang Insya Allah akan diberi nama Mushola Almuhajirin.

Ketua Muhammadiyah: Bendera Yang Dibakar Di Garut Berlafadz Laa Ilaaha Illa Allah

Rabu, 31 Oktober 2018

Faktakini.com, Jakarta - Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Haji Haedar Nashir bersama Sekretaris Umum PP Muhammadiyah Abdul Mu'ti, hadiri pertemuan dengan Wakil Presiden (Wapres) RI Jusuf Kalla beserta seluruh Pimpinan Ormas Islam dan Majelis Ulama Indonesia di kediaman Wapres, Jumat (26/10) malam. Pertemuan tersebut membahas terkait insiden pembakaran bendera di Garut.

Pertemuan tersebut dinilai Haedar menjadi forum yang tepat untuk mempertegas sikap Pimpinan Pusat Muhammadiyah untuk menyampaikan sikapnya atas insiden tersebut. 

Menurut Haedar,  ada tiga point pandangan dan sikap yang disampaikan oleh Haedar mewakili Muhammadiyah dalam forum silaturahim ini, Pertama, kenyataan dan fakta yang tidak terbantah bahwa telah terjadi pembakaran bendera bertuliskan lafadz Laa Ilaaha Illa Allah di Limbangan Garut yang menimbulkan reaksi keras dan  luas di masyarakat karena menyangkut hal sensitif dalam diri umat Islam yang harus diredam dan dicari penyelesaian …

Semua Gara-Gara FPI

Selasa, 30 Oktober 2018

Faktakini.com

SEMUA GARA GARA FPI
FROM: IBU IBU PECINTA SURGA

Gara-gara FPI anak laki" saya tidak bisa main JUDI😍
Gara-gara FPI suami saya tidak bisa ke tempat PROSTITUSI😍
Gara-gara FPI anak perempuan saya tidak MENJUAL DIRI😍
Gara-gara FPI mayat dan rumah dilokasi bencana mudah di EVAKUASI😍
Gara-gara FPI rumah yg hancur bisa berdiri lagi😍
Gara-gara FPI saudara muslim saya tidak kelaparan lagi😍
Gara-gara FPI agama saya masih memiliki HARGA DIRI😍

Terima kasih FPI😍😍
Semoga semua yang FPI lakukan slalu dalam RIDHO ALLAH.
Siapapun yg menjadi pemimpin bangsa ini,
Semoga FPI tetap istiqomah dalam AMAR MA'RUF NAHI MUNKAR
#Aamiin....

Ketua Umum FPI: Pembakar Bendera Tauhid Adalah Penjahat Besar

Selasa, 30 Oktober 2018

Faktakini.com, Jakarta - Ketua Umum DPP FPI, KH Ahmad Shobri Lubis turut memberikan komentar terkait peristiwa pembakaran Bendera bertuliskan Kalimat Tauhid yang dilakukan oleh sekelompok anggota Banser pada perayaan Hari Santri Nasional di Garut, Jawa Barat, Senin (22/10/2018).

Dalam wawancara khusus dengan Jurnalis Faktakini.com, Kyai Shobri menyatakan, "Berkaitan dengan pembakaran Ar Roya' yang dilakukan oleh oknum Banser di Limbangan, Garut pada hari Santri ini, itu adalah perbuatan yang biadab dan melakukan penghinaan pada lafadz yang dimuliakan dalam Islam, apalagi kalimat itu adalah Kalimat Tauhid, kalimat yang sempurna."

"Itu merupakan Roya', Bendera atau Panji-Panji yang dibawa oleh pasukan Rasulullah SAW dan menjadi simbol bagi ciri keislaman", lanjut beliau.

Lalu Kyai Shobri menegaskan, "Apapun benderanya, apapun warnanya, selama terdapat lafadz-lafadz mulia, maka harus dimuliakan, baik itu yang warnanya hitam maupun…

Lengkap! Ustadz Abdul Somad Paparkan Sejarah Bendera Tauhid. BACALAH!

Selasa, 30 Oktober 2018

Faktakini.com, Jakarta - Da'i puluhan juta umat, Ustadz Abdul Somad menanggapi secara langsung aksi pembakaran bendera tauhid yang dilakukan Barisan Anshor Serbaguna Nahdlatul Ulama (Banser NU) beberapa waktu lalu.

Dipaparkannya, bendera tauhid berarti pengobar semangat dalam perang dan penjaga persatuan dalam perdamaian.

Hal tersebut disampaikan Ustadz Abdul Somad lewat channel youtube miliknya @TaffaquhVideo pada Senin (29/10/2018) malam.
Ustadz Abdul Somad menjelaskan awal mula kisah bendera tauhid ketika zaman Nabi Muhammad SAW.

"Yang paling tinggi referensi dalam Islam, Alquran. Ahli sunnah wal jama'ah menggunakan sunnah sahih Al Buchori. Di bawah (Sunnah) Sahih Buchori, Sahih Muslim. Disusun oleh Imam Muslim Ibnu Majah An Naisaburi Al Husairi, meninggal tahun 261 hijrah," jelas Ustadz Abdul Somad.

"Kalau kita baca Sahih Muslim, kita tidak paham isinya, jangan terjemahkan sendiri, baca penjelasannya. Namanya Syarah Sahih Muslim Al Minhaj …

Beberapa Fakta Santiago Solari Pelatih Sementara Real Madrid

Selasa, 30 Oktober 2018

Faktakini.com

BEBERAPA FAKTA SANTIAGO SOLARI PENGGANTI JULEN LOPETEGUI

✔Rekan Setim Zinedine Zidane di Real Madrid.

Santiago Hernan Solari sempat bermain lima musim di Real, pada musim 2000-2005, empat musim di antaranya bersama Zidane, yang datang pada 2001 di era Galactico Jilid Pertama.

Pada musim 2001/2002, ia berperan saat Zidane mencetak gol spektakuler ke gawang Bayern Leverkusen di final Liga Champions. Total Solari memainkan 167 pertandingan dan mencetak 16 gol untuk klub.

✔Pernah Berseragam Atletico Madrid dan Inter Milan.

Sebelum ke Real Madrid, Solari sempat bermain untuk klub asal Madrid lainnya, yakni Atletico Madrid. Itu terjadi pada kurun waktu 1999-2000.

Setelah mengawali karier profesionalnya di River Plate pada musim 1996-1998, Solari pindah ke Atletico. Bersama Los Colchoneros, Solari bermain 46 kali dan mencetak tujuh gol. Ia pindah ke Real Madrid karena Atletico terdegradasi kala itu.

Setelah membela Madrid, Solari kemudian bermain untuk Inter Mil…

FPI Brebes Kirim Relawan Ke Palu

Selasa, 30 Oktober 2018

Faktakini.com

FPI Brebes News

DPW FPI KAB. BREBES MEMBERANGKAT LASKARNYA KE PALU UNTUK MENJADI RELAWAN

Indonesia sedang dilanda kesedihan dengan adanya bencana yang terjadi dibeberapa daerah diantaranya yaitu di Sulawesi Tengah (Palu & Donggala) yang terkena bencana alam Gempa Bumi & Tsunami.

Adanya musibah yang terjadi di Sulawesi Tengah sangatlah banyak memakan korban nyawa, luka dan bangunan. Bahkan sampai saat ini evakuasi jenazah pun masih berlanjut, sedangkan bantuan masih belum merata.

Oleh karena itu sebagai bentuk kepedulian masyarakat Kabupaten Brebes melalui DPW FPI Kab. Brebes sampai saat ini teruz dilakukan penggalangan dana untuk membantu saudara kita yang disana.

Bahkan setelah kemarin (Kamis, 25 Oktober 2018) Ketua Tanfidzi DPW FPI Kab. Brebes (Al Habib Hasan bin Abdurrahman Al Atthas) berangkat ke Lombok (NTB) untuk menyalurkan Bantuan dan menjadi relawan disana, kini giliran para Laskar DPW FPI Kab. Brebes yang berangkat ke Palu (Sulteng)…

Alhamdulillah, Artis Roger Danuarta Resmi Masuk Islam

Selasa, 30 Oktober 2018

Faktakini.com, Jakarta - Selebritis Roger Danuarta dikabarkan telah memeluk agama Islam. Hal itu berawal dari beberapa foto dan cuplikan video Roger menggunakan peci yang tersebar di media sosial.

Dalam video berdurasi 44 detik itu, terlihat Roger dituntun mengucapkan dua kalimat syahadat. Salah satu akun Instagram yang mengunggah momen tersebut adalah Mualaf Center Yogyakarta.

Menyertai foto itu, tertulis keterangan berbunyi, "Apakah benar Roger Danuarta Mualaf?"

Lebih lanjut keterangan itu menjelaskan bahwa Roger bersyahadat dibimbing  Ustaz Insan Mokoginta.

"Memperjelas posting IG @mualafcenteryogyakarta sebelumnya terkait video seorang pria yang bersyahadat di bimbing oleh ayahanda kita Ust Insan Mokoginta. Maka kami sertakan foto terkait agar dapat memperjelas, apakah benar dalam video tersebut yang mengucapkan dua kalimah syahadat ialah Roger Danuarta?" tulis akun tersebut.

Hal itu dibenarkan oleh Amru, pengurus akun tersebut. Menurut Amru,…

Stop Membuat Propaganda Murahan Dengan Menuduh Umat Islam Sebagai Simpatisan HTI

Selasa, 30 Oktober 2018

Faktakini.com

STOP MENUDUH dan MEMBUAT PROPAGANDA MURAHAN DENGAN MENUDUH KAMI SEBAGAI HTI ATAU SIMPATISAN HTI.

Saya jadi teringat ketika awal awal muncul Syiah di Bangil. Saat itu Kelompok Syiah seperti sedang menggiring Opini Umat bahwa mereka lah yang PALING CINTA dan MEMBELA AHLUL BAIT. Hingga ada semacam " TUDUHAN " Kalau ada yang membahas tentang Ahlul bait di Majelis majelis berarti itu Syiah.

Memang tidak bisa dipungkiri, saat itu beberapa Tokoh Agama agak sungkan membahas dan mengkaji tentang Ahlul Bait di Majelis majelis mereka karena khawatir dituduh sebagai Syiah atau sekurang-kurangnya dituduh sebagai " Simpatisan Syiah ".

Tetapi banyak Guru guru kami disana ( Para Habaib Dan Kyai ) yang justru lebih semangat membahas dan mengkaji tentang Ahlul Bait di Majelis majelis mereka. Mereka tidak khawatir akan dituduh sebagai Syiah ataupun pendukung Syiah. Justru yang mereka lakukan itu membuktikan bahwa AHLUL BAIT bukan hanya milik Syiah.…

Anggota Banser Pembakar Bendera Tauhid Resmi Jadi Tersangka

Senin, 29 Oktober 2018

Faktakini.com, Jakarta - Polisi menetapkan dua tersangka terkait pembakaran bendera tauhid pada Senin (22/10) lalu. Dua orang tersebut, yakni berinisial M dan F, diduga yang melakukan pembakaran.

“Iya sudah jadi tersangka,” kata Direktur Kriminal Umum Polda Jawa Barat Kombes Umar Surya Fana saat dihubungi Republika.co.id pada Senin (29/10). Keduanya ditetapkan sebagai tersangka berdasarkan Pasal 174 KUHP terkait sangkaan terhadap pembuat gaduh rapat umum.

Ia mengatakan, penetapan tersangka berdasarkan pemeriksaan saksi dan juga alat bukti. Termasuk, pemeriksaan terhadap penyusup pembawa bendera bertuliskan kalimat tauhid tersebut.

Dengan demikian, Umar menyebutkan, polisi telah menetapkan tiga tersangka terkait kasus pembakaran bendera tauhid pada peringatan Hari Santri Nasional (HSN) yang digelar di Alun-Alun Garut, Jawa Barat. Mereka yakni dua orang pembakar, F dan M, serta U yang membawa bendera tersebut sehingga menimbulkan kegaduhan.

“Tiga orang tersangka, sat…

Klarifikasi DPW FPI Jombang Terkait Pemberitaan Fitnah Detiknews Soal Acara Forpimda Jombang

Senin, 29 Oktober 2018

Faktakini.com

Nomor : 001/SRT-KLRF/FPI-JMB/X/2018
Lampiran : -
Hal : Fitnah detiknews terhadap DPW – FPI Jombang

KepadaYth.
DPP FPI
di –
Tempat

Assalammu’alaikumWarahmatullahiWabarakatuh.

KLARIFIKASI MENGENAI FITNAH BERITA OLEH DETIKNEWS PADA ACARA FORPIMDA JOMBANG
TERHADAP KETUA DPW - FPI JOMBANG

Berkaitan dengan posting yang mengatasnamakan detiknews yang tercantum dalam alamat :

https :
//m.detik.com/news/berita-jawa-timur/d-4276454/fpi-jombang-sepakat-larang-hti-kembali-hidup-di-jombang.

Yang diterbitkan pada hari Ahad, 28 Oktober 2018 jam 11.22 WIB . Oleh wartawan detiknews Enggran Eko Budianto.

Penting untuk kami sampaikan bahwa yang telah di kabarkan oleh detiknews yang berbunyi sebagai
berikut :

1. Terkait insiden di Garut, ketua FPI Jombang HABIB MUHAMMAD ASSEGAF meyakini Banser tak
berniat untuk melecehkan kalimat Tauhid,

2. Menurutnya (HABIB MUHAMMAD) komitmen banser dalam menjaga dan memperjuangkan islam di
Indonesia selama ini tak diragukan lagi.

3. Kami menghar…

Ini Bedanya Bendera Tauhid, HTI Dan PKI

Senin, 29 Oktober 2018

Faktakini.com

Try this

SIMBOL PKI

1. Ambil selembar/sehelai Kain polos.

2. Pandangi kain polos itu, apakah itu simbol PKI ?

3. Ambil lambang PALU ARIT

4. Tempelkan lambang PALU ARIT itu ke KAIN POLOS itu.. Jadi lah Bendera PKI

5. Apakah itu SIMBOL PKI ? Jelas ..IYA

6. Pertanyaannya, yang jadi Simbol PKI itu... KAIN POLOS nya? atau... PALU ARIT nya ?

7. Sekarang pindahkan lambang PALU ARIT itu ke Baju, kaos, topi, ikat kepala dll..
Warnanya boleh MERAH, HIJAU, BIRU, ORANYE dll.
Apakah Palu Arit nya masih tetap Simbol PKI ?

8. Selamat, Otak anda berhasil menyimpulkan kemanapun simbol itu ditempelkan, Palu Arit itu tetaplah SIMBOL PKI..

9. Dan Jika Bendera, Kaos, Topi, Ikat kepala yang tertera "PALU ARIT" dibakar, yang dibakar itu adalah SIMBOL PKI nya (jelas?)

Kesimpulan:
PALU ARIT jelas simbol PKI, mau ditempakan dimana saja, apalagi di sehelai bendera. Wajar dibakar

=======

Tes ke 2

SIMBOL HTI

1. Ambil Sehelai KAIN HITAM/PUTIH  POLOS ..

2. Pandangi kain Hitam/Putih polos…

Hizbut Tahrir Baru Berdiri Tahun 1953, Ini Foto Bendera Tauhid Tahun 1942 Di Kwitang MT Habib Ali Alhabsyi

Senin, 29 Oktober 2018

Faktakini.com, Jakarta - Tahun 1942 M. Dikala penjajahan Jepang menduduki kota Jakarta banyak tokoh-tokoh yang ditahan oleh Jepang, salah satunya adalah Al Habib Ali bin Abdurrahman Al Habsyi Kwitang.

Setelah banyaknya tokoh dan masyarakat Jakarta yang mendesak agar Habib Ali di bebaskan,salah satu tokoh yang memperjuangkan atas kebebasan Habib Ali, adalah KH. Agus Salim.

Semasa di penjara Habib Ali banyak mengIslamkan para tentara Jepang.

Dan saat kebebasannya disaat perayaan Maulid di Kwitang Habib Ali memasang bendera kalimat Tauhid di mimbar yang akan di gunakan untuk acara.

Habib Ali berkata kepada seluruh murid-muridnya yang menjadi panitia maulid saat itu

"Pasang itu bendera
لا اله الا الله محمد رسول الله

agar kalimat itu bisa ikut dilihat dan diperhatikan oleh semuanya untuk menyaksikan bahwa kita sekalian adalah bertuhankan Allah dan bernabikan Muhammad Rasulullah SAW.




Copas dari: Anto Jibril

Disambut Luar Biasa Di Batam, Sandiaga Bahas Soal Kepastian Hukum Dan Bisnis

Senin, 29 Oktober 2018

Faktakini.com, Jakarta - Haji Sandiaga Uno Cawapres Milennial disambut luar biasa saat berkunjung di Batam.

Dalam sambutannya, Sandi merasakan ada ketidakpastian hukum di Batam, Kepulauan Riau. Hal itu sangat dirasakan para pelaku bisnis.

Dampaknya, investor berpikir dua kali masuk ke Batam. Belum lagi polemik antara status Free Trade Zone (FTZ) dan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK).

"Ini soal kepastian hukum, bagaimana kita mengkomunikasi ke dunia kerja," kata saat berkunjung ke Batam, Senin (29/10/2018).

Sandi mengatakan, soal FTZ dan KEK merupakan soal kepastian hukum.

Ia melanjutkan, jika tidak ada kepastian hukum biaya ekonomi tinggi untuk para pengusaha.

"Itu akibatnya jika kepastian hukum tidak ada" kata.

Selain itu, ketika tidak ada kepastian FTZ dan KEK akan beresiko kepada pengusaha di Batam. "Dunia usaha harus menghitung kembali resiko itu," katanya.

Sandi mengaku juga mengalami tidak adanya kepastian hukum di Kota Batam. "Sa…

Dr. Abdul Chair: Tindakan Persekusi Terhadap Bendera Berkalimat Tauhid

Senin, 29 Oktober 2018

Faktakini.com

TINDAKAN PERSEKUSI TERHADAP SYARIAT ISLAM (KHILAFAH DAN BENDERA BERKALIMAT TAUHID)


DR. H. Abdul Chair Ramadhan, SH, MH.
Ketua Umum HRS Center


Pembawa bendera Tauhid telah ditetapkan sebagai tersangka, padanya dikenakan Pasal 174 KUHP, "dengan sengaja mengganggu rapat umum yang tidak terlarang dengan mengadakan huru hara atau membuat gaduh". Perlu dicermati, walaupun ancaman hukumannya relatif singkat, hukuman penjara selama-lamanya tiga minggu atau denda sebanyak-banyaknya Rp.900,-, namun timbul pertanyaan serius apakah memiliki dan/atau membawa bendera berkalimat Tauhid adalah termasuk mengadakan huru hara atau membuat gaduh? Jika benar demikian, membawa bendera berkalimat Tauhid, termasuk dalam kriteria mengadakan huru hara atau membuat gaduh, dan oleh karenanya merupakan peristiwa pidana, maka dikhawatirkan menjadi preseden buruk dikemudian hari.

Hal ini bukan persoalan sepele dan oleh karenanya menjadi tidak penting untuk dianalisis. Ini m…

FPI Turut Berduka Cita Atas Jatuhnya Pesawat Lion Air JT 610

Senin, 29 Oktober 2018

Faktakini.com

DPP Front Pembela Islam dan DPP Hilal Merah Indonesia turut berduka cita yang sedalam-dalamnya, atas musibah jatuhnya Pesawat LION AIR JT 610, yang terjadi pada Senin, 29 Oktober 2018, Pukul 06. 33 Wib.

HTI Baru Lahir Tahun 1953, Ini Foto Bendera Tauhid Tahun 1935 Di Al-Irsyad Surabaya

Senin, 29 Oktober 2018

Faktakini.com, Jakarta - Dibawah ini adalah photo lama tahun 1935 di depan Madrasah Al Irsyad Surabaya. Silakan diperhatikan, bendera Tauhid di bentangkan di photo ini.

Al Irsyad Surabaya sendiri didirikan pada tahun 1919, jadi sudah lebih dulu ada sebelum NU, Banser apalagi HTI.

Jadi jika ada yang mengatakan Bendera Tauhid sebagai bendera HTI, itu sangat lucu lagi menggelikan, mungkin “ngaji”-nya sama abu janda, jadinya tidak tahu sejarah apalagi hadist tentang Ar Rayya dan Al Liwa…

Sementara Hizbut Tahrir sendiri baru berdiri pada tahun 1953 di Palestina.

Jadi sebelum HTI muncul ke dunia, Bendera Tauhid SUDAH SANGAT LAMA eksis dan berkibar di dunia ini.

Sumber Photo: http://al-irsyad.com/category/sejarah/

Basarnas: Pesawat Lion Air Jatuh di Perairan Karawang

Senin, 29 Oktober 2018

Faktakini.com, Jakarta - Basarnas memastikan pesawat Lion Air JT 610 jatuh pada Senin (29/10/2018). Sebelumnya, pesawat rute Jakarta-Pangkal Pinang itu sempat hilang kontak.

"Sudah dipastikan jatuh," kata Humas Basarnas Yusuf Latif kepada Kompas.com, Senin (29/10/2018) pagi.

Menurut dia, pesawat itu jatuh di perairan dekat daerah Karawang, Jawa Barat.

"Di daerah Karawang, jumlah penumpang belum diketahui," tambahnya.



Pesawat Lion Air itu berangkat dari Bandara Soekarno-Hatta pukul 06.20 WIB tujuan Pangkal Pinang. Kemudian mengalami hilang contact pukul 06.33 WIB.

Sumber: Kompas

Rezim Jokowi Dinilai Penuh Kegagalan, Ini 11 Tuntutan Mahasiswa BEM

Senin, 29 Oktober 2018

Faktakini.com

BEM SI LAKUKAN AKSI DEKLARASI TUNTUTAN TERKAIT KEGAGALAN  4 TAHUN JOKOWI JK

Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Seluruh Indonesia (SI) melakukan deklarasi tuntutan terkait 4 tahun pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla.

BEM SI soal 4 Tahun Pemerintahan, Jokowi Gagal Realisasikan Janji

Hari Sumpah Pemuda dimanfaatkan Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Seluruh Indonesia (SI) melakukan deklarasi hasil dari evaluasi 4 tahun pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla. Deklarasi ini dilakukan di Plaza Kampus A Universitas Negeri Jakarta, Minggu (28/10).

Dalam deklarasi Aliansi yang beranggotakan BEM dari 200 universitas tersebut menilai Jokowi-JK gagal dalam merealisasikan janji-janji kampanye mereka.

“Pada hari ini Aliansi BEM Seluruh Indonesia menyatakan pemerintahan Jokowi-JK telah gagal menciptakan keberpihakan kepada rakyat, bahwa pemerintahan Jokowi-JK telah gagal menciptakan kedaulatan, bahwa pemerintahan Jokowi-JK pada hari ini telah gagal merealisasikan janj…

Akbar Tanjung Tuntut Kasus Pembakaran Bendera Tauhid Oleh Banser Dituntaskan

Ahad, 28 Oktober 2018

Faktakini.com, Jakarta - Politisi senior Partai Golkar Akbar Tandjung berharap kasus pembakaran bendera bertuliskan lafaz tauhid di Garut, Jawa Barat, dituntaskan oleh pihak kepolisian.

"Harapan saya pribadi, pihak aparat keamanan, khususnya kepolisian sungguh-sungguh melakukan penyelidikan terhadap mereka yang terlibat dalam pembakaran bendera tersebut," ujarnya ditemui usai menghadiri Pelantikan Pengurus Majelis Daerah Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Muslim Islam periode 2018-2023 di Pendopo Kudus, Sabtu.

Menurut dia pembakaran tersebut memiliki niat yang tidak sejalan dengan semangat persatuan dan kesatuan berbangsa.

Apapun organisasinya, kata dia, tentunya berbasis pada tauhid.

Demikian halnya, kata dia, KAHMI jelas berakar dari organisasi mahasiswa, sedangkan HMI tujuan organisasinya tentu menciptakan masyarakat yang diridhai Allah SWT yang berbasis tauhid.

Oleh karena itu, kata dia, aparat keamanan harus melakukan penyelidikan secara sungguh-sungguh da…

Rhoma Irama Dan Fans Dukung Penuh, Prabowo Diprediksi Akan Menang Telak

Ahad, 28 Oktober 2018

Faktakini.com

Bapak Prabowo Subianto hadir Deklarasi dukungan Para Relawan Rhoma Irama di Depok

Prabowo Subianto  menghadiri deklarasi dukungan Relawan Rhoma Irama di Soneta Record Depok, Jawa Barat, pada Minggu (28/10/2018) Prabowo tiba di lokasi sekitar pukul 13.20 WIB dengan menggunakan pakaian cokelat lengkap dengan peci hitam.

Kedatanganya langsung disambut Rhoma Irama, Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan dan Sekjen PAN, Eddy Soeparno.

Saat berjalan menuju panggung teriakan ‘Prabowo Presiden’ menggema di lokasi. Yel-yel tersebut langsung disambut lambaian tangan dari Prabowo.
“Prabowo... presiden.. Prabowo... Presiden,” teriak para relawan yang hadir.
“Takbir... Allahuakbar...,” sambung para relawan.


Sebelumnya, cawapres Sandiaga Salahuddin Uno juga hadir dalam acara deklarasi Relawan Rhoma Irama untuk Prabowo-Sandi. Tapi, Sandi sudah meninggalkan lokasi untuk menghadiri kegiatan selanjutanya sebelum Prabowo tiba di lokasi.

Catatan Untuk Muslim Yang Suka Menghina Agama Sendiri Dengan Dalih Toleransi

Ahad, 28 Oktober 2018

Faktakini.com

CATATAN UNTUK MUSLIM YANG SUKA MENGHINA AGAMA SENDIRI DENGAN DALIH TOLERANSI.

Ditulis oleh  Fissilmi Hamida  ( @fissilmihamida )

Jika kau bertanya padaku apa itu toleransi, aku akan menjawab begini:

"Toleransiku HANYA sebatas menghargai dan menghormati. BUKAN ikut meyakini, apalagi menjalani. Bukan pula sampai toleransi kebablasan atas nama persatuan yang membuatku merendahkan, meragukan, dan mempertanyakan agamaku sendiri. Sebab meski bertoleransi, namun ada batas-batas di agamaku yang tak bisa aku langkahi." (Fissilmi Hamida)

---------------------

Pernah melihat muslim yang menghina agama sendiri dengan dalih toleransi?

pernah membaca tulisan muslim yang menggembar-gemborkan toleransi dengan cara menyakiti agama sendiri?

Pernah bertemu seorang muslim yang dengan lantang dan bangga mengganti tulisan TAKBIR menjadi TAKE BEER atau TUAK BIR?

Pernah mendapati muslim yang begitu lembut terhadap agama lain namun begitu keras dan jahat terhadap agama …

Pernyataan Sikap Gamal Terkait Pembakaran Bendera Tauhid Di Garut

Ahad, 28 Oktober 2018

Faktakini.com

PERNYATAAN SIKAP GAMAL TERKAIT PEMBAKARAN BENDERA TAUHID

1.    GAMAL meminta kepada pemerintah dan masyarakat, untuk bisa membedakan dengan jelas antara bendera HTI dan bendera Tauhid. Bendera HTI adalah yang tertera di situ tulisan Hizbut Tahrir Indonesia. Terlepas ada atau tidak kalimat La Ilaha illalloh.
2.    Bendera Tauhid adalah bendera yang sudah ada dijaman Rasulullah saw. bertuliskan La Ilaha illalloh Muhammadur Rasululloh, tanpa ada unsur tulisan lainnya.
3.    Kalau pun memang ada bendera HTI yang berkibar, cukup yang kita robek dan bakar, hanyalah yang bertuliskan HTI. Sementara lafazh La Ilaha illalloh tetap kita simpan atau kita biarkan berkibar.
4.    GAMAL mengutuk aksi pembakaran bendera Tauhid yang dilakukan oleh pihak manapun.
5.    GAMAL juga mengutuk segala bentuk penodaan atas kalimat Tauhid dan kalimat-kalimat suci lainnya, baik yang tertera pada bendera atau selainnya.
6.    GAMAL menghimbau kepada pihak yang telah terlanjur melaku…

Fix! Karopenmas Polri: Tidak Ada Penurunan Bendera Merah Putih Di Poso

Ahad, 28 Oktober 2018

Faktakini.com, Jakarta - Fix!Tidak ada penurunan bendera merah putih di Kantor DPRD Poso, Sulawesi Tengah.

Fakta itu didapat setelah polisi menggelar rekonstruksi kasus pengibaran bendera berwarna hitam berkalimat Tauhid dan pedang di lokasi.

Semula polisi menduga para peserta Aksi Bela Tauhid itu menurunkan bendera merah putih dan menggantinya dengan bendera hitam. Ternyata merah putih yang ada di lokasi merupakan bendera milik peserta aksi.

"Ternyata bendera merah putih yang ada di Kantor DPRD itu tidak dikibarkan. Informasi dari internal DPRD kondisinya rusak," ujar Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo saat dikonfirmasi Liputan6.com, Jakarta, Minggu (28/10).

Selain Kantor DPRD Poso, bendera hitam dengan tulisan kalimat tauhid juga sempat berkibar di Alun-alun Sintuwu Maroso. "Sama juga yang di alun-alun. Itu tiang hanya digunakan untuk upacara bendera bulanan. Jadi kosong juga kondisinya," kata Dedi.

Meski …

Pernyataan Sikap FPI Jawa Timur Terkait Pembakaran Bendera Tauhid Di Garut

Ahad, 28 Oktober 2018

Faktakini.com

Pernyataan Sikap DPD FPI Jawa Timur terkait penistaan agama pembakaran Bendera kalimat Tauhid (panji Rosululloh SAW) di Garut pd hari Santri Nasional tgl 22 Oktober 2018.

Assalamu'alaikum warohmah wabarokah...

1. Kami sepakat bahwa pembakaran Bendera kalimat Tauhid (Panji Rosuĺulĺoh SAW) merupakan murni tindakan menistakan agama yg ada konsekwensi hukum sesuai hukum yg berlaku.

2. Kami akan mengawal dan mendukung terus proses hukum yg ditegakkan pihak berwajib dlm hal ini pihak kepolisian Republik Indonesia dlm mengusut tuntas kasus tsb.

3. Kami tidak ikut campur dalam hal pengendalian ormas terlarang maupun  ormas yg dicabut izin keberadaannya di Indonesia, sebab itu merupakan ranah Pemerintah yg mengaturnya dan kami mengikuti aturan yg telah ditetapkan pemerintah tsb.

4. Kami mendukung semua pihak dlm hal menjaga stabilitas keamanan, ketertiban dan kenyamanan berkehidupan berbangsa dan bernegara.

5. Kami mendukung pihak kepolisian dlm menjalankan tug…

Jokowi: Di Tangan Pemuda, Negara Ini akan Maju

Ahad, 28 Oktober 2018

Faktakini.com, Jakarta - Setiap 28 Oktober, selalu diperingati sebagai Hari Sumpah Pemuda. Sebagai momentum bersatunya para pemuda yang diikrarkan pada 28 Oktober 1928.

Presiden Joko Widodo, punya makna untuk mengenang Sumpah Pemuda di era milenial saat ini. Ia mengatakan, yang perlu dipahami oleh generasi saat ini adalah apa tiga point dari sumpah pemuda.

Yakni, Bertumpah darah satu Indonesia, berbangsa satu bangsa Indonesia, berbahasa satu Bahasa Indonesia.

"Itu yang selalu kami ingatkan. Kita utamanya pemuda harus bergandengan tangan bersatu untuk menggerakkan Indonesia sekarang atau yang akan datang. Di tangan pemuda, negara ini akan maju," jelas Presiden Jokowi, usai melepas kirab santri, di Pendopo Sidoarjo, Jawa Timur, Minggu 28 Oktober 2018.

Melihat perkembangan generasi muda saat ini, Presiden Jokowi optimistis Indonesia akan jauh lebih baik lagi.

Ia mencatat, pemuda kini dan ke depan harus mampu memenangkan kompetisi dan persaingan yang makin ke…

Jebret! Yusril: Tidak Ada Keputusan Hukum HTI Organisasi Terlarang

Ahad, 28 Oktober 2018

Faktakini.com, Jakarta - Kuasa hukum Hizbut Tahrir Indonesia, Yusril Ihza Mahendra, mengatakan bahwa status badan hukum HTI memang telah dicabut dan dinyatakan bubar oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Yasonna Hamonangan Laoly pada bulan Juli 2018.

Namun, HTI melakukan perlawanan ke PTUN Jakarta dan sekarang perkara sedang di Mahkamah Agung.

"Dengan demikian sampai hari ini perkara gugatan HTI melawan Menkumham RI masih berlanjut dan belum ada putusan yang mempunyai kekuatan hukum tetap atau inkracht van gewijsde," ujar Yusril dalam akun Instagramnya, @yusrilihzamhd, Minggu, 28 Oktober 2018.

"Tidak ada pernyataan atau keputusan yang mengatakan HTI adalah organisasi terlarang," lanjut Ketua Umum Partai Bulan Bintang itu.

Menurutnya, sejauh ini organisasi yang dinyatakan terlarang di negeri ini hanya PKI dan underbouw-nya.

Bahkan, Partai Masyumi yang dipaksa membubarkan diri oleh Presiden Sukarno pada tahun 1960, juga tidak pernah dinyataka…