Langsung ke konten utama

Featured Post

Hj Irena Handono: Kami Menolak Film 'The Santri' Karena Tak Sesuai Ajaran Islam

Senin, 23 September 2019

Faktakini.net, Jakarta - Irena Center yang mengelola pondok pesantren bagi muallaf Muslimah menyatakan menolak film “The Santri” yang disutradarai Livi Zheng, dan telah menimbulkan kontroversi sejak cuplikan promosi tayangan layar lebar itu beredar di masyarakat.

“Irena Center menolak film ‘The Santri’ karena tidak mencerminkan perilaku dan tradisi santri yang sebenarnya,” ujar Pembina Yayasan Irena Center, Hajjah Irena Handono, dalam pernyataan yang diterima di Jakarta, Kamis.

Hajjah Irena Handono yang akrab disapa Umi Irena itu menjelaskan bahwa ketidaksesuaian film tersebut dengan kehidupan santri yang sesungguhnya adalah karena sejumlah adegan yang tidak sejalan dengan syariat Islam, seperti pacaran, bercampur aduknya laki-laki dan perempuan, serta membawa tumpeng ke dalam gereja.

“Akibatnya film ini merusak gambaran pesantren sebagai lembaga pendidikan Islam di tanah air,” jelas Umi Irena.

Irena Center juga menyeru agar masyarakat, terutama Umat Islam, m…

Portugal Vs Uruguay, Adu Tajam Ronaldo Vs Suarez

Sabtu, 30 Juni 2018

Faktakini.com, Jakarta - Persaingan klub mewarnai duel Uruguay dengan Portugal pada 16 besar Piala Dunia 2018 di Fisht Olympic Stadium, Minggu (1/7/2018) dini hari WIB.

Kedua negara baru akan melakoni duel ketiga sepanjang sejarah, atau pertama kali pada Piala Dunia.

Namun, pemain kedua tim sudah sering berduel di level klub. Luis Suarez (Barcelona) sering adu tajam melawan Cristiano Ronaldo (Real Madrid) di La Liga. Mereka juga terlibat salah satu rivalitas terbesar dalam sepak bola yakni El Clasico.

Suarez tidak sendirian. Rekannya Diego Godin dan Jose Gimenez juga terbiasa menghentikan Ronaldo bersama Atletico Madrid.

"Meski Ronaldo bintang kelas atas, kami akan memperhatikannya seperti pemain lain. Tidak mungkin kami mempersiapkan diri dan hanya memperhatikan satu orang," kata bek Uruguay Sebastian Coates, dilansir AFP.


1 of 3
Usung Kolektivitas
Pemain Portugal, Ricardo Quaresma (kiri) dan Cristiano Ronaldo merayakan gol ke gawang Iran pada laga grup B Piala Dunia 2018 di Mordovia Arena, Saransk, Rusia, (25/6/2018). Portugal dan Iran bermain imbang 1-1. (AP/Pavel Golovkin)
Pemain Portugal, Ricardo Quaresma (kiri) dan Cristiano Ronaldo merayakan gol ke gawang Iran pada laga grup B Piala Dunia 2018 di Mordovia Arena, Saransk, Rusia, (25/6/2018). Portugal dan Iran bermain imbang 1-1. (AP/Pavel Golovkin)
Uruguay melaju ke babak gugur dengan status juara Grup A. Selain memenangkan tiga duel versus Mesir, Arab Saudi, dan Rusia, anak asuh Oscar Washington Tabarez juga belum kebobolan.

Sementara Portugal begitu bergantung pada Ronaldo, yang menyumbang empat dari total lima gol yang mereka ciptakan di fase grup.

"Kami harus bermain kolektif. Jika Ronaldo bermain sendirian, kami akan kalah. Kami mesti kuat layaknya Uruguay yang tampil secara tim," ujar pelatih Portugal Fernando Santos.

2 of 3
Perkiraan Pemain
Uruguay (4-4-2): Fernando Muslera; Martin Caceres, Jose Maria Gimenez, Diego Godin, Diego Laxalt; Nahitan Nandez, Matias Vecino, Lucas Torreira, Rodrigo Bentancur; Luis Suarez, Edinson Cavani

Portugal (4-1-3-2): Rui Patricio; Cedric, Pepe, Jose Fonte, Raphael Guerreiro; William Carvalho; Adrien Silva, Ricardo Quaresma, Joao Mario; Goncalo Guedes, Cristiano Ronaldo



Pertemuan Sebelumnya:

26-06-1966 Persahabatan Portugal vs Uruguay 3-0

02-07-1972 Minicopa Uruguay vs Portugal 1-1

Sumber: Liputan6

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Para Mahasiswa Papua Datangi Markas Laskar FPI Kota Malang Minta Perlindungan

Rabu, 21 Agustus 2019
Faktakini.net, Jakarta - Yaqub bersama para Pelajar dan Mahasiswa dari Papua mendatangi Markas FPI Kota Malang guna meminta pengamanan. Yakub dan para pelajar Papua mengaku sudah sangat putus asa, khawatir atas keselamatan mereka, usai insiden bendera Merah Putih dibuang ke selokan di Surabaya yang berujung penangkapan 43 Mahasiswa Papua dan kemudian terjadi kerusuhan di Papua dan Papua Barat, Senin (19/8/2019).
Andre Aston Wali Laskar LPI Kota Malang dengan senang hati menerima Kedatangan mereka dan memberikan pengamanan.
Andre meminta para pelajar agar tetap bersekolah dan kuliah di kota Malang, dan FPI kota Malang siap melindungi mereka.
"Sesuai dengan instruksi Panglima Besar LPI (Ustadz Maman Suryadi), diketahui oleh Imam Besar (Habib Rizieq Shihab), kami melindungi orang-orang Papua yang ada di Malang, kami melindungi orang-orang Papua yang sedang belajar di kota Malang. Jadi kalau ada gangguan segala macam, tidak sempat lapor ke pihak (aparat), l…

FPI Bersama Kepolisian Bubarkan Acara LGBT Di Magelang

Ahad, 14 Oktober 2018

Faktakini.com, Magelang - Hari ini, Ahad (14/10/2018) berlangsung acara yang diduga LGBT di Mall Arthos Magelang, Jawa Tengah.

Mendapat laporan masyarakat, FPI Magelang Raya kemudian menemui pihak kepolisian.

Akhirnya pihak Kepolisian  kemudian memerintahkan kepada management Mall Arthos mall dan panitia penyelenggara untuk menghentikan dan membongkar panggung siang ini juga.





Kominfo Akhirnya Akui Relawan FPI Benar Membantu Di Palu Dan Nyatakan Mendukung

Kamis, 4 Oktober 2018

Faktakini.com, Jakarta - Akhirnya Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) memberikan pernyataan mengakui bahwa aksi sosial kemanusiaan FPI di lokasi terdampak gempa bumi dan tsunami di Palu adalah benar dan nyata adanya, bukan hoax.

Sedangkan yang mereka maksud sebagai hoax adalah kiriman foto dari salah seorang Netizen yang salah kirim foto, judulnya, tentang aksi FPI Palu tetapi fotonya ternyata saat Relawan FPI sedang melakukan aksi sosial kemanusiaan di Sukabumi tahun 2015 lalu.

Jadi dengan kata lain Netizen tersebut cuma 'salah kirim foto",  karena faktanya dokumentasi foto dan video aksi sosial kemanusiaan Relawan HILMI - FPI di lokasi bencana di Palu ada banyak dan melimpah ruah.

Jadi tentu FPI tak perlu repot-repot membuat atau merekayasa foto hoax aksi-aksi di Palu tentunya, karena foto aslinya ada banyak dan mudah ditemukan.

Sebelumnya Kominfo telah mengedarkan siaran pers yang melaporkan ada delapan informasi hoaks yang beredar d…